Tag: Safety

FIRE SAFETY AND PREVENTION TECHNIQUES

Fire Safety & Prevention Techniques – Pelatihan Fire Safety and Prevention Techniques sangat penting dalam lingkungan kerja untuk meminimalkan risiko kebakaran dan mengatasi situasi darurat dengan efektif. Kebakaran dapat menyebabkan kerugian besar baik dari segi kemanusiaan maupun materi di tempat kerja. Oleh karena itu, pemahaman akan dasar-dasar kebakaran, pencegahan, dan penanganannya merupakan kunci utama dalam menjaga keselamatan.

Dalam pelatihan ini, peserta akan dipandu untuk mengenali berbagai bahaya potensial yang dapat memicu kebakaran, seperti penggunaan bahan bakar, kekurangan oksigen, dan sumber panas. Mereka juga akan mempelajari sistem deteksi kebakaran yang efektif serta teknik-teknik pengendalian awal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kebakaran di tempat kerja.

Selain itu, pelatihan ini juga akan memberikan pemahaman tentang penggunaan alat pemadam kebakaran yang tepat, termasuk pemadam api ringan (APAR) dan sistem pemadam kebakaran otomatis (sprinkler). Peserta juga akan dilatih untuk merespons dengan cepat dan efektif dalam situasi darurat kebakaran, termasuk prosedur evakuasi dan pertolongan pertama pada korban. Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat lebih siap menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja, meningkatkan kesadaran akan keselamatan kebakaran, serta mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul akibat kejadian kebakaran.

Tujuan Pelatihan Fire Safety & Prevention Techniques

Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan mampu:

  • Meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya keselamatan kebakaran.
  • Mengajarkan teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
  • Mempersiapkan peserta untuk menghadapi situasi darurat kebakaran.

Materi Pelatihan Fire Safety & Prevention Techniques

  1. Pendahuluan
    1. Dasar-dasar Kebakaran
  • Definisi Kebakaran
  • Teori Segitiga Api
  • Klasifikasi KebakaranPencegahan Kebakaran
    1. Identifikasi Bahaya Kebakaran
    2. Pengendalian Sumber Api
  • Praktik terbaik dalam penanganan bahan mudah terbakar.
  • Penyimpanan dan penggunaan bahan kimia
    1. Peralatan Pencegahan Kebakaran
  • Sistem deteksi kebakaran
  • Sistem pemadam kebakaran otomatis
    1. Prosedur dan Kebijakan Keselamatan
  • Protokol keselamatan kebakaran di tempat kerja
  • Pelatihan dan kesadaran karyawan
  1. Penanggulangan Kebakaran
    1. Jenis-jenis Alat Pemadam Kebakaran
    2. Penggunaan Alat Pemadam Kebakaran
  • Cara menggunakan APAR
  • Pemeliharaan dan pemeriksaan rutin alat pemadam
    1. Prosedur Evakuasi
  • Rencana evakuasi darurat
  • Titik kumpul dan jalur evakuasi
  • Tugas dan tanggung jawab tim evakuasi
  1. Penanganan Situasi Darurat
    1. Tindakan Pertama Saat Kebakaran
    2. Evakuasi Terorganisir
    3. Pertolongan Pertama Pada Korban
  • Penanganan korban luka bakar
  • Penanganan korban inhalasi asap
  1. Studi Kasus dan Diskusi Kelompok
  2. Penutupan

Metode Pelatihan

  • Ceramah dan Presentasi:
  • Diskusi Interaktif:
  • Simulasi dan Latihan Praktis:
  • Studi Kasus

Peserta Pelatihan Fire Safety & Prevention Techniques

  • Manajer dan Supervisor 
  • Tim Keselamatan
  • Petugas Keamanan
  • Individu yang Ingin Meningkatkan Keselamatan Kerja

Informasi Pelatihan Fire Safety & Prevention Techniques

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: 081325177427

Fax      : (0274) 414137

Web    : www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio

                      ( Customer Relation Officer)

Phone / WA  : 081325177427

Email               : satrio@bexcellentjogja.com

 

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-sekretaris-bnsp/

 

TRAINING PENANGANAN MAKANAN SECARA AMAN PENJAMAH MAKANAN (HANDLING FOOD SAFETY)

Deskripsi Handling Food Safety

Handling Food Safety – Keracunan makanan sebagai akibat penanganan dan pengawasan bahan makanan yang salah dapat menimbulkan gangguan produktifitas kerja, dengan akibat timbulnya kerugian yang tak terbayangkan bagi perusahaan. Selain menimbulkan permasalahan kesehatan yang memakan biaya tidak sedikit, terhentinya produksi perusahaan baik karena sebagian pekerjanya sakit ataupun pekerja lain yang berhenti bekerja karena harus menolong korban, timbulnya permasalahan dari gugatan berkaitan dengan hukum dan menurunnya reputasi perusahaan, merupakan sumber kerugian lain bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal seperti itu, maka sudah saatnya dilaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi pengawas maupun pelaksana penyaji/pengelola makanan (foodhandler) yang dalam hal ini berperan sebagai ujung tombak.

