All posts by Rizki Satrio

AK3

AHLI K3 SPESIALIS LISTRIK *Sertifikasi bekerjasama dengan KEMNAKER RI*

AK3 Listrik – Keselamatan kerja merupakan faktor penting dalam setiap kegiatan industri. Terutama pada pekerjaan yang menggunakan instalasi dan peralatan listrik. Oleh karena itu, perusahaan perlu memiliki tenaga ahli yang mampu mengawasi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bidang listrik.

Miner Solution bekerja sama dengan Multidasa, perusahaan PJK3 yang ditunjuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), menyelenggarakan Pelatihan Ahli K3 Listrik di Yogyakarta pada 17 November sampai 5 Desember 2026.

Program ini bertujuan mempersiapkan tenaga profesional yang kompeten dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko bahaya listrik di tempat kerja.

Selain itu, peserta akan mempelajari peraturan K3, teknik pencegahan kecelakaan, dan prosedur pengawasan keselamatan instalasi listrik. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan perlindungan tenaga kerja sekaligus menjaga keandalan operasional.

Mengapa Pelatihan Ahli K3 Listrik Penting?

Penggunaan listrik dalam kegiatan industri memiliki berbagai potensi bahaya. Misalnya, sengatan listrik, hubungan arus pendek, kebakaran, hingga kerusakan peralatan.

Jika perusahaan tidak mengelola risiko tersebut dengan baik, kecelakaan kerja dapat terjadi dan mengganggu kegiatan operasional.

Oleh sebab itu, keberadaan Ahli K3 Listrik sangat diperlukan. Tenaga ahli ini berperan dalam mengawasi penerapan peraturan K3 serta memastikan pekerjaan kelistrikan berjalan secara aman.

Pelatihan ini juga mengacu pada ketentuan dan standar keselamatan kerja yang berkaitan dengan bidang kelistrikan, antara lain:

  • Permenaker No. 4 Tahun 1987 tentang Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).
  • Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
  • Kepmenaker No. Kep-75/MEN/2002 tentang pemberlakuan PUIL 2000.
  • Permenaker RI No. 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja.

Dengan memahami ketentuan tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan prinsip keselamatan kerja secara optimal di lingkungan industri.

Tujuan Pelatihan Ahli K3 Listrik

Pelatihan Ahli K3 Listrik dirancang untuk menghasilkan tenaga profesional yang mampu mengelola keselamatan kerja di bidang kelistrikan.

Secara khusus, program ini memiliki beberapa tujuan berikut:

  1. Mempersiapkan tenaga pelaksana yang mampu menerapkan K3 listrik di tempat kerja.
  2. Membekali peserta dengan teknik pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja, khususnya yang berkaitan dengan pekerjaan listrik.
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko bahaya listrik.
  4. Mempersiapkan tenaga ahli yang mampu mengelola dan menjalankan organisasi P2K3.
  5. Meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan keselamatan dan kesehatan kerja.

Kompetensi yang Akan Diperoleh Peserta

Setelah mengikuti Pelatihan Ahli K3 Listrik, peserta diharapkan memiliki kompetensi umum, akademik, dan keterampilan teknis.

1. Kompetensi Umum

Peserta mampu memahami dan melaksanakan pekerjaan pemasangan, pengoperasian, serta pemeliharaan instalasi listrik secara benar.

Selain itu, peserta dapat menerapkan prosedur keselamatan untuk melindungi diri sendiri, orang lain, peralatan, dan lingkungan kerja.

2. Kompetensi Akademik

Peserta akan mempelajari berbagai aspek penting dalam keselamatan kerja listrik, meliputi:

  • Potensi bahaya listrik.
  • Cara pencegahan bahaya listrik.
  • Prosedur kerja selamat.
  • Pembacaan gambar instalasi listrik.
  • Pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik.
  • Dasar-dasar teknik kelistrikan.
  • Peraturan dan standar kelistrikan.

3. Kompetensi Keterampilan Teknik

Selain memahami teori, peserta juga akan memperoleh keterampilan teknis yang dibutuhkan dalam pekerjaan kelistrikan, antara lain:

  • Melaksanakan pemasangan instalasi listrik.
  • Melakukan perawatan instalasi listrik.
  • Menggunakan alat ukur listrik.
  • Mengoperasikan instalasi listrik.
  • Mengidentifikasi dan mendeteksi bahaya listrik.
  • Melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan listrik.

Materi Pelatihan Ahli K3 Listrik

Materi pelatihan disusun untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai penerapan K3 pada berbagai kegiatan kelistrikan.

Berikut materi yang akan dipelajari peserta:

A. Kebijakan dan Pengawasan K3

  • Kebijakan pembinaan dan pengawasan K3.
  • Pengawasan dan pembinaan norma K3.
  • Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
  • Pengawasan dan pembinaan norma K3 bidang listrik.
  • Pelaporan dan analisis kecelakaan kerja bidang listrik.
  • Kesehatan kerja listrik.

B. Persyaratan K3 Perencanaan Instalasi Listrik

Peserta mempelajari persyaratan keselamatan dalam perencanaan instalasi, perlengkapan, dan peralatan listrik pada berbagai sektor, yaitu:

  • Pembangkitan listrik.
  • Transmisi listrik.
  • Distribusi listrik.
  • Pemanfaatan listrik.

C. Persyaratan K3 Pemasangan Instalasi Listrik

Materi ini membahas penerapan keselamatan kerja dalam pemasangan instalasi, perlengkapan, dan peralatan listrik pada:

  • Pembangkitan listrik.
  • Transmisi listrik.
  • Distribusi listrik.
  • Pemanfaatan listrik.

D. Persyaratan K3 Pemeliharaan Instalasi Listrik

Selanjutnya, peserta mempelajari prosedur keselamatan dalam pemeliharaan instalasi, perlengkapan, dan peralatan listrik pada:

  • Pembangkitan listrik.
  • Transmisi listrik.
  • Distribusi listrik.
  • Pemanfaatan listrik.

E. Materi Pendukung dan Praktik

Untuk melengkapi pemahaman peserta, pelatihan juga mencakup:

  • Persyaratan K3 sistem penyalur petir.
  • Persyaratan K3 listrik pada ruang khusus.
  • Pemeriksaan dan pengujian instalasi, perlengkapan, serta peralatan listrik untuk pertama kali dan/atau setelah perubahan.
  • Pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik secara berkala.
  • Praktik.
  • Seminar.
  • Ujian akhir.

Metode Pembelajaran

Miner Solution menerapkan metode pembelajaran yang interaktif dan berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta.

Adapun metode yang digunakan meliputi:

  1. Penyampaian Materi: Instruktur menjelaskan teori, peraturan, dan standar keselamatan kerja listrik.
  2. Diskusi: Peserta berdiskusi mengenai penerapan K3 listrik di lingkungan kerja.
  3. Studi Kasus: Peserta mempelajari berbagai contoh permasalahan dan risiko kecelakaan kerja bidang listrik.

Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu memahami materi sekaligus menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Instruktur Pelatihan

Pelatihan Ahli K3 Listrik didukung oleh tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang keselamatan kerja kelistrikan.

Instruktur terdiri dari:

  • Pengawas bidang listrik dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja.
  • Tim ahli kelistrikan.
  • Asesor dari Kemnaker RI.

Dengan dukungan instruktur berpengalaman, peserta memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri.

Persyaratan Peserta Pelatihan Ahli K3 Listrik

Calon peserta yang ingin mengikuti program ini harus memenuhi persyaratan berikut:

  1. Pendidikan minimal D3.
  2. Memiliki pengalaman atau telah bekerja di bidang kelistrikan.
  3. Membawa surat rekomendasi pelatihan dari perusahaan.
  4. Fotokopi ijazah pendidikan terakhir.
  5. Fotokopi kartu identitas (KTP).
  6. Surat izin atau rekomendasi dari perusahaan menggunakan kop surat resmi.
  7. Pas foto ukuran 4×6, 3×4, dan 2×3 sebanyak 5 lembar dengan latar belakang merah.
  8. Surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit.
  9. Membayar uang muka (booking seat) minimal Rp5.000.000 paling lambat satu minggu sebelum pelaksanaan pelatihan.

