Archive: June 28, 2024

Ahli Geodesi

Pelatihan Dan Uji Kompetensi BNSP Ahli Geodesi

Sertifikasi Ahli Geodesi – Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999, tentang Jasa Konstruksi beserta peraturan pelaksanaannya menyatakan bahwa tenaga kerja yang melaksanakan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan konstruksi harus memiliki sertifikat keahlian dan/atau keterampilan.

Keharusan memiliki Sertifikasi Keahlian dan/atau Keterampilan tersebut mencerminkan adanya tuntutan kualitas tenaga kerja yang betul-betul dapat diandalkan. Jadi apabila seseorang atau sekelompok orang telah mempunyai kompetensi kemudian dikaitkan dengan tugas pekerjaan tertentu sesuai dengan kompetensinya, maka akan dapat menghasilkan atau mewujudkan sasaran dan tujuan tugas pekerjaan tertentu yang seharusnya dapat terukur dengan indikator sebagai berikut: dalam kondisi tertentu, mampu dan mau melakukan suatu pekerjaan, sesuai volume dan dimensi yang ditentukan, dengan kualitas sesuai standar dan mutu/spesifikasi, selesai dalam tempo yang ditentukan.

Maka dari itu PT Bexcellent Mitra Cemerlang bermaksud menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi BNSP untuk jabatan kerja Ahli Geodesi untuk Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan, sebagai upaya peningkatan kompetensi personil yang kompeten dan profesional.

Tujuan Sertifikasi Ahli Geodesi

Mengetahui sekaligus memastikan standar kompetensi Ahli Geodesi untuk Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan sesuai dengan acuan SKKNI melalui ketelusuran bukti dan pengalaman, sehingga tersedianya tenaga kerja kompeten di Sektor Konstruksi Bidang Konstruksi Gedung dan Bangunan Sipil.

Unit-unit Kompetensi Sertifikasi Ahli Geodesi

No.        Kode Unit                              Judul Unit Kompetensi

1          SPL.KS11.201.01                Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3)

2          SPL.KS21.201.01                Menyiapkan Metode Pelaksanaan Dan Rencana Kerja Survai Topografi

3          SPL.KS21.202.01                Membuat Rencana Anggaran Biaya Survai Topografi

4          SPL.KS21.203.01                Membuat Organisasi Dan Prosedur Kerja Topografi

5          SPL.KS21.204.01                Melaksanakan Survai Pendahuluan Untuk Menentukan Jalur/Trase Jalan Jembatan Rencana

6          SPL.KS21.205.01                Mengelola Pelaksanaan Survai Topografi

 

Persyaratan Peserta Sertifikasi Ahli Geodesi

  • Persyaratan Pendidikan
    1. Doktor / Doktor Terapan / Pendidikan Spesialis 2 pengalaman dengan Jabatan Kerja yang sama Minimal 0 Tahun
    2. S2 / S2 Terapan / Pendidikan Spesialis 1 pengalaman dengan Jabatan Kerja yang sama Minimal 8 Tahun
    3. Pendidikan Profesi dengan pengalaman dengan Jabatan Kerja yang sama Minimal 10 Tahun
    4. S1 / S1 Terapan / D4 Terapan pengalaman dengan Jabatan Kerja yang sama Minimal 12 Tahun
  • Melengkapi Form Surat Keterangan Pengalaman Proyek Khusus
  • Melengkapi Form Pernyataan Kebenaran Data bermaterai
  • Softfile Kartu Tanda Penduduk (KTP) – E-KTP
  • Ijasah yang dilegalisasi oleh Lembaga Pendidikan yang menerbitkan ijasah/Notaris
  • Surat Keterangan dari Lembaga Pendidikan (Khusus Ijasah mulai tahun 2003 dan setelah tahun 2003 yang tidak terdaftar di Dikti)
  • Sertifikat Non Formal (Jika Ada)
  • Pas Photo Uk. 3 x 4 cm terbaru (Non Kaos, Berkerah, Latar Belakang Polos, Berwarna)
  • NPWP

Perangkat Uji Kompetensi

Ketentuan spesifikasi perangkat uji kompetensi luring berbasis sistem digital 

+ Akses jaringan internet (wifi / hotspot seluler) 

+ Laptop Sistem Operasi minimal Windows 10 

+ Prosesor minimal Intel core i3 gen 7 

+ RAM minimal 4GB

Koordinator

Pada sesi peembekalan peserta akan diampu oleh praktisi praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya. Pada sesi assessmenmt, peserta akan diuji oleh asesor dari LSP.

Pelaksanaan Kegiatan

Durasi                   : 3 hari (2 hari refreshment online + 1 hari asesmen offline) di Juli 2024

Pukul                     : 08.00 – 16.00 WIB

Lokasi Asesmen    : Surabaya

Fasilitas

  • Softcopy Materi Pelatihan
  • Sertifikat Lembaga Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten

Informasi Pendaftaran

Office
Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Phone: 0813-2517-7427

Website: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)
PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )
Excellent Service for Excellent People
Email: satrio@bexcellentjogja.com
Mobile / WA: 0813-2517-7427

Pertanian Organik Ternak

Pelatihan dan Sertifikasi Berbasis Kompetensi Fasilitator Bidang Pertanian Organik Ternak

Pertanian Organik Ternak – Permintaan akan praktik pertanian organik dan berkelanjutan telah meningkat secara global, didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen akan dampak lingkungan dan kesehatan dari metode pertanian konvensional. Peternakan organik, khususnya, menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk pertanian berkelanjutan, karena mendorong kesehatan tanah, keanekaragaman hayati, dan kesejahteraan hewan sambil mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida sintetis. Namun, adopsi praktik peternakan organik sering kali terhambat oleh kurangnya pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya di antara para peternak dan pemangku kepentingan lainnya.

Tujuan Pertanian Organik Ternak

Program ini bertujuan untuk membekali para fasilitator dengan pengetahuan, keterampilan, dan sertifikasi yang diperlukan untuk secara efektif mempromosikan dan mendukung praktik-praktik peternakan organik di antara para petani dan pemangku kepentingan lainnya.