 

Tujuan Handling Food Safety                            

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan pengawasan dan penanganan makanan secara benar, dimulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajiannya, serta penerapan system pengawasan makanan dengan HACCP (Pengendalian Mutu Mandiri).

 

Materi Handling Food Safety

Adapun garis besar materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah:

1.     Introduction to Food Safety

2.     Peraturan perundangan yang terkait: UU Nomor 23/1992 tentang Kesehatan & Kepmenkes Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 tentang Persyaratan hygiene sanitasi Jasaboga

3.     Bahan Pencemar Terhadap Makanan

4.     Penyakit bawaan makanan

5.     Prinsip Higiene Sanitasi (Sanitasi Makanan & Minuman, Higiene Perorangan, Higiene Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan (TPM), Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan

6.     Aspek Kesehatan Penjamah Makanan

7.     Proses masak memasak makanan

8.     Sistem pengawasan makanan dengan penerapan Pengendalian Mutu Mandiri / HACCP

9.     Supervisi Kantin dan Outbreak Investigation (MERP)

10.  Audiovisual : Keamanan Pangan Sistem proteksi aktif (APAR, Hidran, dll)

 

Peserta Handling Food Safety

Peserta pelatihan adalah Manajer HRD, Penanggung jawab HSE, Dokter / Paramedik di Perusahaan, General Services, & iapa saja yang berminat.

Instruktur Peserta Handling Food Safety

Heru Subaris Kasjono, S.K.M., M.Kes  

Metode Handling Food Safety

  • Presentation
  • Discuss
  • Case Study
  • Evaluation

Training dilakukan secara online menggunakan aplikasi Google/Zoom Meet, dengan durasi 6 jam efektif / hari.

In House Training:
Depend on request

 

 

 

Investasi Handling Food Safety

Rp 2.500.000,- /participant*

(Minimal Running dengan 3 Peserta)

*belum termasuk PPN sebesar 10%

 

Pembayaran dapat dilakukan pada saat pelatihan atau dapat ditransfer melalui:

PT. Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Sudirman

No. Rek.  137-00-0735491-9

a/n PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG

 

Fasilitas Handling Food Safety

·       Instruktur yang berpengalaman

·       Soft Copy Materi

·       Sertifikat Bexcellent Consultant

 

 

Informasi Handling Food Safety

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

     Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

     Phone / WA  : 0853 – 2876 – 7813

       Email             :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

UNDERSTANDING AND IMPLEMENTING ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM ISO 14001:2015

Deskripsi Training Management System ISO 14001:2015

Training ISO 14001 – Program ini di peruntukan bagi organisasi yang ingin mengenal sistem, mensetup, mengimplementasikan dan ingin mendapatkan sertifikasi ISO 14001 dari lembaga sertifikasi eksternal. Seperti yang kita ketahui, perlahan tapi pasti kondisi Lingkungan saat ini mulai menjadi perhatian masyarakat dunia, diakibatkan adanya perubahan signifikan pada pola dunia industri saat ini, yaitu dari profit oriented industry menjadi sustainable industry di mana sangat memperhatikan berbagai faktor pendukung dan hasil akhir yang akan dicapai oleh industri secara komprehensif.

 

 

Sebagai standar internasional ISO 14001 hadir untuk mendukung proteksi lingkungan dan pencegahan pencemaran, dan untuk memenuhi kebutuhan sosial ekonomi. Penerapan ISO 14001 memberikan  manfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungan, mengurangi biaya dan meningkatkan akses pasar.

Tujuan Training Management System ISO 14001:2015

ü  Memahami dan mengetahui prinsip sekaligus persyaratan ISO 14001:2015 sistem manajemen lingkungan

ü  Memahami dan mengetahui ruang lingkup dan sistem dokumentasi ISO 14001:2015

ü  Peserta diharapkan bisa membangun, mengarahkan, sekaligus memberikan kesadaran kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perusahaan/organisasi agar mampu membangun serta siap menjalankan kegiatan/aktifitas bisnis perusahaan yang sudah sesuai dengan sistem manajemen yang ramah lingkungan.