Pastikan seluruh dokumen persyaratan telah disiapkan sebelum melakukan pendaftaran.

Fasilitas Pelatihan

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas untuk mendukung proses pembelajaran, antara lain:

  1. Modul atau handout pelatihan.
  2. Sertifikat resmi Kemnaker RI bagi peserta yang dinyatakan kompeten.
  3. Lisensi sesuai ketentuan yang berlaku.
  4. Makan siang dan coffee break.
  5. Materi pelatihan.
  6. Suvenir.
  7. Sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi.
  8. Instruktur yang kompeten dan berpengalaman.

Jadwal dan Lokasi Pelatihan Ahli K3 Listrik 2026

Berikut informasi pelaksanaan Pelatihan Ahli K3 Listrik yang diselenggarakan oleh Miner Solution bersama Multidasa.

Keterangan Informasi
Nama Program Pelatihan Ahli K3 Listrik
Penyelenggara Miner Solution bekerja sama dengan Multidasa
Tanggal 17 November – 5 Desember 2026
Waktu 08.00–16.00 WIB
Lokasi Yogyakarta
Pelaksanaan Pelatihan tatap muka

Catatan: Miner Solution juga menerima permintaan In House Training (IHT) bagi perusahaan atau instansi yang ingin menyelenggarakan pelatihan secara khusus di lokasi masing-masing.

Mengapa Memilih Miner Solution?

Memilih penyelenggara pelatihan yang tepat merupakan langkah penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja.

Miner Solution berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan sertifikasi profesi.

Bekerja sama dengan mitra penyelenggara yang berkompeten, Miner Solution menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Melalui Pelatihan Ahli K3 Listrik, perusahaan dapat mempersiapkan tenaga profesional yang mampu mendukung penerapan keselamatan kerja, mengendalikan risiko kelistrikan, serta meningkatkan budaya K3 di lingkungan kerja.

Informasi dan Pendaftaran Pelatihan Ahli K3 Listrik

Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan di bidang keselamatan kerja kelistrikan.

Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti Pelatihan Ahli K3 Listrik Kemnaker RI di Yogyakarta bersama Miner Solution.

Informasi dan pendaftaran:

Konsultasikan kebutuhan pelatihan perusahaan Anda bersama Miner Solution.

PEMBINAAN & SERTIFIKASI KEMNAKER AK3 PTP

AK3 PTP – Tingginya tingkat kecelakaan kerja di dunia industri atas penggunaan pesawat tenaga produksi membutuhkan keahlian dan pengawasan yang handal oleh seorang ahli K3 PTP (Pesawat Tenaga Produksi).

Dengan pentingnya peran ahli AK3 PTP, pemerintah melalui UU No. 1 Tahun 1970, Permenaker No. 38 Tahun 2016,  Kep. Dirjen No. 04 Tahun 2017, mewajibkan setiap industri yang bekerja pada lingkup peralatan pesawat tenaga dan produksi untuk memiliki ahli K3 PTP.

PT Bexcellent & PT Multidasa sebagai PJK3 akan mengadakan pembinaan ahli K3 PTP sesuai peraturan pelaksanaan pembinaan K3 Kep. Dirjen No. 04 Tahun 2017. Untuk itu mengundang perwakilan perusahaan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut guna memenuhi kebutuhan dunia industri dan pemenuhan ketaatan terhadap peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.

Materi AK3 PTP

No Materi Kurikulum Jam Pelajaran
I Kelompok Dasar  
  1 Kebijakan K3 3
  2 Dasar – Dasar K3 3
  3 Undang – undang No 1 Tahun 1970 4
  4 Sistem Manajemen K3 5
  5 Investigasi Kecelakaan Kerja 5
II Kelompok Keahlian  
  1 Permenaker No. 04/Men/1985 5
  2 2. Penggerak Mula (Turbin Uap, Turbin Gas, Turbin Air, Kincir Angin, Motor Bakar dan Motor Gas) termasuk Transmisi Tenaga Mekanik 10
  3 Mesin Perkakas 5
  4 Mesin Produksi 10
  5 Tanur dan Dapur 10
  6 Teknik pondasi 5
  7 Dasar-Dasar Penilaian Perhitungan Konstruksi Pesawat Tenaga Produksi 20
  8 Sumber Bahaya Pesawat Tenaga Produksi 10
  9 Pengelasan dan Pengujian Tidak Merusak (Non Destructive Test) 5
  10 Pemeriksaaan dan Pengujian Motor Bakar 5
  11 Pemeriksaaan dan Pengujian Motor Turbin 5
  12 Pemeriksaaan dan Pengujian Kincir Angin 5
  13 13. Pemeriksaaan dan Pengujian Perlengkapan Transmisi Tenaga Mekanik 5
  14 Pemeriksaaan dan Pengujian Mesin Produksi 5
  15 Pemeriksaaan dan Pengujian Mesin Perkakas 5
  16 Pemeriksaaan dan Pengujian Dapur / Tanur 5
  17 Pemeriksaaan dan Pengujian Pondasi 5
  18 Praktek Lapangan Kerja 40
III Kelompok Penunjang  
  1 Mekanika Tekni Terapan 10
  2 Kelistrikan 5
  3 Pengetahuan Bahan 10
  4 Pengetahuan Korosi dan Pencegahannya 10
IV Evaluasi  
  1 Ujian Teori 20
  2 Penulisan Kertas Kerja Dan Seminar 20
Total Jam Pelajaran 250

PERSYARATAN PESERTA AK3 PTP

  1. Pendidikan formal minimal Sarjana Muda (D3) Bidang teknik
  2. Pengalaman dibidangnya sekurang kurangnya 2th.
  3. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  4. Membawa Surat Rekomendasi Permohonan Pengajuan SKP (menggunakan kop surat perusahaan) dibuat tertanggal pada akhir pelatihan
  5. Membawa Surat Pernyataan Ahli K3 (menggunakan materai)
  6. Membawa Surat Keterangan Sehat
  7. Surat Keterangan Kerja
  8. Membawa Surat pernyataan berpengalaman /CV
  9. Membawa Foto Copy Ijasah terakhir
  10. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3, 3×4 masing-masing 3 lembar (background merah)
  11. Membawa Laptop dan Sepatu Safety
  12. Surat Rekomendasi Perusahaan
  13. Pakta Integritas (Menggunakan cap perusahaan dan materai)

 

Instruktur AK3 PTP

1. Spesialis Ahli K3 KEMENAKER RI

2. Spesialis Ahli K3 Disnaker

3. Spesialis Ahli K3 Profesional

4. Spesialis Ahli K3 PJK3

5. Akademisi K3 PTP

 

WAKTU & TEMPAT

Tanggal   : 10 November sd 9 Desember 2026

Waktu      : 08.00 – selesai

Tempat    : Kecamatan Wirobrajan, Jl Patangpuluhan No. 26A Yogyakarta.

BIAYA & FASILITAS

Rp 26.000.000,- /participant (residential)*

*DP Minimal 50% H-2 minggu sebelum pelaksanaan

*Ada potongan harga bagi perusahaan yang membayar lunas sebelum hari pelatihan dimulai

Pembayaran dilakukan saat registrasi atau transfer ke:

Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Sudirman

No. Rek.  137-00-0735491-9

a/n PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG

 

FASILITAS :

  • Penginapan selama masa pelatihan
  • Test swab antigen saat pelatihan selama diperlukan
  • Modul dan Training Kit
  • Hard dan Softcopy materi
  • 2x coffee break, 1x lunch
  • Wearpack
  • Souvenir
  • Dropping Kepulangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Sertifikat Kemnaker
  • SKP (bila membayar lunas sebelum hari ujian)

Informasi

Office:

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55252

 

Phone: 0813–2517–7427

Web    : www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio         

( Customer Relation Officer)

Phone / WA  : 0813–2517–7427

Email               : satrio@bexcellentjogja.com

 

 

Training on Cost Estimation

Pelatihan On Cost Estimation – Industri konstruksi di Indonesia terus mengalami perkembangan yang signifikan, menciptakan kebutuhan akan tenaga profesional yang kompeten dalam estimasi biaya proyek konstruksi. Seiring dengan kompleksitas proyek yang semakin meningkat, kebutuhan akan Cost Estimator yang memiliki kompetensi sesuai standar nasional menjadi sangat penting. KEPMENAKER RI No 51 tahun 2022 hadir sebagai acuan standar kompetensi yang diakui secara nasional untuk profesi Cost Estimator di bidang konstruksi.

Pelatihan ini dikembangkan sebagai respons terhadap tuntutan industri konstruksi akan tenaga profesional yang mampu melakukan estimasi biaya secara akurat dan sistematis. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri konstruksi akan Cost Estimator yang kompeten, dengan mengacu pada SKKNI yang telah ditetapkan, sehingga dapat menghasilkan tenaga kerja yang memiliki standar kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional.

Tujuan Training On Cost Estimation

  • Memahami dan Mengaplikasikan Standar Estimasi Biaya Berdasarkan AACE
  • Melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK)
  • Mengembangkan Komunikasi yang Efektif dengan Pihak Terkait
  • Melaksanakan Survei dan Analisis Harga Satuan Dasar
  • Menyusun Laporan Estimasi Biaya yang Komprehensif

Materi

Materi Pelatihan / Training Cost Estimate Based on AACE

  1. Introduction

1.1 Definition and Role of Cost Estimation

  • Definition of Cost Estimation: Learn the definition of cost estimation
  • Role of the Cost Estimator: Responsibilities of the cost estimator in a project

1.2 Construction Safety Management System (SMKK)

  • Implementing SMKK (F.42CEK00.001.1): Linking cost estimation with construction safety

1.3 Classification of Cost Estimates

  • Classification Based on AACE: Explanation of cost estimate classification
  • Contingency: Defining the percentage of contingency in cost estimation
  1. Communication and Preparation for Estimation

2.1 Communicating with Stakeholders (F.42CEK00.002.1)

  • Communication Techniques: Effective methods for communicating with project stakeholders
  • Information Delivery: How to present cost estimation results to stakeholders

2.2 Preparing for Estimation (F.42CEK00.003.1)

  • Data Preparation: Collecting and preparing data for cost estimation
  • Document Management: Managing and organizing documents required for estimation
  1. Cost Estimation Process Based on AACE Classes

3.1 Class 5 Cost Estimate

  • Scope of Estimate: Based on AACE classification
  • Deliverables: Input requirements according to AACE
  • Sample Calculation: Overview of calculations based on Class 5

3.2 Class 4 Cost Estimate

  • Scope of Estimate: Based on AACE classification
  • Deliverables: Input requirements according to AACE
  • Sample Calculation: Overview of calculations based on Class 4

3.3 Class 3 Cost Estimate

  • Scope of Estimate: Based on AACE classification
  • Deliverables: Input requirements according to AACE
  • Sample Calculation: Overview of calculations based on Class 3

3.4 Class 2 Cost Estimate

  • Scope of Estimate: Based on AACE classification
  • Deliverables: Input requirements according to AACE
  • Sample Calculation: Overview of calculations based on Class 2

Materi 2

3.5 Class 1 Cost Estimate

  • Scope of Estimate: Based on AACE classification
  • Deliverables: Input requirements according to AACE
  • Sample Calculation: Overview of calculations based on Class 1
  1. Survey and Cost Calculation

4.1 Conducting Site and Resource Surveys (F.42CEK00.004.1)

  • Survey Methodology: Techniques and approaches for site surveys
  • Resource Identification: Identifying and assessing required resources

4.2 Calculating Quantities According to Drawings and Specifications (F.42CEK00.005.1)

  • Quantity Measurement: Techniques for calculating work quantities
  • Reference to Drawings and Specs: Using drawings and specifications as references
  1. Survey and Analysis of Unit Prices

5.1 Conducting Basic Unit Price Surveys (F.42CEK00.006.1)

  • Data Collection: Techniques for collecting basic unit price data
  • Data Validation: Ensuring the accuracy of unit price data

5.2 Analyzing Basic Unit Prices (F.42CEK00.007.1)

  • Analysis Methods: Techniques for analyzing basic unit prices
  • Price Comparison: Comparing and evaluating unit prices

5.3 Determining Unit Price Selection (F.42CEK00.008.1)

  • Selection Criteria: Establishing criteria for selecting unit prices
  • Documentation: Documenting analysis results and unit price selection
  1. Cost Calculation and Reporting

6.1 Calculating Unit Prices (F.42CEK00.009.1)

  • Unit Price Calculation: Techniques and methods for calculating unit prices

6.2 Detailed Cost Estimation (F.42CEK00.010.1)

  • Detailed Calculation: Steps for detailed cost estimation

6.3 Creating Cost Estimate Reports (F.42CEK00.011.1)

  • Report Preparation: Structure and components of cost estimate reports
  • Report Presentation: Techniques for presenting cost estimate reports
  1. Cost Estimation Calculation Exercise

7.1 Practical Cost Estimate Calculation

  • Hands-on Practice: Direct practice in cost estimating methods
  • Case Studies: Case studies to apply the knowledge learned

Instruktur & Venue Training On Cost Estimation

Richie Magnahati, ST, M.Eng and Team

 

Tanggal    :    2 hari di November 2026

Waktu      :    08.00 – 16.00 WIB

Tempat :   Online

 

Peserta

Training ini dapat diikuti oleh para engineer, project manager, staff project, dan semua pihak yang berkaitan dengan keuangan atau cost engineering

 

Fasilitas

  1. Qualified instructor 
  2. Training Kit
  3. Soft copy materi
  4. SKKNI (National Work Competency Standards of Indonesia) -Based Training Certificate from NEO Talenta Consulting
  5. Training Photo 
  6. Training room with full AC facilities and multimedia 
  7. Lunch and 2 coffeebreak every day of training 
  8. Souvenir

INFORMASI & PENDAFTARAN

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: 0813-2517-7427

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( BEXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Email: satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

 

 

 

 

Pelaksana Pemberdayaan Masyarakat

Pelatihan Dan Uji Kompetensi Program Pemberdayaan Masyarakat

Sertifikasi BNSP Pemberdayaan Masyarakat – Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Uji Kompetensi Skema Pemberdayaan Masyarakat ditujukan bagi personel yang memiliki kemampuan dalam merancang, mengimplementasikan, serta mengelola program pemberdayaan masyarakat secara efektif, partisipatif, dan berkelanjutan, sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional.

Program ini mengintegrasikan dua peran strategis dalam siklus pemberdayaan masyarakat, yaitu:

  1. Penyusun Program Pemberdayaan Masyarakat, yang berfokus pada pengumpulan dan analisis

data sosial ekonomi, analisis kelembagaan, serta penyusunan rencana program berbasis

kebutuhan riil masyarakat.

  1. Pelaksana Program Pemberdayaan Masyarakat, yang berperan dalam prakondisi sosial,

pelaksanaan kegiatan pemberdayaan, pendampingan masyarakat, serta pengelolaan dinamika

sosial di lapangan. Integrasi kedua skema ini menjawab kebutuhan nyata di lapangan, di mana pelaksana program dituntut tidak hanya menjalankan kegiatan, tetapi juga memahami logika perencanaan, sedangkan penyusun program perlu memahami realitas implementasi sosial masyarakat. Pelatihan mengacu sepenuhnya pada SKKNI Nomor 68 Tahun 2013 dan dilengkapi dengan uji kompetensi oleh LSP berlisensi BNSP. Peserta dapat memilih mengikuti satu skema atau kedua skema, sesuai kebutuhan dan kualifikasi.

 

Tujuan

  • Menyusun program pemberdayaan masyarakat berbasis data sosial ekonomi dan analisis

kelembagaan.

  • Melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan adaptif terhadap

kondisi sosial.

  • Mengelola prakondisi sosial dan dinamika masyarakat dalam pelaksanaan program.
  • Meningkatkan profesionalisme dan legitimasi kompetensi melalui sertifikasi BNSP

 

Acuan Normatif

  • Undang-undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
  • Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2004 Tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
  • Peraturan Pemerintah No.31 Tahun 2006 Tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
  • Peraturan Presiden No.8 Tahun 2012 Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional
  • Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 Perubahan Kedua Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 
  • Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 68 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kesatuan Pengelolaan Hutan.
  • Pedoman Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Nomor 210 Tahun 2007 Tentang Persyaratan Umum Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi.

Unit-Unit Kompetensi 

  1. SKEMA 1 – PENYUSUN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(Uji Kompetensi 1 / UK-1)

No Kode Unit            Judul Unit

1    KHT.PA02.040.01 Melakukan Pengumpulan Data Sosial Ekonomi Masyarakat

2    KHT.PA00.041.01 Melakukan Analisis Data Sosial Ekonomi Tingkat Unit Kelestarian

3    KHT.PA02.042.01 Melakukan Analisis Kelembagaan Masyarakat pada Wilayah KPH

4    KHT.PA02.043.01 Menyusun Rencana Program Pemberdayaan Masyarakat

 

  1. SKEMA 2 – PELAKSANA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(Uji Kompetensi 2 / UK-2)

No Kode Unit            Judul Unit

1    KHT.PA02.044.01 Melaksanakan Kegiatan Kelola Sosial

2    KHT.PA02.045.01 Merencanakan Program Pemberdayaan Masyarakat

3   KHT.PA02.046.01 Melakukan Prakondisi Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat

Persyaratan Pelaksana Pemberdayaan Masyarakat

  1. Pendidikan minimal SMK Kehutanan atau yang sederajat dengan pengalaman 2 (dua) , atau;
  2. Pendidikan minimal D3 Kehutanan atau yang sederajat dengan pengalaman 1 (satu) tahun, atau
  3. Telah mengikuti pelatihan di bidang Pelaksana Program Pemberdayaan Masyarakat atau pelatihan yang sejenis.
  4. Menyerahkan pas Foto 3X4 sebanyak 4 lembar
  5. Foto Copy Ijazah terakhir
  6. Foto Copy KTP
  7. Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam portofolio

Catatan:

  • Seluruh berkas disiapkan dalam format softfile guna verifikasi kesesuaian dan hardfile untuk diserahkan ke asesor.
  • Berkas hardfile disiapkan copy dan dibawa saat menghadiri kegiatan hari pertama.
  • Sebagai tambahan, untuk portofolio yang dimaksud berupa Laporan Program Pemberdayaan Masyarakat yang pernah diselenggarakan dengan keikutsertaan peserta sebagai tim penyelenggara.
  • Portofolio tersebut dapat mencakup: Rencana Kerja, Dokumentasi Kegiatan, s.d. Laporan Pelaksanaan Program. Umumnya, program yang dimaksud merupakan program CSR dari instansi/perusahaan.

Instruktur

Pelatihan ini akan disampaikan oleh narasumber yang terafiliasi dengan lembaga sertifikasi profesi yang berkompeten di bidang pemberdayaan masyarakat.

 

Pelaksanaan Pelatihan

Tanggal : 24 sd 26 November 2026

Pukul : 08.00 – 16.00 WIB

Lokasi : Jogja

(Tanggal dan tempat pelaksanaan kegiatan bersifat tentative, menyesuaikan kebutuhan Perusahaan/Instansi)

 

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Modul
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Fasilitas training: LCD, Coffe Break 2x, Lunch, Meeting Room, dsb.

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: 0813-2517-7427

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

 

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP INSPEKTUR KELISTRIKAN

Inspektur Kelistrikan BNSP – Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri migas, makin dirasakan karena sifat industri migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri migas serta panas bumi, sub sektor industri migas hulu dan hilir antara lain untuk bidang inspektur tangki timbun di Indonesia, yang disusun secara sistematis dalam SKKNI.

Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan oleh pemegang jabatan TTK tersebut adalah melaksanakan inspeksi teknik di sektor industri migas. Jabatan ini dituntut untuk memiliki kompetensi kerja sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus sektor industri migas, sub sektor industri minyak dan gas bumi antara lain untuk bidang inspektur kelistrikan di Indonesia. Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat

DESKRIPSI

PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistim Pelatihan Kerja Nasional pasal 5, 6 dan 7 (diganti dengan Permenakertrans No.8 Tahun 2012 Tatacara Penetapan SKKNI). Perumusan SKKNI ini disusun dengan melibatkan stakeholder yang berkaitan dengan substansi standar dan dilaksanakan oleh Panitia Perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk Tenaga Teknik Khusus yang bekerja pada bidang kelistikan sub sektor industri migas dan panas bumi. Dengan demikian akan dihasilkan SDM yang handal untuk mengelola kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) secara profesional. Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar maka bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas.

Inspeksi terhadap kelistrikan diperlukan untuk memastikan bahwa pemasangan peralatan listrik tersebut memenuhi persyaratan spesifikasi teknis, standar dan peraturan pemerintah yang berlaku. Sebetulnya inspeksi itu sendiri dilakukan bertahap dan oleh semua pihak yang terkait dengan pemasangan, operasi dan perawatan kelistrikan ini. Mulai dari pihak pemilik yang adalah operator/ perusahaan minyak dan gas itu sendiri, pihak kontraktor dan ada pula badan sertifikasi bertindak sebagai badan indenpen yang memastikan bahwa semua aspek kualitas memenuhi persyaratan keselamatan dan integritas dari pada peraturan pemerintah yang berlaku. Segala langkah pelaksanaan inspeksi harus dilakukan berdasarkan pedoman pelaksanaan yang telah saling disetujui oleh berbagai pihak yang terkait atau yang berkepentingan.

LINGKUP KEGIATAN INSPEKTUR KELISTRIKAN

Kegiatan dimaksud adalah program pembelajaran/ pelatihan yang dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (asesment). Pembekalan dilaksanakan oleh Lembaga Diklat Profesi HSE SKILL UP, sedangkan proses Sertifikasi dilaksanakan oleh LSP. Sertifikat Kompetensi diterbitkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi bagi peserta yang dinyatakan kompeten.

 

TUJUAN SERTIFIKASI INSPEKTUR KELISTRIKAN

  • Peserta memahami landasan hukum yang terkait dengan kelistrikan khususnya yang diaplikasikan pada industri migas
  • Peserta memahami tahap-tahap inspeksi teknik kelistrikan, mulai dari tahap engineering (desain) sampai saat operasi dan pemeliharaan. Desain peralatan listrik harus diperiksa dengan cermat.
  • Peserta mampu menganalisa atau menelaah semua persyaratan code/ peraturan yang berlaku sudah tercakup dalam rencana inspeksi dan uji (Inspection Test Plan/ ITP) yang dibuat oleh pihak pemanufaktur (untuk kelistrikan baru) ataupun pihak pemilik/ owner (untuk kelistrikan terpasang)
  • Peserta mampu melaksanakan rekaman hasil inspeksi (inspection recording)
  • Dapat melakukan inspeksi secara benar dan aman untuk jaminan sistem yang dikelola khususnya sistem kelistrikan perusahaan

SERTIFIKAT KOMPETENSI

Bagi peserta / asesi yang telah mengikuti rangkaian kegiatan assessment dan dinyatakan lolos kualifikasi dan administrasi, akan direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

 

UNIT KOMPETENSI

 

No Kode Unit Judul Unit Kompetensi
1. M.712039.001.01 Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan Kerja
2. M.712039.002.01 dan Lindungan Lingkungan di Tempat Kerja

Melakukan Identifikasi Dokumen Perencanaan dan/ atau Riwayat Data

3. M.712039.003.01 Peralatan Melakukan Identifikasi Kelistrikan
4. M.712039.004.01 Memeriksa Fisik dan Menyaksikan Pengujian Generator
5. M.712039.005.01 Memeriksa Fisik dan Menyaksikan Pengujian Transformer
6. M.712039.006.01 Memeriksa Fisik dan Menyaksikan Pengujian Unit Switch Gear
7. M.712039.007.01 Memeriksa Fisik dan Menyaksikan Pengujian Unit MCC (Motor Control
8. M.712039.008.01 Center)

Membuat Laporan dan Rekomendasi Hasil Inspeksi Kelistrikan

 

PERSYARATAN

Pelatihan ini ditujukan bagi para teknisi, engineer, pengawas, khususnya pada jabatan inspector pada pekerjaan inspeksi kelistrikan dengan masa kerja sekurang-kurangnya 5 tahun pada industri migas.

PERSYARATAN UJIAN

  1. Foto copy Ijasah terakhir yang dilegalisir
  2. Foto copy KTP yang masih berlaku
  3. Curriculum vitae terakhir
  4. Foto copy sertifikat terkait (bila ada)

 

  1. Surat rekomendasi
  2. Menyiapkan Portofolio pekerjaan/dokumen lain yang mendukung
  3. Surat keterangan sehat dari dokter
  4. Surat pengalaman kerja dari perusahaan yang bersangkutan
  5. Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar, dan ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar

PERSYARATAN PESERTA

Minimal Berijasah D3 atau setingkat, dengan pengalaman kerja minimal dua tahun sebagai inspektor serta telah melaksanakan pekerjaan Inspeksi Kelistrikan di perusahaan.

 

METODE UJI KOMPETENSI

Setiap peserta akan diberikan penilaian berupa evaluasi melalui ujian dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Pelaksanaan ujian tulis dengan System Multiple Choice / Essay
  2. Verifikasi portofolio / penelusuran bukti utama dan bukti tambahan melalui proses wawancara
  3. Praktek / simulasi (bila diperlukan)
  4. Proses Uji Kompetensi dilaksanakan selama 1 hari

WAKTU DAN TEMPAT UJI KOMPETENSI

Tanggal : 17 sd 19 November 2026

Waktu    : 08.00 s.d 16.00 WIB

Via         : Online

(Tanggal dan tempat pelaksanaan kegiatan bersifat tentative menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta/perusahaan)

 

FASILITAS

Biaya termasuk fasilitas sebagai berikut :

  • Materi Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan Berbasis SKKNI
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:
  • Pajak-pajak yang berlaku

INFORMASI & PENDAFTARAN

Jl. PATANGPULUHAN NO 26A, Yogyakarta

Website||www.minersolution.id|                    

Email | satriominersolutionid@gmail.com / satrio@minersolution.id

CP | Satrio | 081325177427

Sertifikasi Pelaksana Pembibitan

Pelatihan Dan Uji Kompetensi BNSP Pelaksana Pembibitan

Sertifikasi Pelaksana Pembibitan – Pembibitan merupakan tahap krusial dalam siklus produksi pertanian dan kehutanan, karena kualitas bibit yang baik akan menentukan hasil panen yang optimal. Di Indonesia, sektor agrikultur memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional dan ketahanan pangan. Namun, salah satu tantangan utama yang -dihadapi adalah rendahnya kualitas dan standar bibit yang digunakan oleh para petani. Hal ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam teknik pembibitan yang baik. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan tenaga kerja yang terampil dan berkompeten dalam bidang pembibitan, sehingga mampu menghasilkan bibit berkualitas tinggi yang tahan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim.

Sertifikasi Pelaksana Pembibitan hadir sebagai solusi untuk memastikan bahwa para pelaku di bidang pembibitan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri. Sertifikasi ini memberikan pengakuan formal terhadap keahlian dan pengetahuan mereka, serta mendorong penerapan praktik-praktik terbaik dalam proses pembibitan. Dengan adanya sertifikasi, diharapkan para pelaksana pembibitan dapat lebih profesional dan bertanggung jawab, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, sertifikasi juga menjadi alat untuk meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar global, dengan memastikan bahwa bibit yang digunakan memenuhi standar internasional. Melalui upaya ini, Indonesia dapat membangun sektor agrikultur yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

Tujuan Sertifikasi Pelaksana Pembibitan

Mengetahui sekaligus memastikan standar kompetensi Pelaksana Pembibitan sesuai dengan acuan SKKNI melalui ketelusuran bukti dan pengalaman, sehingga tersedianya tenaga kerja kompeten di Bidang Pertanian.

Unit-unit Kompetensi Pelaksana Pembibitan

No Unit Kompetensi

1 A.01KSW00.001.1 | Menerapkan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
2 A.01KSW00.002.1 | Mengorganisasikan Pekerjaan
3 A.01KSW00.009.1 | Menyiapkan Benih Awal (Pre-Nursery)
4 A.01KSW00.010.1 | Menyiapkan Benih Siap Tanam (Main Nursery)

 

Persyaratan Peserta Sertifikasi Pelaksana Pembibitan

  1. Copy KTP.
  2. Surat Penugasan dari perusahaan/instansi untuk mengikuti uji kompetensi Pelaksana Pembibitan.
  3. Curriculum Vitae (CV)/Daftar Riwayat Hidup terkini.
  4. Copy Ijasah terakhir.
  5. Portofolio relevan yang dimiliki (Copy SK Pengangkatan Pegawai, Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk), dll.)
  6. Pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak 1 lembar berlatar belakang warna merah dan berpakaian rapi (tidak diperbolehkan menggunakan kaos).
  7. Masing-masing peserta wajib membawa laptop

Koordinator

Pada sesi peembekalan peserta akan diampu oleh praktisi praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya. Pada sesi assessmenmt, peserta akan diuji oleh asesor dari LSP.

 

Pelaksanaan Kegiatan

Tanggal : 27 sd 29 Oktober 2026

Pukul : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat : Online

Fasilitas

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

Tidak termasuk fasilitas 

  • Akomodasi dan Transportasi Peserta
  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: 0813-2517-7427 (Satrio)

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

Sertifikasi Data Analyst

Sertifikasi Data Analyst BNSP (Terbaru)

Data Analyst – Fungsi-fungsi pada profesi Data Analyst telah berkembang seiring dengan perkembangan pada dunia teknologi komputer pada khususnya dan perkembangan pada teknologi informasi pada umumnya. Penganalisisan Data telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bersamaan dengan semakin berkembangnya penggunaan teknologi informasi, baik untuk keperluan pribadi, bisnis maupun pemerintahan.

Hal ini telah memacu kebutuhan akan tersedianya personil di bidang Data Analyst yang kompeten. Kemampuan personil di bidang Data Analyst yang sangat bervariasi, sejalan dengan munculnya berbagai institusi pendidikan formal maupun informal di bidang tersebut. Peningkatkan kemampuan dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), yang sesuai dengan tuntutan kebutuhan pasar kerja global diperlukan hubungan timbal balik antara pihak penyedia SDM dengan dunia industri yang membutuhkan. Hal tersebut yang mendasari pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi BNSP Profesi Data Analyst

Tujuan Sertifikasi Data Analyst

Pelatihan berbasis kompetensi Data Analyst  ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang analisis data.
  • Mempersiapkan peserta untuk menjadi Data Analyst yang profesional dan kompeten.

INSTRUKTUR & ASESOR

Tim (Ahli yang kompeten dari organisasi pendukung dan yang direkomendasikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi)

Unit  Kompetensi Sertifikasi Data Analyst

    1. Sistem Sertifikasi Kompetensi di Indonesia
    2. SKKNI Nomor 268 Tahun 2020
    3. Standar Kompetensi Skema Bidang Data Analyst

     

    No

    Kode Unit

    Unit Kompetensi

    1.

    J.62DMS00.001.1

    Mengidentifikasi Kebutuhan Pengelolaan Data untuk Proses Bisnis

    2.

    J.62DMS00.015.1

    Membuat Business Intelligence

    3.

    J.62DMI00.004.1

    Mengumpulkan Data

    4.

    J.62DMI00.005.1

    Menelaah Data

    5.

    J.62DMI00.006.1

    Memvalidasi Data

    6.

    J.62DMI00.007.1

    Menentukan Objek Data

    7.

    M.70BDA00.013.1

    Menyusun Laporan Hasil Analisis

PERSYARATAN DASAR

  1. Minimal telah menyelesaikan pendidikan S1 Bidang Informatika/Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, statistika/matematika atau;
  2. D3 dengan memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan Skema Sertifikasi Data Analyst, atau;
  3. Telah berpengalaman kerja pada lingkup yang sesuai dengan Skema Sertifikasi Data Analyst minimal 1 (satu) tahun secara berkelanjutan
  4. Melengkapi isian formulir permohonan (FR-APL01) dan formulir asesmen mandiri (FRAPL02): Sebelum Uji Kompetensi
  5. Menyerahkan persyaratan uji kompetensi:
  • Pas foto berwarna ukuran 3×4 (3 lembar).
  • Copy identitas diri KTP/KK (1 lembar).
  • Fotokopi Ijazah terakhir (1 lembar).
  • Copy sertifikat yang relevan dengan Skema Sertifikasi Data Analyst, bila ada.
  • CV pengalaman/keterangan kerja yang relevan dengan Skema Sertifikasi Data Analyst, bila ada.
  • Portofolio yang relevan dengan Skema Sertifikasi Data Analyst, bila ada.
  • Masing-masing peserta membawa laptop
  • Surat rekomendasi dari perusahaan

 

SASARAN PESERTA

Kegiatan ini sangat direkomendasikan untuk peserta yang bergerak dalam profesi analisis data.


Uji Kompetensi Sertifikasi Data Analyst

Setelah pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi dengan tes tertulis dan uji keterampilan praktis. Uji kompetensi ini akan mencakup semua unit kompetensi yang telah dipelajari selama pelatihan.

 

Pelaksanaan

Tanggal Pelaksanaan    : 21 sd 23 Oktober 2026 (2 hari Pelatihan Offline + 1 hari Asesmen Offline di Surabaya)

Metode                                : Offline

Waktu                                  : 08.00 s.d 16.00

Venue                                   : – 2 hari pelatihan offline di Surabaya

                                               – 1 hari asesmen offline di Surabaya

Fasilitas

Fasilitas dari paket ini adalah Instruktur, Paket Meeting Room Hotel selama 1 hari, Training Kit, Souvenir, 1x Lunch & 2x Coffee Break, Materi Pelatihan (soft copy & hard copy), Sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi, dan Sertifikat Kompetensi Nasional BNSP (bagi yang dinyatakan berkompeten)

     Informasi

    Office

    Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

     


    Rizki Satrio


    (Customer Relation officer)


    PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
    ( B-EXCELLENT CONSULTANT )


    Excellent Service for Excellent People


    Phone          : 0813-2517-7427


     


    Email : satrio@minersolution.id


    Mobile / WA  : 0813-2517-7427


     

     

    SERTIFIKASI ENJINER INSTRUMEN SISTEM ALAT UKUR

    Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP: Standar Kompetensi Vital Sektor Migas

    Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP – Kebutuhan akan tenaga teknik yang berkualifikasi kini semakin mendesak di sektor minyak dan gas bumi. Salah satu cara utama untuk memastikan profesionalisme tersebut adalah melalui Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP. Mengingat industri ini bersifat padat teknologi dan berisiko tinggi, peran seorang enjiner yang tersertifikasi menjadi sangat krusial untuk memenuhi syarat persaingan global seperti MEA, AFTA, dan AFLA.

    Mengapa Kompetensi Enjiner Instrumen Sistem Alat UkurBegitu Penting?

    Pada dasarnya, kompetensi profesional melalui Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh Tenaga Teknik Khusus (TTK). Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh instrumen sistem alat ukur dapat berfungsi dengan akurat, andal, serta layak operasi.

    Seorang enjiner bertanggung jawab penuh dalam mengawasi aspek legal pengukuran custody transfer dan menjaga safety device. Di industri migas, instrumen sistem alat ukur adalah kesatuan unit perangkat untuk keperluan transaksi legal. Dengan demikian, penguasaan teknis yang dibuktikan dengan Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP akan menjamin keamanan operasional sekaligus kredibilitas bisnis perusahaan.

    Dasar Hukum dan Urgensi Standarisasi Tenaga Teknik

    Pemerintah Indonesia melalui UU No. 22 Tahun 2001 mewajibkan perusahaan migas untuk menjamin standar mutu operasional. Regulasi ini diperkuat oleh UU No. 13 Tahun 2003 dan PP No. 23 Tahun 2004 mengenai BNSP. Maka dari itu, pelaksanaan Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP yang mengacu pada SKKNI menjadi kewajiban yang diatur melalui Peraturan Menteri ESDM No. 20 (2008).

    Melalui penyiapan SDM yang terstandar KKNI, bangsa Indonesia diharapkan mampu bertahan dalam persaingan perdagangan bebas. Fokus utamanya adalah menghasilkan tenaga ahli yang handal untuk mengelola kekayaan migas secara profesional melalui jalur sertifikasi resmi.

    Unit Kompetensi yang Diujikan

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT Bexcellent Mitra Cemerlang ini mencakup pelatihan dan uji kompetensi. Berikut adalah daftar unit kompetensi dalam skema Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP:

    NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
    1 M.712092.001.01 Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL)
    2 M.712092.002.01 Membuat Dokumen Enjinering
    3 M.712092.003.01 Menerapkan Komunikasi di Lingkup Pekerjaan
    4 M.712092.004.01 Menyiapkan Dokumen Teknis Persetujuan Sistem Alat Ukur
    5 M.712092.005.01 Mengawasi Pelaksanaan Fabrikasi, Konstruksi Mekanis
    6 M.712092.006.01 Mengawasi Pelaksanaan Instalasi Elektrikal Instrumen
    7 M.712092.007.01 Mengawasi Pelaksanaan Perakitan Mekanis
    8 M.712092.008.01 Mengawasi Pelaksanaan Perakitan Elektikal Instrumen
    9 M.712092.009.01 Mengawasi Pelaksanaan Pengujian Mekanis
    10 M.712092.010.01 Mengawasi Pelaksanaan Kalibrasi, Pengujian, Validasi Instrumen
    11 M.712092.011.01 Mengoperasikan Instrumen Sistem Alat Ukur Secara Benar, Tepat, Akurat, Aman, Sesuai Regulasi dan Standar Operasional

    Prosedur

    12 M.712092.012.01 Menganalisa Kerusakan dan Merekomendasi Perbaikan Instrumen Sistem Alat Ukur yang Tidak Berfungsi Baik
    13 M.712092.013.01 Mengawasi Pelaksanaan Kalibrasi dan Pengujian Ulang Sistem Alat Ukur
    14 M.712092.014.01 Membuat Berita Acara dan Laporan Hasilnya

    Pelaksanaan Pelatihan dan Fasilitas Sertifikasi Instrumen Sistem Alat Ukur

    Program ini dirancang khusus bagi praktisi yang ingin melegitimasi keahliannya. Peserta akan dibimbing oleh instruktur berpengalaman, diikuti sesi asesmen oleh asesor dari LSP Energi untuk mendapatkan sertifikat resmi BNSP.

    Detail Kegiatan:

    • Lokasi: Jogja

    • Tanggal: 27 sd 29 Oktober 2026

    • Fasilitas: Meeting room, training kit, sertifikat pelatihan, dan sertifikat BNSP (bagi yang kompeten).

    • Mitra Pelaksana: Miner Solution bekerjasama dengan LSP.

    Informasi Pendaftaran Enjiner Instrumen Sistem Alat Ukur

    Segera daftarkan diri Anda untuk meraih Sertifikasi Enjiner Instrumen Alat Ukur BNSP melalui kontak berikut:

    Rizki Satrio (Customer Relation Officer)

    PELATIHAN SERTIFIKASI BNSP PROFESI GEOSPASIAL/SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS)

    • Pajak-pajak yang berlaku

    Informasi

    Office

     


     Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Web: www.bexcellentjogja.com


    Rizki Satrio

    (Customer Relation officer)


    PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
    ( B-EXCELLENT CONSULTANT )


    Excellent Service for Excellent People


    Phone/WA          : 0813-2517-7427

                                    (Satrio)

    Email:   satrio@minersolution.id


    Mobile / WA  : 0813-2517-7427

     

    Sertifikasi Sistem Informasi Geografis – GIS atau Geographic Information System adalah alat keren yang dipakai buat ngatur data dan informasi geospasial. Ngerti cara pakai GIS itu penting banget biar bisa ngasilin data yang akurat soal peta atau informasi wilayah. GIS ini juga pas banget dipakai buat pengelolaan sumber daya alam, kayak analisis wilayah, ngecek pemanfaatan atau tutupan lahan, sampai bikin laporan interaktif yang datanya bisa di-update kapan aja.

    Nah, sesuai UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, di pasal 55 disebut kalau orang yang ngelola informasi geospasial harus punya kompetensi resmi dari lembaga berwenang. Makanya, Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Geomatika yang kami adain ini jadi solusi pas buat belajar sekaligus dapetin sertifikasi biar jadi ahli di bidang ini. Semua pelatihannya juga sesuai standar SKKNI, jadi udah pasti profesional!

    Unit Kompetensi GIS

    SKEMA LEVEL 4 / OPERATOR SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    NO

    KODE UNIT

    JUDUL UNIT KOMPETENSI

    Unit Kompetensi Inti:

    1

    J.630PR00.001.2

    Menggunakan Perangkat Kompüter

    2

    M.71 lGN00.098.2

    Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

    3

    M.71IGN00.197.2

    Membaca Peta

    Unit Kompetensi pilihan:

    1

    M.71lGN00.099.3

    Mengonversi Data Geospasial Analog menjadi Digital

    2

    M.71 lGN00.100.2

    Menginput Data Hasil Pengukuran Lapangan

    3

    M.71 IGN00.185.2

    Melakukan Pemberian Sistem Koordinat Peta

    4

    M.71 lGN00.187.2

    Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial

    5

    M.71 IGN00.188.3

    Mengedit Data Geospasial

    6

    M.71 lGN00.189.2

    Melakukan Transformasi Sistem Koordinat

     

    UNIT KOMPETENSI LEVEL 5/TEKNISI GIS

     

    NO

    KODE UNIT

    JUDUL UNIT KOMPETENSI

    Unit Kompetensi Inti:

    1

    M.71lGN00.098.2

    Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

    2

    M.71IGN00.197.2

    Membaca Peta

    3

    M.71IGN00.249.2

    Melakukan Deteksi Permasalahan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras Sistem Informasi Geografis

    Unit Kompetensi pilihan:

    1

    M.71IGN00.103.2

    Melakukan Kompilasi Data Geospasial

    2

    M.71IGN00.186.2

    Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial

    3

    M.71IGN00.187.2

    Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial

    4

    M.71IGN00.188.3

    Mengedit Data Geospasial

    5

    M.71IGN00.255.2

    Membangun Basis Data Kartografi

    6

    M.71IGN00.261.2

    Menyajikan Informasi Geospasial Sesuai Template yang Telah Disiapkan oleh Kartografer

     

    SKEMA LEVEL 6 / ANALIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
    Unit Kompetensi Inti:
    1 M.71IGN00.025.1 Mengelola Tim Kerja
    2 M.71lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
    3 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
    Unit Kompetensi pilihan:
    1 M.71IGN00.101.3 Merancang Basis Data Spasia
    2 M.71IGN00.102.3 Membuat Basis Data Spasial
    3 M.71IGN00.190.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Dasar
    4 M.71IGN00.191.2 Membangun Model Sistem Informasi Geografis Tingkat Dasar
    5 M.71IGN00.192.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
    6 M.71IGN00.248.2 Mengelola Data Geospasial
    7 M.71IGN00.285.2 Melakukan Kontrol Kualitas Pekerjaan Sistem Informasi Geografis

     

    SKEMA LEVEL 7 / AHLI MUDA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
    Unit Kompetensi Inti:
    1 M.71 IGN00.024.2 Mengelola Pekerjaan Geospasial
    2 M.71lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
    3 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
    Unit Kompetensi pilihan:
    1 M.71 IGN00.192.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
    2 M.71 lGN00.193.2 Membangun Model Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
    3 M.711GN00.248.2 Mengelola Data Geospasial
    4 M.71 lGN00.285.2 Melakukan Kontrol Kualitas Pekerjaan Sistem Informasi Geografis

     

    PERSYARATAN PESERTA

    Persyaratan Operator GIS

                        Kualifikasi Calon Peserta/asesi :

    – Pendidikan minimal SMA / sederajat

    – Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun

    Persyaratan Administratif :

    – Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS

    – pas foto 3 x 4 : 3 Lembar ( Background merah )

    – Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

    – Surat rekomendasi dari perusahaan

    PERSYARATAN TEKNISI GIS

    • Operator SIG dengan pengalaman kerja paling sedikit (satu) tahun dijenjangnya; atau
    • Lulusan S1 Pendidikan Geografi yang memiliki sertifikat Pelatihan bidang SIG jenjang 5 (lima dan memiliki pengalaman kerja di bidang SIG paling sedikit 1 (satu) tahun; atau
    • Lulusan D3 bidang SIG/Survei Pdan Pemetaan/Geomatika; atau
    • Lulusan D3 selain bidang SIG, memiliki sertifikat pelatihan Teknisi Pemetaan dan SIG dari lembaga pelatihan/institusi atau memiliki pengalaman kerja paling sedikit 1 (satu) tahun. Lembaga pelatihan/Institusi contohnya tidak terbatas antara lain : 1)Perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Geodesi/Geomatika/Geografi yang terakreditasia atau Unggul di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional- Perguruan Tinggi); atau 2)Institusi pemerintah yang melaksanakan pelatihan di bidang survei dan pemetaan; atau 3) Lembaga pelatihan yang terakreditasi; atau
    • Lulusan D1 bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
    • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun.

    PERSYARATAN PENDAFTAR

    • Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
    • Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi Bidang Survei Terestris;
    • Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
    • Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
    • Pas Foto berwarna 3×4 (background merah, 5 lembar)
    • Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

    PERSYARATAN ANALIS & AHLI MUDA GIS

    • Fotokopi Ijasah Pendidikan terakhir: D3/ S1/ S2/ S3.

    Sarjana Ilmu Kebumian, Geodesi, Geografi, PWK, Pertanian, Kehutanan, dll.

    • Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 2 tahun
    • Curriculum vitae (biodata lengkap)
    • Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS: rencana pekerjaan, hasil pengolahan data geospasial, hasil pekerjaan pemetaan, dll
    • Fotocopi KTP
    • Pas foto 3 x 4 : 3 Lembar (background merah)
    • Peserta wajib mempersiapkan laptop yang sudah terinstal software ArcGIS. Dan Webgis (khusus level analis)
    • Surat referensi kerja (jika ada)
    • Membawa laptop

    Instruktur Geografis

    Dwi Sulistyo dan Tim Asesor

    Waktu & Tempat Geografis

    Tanggal   :   27 sd 29 Oktober 2026

    Pukul       :    08.00 – selesai

    Tempat   :    Yogyakarta

    Fasilitas Geografis

    Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

    • Materi training
    • Sertifikat Pelatihan 
    • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
    • Souvernir
    • 2 × coffe break & 1 Lunch
    • Room Meeting

    Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

    • Pajak-pajak yang berlaku

    Informasi

    Office

     


     Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Web: www.bexcellentjogja.com


    Rizki Satrio

    (Customer Relation officer)


    PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
    ( B-EXCELLENT CONSULTANT )


    Excellent Service for Excellent People


    Phone/WA          : 0813-2517-7427

                                    (Satrio)

    Email:   satrio@minersolution.id


    Mobile / WA  : 0813-2517-7427

     

    PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DAN UJI KOMPETENSI SKEMA TRAINING OF TRAINER KUALIFIKASI INSTRUKTUR (Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi/BNSP)

    Sertifikasi TOT – Pelatihan dan Pengembangan adalah subsistem dari suatu organisasi yang menekankan pada peningkatan kinerja individu dan kelompok. Pelatihan adalah proses pendidikan yang melibatkan penajaman keterampilan, konsep, perubahan sikap dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Pelatihan karyawan yang baik dan efisien membantu dalam pengembangan keterampilan dan pengetahuan mereka, yang pada akhirnya membantu perusahaan menjadi lebih maju.

    Perusahaan membutuhkan trainer yang terampil berkomunikasi dengan baik untuk menyampaikan program pelatihan. Trainer yang baik juga tahu bagaimana proses peserta didik “belajar”. Sedemikian halnya tingkat energi dan antusiasme yang tinggi tentang konten yang diajarkan dan perusahaan tempat mereka bekerja. Menimbang hal tersebut menjadi penting bagi organisasi anda untuk memiliki sumber daya trainer yang berkualitas, kompeten dan sesuai kualifikasi terstandar.

    Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui SKKNI Nomor 333 Tahun 2020 telah menetapkan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pelatihan Kerja dan Sertifikasi  untuk kualifikasi trainer yang kompeten. Maka secara berjenjang pula kompetensi trainer bisa diukur melalui skema-skema yang ada. Mulai dari kemampuan merencanakan dan menyampaikan materi pelatihan secara terstruktur, hingga kemampuan profesional pengembangan kurikulum program pelatihan.

    Miner Solution bermaksud untuk memberikan layanan diklat berbasis kompetensi sekaligus uji kompetensi bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terkait dengan skema Instruktur.

    Acuan Normatif

    1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
    2. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional
    3. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
    4. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2020 tentang Kementerian Ketenagakerjaan
    5. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2014 tentang Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
    6. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

    Tujuan

    Melalui kegiatan pembelajaran ini diharapkan peserta:

    1. Mendapatkan gambaran mengenai kompetensi kerja berupa keahlian di bidang kompetensi Instruktur.
    2. Mempersiapkan peserta agar dapat mengikuti pra asesmen dan asesmen dengan baik dan lancar.
    3. Mengembangkan kompetensi bagi profesi personel atau individu sebagai Instruktur.
    4. Memastikan mutu kegiatan proses sertifikasi bidang Instruktur

     

    BENTUK KEGIATAN 

    Kegiatan dimaksud adalah kegiatan yang merupakan rangkaian dari proses pelatihan berbasis kompetensi / bimbingan teknis (refresh) yang dilaksanakan secara tatap muka oleh Lembaga Diklat Profesi dan dilanjutkan dengan uji kompetensi (asesmen) oleh asesor kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi bidang Metodologi Instruktur.

    MATERI BERBASIS UNIT KOMPETENSI INSTRUKTUR/TRAINER

    1. Pengantar Sistem Sertifikasi Kompetensi di Indonesia
    2. Ketentuan SKKNI Nomor 333 Tahun 2020
    3. Standar Kompetensi Skema Instruktur

    No

    Kode Unit

    Judul Unit Kompetensi

    1

    N.78SPS02.012.2

    Menyusun Program Pelatihan Kerja

    2

    N.78SPS02.019.2

    Merencanakan Penyajian Materi Pelatihan Kerja

    3

    N.78SPS02.022.1

    Merencanakan Evaluasi Hasil Pembelajaran

    4

    N.78SPS02.028.2

    Melaksanakan Pelatihan Tatap Muka (Face To Face)

    5

    N.78SPS02.035.1

    Menerapkan K3 di Lembaga Pelatihan Kerja

    6

    N.78SPS02.038.1

    Mengelola Pemenuhan Persyaratan Bahasa, Literasi, dan Berhitung dalam Proses Pembelajaran

    7

    N.78SPS02.075.1

    Menilai Kemajuan Kompetensi Peserta Pelatihan Secara Individu

    8

    N.78SPS02.010.2

    Menentukan Kebutuhan Pelatihan Individu

    9

    N.78SPS02.015.1

    Merancang Media Pembelajaran

    10

    N.78SPS02.039.2

    Mengelola Bahan Pelatihan Kerja

    11

    N.78SPS02.041.2

    Mengelola Peralatan Pelatihan Kerja

    12

    N.78SPS02.063.1

    Menyiapkan Pelaksanaan Pelatihan atau Asesmen Berbasis Kompetensi

     

    13

    N.78SPS02.064.1

    Melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

    14

    N.78SPS02.068.1

    Melakukan Asesmen Berbasis Kompetensi

    INSTRUKTUR DAN ASESOR

    • Diklat Kompetensi

    Pada sesi Pembekalan Teknis, peserta akan diampu oleh trainer / instruktur dari  Asosiasi Pendukung LSP yang memiliki kompetensi teknis di bidang Instruktur metodologi.

    • Uji Kompetensi / Asesmen

    Pada sesi uji kompetensi (asesmen), peserta akan diuji kompetensinya melalui serangkaian proses asesmen yang dilaksanakan oleh asesor kompetensi dari LSP Trainer.

     

    WAKTU DAN TEMPAT UJI KOMPETENSI

    1. Paket Reguler Online

    Tanggal Pelaksanaan    : 21 – 22 September 2026 (2 hari PBK secara Online)

    Tanggal Asesmen           : 25 September 2026 (1 hari Asesmen secara Online)

    Waktu                                  : 08.00 s.d 16.00 WIB

    Venue                                   : Via Zoom Meeting

    SASARAN PESERTA

    • Instruktur/Trainer
    • Pengajar atau yang setara seperti pelatih atau pengajar vokasi
    • Dosen

     

    PERSYARATAN UJI KOMPETENSI INSTRUKTUR/TRAINER

    1. Memiliki ijazah S1.
    2. Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi untuk KKNI Kualifikasi level 4 pada Metodologi Pelatihan.
    3. Instruktur yang berpengalaman dengan Kualifikasi level 4 pada Metodologi  Pelatihan di lembaga pelatihan minimal 5 tahun secara berkelanjutan.
    4. Mengisi Formulir Uji Kompetensi APL-01 (Disediakan LSP)
    5. Pra Asesmen dan Asesmen Mandiri APL-02 (Disediakn LSP)
    6. Foto copy Ijazah terakhir 1 lembar
    7. Foto copy Sertifikat-sertifikat trainer atau training yang pernah diikuti
    8. Foto copy surat penugasan memberi pelatihan
    9. Foto copy KTP
    10. Pas Foto 4×6 5 lembar, 3×4 5 lembar dan 2×3 5 lembar
    11. Laptop

     

    INVESTASI

    1. Paket Reguler Online              : Rp 2.500.000,-/Asesi 

    Fasilitas dari paket ini adalah Instruktur, Materi Pelatihan (softcopy), Sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi, dan Sertifikat Kompetensi Nasional BNSP (bagi yang dinyatakan kompeten oleh tim LSP)

    Biaya tidak termasuk PPN 11%

     

    Informasi

    Office

    Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55252

    Phone: 0813-2517-7427

    Web: www.bexcellentjogja.com

    Rizki Satrio (Customer Relation officer)

    PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
    ( B-EXCELLENT CONSULTANT )

    Excellent Service for Excellent People

    Phone          : 0813-2517-7427

    Email          : satrio@minersolution.id

    Mobile / WA  : 0813-2517-7427