Unit  Kompetensi

Pembekalan unit-unit kompetensi sesuai dengan SKKNI Nomor Kep.283/MEN/XII/2011 Tentang Penetapan Rancangan

SKKNI Sektor Pertanian Bidang Pertanian Organik (Fasilitator Ternak)

  1. Menerapkan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja di Lingkungan Kerja
  2. Mengorganisasikan Pekerjaan
  3. Melakukan Komunikasi Efektif
  4. Membangun Jejaring Kerja
  5. Mengorganisasikan Kelompok Sasaran
  6. Menganalisis Sejarah Lahan
  7. Menganalisis Status Ternak
  8. Menyusun Program Fasilitasi
  9. Melaksanakan Fasilitasi
  10. Mengevaluasi Pelaksanaan Kegiatan Fasilitasi
  11. Melaksanakan Sistem Jaminan Mutu Ternak Organik
  12. Mengelola Konversi Lahan
  13. Mempersiapkan Perkandangan
  14. Menyusun Formulasi Ransum
  15. Menyusun Rencana Pengendalian Penyakit
  16. Menyiapkan Bibit Ternak
  17. Mengelola Perkandangan
  18. Mengelola Pakan Ternak Organik
  19. Melakukan Pemeliharaan Ternak
  20. Mengelola Limbah Ternak

Fasilitator  Program Pertanian Organik Ternak

Program ini akan difasilitasi oleh para ahli yang berpengalaman di bidang peternakan organik, termasuk peneliti, penyuluh, dan peternak yang memiliki pengalaman luas dalam praktik peternakan organik.

Peserta Pelatihan Pertanian Organik Ternak

Target audiens untuk program ini meliputi:

  1. Peternak: Peternak skala kecil dan skala besar yang tertarik untuk mengadopsi praktik-praktik peternakan organik.
  2. Agen Penyuluhan: Agen penyuluh pertanian yang bekerja dengan petani dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempromosikan praktik pertanian berkelanjutan.
  3. Peneliti: Para peneliti dan ilmuwan yang terlibat dalam pengembangan dan promosi praktik peternakan organik.
  4. Pembuat Kebijakan: Pembuat kebijakan dan pejabat pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kebijakan yang berkaitan dengan pertanian dan lingkungan.

Persyaratan Dasar

  1. Minimal SMA dan Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi pada jabatan Fasilitator Pertanian Organik Ternak atau
  2. Mahasiswa Pertanian yang Telah mengambil mata kuliah pertanian berkelanjutan atau
  3. Tenaga kerja yang berpengalaman dibidang Fasilitator Pertanian Organik Ternak minimal selama 1 tahun berkelanjutan

Instruktur  &  Tim  Asesor

Kegiatan sertifikasi ini akan diampu oleh praktisi yang berpengalaman di bidang sekretaris dan Tim Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

 

Fasilitas

Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas training sebagai berikut:

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

Biaya pelatihan belum termasuk:

  • Pajak – pajak yang berlaku

Pelaksanaan

Tanggal                  : 20 sd 22 Agustus 2024 (2 hari Pelatihan + 1 hari asesmen)*

Pukul                      : 08.00 – selesai

Tempat asesmen     : Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

*(Tanggal dan tempat asesmen bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

Coaching For Managers

Coaching For Managers (Konsep dan Implementasi Coaching)

Training Coaching For Managers – Coaching untuk manajer adalah keterampilan penting yang berfokus pada pemberdayaan bawahan oleh manajer untuk mencapai kinerja personal yang lebih baik serta meningkatkan kinerja divisi atau departemen. Pendekatan coaching sangat personal dan spesifik untuk setiap masalah, dengan tujuan menjadikan coachee sebagai solusi dari masalah yang dihadapi. Dalam pelatihan ini, kita akan mempelajari pendekatan coaching, tahapan GROW, perbedaan antara coaching, mentoring, dan counseling, serta bagaimana coaching dapat mempengaruhi kinerja, dan prinsip-prinsip dasar coaching.

Tujuan Pelatihan Coaching For Managers

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu:

  • Mengerti prinsip-prinsip dasar coaching dan bagaimana menerapkannya dalam lingkungan kerja.
  • Menggunakan model GROW (Goal, Reality, Options, Will) secara efektif untuk membantu karyawan mencapai tujuan mereka.
  • Mengetahui perbedaan utama antara coaching, mentoring, dan counseling serta kapan dan bagaimana masing-masing metode ini sebaiknya digunakan.
  • Mengidentifikasi dan mengatasi tantangan yang muncul selama proses coaching untuk memastikan keberhasilan implementasi coaching dalam organisasi.

Materi Pelatihan Coaching For Managers

  1. Pembukaan dan Pendahuluan
  • Mengapa Coaching Penting untuk Manajer
  • Tujuan dan Manfaat Pelatihan
  1. Corporate Performance
  • Hubungan antara Coaching dan Kinerja Perusahaan
  1. Competency Leader
  • Keterampilan dan Kompetensi yang Dibutuhkan untuk Menjadi Pemimpin yang Efektif
  1. Fungsi Peran Manager
  • Tanggung Jawab dan Peran Manajer dalam Pengembangan Tim
  1. HRM (Human Resource Management)
  • Peran HR dalam Mendukung Proses Coaching
  • Problem of HR dalam Konteks Pengembangan Karyawan
  1. Prinsip Dasar Coaching
  • Definisi dan Konsep Dasar Coaching
  • Elemen-Elemen Utama dalam Proses Coaching
  1. Coaching Implementation
  • Langkah-langkah Implementasi Coaching dalam Organisasi
  • Studi Kasus dan Contoh Praktis
  1. Hambatan dalam Coaching
  • Tantangan dan Hambatan yang Umum Dihadapi dalam Proses Coaching
  • Strategi Mengatasi Hambatan
  1. Perbedaan Coaching, Counselling, dan Mentoring
  • Definisi dan Perbedaan Utama
  • Kapan Menggunakan Masing-Masing Pendekatan
  1. Diskusi
  2. Penutup