ü  Peserta bisa memahami dan mengetahui manfaat yang diperoleh dengan menerapkan ISO 14001 baik dari sisi para pekerja, pemangku kepentingan diperusahaan dan sosial masyarakat.

ü Para peserta diharapkan mampu merencanakan, membangun serta mengarahkan perusahaan/organisasi agar mampu mengimplementasi standar ISO 14001 yang akan memberikan manfaat banyak setelah di laksanakan dengan baik

ü Peserta memahami proses implementasi sistem manajemen ISO 14001, langkah-langkah implementasi yang harus dilakukan dan juga mampu menyiapkan perusahaan/organisasinya untuk menjalani proses sertifikasi ISO 14000

OUTLINE & COURSE METHOD Training Management System ISO 14001:2015

OUTLINE

ü Pengantar dan pengenalan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) berdasarkan ISO 14001:2015

ü Pemahaman persyaratan ISO 14001 dan undang-undang lingkungan.

ü Pengembangan dan interpretasi sistem dokumentasi ISO 14001:2015 dalam organisasi

ü Implementasi ISO 14001:2015 dan penyusunan dokumen kebijakan Lingkungan

ü Penggunakan sistem sertifikasi ISO 14001:2015

ü Langkah demi langkah Proses persiapan sertifikasi ISO 14001:2015

ü Tips dan trik pengembangan strategi persiapan sertifikasi ISO 14001:2015 sistem manajemen lingkungan.

 

PESERTA

ü Environmental Coordinator / EMS Management Representatives

ü Environmental Engineers dan Manager

ü HSE, QA, HRD, Training & Development

 

 

 

COURSE METHOD Training Management System ISO 14001:2015

1.    Penyampaian Materi                         3. Studi Kasus

2.    Diskusi                                             4. Evaluasi

 

Instruktur Training Management System ISO 14001:2015

Dr. Ir. Jamalludin Harahab, SE, M.Si. dan tim.

 

 
 

Waktu & Tempat Instruktur Training Management System ISO 14001:2015

Tanggal: 11 sd 13 Mei 2020

Tempat:  Yogyakarta

 

Investasi Training Management System ISO 14001:2015

Rp 5.500.000,-/ participant (belum termasuk penginapan & pajak)*

     Pembayaran dapat dilakukan pada saat pelatihan atau dapat ditransfer melalui:

Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Sudirman

No. Rek.  137-00-0735491-9

a/n PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG

 

 

 

 

Fasilitas Training Management System ISO 14001:2015

  1. Penjemputan Kedatangan
  2. Transportasi Lokal
  3. Module / Handout
  4. Training Kit
  5. (2x) Coffee Break & (1x) Lunch
  6. Souvenir
  7. Sertifikat Bexcellent Consultant

 

 

CONTACT PERSON Training Management System ISO 14001:2015

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

     Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

     Phone / WA  : 0853 – 2876 – 7813

       Email             :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

Behavior Based Safety

Behavior Based Safety

Behavior Based Safety

Banyak perusahaan yang telah menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) namun kinerja keselamatan belum memuaskan, angka kecelakaan masih tinggi. Karena itu perlu pendekatan lain salah satu diantaranya adalah pendekatan perilaku atau Behavior Based Safety (BBS)
Sejak diperkenalkan di awal tahun 1990, konsep Behavior Based Safety (BBS) semakin banyak diaplikasikan di berbagai perusahaan. Konsep ini berdasarkan penelitian yang menyimpulkan bahwa faktor dominan penyebab kecelakaan adalah unsur manusia. Karena itu pendekatan pencegahan kecelakaan harus menempatkan aspek manusia sebagai unsur sentral melalui pendekatan behavior safety.

Tujuan Pelatihan Behavior Based Safety

Workshop dimaksudkan untuk mememahi dan mengaplikasikan konsep BBS dalam perusahaan, manfaat serta strategi penerapannya.