Peserta Pelatihan Coaching For Managers

  • Manajer
  • Manajer Senior
  • Pemimpin Tim (Team Leaders)
  • Profesional HR (Human Resources)
  • Calon Manajer (Aspiring Managers)
  • Pelatih Internal (Internal Coaches)
  • Eksekutif (Executives)

Pelaksanaan Pelatihan

Tanggal               : 22 sd 23 Juli 2024

Pukul                   : 08.00 – 16.00

Tempat               : Yogyakarta/Jakarta/Surabaya
(Tanggal dan tempat pelaksanaan bersifat tentative, menyesuaikan kebutuhan peserta dan menunggu kuota peserta terpenuhi)

Informasi


Office


Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, YogyakartaWeb: www.bexcellentjogja.com



Rizki Satrio (Customer Relation officer)


PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )


Excellent Service for Excellent PeoplePhone          : 0813-2517-7427Email          : satrio@bexcellentjogja.comMobile / WA  : 0813-2517-7427


 


Pengenalan Dasar Cloud Computing
IT

Pelatihan Pengenalan Dasar Cloud Computing

Pengenalan Dasar Cloud Computing – Cloud Computing sudah menjadi bagian integral dari infrastruktur teknologi informasi di banyak organisasi saat ini. Dengan perkembangan ini, penting bagi organisasi untuk mempertimbangkan bagaimana teknologi ini telah mengubah paradigma kerja dan strategi bisnis mereka. Mengadopsi teknologi cloud bukan hanya sebuah pilihan, melainkan kebutuhan untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing di pasar yang terus berubah.

Pelatihan Pengenalan Dasar Cloud Computing menjadi krusial dalam mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola dan memanfaatkan teknologi cloud dengan efektif. Training ini dirancang untuk membantu peserta memahami bagaimana cloud computing beroperasi, manfaat yang diberikannya, serta berbagai jenis layanan cloud yang tersedia.

Kami akan membahas konsep dasar seperti Infrastruktur sebagai Layanan (IaaS), Platform sebagai Layanan (PaaS), dan Software sebagai Layanan (SaaS). Kami juga akan menjelaskan perbedaan antara private cloud, hybrid cloud, dan public cloud, serta strategi migrasi ke cloud dan aspek keamanan yang terkait.

Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis mendalam, tetapi juga membantu peserta dalam menganalisis potensi aplikasi cloud dalam konteks organisasional mereka. Dengan demikian, peserta akan mampu mengevaluasi secara menyeluruh manfaat bisnis dan teknis yang dapat diperoleh melalui implementasi teknologi cloud.

Kami mengakui bahwa setiap organisasi memiliki tujuan bisnis yang unik, oleh karena itu pendekatan kami fleksibel untuk membantu menutup kesenjangan dalam keterampilan yang diperlukan dan meningkatkan kedewasaan teknologi cloud mereka. Pelatihan ini akan memberikan landasan yang kokoh bagi eksekutif dan profesional TI untuk mengoptimalkan solusi cloud dalam mendukung strategi bisnis yang berkelanjutan.

Tujuan Pelatihan Pengenalan Dasar Cloud Computing

  • Memahami berbagai tipe cloud computing dan perbedaan antara mereka.
  • Maksimalkan manfaat dari model layanan cloud utama: SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), dan IaaS (Infrastructure as a Service).
  • Mengidentifikasi dan mengeksplorasi layanan yang disediakan oleh penyedia cloud terkemuka.
  • Menerapkan tips dan praktek terbaik dalam mengadopsi layanan cloud.
  • Memberikan pengetahuan yang cukup kepada peserta dengan latar belakang non-teknis untuk aktif berpartisipasi dalam penerapan teknologi cloud di lingkungan kerja mereka.

Materi Pelatihan Pengenalan Dasar Cloud Computing

  1. Pengantar Cloud Computing
    1. Definisi Cloud Computing
    2. Sejarah dan Evolusi Cloud Computing
    3. Komponen Utama Cloud Computing
    4. Model Implementasi Cloud
      • Public Cloud
      • Private Cloud
      • Hybrid Cloud
      • Community Cloud
    5. Dasar-dasar Cloud Computing
      1. Sejarah Cloud Computing
      2. Karakteristik Cloud
        • Model layanan (IaaS, PaaS, SaaS)
        • Deployment model (public, private, hybrid)
      3. Manfaat Cloud Computing
      4. Penerapan Cloud Computing: Contoh penerapan dalam berbagai industri
    6. Mengadopsi Teknologi Cloud
      1. Strategi dan Best Practices
      2. Manajemen Perubahan dan Pelatihan Karyawan
    7. Infrastructure as a Service (IaaS)
      1. Virtualisasi
      2. Virtual Machine
      3. Apa itu Container: Perbandingan antara VM dan container
      4. Private Cloud, Hybrid Cloud & Public Cloud
      5. Virtualisasi versus Private Cloud: Kelebihan dan kekurangan masing-masing
    8. Platform as a Service (PaaS)
      1. IaaS Networking Options
      2. Virtual Private Cloud
      3. Terhubung dengan Cloud melalui Virtual Private Network (VPN)
      4. Direct Connect atau ExpressRoute untuk koneksi yang lebih cepat dan aman
    9. Software as a Service (SaaS)
      1. Manfaat SaaS
      2. Jenis-jenis SaaS (Office 365, Google G Suite, Salesforce, Zoom, Slack, Trello)
    10. Keamanan Teknologi Cloud
      1. Regulasi dan Kepatuhan (GDPR, HIPAA)
      2. Keamanan Data: Enkripsi dan Identity and Access Management (IAM)
      3. Alat dan Teknik untuk Keamanan Data
    11. Memperhitungkan Kebutuhan Finansial untuk Teknologi Cloud
      1. Model Biaya (pay-as-you-go, reserved instances)
      2. Tips Mengoptimalkan Biaya Cloud
    12. Menjaga Kelangsungan Bisnis dengan Teknologi Cloud
      1. Disaster Recovery dan Business Continuity Planning
      2. High Availability dan Fault Tolerance dalam Konteks Cloud
    13. Migrasi ke Teknologi Cloud
      1. Strategi Migrasi (lift-and-shift, refactor, rearchitect, rebuild, replace)
      2. Tantangan Migrasi dan Cara Mengatasinya
      3. Studi Kasus Migrasi yang Sukses
    14. Monitoring dan Management Cloud
      1. Alat dan Teknik untuk Monitoring Cloud Resources
      2. Otomatisasi dan DevOps dalam Konteks Cloud Computing
    15. Artificial Intelligence dan Machine Learning di Cloud
      1. Layanan Cloud yang Mendukung AI/ML
      2. Contoh Aplikasi AI/ML di Cloud
    16. Edge Computing
      1. Pengertian dan Manfaat Edge Computing
      2. Hubungan antara Cloud dan Edge Computing
    17. Future Trends in Cloud Computing
    18. Sesi Tanya Jawab
    19. Penutupan

Peserta Pelatihan

Peserta yang dapat mengikuti Pelatihan Pengenalan Dasar Cloud Computing tidak harus memiliki latar belakang pemahaman komputasi awan sebelumnya. Training ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai latar belakang, termasuk:

  • Pengambil kebijakan bisnis yang ingin memahami lebih dalam tentang potensi dan manfaat cloud computing.
  • Profesional dengan pengalaman yang kuat dalam teknologi internet, Microsoft Windows, dan aplikasi web programming.
  • Entry-level IT professionals yang ingin memperluas pengetahuan mereka dalam pengelolaan teknologi cloud.
  • Cloud administrators yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang konsep dan implementasi cloud.

Persyaratan Peserta

Setiap peserta diharapkan membawa laptop pribadi yang memadai untuk digunakan selama pelatihan.

Waktu & Pelaksanaan

Hari / Tanggal   :  2 hari di Juli 2024

Waktu               : 08.00 sd selesai

Tempat             : Yogyakarta/Surabaya/Jakarta/Bandung

Informasi

OfficeJl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188Web: www.bexcellentjogja.com



Rizki Satrio


(Customer Relation officer)


PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )


Excellent Service for Excellent People


Phone: 0813-2517-7427Email  : satrio@bexcellentjogja.com


Mobile / WA  : 0813-2517-7427


Inspektur Pertanian Organik

Pelatihan Berbasis Kompetensi Inspektur Pertanian Organik

Kompetensi Inspektur Pertanian Organik – Pertanian tidak hanya menjadi fokus utama dalam menjaga ekosistem yang seimbang, tetapi juga dalam memastikan suplai pangan yang aman dan berkualitas. Namun, untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan, diperlukan peran penting dari inspektur yang memiliki kemampuan untuk melakukan penilaian yang menyeluruh terhadap praktik-praktik pertanian organik. Inspektur ini tidak hanya bertugas untuk memastikan bahwa produk pertanian organik memenuhi kriteria tertentu, tetapi juga untuk memastikan bahwa proses produksinya sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan kesejahteraan lingkungan. Dengan demikian, peran inspektur menjadi kunci dalam memastikan integritas dan kepercayaan terhadap produk pertanian organik di pasar.

Tujuan Sertifikasi Pertanian Organik

  • Meningkatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar pertanian organik.
  • Mengembangkan keterampilan inspeksi yang efektif dan efisien dalam bidang pertanian organik.
  • Memahami regulasi dan standar pertanian organik yang berlaku secara internasional maupun lokal.
  • Mempelajari teknik pengelolaan tanah dan tanaman organik yang berkelanjutan.

Unit Kompetensi Inspektur Pertanian Organik

Pembekalan unit kompetensi berdasarkan SKKNI Nomor 317 Tahun 2011

  • TAN.OT01.005.01 | Menerapkan Sistem Inspeksi Efektif
  • TAN.OT01.006.01 | Melakukan Komunikasi Efektif di Bidang Inspeksi
  • TAN.OT01.007.01 | Menerapkan Prinsip Audit dalam Inspeksi
  • TAN.OT01.008.01 | Menerapkan Kriteria Audit dalam Inspeksi
  • TAN.OT02.015.01 | Menyusun Rencana Kerja Inspeksi
  • TAN.OT02.016.01 | Mempersiapkan Perangkat Inspeksi
  • TAN.OT02.017.01 | Melakukan Verifikasi Sejarah Lahan
  • TAN.OT02.018.01 | Melakukan Verifikasi Dokumen Penerapan Pertanian Organik
  • TAN.OT02.027.01 | Menetapkan Hasil Inspeksi
  • TAN.OT02.028.01 | Menyusun Laporan Inspeksi
  • TAN.OT02.019.01 | Menilai Konversi Lahan
  • TAN.OT02.020.01 | Menilai Pengelolaan Kesuburan Tanah
  • TAN.OT02.021.01 | Menilai Pengelolaan Pengairan
  • TAN.OT02.022.01 | Menilai Pupuk Organik
  • TAN.OT02.023.01 | Menlai Persiapan Benih/Bahan Tanam Organik
  • TAN.OT02.024.01 | Menilai Pestisida Organik
  • TAN.OT02.025.01 | Menilai Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada Pertanian Organik
  • TAN.OT02.026.01 | Menilai Pengelolaan Panen

 

Peserta Pelatihan Inspektur Pertanian Organik

Peserta pelatihan adalah para inspektur pertanian, petani, dan tenaga teknis yang terlibat dalam pertanian.

Instruktur

Instruktur pelatihan ini terdiri dari para ahli dan praktisi yang memiliki pengalaman luas dalam bidang pertanian organik.

 

Waktu & Lokasi

REGULER TRAINING

Yogyakarta, 3 hari di September 2024

Jam    : 08.00 – selesai

Fasilitas

  • Module / Handout
  • Sertifikat dari Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Training Kit
  • Sertifikat BNSP
  • Soft Copy Materi
  • Coffee Break & Lunch
  • Souvenir Exclusif
  • Meeting Room

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: 0813-2517-7427

Web: www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio                                        Customer Relation OfficerPhone / WA  : 0813-2517-7427

Email: satrio@bexcellentjogja.com

 

sertifikasi inseminasi buatan

Pelatihan & Sertifikasi Berbasis Kompetensi Petugas Inseminasi Buatan

Sertifikasi BNSP Petugas Inseminasi Buatan – Inseminasi buatan (IB) merupakan salah satu teknik reproduksi yang penting dalam bidang peternakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak. IB memungkinkan peternak untuk memaksimalkan potensi genetik ternak dengan memilih sperma dari pejantan unggul untuk menginseminasi betina. Melalui teknik ini, para peternak dapat memperbaiki karakteristik genetik ternak, seperti pertumbuhan yang lebih cepat, ketahanan terhadap penyakit, dan peningkatan kualitas daging atau susu.

Untuk mencapai hasil yang optimal dari program inseminasi buatan, diperlukan petugas inseminasi buatan yang kompeten dan terlatih. Kompetensi ini mencakup pemahaman mendalam tentang anatomi dan fisiologi reproduksi ternak, kemampuan teknis dalam melakukan prosedur inseminasi, serta pemeliharaan alat-alat yang digunakan. Selain itu, petugas juga harus memiliki kemampuan manajemen reproduksi yang baik untuk mengatur siklus reproduksi ternak secara efektif.

Pelatihan berbasis kompetensi ini dirancang untuk memastikan bahwa petugas memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melaksanakan tugas inseminasi buatan dengan efektif dan efisien. Melalui pendekatan ini, diharapkan petugas dapat melakukan inseminasi dengan tingkat keberhasilan yang tinggi, meminimalkan risiko kesalahan, dan menjaga kesehatan serta kesejahteraan ternak. Kompetensi ini juga mencakup kemampuan dalam berkomunikasi dengan peternak, memberikan edukasi, dan solusi terhadap masalah yang mungkin timbul selama proses inseminasi. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis petugas, tetapi juga membentuk sikap profesional yang bertanggung jawab dan etis dalam menjalankan tugasnya.

Acuan Normatif

  • UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
  • Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  • Keppres No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI
  • PP 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
  • Permenakertrans No 8 Tahun 2012 Tata cara penetapan SKKNI
  • Permenakertrans No. 5 tahun 2012 tenang Standar Kompetensi Kerja Nasional.
  • ISO 17024: Rev. 2012. General requirement for bodies operating certification systems of persons.
  • SKKNI KEP.318/MEN/XII/2011 Tentang Penetapan SKKNI Sektor Pertanian Sub Sektor Peternakan Bidang Reproduksi Ternak Ruminansia Besar.
  • Pedoman BNSP 210 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi
  • ISIC (International Standard for International Classification of all Economic Activities) Revision 4, 2008.
  • ILO Guide to National Qualification Frameworks, 2007.
  • Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2009 (KBLUI 2009).

Tujuan

  • Meningkatkan pengetahuan petugas mengenai teknik inseminasi buatan.
  • Meningkatkan keterampilan praktis dalam melakukan inseminasi buatan.
  • Membentuk sikap profesional dan etika kerja yang baik pada petugas inseminasi buatan.
  • Memastikan dan memelihara kompetensi Petugas Inseminasi Buatan (IB) di bidang peternakan sehingga kompeten dan mampu menjalankan tugasnya dengan professional.

Peserta Sertifikasi Inseminasi Buatan

Pelatihan ini ditujukan bagi petugas inseminasi buatan yang sudah bekerja maupun calon petugas yang akan terlibat dalam proses inseminasi buatan di lapangan.

Persyaratan Sertifikasi Inseminasi Buatan

  • Persyaratan Dasar Pemohon Sertifikasi
  • Memiliki Ijasah SMK Peternakan.atau
  • Memiliki sertifikat latih berbasis kompetensi pada jabatan petugas IB atau
  • Tenaga kerja yang berpengalaman dibidang petugas IB minimal selama 3.tahun berkelanjutan.

Unit Kompetensi

Pembekalan unit kompetensi sesuai dengan SKKNI Nomor 318 Tahun 2011:

  1. TR01.001.01 | Menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan
  2. TR01.002.01 | Mengorganisasikan Pekerjaan
  3. TR01.003.01 | Melakukan Komunikasi
  4. TR01.004.01 | Membangun Jejaring Kerja
  5. TR02.001.01 | Menangani Alat Inseminasi Buatan
  6. TR02.002.01 | Merencanakan Kebutuhan Semen Beku
  7. TR02.003.01 | Menentukan Kelayakan Akseptor
  8. TR02.004.01 | Menangani Semen Beku
  9. TR02.005.01 | Melaksanakan Inseminasi Buatan
  10. TR02.006.01 | Melakukan Evaluasi Hasil Inseminasi Buatan

Waktu  &  Tempat Sertifikasi Inseminasi Buatan

Tanggal: 3 hari di September 2024 (2 hari pelatihan + 1 hari asesmen)

Pukul: 08.00 – selesai

Tempat: Yogyakarta

(Tanggal bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

Fasilitas

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • Meeting Room
  • Makan Siang & Coffee Break

Informasi

Office
Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188
Jl. Patangpuluhan no 26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta
Phone: 0813-2517-7427
Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation Officer)
PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )
Excellent Service for Excellent People
Phone : 0813-2517-7427
Email : satrio@bexcellentjogja.com
Mobile / WA : 0813-2517-7427

https://www.instagram.com/satriobexcellent

Critical Thinking & Problem Solving

TRAINING CRITICAL THINKING & PROBLEM-SOLVING

Training Critical Thinking & Problem Solving – Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, dunia kerja menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Kompetisi yang semakin ketat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar keterampilan teknis. Kemampuan untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah secara efektif menjadi sangat penting dalam situasi ini. Dalam lingkungan kerja yang penuh tekanan, keputusan yang cepat dan tepat sering kali menjadi kunci keberhasilan. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan berpikir kritis dan problem-solving menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Berpikir kritis adalah kemampuan untuk menganalisis informasi secara mendalam, mengevaluasi argumen, dan membuat keputusan yang berdasarkan bukti dan logika. Dengan berpikir kritis, individu dapat menghindari kesalahan penilaian, mengidentifikasi bias, dan mengevaluasi berbagai opsi dengan lebih baik. Hal ini tidak hanya membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan kemampuan untuk berpikir secara independen dan kreatif. Di sisi lain, kemampuan problem-solving memungkinkan individu untuk mengidentifikasi akar masalah, mengevaluasi berbagai solusi yang mungkin, dan mengimplementasikan tindakan yang paling efektif. Keterampilan ini sangat penting dalam menyelesaikan masalah-masalah yang kompleks dan mencari solusi yang inovatif.

Pelatihan Critical Thinking and Problem-Solving ini dirancang untuk membantu peserta meningkatkan kompetensi mereka dalam kedua aspek tersebut. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pemecah masalah yang handal dan pengambil keputusan yang bijak. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menghadapi tantangan di tempat kerja dengan lebih percaya diri dan efektif. Pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan alat dan teknik yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan kerja mereka.

Tujuan Pelatihan Critical Thinking & Problem Solving

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu:

  • Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
  • Mengembangkan Keterampilan Problem-Solving
  • Mengintegrasikan Critical Thinking dalam Proses Problem-Solving
  • Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dalam Pemecahan Masalah
  • Membangun Sikap Proaktif dan Adaptif

Materi Pelatihan Critical Thinking & Problem SolvingMateri Pelatihan Critical Thinking & Problem Solving

  1. Pengenalan Critical Thinking
  2. Pengertian Critical Thinking
  3. Elemen-elemen Critical Thinking
  • Klarifikasi
  • Analisis
  • Evaluasi
  • Inference (Penarikan Kesimpulan)
  • Eksplanasi
  • Meta-kognisi (Pemahaman Diri)
  1. Keterampilan Dasar Critical Thinking
  2. Mengajukan Pertanyaan yang Tepat
  • Jenis-jenis pertanyaan kritis.
  • Teknik mengajukan pertanyaan yang mendalam.
  1. Analisis Argumen
  • Mengidentifikasi premis dan kesimpulan.
  • Mengidentifikasi asumsi dan bias.
  1. Pengenalan Problem-Solving
  2. Pengertian dan Pentingnya Problem-Solving
  • Definisi dan pentingnya kemampuan menyelesaikan masalah.
  • Tahapan proses problem-solving.
  1. Jenis-jenis Masalah
  • Masalah sederhana vs kompleks.
  • Masalah terstruktur vs tidak terstruktur.
  1. Teknik-teknik Problem-Solving
  2. Metode PDCA (Plan-Do-Check-Act)
  3. Metode 5 Whys
  4. Metode Mind Mapping
  5. Metode SWOT Analysis
  6. Penerapan Critical Thinking dalam Problem-Solving
  7. Evaluasi
  8. Penutup

Peserta

Pelatihan Critical Thinking and Problem-Solving ini sesuai untuk berbagai kalangan profesional yang ingin meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan penyelesaian masalah, diantaranya:

  • Manajer dan Pimpinan Tim
  • Profesional di Bidang Teknologi dan Informasi
  • Staf Operasional dan Administratif
  • Tim Proyek dan Pengembangan Produk
  • Semua kalangan yang tertarik untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah

Pelaksanaan

Tanggal                  :  15 sd 16 Juli 2024

Pukul                      : 08.00 – selesai

Tempat asesmen     : Kota Yogyakarta/Jakarta/Surabaya/Bandung

*(Tanggal dan tempat asesmen bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio
(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email: satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

welding supervisor

Pelatihan dan Sertifikasi BNSP SKEMA PENGELASAN SUPERVISI (WELDING SUPERVISOR)

Welding Supervisor – Perkembangan teknologi dan industri manufaktur maupun industri minyak dan gas di Indonesia berjalan seiring dengan perkembangan bidang pengelasan. Perkembangan tersebut menuntut adanya keseragaman kompetensi profesi dalam hal ini sebagai seorang Welding Specialist yang diakui oleh sektor Migas dan Departemen Tenaga Kerja dengan bidang kompetensi sesuai dengan Satuan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Untuk lebih memberdayakan Welding Specialist agar bekerja lebih professional maka disyaratkan perlunya Sertifikasi oleh lembaga independen. Untuk skala nasional yang menangani sertifikasi Welding Specialist adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Uji kompetensi yang dilakukan oleh BNSP terangkum dalam Standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Ini merupakan suatu proses aasesmen untuk mengumpulkan bukti – bukti dan membuat keputusan apakah suatu kompetensi telah dicapai yang dilakukan oleh asesor kompetensi dengan acuan ; portofolio, tes lisan, tes tulisan, demonstrasi dan   observasi.   

Tujuannya   adalah   menguji  kompetensi  kerja   setiap   individu Welding Specialist yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta sikap kerja yang sesuai dengan standar dan regulasi yang ditetapkan. Maka dengan demikian akan  melahirkan Alumni Welding Specialist yang mempunyai sikap  professional,  paham  Inspecsi,  kemampuan  memahami  dokumen, pengetahuan dasar welding, pengetahuan tentang NDT/DT, kebiasaan bekerja dengan aman serta kemampuan mengelola record. Bagi seorang specialist pada pengelasan las listrik, keselamatan kesehatan kerja sangat diperlukan, oleh karena itu setiap welder harus memperhatikan tata cara yang benar dalam melakukan proses   pengelasan,   agar   keselamatan   kesehatan   kerja   dapat   terwujud   di lingkungan pekerjaan.

Pelatihan  sekaligus  Uji  kompetensi  Welding  Specialist  ini  ditujukan  bagi para petugas inspeksi agar dapat melakukan tugasnya sesuai ketentuan yang terdapat SKKNI. Pemahaman tentang teknik pengelasan yang aman sangat penting terutama dalam menjaga aspek K3 dalam pekerjaan pengelasan oleh para juru las. Kompetensi untuk Welder Specialist mengacu pada SKKNI Kep. Men. No. 27 Tahun 2021 dan Kep. Men. No. 154 Tahun 2010.

Materi

NO

KODE UNIT

UNIT KOMPETENSI

1

JIP.WI 01.001.01

Memeriksa Ketentuan dan Penerapan Aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerjaan Las

2

JIP.WS01.002.01

Melakukan Koordinasi dan Mengarahkan karyawan Bawahannya

3

JIP.WS02.001.01

Melakukan Review Dokumen Ker ja yang berhubungan dengan Supervisi

4

JIP.WS02.002.01

Melakukan Asesmen terhadap Alat Bantu Ker ja, Mesin ,Bahan dan Penanganan Welding Consumable

5

JIP.WS02.003.01

Melakukan Koordinasi Proses Fabr ikasi Pengelasan

6

JIP.WS02.004.01

Melakukan Koordinasi bersama Subkont raktor dengan Bagian Inspeksi

7

JIP.WS02.005.01

Melakukan Supervisi Proses Pengelasan pada Proses Prafabrikasi dan Fabrikasi

8

JIP.WS02.006 .01

Melakukan Supervisi Proses Perakitan Produk Lasan

9

JIP.WS02.007.01

Melakukan Pengontrolan Progres Fabrikasi Pengelasan

10

JIP.WS02.008.01

Memonitor Pelaksanaan Inpeksi dan Pengujian

11

JIP.WS02.009.01

Melakukan Supervisi Proses Reparasi Hasil Las

12

JIP.WS02.010.01

 Membuat Laporan Supervisi

13

JIP.WS03.001.01

Mengembangkan Teknik Pengelasan

14

JIP.WS03.002.01

Melakukan Koordinasi Penerapan Kebijakan Mutu dalam Proses Fabr ikasi Pengelasan

15

JIP.WS03.003.01

Memonitor Keper luan Uji Kualifikasi Preliminary Prosedur Las (PWPS)

16

JIP.WS03.004.01

Mengkoordinasikan Pelatihan dan Kualifikasi Juru Las dan Operator Las

Persyaratan

Persyaratan Peserta

  1. Fotocopy KTP sebagai WNI
  2. Foto Copy ijazah terakhir
  3. Foto Copy Portofolio, sertifikat kursus / pelatihan yang relevan
  4. Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan (ASLI).
  5. Menyiapkan Curriculum Vitae terbaru
  6. Menyiapkan bukti-bukti contoh pekerjaan terkini serta dokumen yang mendukung jenjang kualifikasi
  7. Pas Photo 2X3 dan 3X4 masing masing 4 lembar ( background  Merah)
  1. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

Informasi tambahan:

  1. Calon peserta dimohon untuk mengirimkan softcopy portofolio via email ke satrio@bexcellentjogja.com/WA  terlebih dahulu, agar dapat kami ajukan ke Asesor untuk dinilai, apakah calon peserta sesuai dengan qualifikasi.

DATA YANG HARUS ADA DALAM CV PESERTA

Peserta diminta untuk menyempurnakan CV sehingga mencakup 4 hal:

  1. Biodata
  2. Pendidikan
  3. Pelatihan yang pernah diikuti (termasuk pelatihan Welding Inspector)
  4. Pengalaman kerja yang disertai dengan keterangan lama waktu menjabat sebagai Welding Supervisor
  5. Menambahkan pengalaman dengan proyek-proyek Sebagai Welding Supervisor

Dan juga melampirkan file-file berikut:

  1. Ijazah Terakhir
  2. Pas foto background merah
  3. Sertifikat pelatihan yang pernah diikuti
  4. Bukti pekerjaan / laporan-laporan pengawasan yg pernah dilakukan di shop atau field berupa checklist
  5. JSA
  6. Surat keterangan dari perusahaan bahwa Bapak benar menjabat sebagai Welding Inspector
  7. Surat keterangan dari HRD bahwa peserta ditugaskan untuk mengikuti uji kompetensi Inspektur Crane yang dilaksanakan oleh LSP.
  8. Surat keterangan sehat dan berkas-berkas lain nya yang telah tertera pada silabus
  9. Peserta diharap membawa laptop saat pelatihan.

INSTRUKTUR

Tim Pendukung LSP

WAKTU DAN TEMPAT Welding Supervisor

  • Tanggal : 17 sd 19 September 2024
  • Waktu : 08.00 s.d 16.00 WIB
  • Tempat : Jakarta

Fasilitas Welding Supervisor

  • Materi Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan dari Bexcellent
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvenir
  • Training Kit
  • 2x Coffe Break & 1 Lunch
  • Training room full AC and Multimedia

Informasi Welding Supervisor

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: 0813-2517-7427

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone/WA         : 0813-2517-7427

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

Pelatihan & Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Perikanan dengan Pendekatan Ekosistem (EAFM)

Sertifikasi EAFM BNSP – Pendekatan Ekosistem untuk Pengelolaan Perikanan (Ecosystem Approach to Fisheries Management/EAFM) adalah suatu pendekatan yang berkelanjutan dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Dalam pendekatan ini, perhatian tidak hanya terfokus pada sumber daya perikanan sendiri, tetapi juga pada interaksi dan keterkaitan dengan ekosistem laut yang lebih luas. Dengan demikian, EAFM dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan keberlanjutan sumber daya perikanan, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan laut.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi EAFM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pemangku kepentingan, seperti pemerintah, organisasi nirlaba, dan industri perikanan, dalam mengimplementasikan EAFM. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai aspek teknis dan manajerial yang terkait dengan EAFM, seperti analisis ekosistem, perencanaan manajemen, dan pengawasan. Dengan demikian, mereka dapat memahami bagaimana EAFM dapat membantu meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya perikanan, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan laut

Tujuan Sertifikasi EAFM BNSP

Tujuan dari pelatihan berbasis kompetensi dalam konteks skema Pengelolaan Perikanan Dengan Pendekatan Ekosistem (EAFM):

  • Meningkatkan Pemahaman Konsep EAFM
  • Pengembangan Keterampilan Spesifik
  • Meningkatkan Kapasitas Pengelolaan
  • Pengakuan Kompetensi

Unit  Kompetensi Sertifikasi EAFM BNSP

Pembekalan Standar Kompetensi Kerja Khusus Pengelolaan Perikanan Dengan Pendekatan Ekosistem (EAFM) Nomor 9/PERMEN-KP/2015

  1. A.03132.015.01 Menjelaskan peran dan tanggung jawab pemangku kepentingan untuk pelaksanaan aksi perbaikan perikanan berdasarkan EAFM
  2. A.03132.016.01 Membangun komitmen pemangku kepentingan untuk pelaksana aksi perbaikan peikanan berdasarkan EAFM
  3. A.03132.017.01 Menyediakan bahan aksi perbaikan perikanan berdasarkan EAFM
  4. A.03132.018.01 Melakukan sosialisasi rencana kerja aksi perbaikan peikanan berdasarkan EAFM
  5. A.03132.019.01 Melakukan aksi perbaikan pengelolaan perikanan secara kolaboratif
  6. A.03132.020.01 Melakukan monitoring pelaksanaan aksi perbaikan perikanan berdasarkan EAFM

Persyaratan

  1. Foto copy ijazah terakhir minimal D III,
  2. Surat Keterangan Pengalaman Kerja, dibidang EAFM minimal 3 tahun, yang dikeluarkan oleh instansi berwenang, atau
  3. Foto copy Sertifikat Pelatihan Pelaksana EAFM tingkat lanjut.
  4. Foto copy KTP

Pelaksanaan Sertifikasi EAFM BNSP

Tanggal                  : 27 sd 29 Juni 2024 (2 hari Pelatihan + 1 hari asesmen)*

Pukul                      : 08.00 – selesai

Tempat asesmen     : Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Fasilitas

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

 

Instruktur

Pelatihan ini akan dipandu oleh para ahli di bidang perikanan, akademisi, dan praktisi yang berpengalaman dalam implementasi EAFM

 

Informasi Pendaftaran

OfficeJl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

Sertifikasi Pengelolaan Perikanan

Sertifikasi Pengelolaan Perikanan BNSP

Sertifikasi Pengelolaan Perikanan BNSP – Sertifikasi pengelolaan perikanan merupakan langkah penting dalam upaya menjaga keberlanjutan sumber daya laut yang semakin terancam akibat aktivitas perikanan yang tidak berkelanjutan. Di Indonesia, Badan Nasional Sertifikasi Profesi memegang peranan kunci dalam memberikan untuk praktik pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab.

Pengertian Pembinaan Pengelolaan Perikanan BNSP

Sertifikasi pengelolaan perikanan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan sebuah proses yang bertujuan untuk mengakui dan mengesahkan bahwa praktik manajemen perikanan yang dilakukan oleh suatu pihak atau organisasi telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Definisi dan Ruang Lingkup Sertifikasi BNSP dalam Konteks Pemeliharaan Perikanan
Sertifikasi pengelolaan perikanan BNSP mencakup berbagai aspek pengelolaan yang berkelanjutan, seperti metode penangkapan yang ramah lingkungan, pemantauan dan pengelolaan stok ikan yang efektif, serta kepatuhan terhadap regulasi perikanan yang berlaku.
Peran Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam Memberikan Sertifikasi
BNSP memastikan bahwa proses sertifikasi dilakukan secara transparan, adil, dan berdasarkan pada kriteria yang telah ditetapkan secara jelas. Dengan demikian, sertifikasi yang dikeluarkan oleh BNSP memiliki nilai yang diakui dan dihormati baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Tantangan dalam Mendapatkan Sertifikasi Pengelolaan Perikanan BNSP

Mendapatkan sertifikasi pengelolaan perikanan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bukanlah hal yang mudah dan sering kali dihadapkan dengan berbagai tantangan. 

  1. Kendala-kendala Umum yang Dihadapi.
  2. Keterbatasan Sumber Daya Finansial
  3. Kesulitan Memenuhi Standar Teknis
  4. Keterlibatan dan Koordinasi Antar Pihak

Studi Kasus

Upaya kolaboratif antara nelayan lokal, pemerintah daerah, dan organisasi non-pemerintah, Desa Nelayan XYZ berhasil memenuhi semua persyaratan sertifikasi BNSP. Mereka berhasil mengadopsi praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan, memperbaiki infrastruktur pengelolaan limbah, dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi perikanan yang berlaku. Dengan memperoleh sertifikat BNSP, Desa Nelayan XYZ tidak hanya mendapatkan pengakuan internasional atas praktik pengelolaan perikanan mereka yang berkelanjutan, tetapi juga menarik minat pasar global terhadap produk ikan mereka. Ini tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal untuk menjaga lingkungan laut mereka.

Dampak Positif yang Dirasakan oleh Pihak Terkait Setelah Mendapatkan Sertifikasi

  1. Peningkatan Pendapatan
  2. Konservasi Sumber Daya
  3. Penguatan Komunitas

Kesimpulan Pelatihan Pengelolaan Perikanan BNSP

Sertifikasi pengelolaan perikanan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memainkan peran krusial dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Indonesia. Dari artikel ini, dapat disimpulkan beberapa hal penting mengenai sertifikasi ini serta langkah-langkah ke depan untuk meningkatkan penerapannya.


Ringkasan tentang Pentingnya Sertifikasi Pemeliharaan Perikanan oleh BNSP


Langkah-langkah ke Depan untuk Meningkatkan Penerapan Sertifikasi ini
Untuk meningkatkan efektivitas dan penerapan pelatihan pengelolaan perikanan BNSP, langkah-langkah berikut dapat dipertimbangkan:
1. Edukasi dan Pelatihan: Memberikan lebih banyak pendidikan dan pelatihan kepada nelayan tentang praktik pengelolaan perikanan yang berkelanjutan serta manfaat dari memperoleh sertifikasi BNSP.
2. Penguatan Infrastruktur: Mendukung pembangunan infrastruktur yang diperlukan untuk memantau dan melaporkan praktik perikanan, seperti sistem pemantauan stok ikan dan penanganan limbah.
3. Penguatan Kerjasama: Mendorong kerjasama yang lebih erat antara nelayan, pemerintah daerah, badan sertifikasi, dan organisasi masyarakat sipil untuk menciptakan pendekatan yang komprehensif dalam pengelolaan perikanan.
4. Pengawasan dan Evaluasi Berkala: Melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terhadap implementasi sertifikasi untuk memastikan bahwa standar yang ditetapkan terus dipatuhi dan ditingkatkan.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan bahwa  pengelolaan perikanan BNSP dapat semakin memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Indonesia.

Informasi Pendaftaran