Materi Pelatihan Behavior Based Safety

  • Principles of behavioral safety
  • Behavioral analysis
  • Development of critical behavioral checklist
  • Observation methodology
  • Communication skills
  • Coaching skills
  • Statistical analysis of observation data
  • Behavior-based safety process implementation models

Peserta Pelatihan Behavior Based Safety

Project Manager, HSE Team, Engineer Team, Auditor HSE, Individu yang ingin meningkatkan pemahaman dalam melakukan analisa risiko (Risk Management)

Instruktur
Ir. Jamaluddin Harahab, SE.,M.Si.
Jamalludin adalah Senior Consultant pada Integra Edutrama Management Consultant (IEMC), sampai saat ini yang bersangkutan tercatat sebagai Management Advisor Global Group ( 2007 – sekarang ), Associate Consultant di PQM Consultant ( 2004 – sekarang ) dan di BXecelent Consultant ( 2008 -sekarang) , serta dosen di beberapa perguruan tinggi seperti di UNISMA Bekasi ( 2007 – sekarang ) dan STIE Nusantara ( 2008 – sekarang). Ia memiliki pengalaman dan keahlian dalam bidang Operation Management, Strategic Management dan Human Resources Management . Training dan konsultasi yang sering ditangani antara lain dalam bidang Sistem manajemen Mutu (ISO 9001, ISO 9004, Malcolm Baldrig MS), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14000), Sistem Manajemen K3 (OHSAS 18001) , Integrated QSE Management, Management 5 S, Mapping Business Process, Policy Management, Policy Deployment, Balance Scorecard, Total Quality Management, Handling Customer Complaint, Measurement Customer satisfaction, Measurement Employe Satisfaction, Competency Based on ISO Standart, Managing Training Fungtion, Supervisory Management, Performance Appraisal, Job Analisist, Training Effectiveness Evaluation & Measure ROI Training dan Problem Solving & Decision Making.

Waktu & Tempat

Tanggal:

  • 16 sd 19 September 2019
  • 22 sd 24 Oktober 2019
  • 19 sd 21 November 2019
  • 17 sd 19 Desember 2019
  • 21 sd 23 Januari 2020
  • 18 sd 20 Februari 2020
  • 17 sd 19 Maret 2020
  • 14 sd 16 April 2020
  • 19 sd 21 Mei 2020
  • 16 sd 18 Juni 2020
  • 14 sd 16 Juli 2020
  • 18 sd 20 Agustus 2020
  • 15 sd 17 September 2020
  • 20 sd 22 Oktober 2020
  • 17 sd 19 November 2020
  • 22 sd 24 Desember 2020

Waktu: 08.00 – 16.00 WIB

Fasilitas

  1. Training Module
  2. Certificate
  3. Jacket or Batik
  4. Qualified Bag
  5. Training Photo
  6. Training room with full AC facilities and multimedia
  7. Once lunch and twice coffee break every day of training
  8. Qualified Instructor
  9. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue

Rika Agustina
Mobile/ WA : 0853-3016-5633
Email : rika@bexcellentjogja.com
WEB :www.bexcellentjogja.com

Training For Safety Valve Inspector

COURSE OBJECTIVE
Safety valves are key assets in any process plant that operates under pressure. Acting as a ‘last resort’, these fully mechanical devices are designed to operate if an over-pressure situation occurs. They therefore safeguard the plant and help guarantee production, but more importantly, protect the plant’s most valuable asset, its workforce
This course provides both theory and practical training in safety precautions; precision measuring instruments; and identification, operating principles, disassembly, repair, reassembly, and testing of Consolidated, Crosby, and G.I.S. safety valves. This course is presented only upon special request of the command.

COURSE OUTLINE
1. Introduction and General Information
2. Precision Measuring Instruments
3. Identification of Safety Valves
4. Safety Valve Operating Principles
5. Inspection and Repair of Safety Valves
6. Troubleshooting the Consolidated, Crosby and G.I.S. Safety Valve System
7. Disassembly of the Consolidated, Crosby and G.I.S. Safety Valve System
8. Inspection and Repair of Consolidated, Crosby and G.I.S. Safety Valve System
9. Reassembly of the Consolidated, Crosby and G.I.S. Safety Valve System
10. Seat Tightness and Hydrostatic Testing of the Consolidated, Crosby and G.I.S.Safety Valve System
11. Hot Setting the Consolidated, Crosby and G.I.S. Safety Valve System

WHO SHOULD ATTEND
Instrumentation Engineers & Technicians, Design and Process Engineers, Operation Engineer, Asset Manager Team member, Maintenance Manager/ Superintendent & Supervisor

INSTRUCTOR
Ir. Y. Agus Jayatun, MT. and Team
Tempat: Hotel Shapir**** Yogyakarta
REGISTRASI
Rp. 4.000.000 per orang (Non residensial)

Inspection Basic Safety Engineering

INTRODUCTION.
Inspection can be defined as that monitoring function conducted in an organization to locate and report existing and potential hazards having the capacity to cause accident in the workplace. Inspection works because it is an essential part of hazard control. It a managerial tool, not a gimmick.
Training benefits:
The purpose of this workshop is to give you the basic knowledge and skills to know:
The inspection regulatory responsibilities, services to the public, and the procedures safety and health compliance officers use to conduct workplace occupational safety and health inspections.

COURSE CONTENTS
Inspection
• Purpose of inspection
• Types of inspection
Planning for inspection
• The hazard control inspection inventory
• What items need to be inspected?
• What aspects on each item to be need to be examined?
• What conditioned need to be inspected?
• How often must items be inspected?
• Who will conduct the inspection?
Conducting inspection
• Preparing to inspect
• Inspection tools
• Relationship of inspector and supervisor
• Relationship of inspector and employee
• Regulatory of inspection, compliance officer
• Recording hazards
• Condemning Equipment
• Writing the inspection report
• Follow-up the corrective action

WHO SHOULD ATTENT : Manager K3/ staff K3, Inspector LK3, HSE Manager/ Engineer/ Supervisor, Plant Manager, Maintenance Manager/ Engineer, Process facility manager/ Engineer, Field manager/ engineer, The other person who interested in

INSTRUCTOR
Ir. Y. Agus Jayatun, M.T. and Team

Tempat : Hotel Shapir**** Yogyakarta

REGISTER
Rp. 4.000.000 per orang (Non Residential)

Office Safety & Ergonomic

DESKRIPSI
Dalam penataan ruang kerja didalam kantor, masih banyak bagian-bagian yang masih jauh dari kondisi ergonomis. Hal ini didukung dengan kurang paham dan mengertinya setiap orang yang terlibat dalam kantor tersebut tentang Office Safety & Ergonomic, baik itu manajer, supervisor, para staf bahkan pimpinan perusahaan tersebut. Bila kondisi ergonomis dalam suatu kantor sudah tercapai dengan baik, maka kesehatan dan keselamatan kerja para karyawan akan terjaga dengan baik pula. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman tentang office safety & ergonomic sehingga setiap orang yang berada dalam lingkungan kantor tersebut dapat menerapkannya diruang kerja masing-masing. Melalui pelatiahan ini para peserta akan mengerti dan memahami arti penting kesehatan dan keselamatan kerja yang dikaitkan dengan konsisi ergonomis sehingga dapat menerapkannya dilingkungan kantor.

MATERI KURSUS
1. Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam kantor
2. Potensial Hazards dalam lingkungan perkantoran
3. Ergonomics
4. Pencahayaan (Lighting)
5. Workplace Stress
6. Kualitas udara dalam ruangan
7. Office Safety
8. Chemical Hazards
9. Electrical Hazards
10. Antisipasi kebakaran dan evakuasi

PESERTA
Para manajer, supervisor, staf HRD, Staf Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta setiap orang yang terlibat dalam lingkungan kerja.

INSTRUKTUR
Widodo Haryono, A.md.,S.T., M.Kes.

Tempat : Hotel berbintang di Yogyakarta ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ Jambu Luwuk )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI

Job Safety Analysis

DESKRIPSI
Berbagai potensi bahaya di tempat kerja senantiasa dijumpai. Mengenal potensi bahaya industrial merupakan langkah awal dalam mewujudkan upaya pencegahan kecelakaan kerja, sedang tindakan represif berupa upaya menghindari terulangnya kejadian kecelakaan kerja perlu dilakukan melalui penyelidikan dan analisis dalam kasus tersebut. Pendekatan dan sistem yang melibatkan aspek hygiene perusahaan, ergonomi, kesehatan dan keselamatan kerja baik dalam tahap desain, perencanaan, konstruksi dan operasi aktivitas produksi termasuk mengenal potensi bahaya dan berbagai komponen yang berkaitan dengan upaya tindak lanjut yang perlu dilakukan.
Job Safety Analysis merupakan proses analisis awal yang harus dilakukan untuk mengenal berbagai potensi bahaya yang ada di setiap sections / bagian dari setiap pekerjaan yang ada dalam lingkungan kerja sehingga akan diketahui resiko kerja serta antisipasi yang harus disiapkan. Hal ini karena pengaruh manifestasi potensi bahaya industrial seringkali tidak hanya berakibat pada industri tenaga kerja saja tetapi juga mengakibatkan kerugian pada masyarakat maupun lingkungan sekitar industri, misalnya pada kasus kebakaran, peledakan atau pencemaran akibat limbah industri. Dengan menggunakan analisis keselamatan kerja yang total dan komprehensif berbagai potensi bahaya industrial dapat diidentifikasi, dianalisis, dikendalikan dan ditanggulangi secara optimal.

MATERI KURSUS
• Pengantar dan filosofi job safety analysis
• Activity based dan Job based analysis
• Mengenal potensi bahaya (hazard identification)
• Menganalisis potensi bahaya (hazard analysis)
• Failure Modes and Effects Analysis (FMEA)
• Fault and Event Tree Analysis (FTA/FTEA)
• Human Reliability Analysis
• Meniadakan dan mengendalikan potensi bahaya (hazard elimination and control)
• Tindakan penanggulangan potensi bahaya (hazard recovery)
• Praktek/ workshop

PESERTA
1. Manajer dan supervisor pengelolan Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
2. Karyawan yang terkait langsung dengan pekerjaan yang beresiko tinggi.

INSTRUKTUR
DR. HARWIN SAPTOADI (Pakar di bidang Safety dan Environment Management & Konsultan di beberapa perusahaan nasional.)

Tempat : Hotel berbintang di Yogyakarta ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI

Food Safety Management

DESKRIPSI
Keracunan makanan atau yang dikenal dengan food poisoning, sering terjadi dan menimbulkan korban yang tidak sedikit. Disadari atau tidak, kejadian ini menimbulkan gangguan produktifitas kerja, dengan akibat timbulnya kerugian yang tak terbayangkan bagi perusahaan. Selain menimbulkan permasalahan kesehatan yang memakan biaya tidak sedikit, terhentinya produksi perusahaan baik karena sebagian pekerjanya sakit ataupun pekerja lain yang berhenti bekerja karena harus menolong korban, timbulnya permasalahan dari gugatan berkaitan dengan hukum dan menurunnya reputasi perusahaan, merupakan sumber kerugian lain bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal seperti itu, maka sudah saatnya dilaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi pelaksana penyaji/pengelola makanan (foodhandler) yang dalam hal ini berperan sebagai ujung tombak.
Food Safety Management Systems (Sistem-Sistem Manajemen Keamanan Makanan) berdasarkan ISO 22000 membantu organisasi untuk menatalaksana risiko-risiko yang berkaitan dengan makanan dan minuman. Sistem-sistem manajemen tersebut perlu memperhitungkan tidak saja peraturan dasar makanan dan praktek-praktek tempat kerja yang dapat diterima, tetapi juga meliputi rencana-rencana kemungkinan untuk terjadinya krisis seperti penarikan kembali produk. Semua jenis praktek tersebut membentuk dasar suatu Food Safety Management System.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, dimulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajiannya. Dengan demikian akan terjadi perubahan perilaku (behaviour) kearah yang lebih higiene dan sehat.

MANFAAT TRAINING
• Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, mulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajian
• Memahami Food Safety Management System berdasarkan ISO 22000:2005 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

MATERI TRAINING
• Introduction to Food Safety Management System
• Introduction to the ISO 22000:2005 series
• Introduction to Food Safety
• Peraturan perundangan yang terkait: UU Nomor 23/1992 tentang Kesehatan & Kepmenkes Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 tentang Persyaratan hygiene sanitasi Jasaboga
• Bahan Pencemar Terhadap Makanan
• Penyakit Bawaan Makanan
• Prinsip Higiene Sanitasi (Sanitasi Makanan & Minuman, Higiene Perorangan, Higiene Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan (TPM), Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan
• Aspek Kesehatan Penjamah Makanan
• Proses Masak Memasak Makanan,
• Pengendalian Mutu Mandiri / HACCP
• Supervisi Kantin dan Outbreak Investigation (MERP)
• Studi Kasus

PESERTA TRAINING
Pelatihan ini sangat sesuai diikuti oleh Wakil Manajemen atau pengendali Sistem Manajemen di organisasi Manajer HRD, Penanggung jawab HSE, Dokter / Paramedik di Perusahaan, General Services

INSTRUKTUR
Drs. Isdaryanto, MM dan Tim
(Pakar dan Praktisi di Bidang Food Safety)

Tempat : Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI