Category: BNSP

PELATIHAN SERTIFIKASI BNSP PROFESI GEOSPASIAL

Geographic information system (GIS) merupakan tools yang digunakan dalam rangka pengelolaan data dan informasi geospasial. Peningkatan kemampuan dalam penguasaan tools ini sangat diperlukan untuk menghasilkan data dan informasi akurat yang terkait dengan spasial. GIS menjadi solusi bagi para pengelola sumber daya alam dalam analisa wilayah, monitoring pemanfaatan / tutupan lahan, dan penyajian informasi yang interaktif, serta dapat update data setiap saat.

Dalam UU No 4 Tahun 2011 tentang informasi geospasial pasal 55 yang menyebutkan bahwa penyelenggaraan informasi geospasial haruslah orang yang memiliki kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Profesi Geomatika yang kami selenggarakan merupakan sebuah kegiatan yang memberikan jawaban atas kompetensi yang harus dimiliki dan melatih menjadi tenaga profesional dan ahli dibidangnya sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).

Unit Kompetensi Geografis

SKEMA LEVEL 6 / ANALIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

No       Kode Unit                 Unit Kompetensi

1          M.71IGN00.161.1      Membaca Peta

2          B.062021.002.01       Mematuhi Prinsip Dasar Keselamatan, Kesehatan Kerja dan

                                                Lindungan Lingkungan (K3LL) di Tempat Kerja

3          B.062021.005.01       Melakukan Komunikasi Efektif di Tempat Kerja

4          M.71IGN00.108.1      Melakukan Kontrol Kualitas           

5          M.71IGN00.203.1      Mengelola Data Geospasial 

6          M.71IGN00.224.1      Menyajikan Peta       

7          M.71IGN00.087.2      Merancang Basis Data Spasial        

8          M.71IGN00.088.2      Membuat Basis Data Spasial           

9          M.71IGN00.154.2      Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat

                                                Dasar 

10        M.71IGN00.155.1      Membangun Model Sistem Informasi Geografis Tingkat

                                                Dasar 

11        M.71IGN00.156.2      Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat

                                                Lanjut

12        M.71IGN00.223.1      Melakukan Visualisasi Informasi Geospasial dalam Bentuk

                                                Simbol pada Peta     

13        M.71IGN00.150.1      Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Non Spasial          

14        M.71IGN00.219.1      Membuat Web Geographic Information System  

15        M.71IGN00.153.1      Melakukan Transformasi Sistem Koordinat

SKEMA LEVEL 7 / AHLI MUDA/SUPERVISOR SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

No       Kode Unit                 Unit Kompetensi

1          M.71IGN00.161.1      Membaca Peta          

2          B.062021.002.01       Mematuhi Prinsip Dasar Keselamatan, Kesehatan Kerja dan

                                                Lindungan Lingkungan (K3LL) di Tempat Kerja 

3          B.062021.005.01       Melakukan Komunikasi Efektif di Tempat Kerja  

4          M.71IGN00.001.1      Menyusun Rancangan Kebijakan Kegiatan           

5          M.71IGN00.212.1      Menyusun Rekomendasi Kebijakan Implementatif          

6          M.71IGN00.224.1      Menyajikan Peta       

7          M.71IGN00.227.1      Melakukan Jaminan Kualitas Kegiatan       

8          M.71IGN00.021.1      Mengelola Pekerjaan Sistem Informasi Geografis (SIG)  

9          M.71IGN00.207.1      Melakukan Kustomisasi Perangkat Lunak Sistem Informasi

                                                Geografis       

10        M.71IGN00.208.1      Membangun Aplikasi Sistem Informasi Geospasial          

11        M.71IGN00.203.1      Mengelola Data Geospasial 

12        M.71IGN00.237.1      Menjamin Mutu Peta

13        M.71IGN00.214.1      Melakukan Analisis Manajemen Resiko

Instruktur Geografis

Dwi Sulistyo dan Tim Asesor

Persyaratan

  • Fotokopi Ijasah Pendidikan terakhir: D3/ S1/ S2/ S3.
  • Sarjana Ilmu Kebumian, Geodesi, Geografi, PWK, Pertanian, Kehutanan, dll.
  • Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun
  • Curriculum vitae (biodata lengkap)
  • Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS: rencana pekerjaan, hasil pengolahan data geospasial, hasil pekerjaan pemetaan, dll
  • Fotocopi KTP
  • Pas foto 3 x 4 : 3 Lembar (background merah)
  • Peserta wajib mempersiapkan laptop yang sudah terinstal software GIS. Dan Webgis (khusus level analis)
  • Surat referensi kerja (jika ada)

 

Waktu & Tempat Geografis

Tanggal   :    14 sd 16  Mei 2024

Pukul       :    08.00 – selesai

Tempat   :    Yogyakarta

Fasilitas Geografis

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-dan-sertifikasi-bnsp-welding-specialist/

Sertifikasi BNSP Administrasi Perkantoran

Administrasi Perkantoran – Profesi administrasi kantor di Indonesia sudah merupakan suatu kebutuhan di semua sektor industri termasuk Badan Pemerintah maupun BUMN yang dalam pengoperasian usaha dan pelayanan jasanya memerlukan fungsi administrasi perkantoran. Profesi ini diterjemahkan beragam dalam peran dan tanggung jawabnya tergantung dari kompleksitas organisasi. Ada yang menyebutnya office administrative, administrative assisstant, corporate secretary, dll. Penyebutan tersebut sangat beragam dan masing-masing berisi peran dan tanggung jawab yang berbeda tergantung dari besar kecilnya ukuran organisasinya serta sistem manajemen yang diterapkan dalam organisasi tersebut. Proses pengembangan kompetensi profesi ini juga beragam dalam jenis programnya maupun cara eksekusinya di setiap organisasi dan badan usaha pemerintah.

Ada organisasi yang sudah memiliki sistem pengembangan kompetensi yang terstruktur, namun ada juga yang belum atau tidak memiliki program apapun dalam mengembangkan pekerja yang memegang peranan ini. Organisasi-organisasi multi nasional yang memiliki kantor pusat di negara maju atau badan usaha milik negara maupun pemerintahan yang sudah cukup maju biasanya sudah memiliki program yang cukup komprehensif dalam pengembangan kompetensi administrasi perkantoran melalui pelatihan yang teratur, terukur, dan terstruktur.

Sebagai bagian dari fungsi penting sebuah organisasi bisnis, office administrative pada akhirnya memiliki peran yang sangat penting dalam terciptanya sebuah organisasi yang memiliki kinerja tinggi melalui tugas-tugas yang diembannya. Melalui kegiatan pelatihan, maka kompetensi seorang office administrative akan dapat dioptimalkan bahkan diakui melalui sebuah sertifikat kompetensi profesi dengan mengikuti serangkaian proses uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

Tujuan Administrasi Perkantoran

  1. Mendapatkan gambaran mengenai kompetensi kerja, berupa keahlian di bidang layanan Administrasi Perkantoran/Kesekretarisan dengan mengacu pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI : Kep. 195/Men/IV/2007 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Jasa Perusahaan Sub Sektor Jasa Perusahaan Lainnya
  2. Memahami Standar Kompetensi seorang Office Administrative Assistants serta mampu melaksanakan tugas-tugasnya sesuai Unit Kompetensi yang ditentukan
  3. Terlaksananya RSKKNI Bidang Administrasi Perkantoran/Kesekretarisan dengan mengacu kepada Kepmenakertrans Nomor : KEP – 227/MEN/2003 dan Nomor : KEP 69/MEN/V/2004 tentang Tata Cara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional, yang berorientasi kepada kebutuhan riil di industri.
  4. Dimilikinya SKKNI Bidang Administrasi Perkantoran/Kesekretarisan yang selaras dan sesuai dengan best practice layanan Administrasi Perkantoran/Kesekretarisan dan peraturan /perundangan yang terkait.

Unit  Kompetensi

Metode Kegiatan Administrasi Perkantoran

Pada tahap pelatihan, kegiatan ditekankan pada pendekatan model pembelajaran orang dewasa dengan motode diskusi interaktif. Pelaksanaan Uji Kompetensi dilakukan setelah diberikan pembekalan oleh Asesor dari LSP untuk calon peserta Uji dan selanjutnya mengikuti ujian/evaluasi untuk mendapatkan sertifikasi.

Persyaratan Umum Peserta Administrasi Perkantoran

  1. Uji Kompetensi diikuti peserta dengan profesi Front Office, Administrasi, sekretaris atau professional yang berpengalaman di bidang yang terkait
  2. Peserta secara teknis menguasai Bidang Administrasi Perkantoran dan sekretaris serta mempunyai pengalaman kerja di bidangnya minimal 3 tahun

Berkas-berkas yang dipersiapkan:

  1. Copy KTP.
  2. Surat Penugasan dari perusahaan/instansi untuk mengikuti uji kompetensi Okupasi Administrator Kantor.
  3. Curriculum Vitae (CV)/Daftar Riwayat Hidup terkini.
  4. Copy Ijasah terakhir.
  5. Portofolio relevan yang dimiliki (Copy SK Pengangkatan Pegawai, Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk), dll.)
  6. Pas foto 3×4 dan 4×6 masing-masing sebanyak 1 lembar berlatar belakang warna merah dan berpakaian rapi (tidak diperbolehkan menggunakan kaos).
  7. Masing-masing peserta wajib membawa laptop

Instruktur  &  Tim  Asesor Administrasi Perkantoran

Kegiatan sertifikasi ini akan diampu oleh praktisi yang berpengalaman di bidang sekretaris dan Tim Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Fasilitas Administrasi Perkantoran

Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas training sebagai berikut:

  • Materi Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi: ruang asesmen, printer, coffebreak dan lunch, dll.
  • Souvernir

Biaya pelatihan belum termasuk:

  • Pajak – pajak yang berlaku

Pelaksanaan

Tanggal                         :  13 sd 15 Mei 2024 (2 hari  pelatihan + 1 hari asesmen)

Pukul                             :  08.00 – selesai

Tempat asesmen      :  Yogyakarta

(Tanggal dan tempat asesmen bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

Informasi

Office:

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

SKEMA SERTIFIKASI KOMPETENSI BNSP SIG DASAR / OPERATOR GIS / BASIC GIS

Operator GIS – Geographic information system (GIS) merupakan tools yang digunakan dalam rangka pengelolaan data dan informasi geospasial. Peningkatan kemampuan dalam penguasaan tools ini sangat diperlukan untuk menghasilkan data dan informasi akurat yang terkait dengan spasial. GIS menjadi solusi bagi para pengelola sumber daya alam dalam analisa wilayah, monitoring pemanfaatan / tutupan lahan, dan penyajian informasi yang interaktif, serta dapat update data setiap saat.

Dalam UU No 4 Tahun 2011 tentang informasi geospasial pasal 55 yang menyebutkan bahwa penyelenggaraan informasi geospasial haruslah orang yang memiliki kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Profesi Geomatika yang kami selenggarakan merupakan sebuah kegiatan yang memberikan jawaban atas kompetensi yang harus dimiliki dan melatih menjadi tenaga profesional dan ahli dibidangnya sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).

Unit Kompetensi

NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
1 GIM.PJ01.001.01 Mengoperasikan Perangkat Komputer
2 GIM.SG02.001.01 Mengumpulkan Data Spasial dan Data Non Spasial
3 GIM.SG02.002.01 Mengkonversi Bentuk Data Spasial dan Data Non Spasial
4 GIM.SG02.003.01 Melakukan Pekerjaan Awal Pembangunan  Basis Data SIG
5 GIM.SG02.004.01 Melaksanakan Sistem Referensi Spasial dan Basis Data Inti
6 GIM.SG02.005.01 Mentransformasi Koordinat dari Sistem yang Ada di dalam SIG
7 GIM.SG02.006.01 Menvisualisasi Jenis Data Spasial dari Bentuk Tertentu Kedalam Bentuk yang Lain dalam SIG

Peserta Sertifikasi Operator GIS

Kualifikasi Calon Peserta/asesi :

– Pendidikan minimal SMA / sederajat

– Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun

Persyaratan Administratif :

– Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS

– pas foto 3 x 4 : 3 Lembar ( Background merah )

– Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

– Surat rekomendasi dari perusahaan

Instruktur Sertifikasi Operator GIS

Dwi Sulistyo dan Tim LSP

Fasilitas Sertifikasi Operator GIS

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Waktu & Lokasi

Tanggal          : 14 sd 16 Mei 2024

Tempat           : Yogyakarta

Waktu             : 08.00 – selesai

 

Informasi

Nama: Satrio (Customer Relation Officer)

Phone / WA : 0813-2517-7427

Email: satrio@bexcellentjogja.com

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

https://bexcellentjogja.com/wp-admin/post.php?post=3610&action=edit

PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI SKEMA STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM

STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM – Para karyawan adalah individu yang menghabiskan sebagian besar hari mereka berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Mereka adalah sumber daya yang paling penting didalam organisasi. Karyawan dapat meningkatkan kualitas organisasi atau merusaknya. Hal tersebut menjadikan mereka sebagai garis hidup organisasi.

Setiap karyawan dalam masa kerjanya memperoleh sejumlah keterampilan melalui pengalaman, paparan, pelatihan dan sebagainya. Hal tersebut akan meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya bermanfaat bagi organisasi. Pengetahuan dan keahlian yang dikembangkan karyawan pada waktunya untuk lebih meningkatkan produktivitas organisasi merupakan bentuk human capital dalam organisasi. Human capital menjadi kumpulan kolektif dari keterampilan, atribut, pengetahuan, keahlian karyawan yang selanjutnya memainkan peran integral dalam meningkatkan produktivitas organisasi.

Tujuan utama setiap organisasi adalah untuk melatih karyawannya sehingga mereka menjadi sumber daya yang efisien di kemudian hari. Dalam manajemen sumber daya manusia, organisasi memperlakukan karyawan mereka sebagai sumber daya penting yang memainkan peran penting dalam produktivitas organisasi.

Maka perlu pengelola manajemen sumber daya manusia yang mumpuni untuk bisa mengatur human capital sebagai aset penting organisasi. Kami yakin organisasi anda membutuhkan personel yang kompeten dan layak untuk mengelola human capital management.

Bexcellent Mitra Cemerlang adalah Lembaga Diklat Profesi yang telah bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi. Kami telah merancang dan menyelenggarakan agenda pelatihan berbasis kompetensi selama hampir 10 tahun, salah satunya di bidang Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia.

 

Peraturan STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM

  • Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NO.M/5/HK.04.00/VII/2019 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi terhadap jabatan bidang manajemen sumber daya manusia.
  • Peraturan BNSP No 1 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Kesesuaian Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.
  • Peraturan BNSP No 4 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 149 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah Dan Teknis Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat Dan Konsultasi Manajemen Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia
  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 297 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Sumber Daya Manusia.

 

Tujuan STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM

Program Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia ini memiliki tujuan:

  1. Membantu industri dan organisasi memastikan bahwa personel Manajemen SDM adalah kompeten
  2. Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan mengembangkan tenaga berbasis kompetensi guna meningkatkan efisensi pengembangan SDM khususnya dan efisiensi nasional pada umumnya
  3. Membantu industri dalam sistem analisis jabatan dan beban kerja untuk perencanaan kebutuhan akan pekerja, dan pelayanan administrasi pekerja secara efektif dan efisien
  4. Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi/industri/kliennya bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan jasa dan meningkatkan percaya diri tenaga profesi
  5. Membantu tenaga profesi dalam merencanakan karirnya dan mengukur tingkat pencapaian kompetensi dalam proses belajar di lembaga formal maupun secara mandiri.
  6. Membantu tenaga profesi dalam memenuhi persyaratan regulasi
  7. Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara
  8. Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya dipasar tenaga kerja

 

Unit Kompetensi

NO      KODE UNIT                   JUDUL UNIT KOMPETENSI

1          M.70SDM01.010.2         Menyusun Uraian Jabatan

2          M.70SDM01.011.2         Melaksanakan Analisis Beban Kerja

3          M.70SDM01.017.2         Melakukan Proses Rekrutmen

4          M.70SDM01.058.2         Melakukan Administrasi Jaminan Sosial

 

PERSYARATAN UJI KOMPETENSI

  • Pendidikan dan Pengalaman : Strata 1 atau setara dan berpengalaman minimal 2 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Diploma 3 atau yang setara dan berpengalaman minimal 3 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Memiliki sertifikat pelatihan di bidang manajemen SDM atau yang terkait
  • Menyerahkan SK (Surat Keputusan) atau bukti lainnya yang sah dan menyatakan bahwa pemohon melaksanakan tugas sebagai staf di departemen HR
  • Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar
  • Foto Copy Ijazah terakhir
  • Foto Copy KTP
  • Bukti-bukti kerja dalam portofolio

Koordinator 

  • AUDITH M. TURMUDHI, DRS. PSI., MM dan tim
  • Tim Asosiasi Pendukung LSP

Waktu  &  Tempat

Tanggal Pelatihan: 20 sd 21 Mei 2024

Asesmen: 24 Mei 2024 di Yogyakarta

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   (Customer Relation Officer)

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email        :satrio@bexcellentjogja.com

 

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-sekretaris-junior-dari-bexcellent-consultant/

   

 

 

Meningkatkan Produktivitas Melalui Manajemen Sumber Daya Manusia

Human Capital Staff – Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) telah menjadi pilar fundamental dalam kesuksesan setiap organisasi. Dalam era di mana kompetisi bisnis semakin ketat, peran HRM tidak hanya terbatas pada administrasi personalia, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk memahami dengan baik bagaimana staf Human Capital dapat menjadi aset yang berharga dalam mencapai tujuan bisnisnya.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang pentingnya staf Human Capital dalam konteks manajemen sumber daya manusia dan bagaimana perannya yang krusial dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Dari proses rekrutmen hingga pengembangan karyawan, komunikasi yang efektif, dan budaya perusahaan yang memotivasi, kita akan membahas berbagai aspek yang menunjukkan bagaimana investasi dalam sumber daya manusia dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi keseluruhan organisasi.

Mari kita melangkah lebih jauh untuk memahami betapa pentingnya peran staf Human Capital dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, produktif, dan berkelanjutan.

 

Peran Utama Staff Human Capital: Membangun Tim Berkualitas

Dalam membangun tim yang kuat dan produktif, salah satu langkah krusial adalah melalui proses seleksi yang efektif. 

Proses Seleksi Efektif

Proses seleksi yang efektif dimulai dari pemahaman yang jelas tentang kebutuhan perusahaan dan posisi yang akan diisi. Staf Human Capital memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama dengan manajer departemen terkait untuk mengidentifikasi kriteria yang diperlukan untuk sukses dalam peran tersebut. Hal ini mencakup tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga kecocokan budaya dan nilai perusahaan.

Selanjutnya, staf Human Capital bertanggung jawab untuk merancang dan melaksanakan strategi seleksi yang sesuai. Ini mungkin melibatkan penggunaan berbagai alat evaluasi, termasuk tes keterampilan, analisis kepribadian, dan referensi profesional.

Teknik Wawancara dan Evaluasi yang Tepat

Wawancara merupakan tahap penting dalam proses seleksi, dan staf Human Capital memiliki peran kunci dalam memastikan bahwa wawancara dilakukan dengan baik. Mereka harus mengembangkan pertanyaan yang relevan dan terstruktur untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kandidat, baik dari segi keterampilan teknis maupun kualitas pribadi.

Selain itu, evaluasi yang tepat setelah wawancara juga penting. Staf Human Capital harus mampu menganalisis hasil wawancara dan data lainnya secara objektif untuk membuat keputusan yang tepat mengenai perekrutan. Hal ini dapat melibatkan pembandingan antara kandidat, serta konsultasi dengan manajer departemen terkait untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan posisi.

Dengan menjalankan proses seleksi yang efektif dan menerapkan teknik wawancara serta evaluasi yang tepat, staf Human Capital memainkan peran penting dalam membangun tim yang berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang perusahaan. Dalam artikel berikutnya, kita akan menjelajahi lebih lanjut tentang peran HR dalam pelatihan dan pengembangan karyawan.

Pelatihan Human Capital: Investasi untuk Masa Depan

Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan investasi yang sangat penting bagi kesuksesan jangka panjang suatu perusahaan. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan individual karyawan, tetapi juga memperkuat budaya pembelajaran dalam organisasi dan menciptakan lingkungan kerja yang dinamis. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek utama dari pelatihan dan pengembangan Human Capital: pentingnya pelatihan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan, serta strategi pengembangan karir untuk memotivasi mereka.

Pentingnya Pelatihan dalam Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan Karyawan

Pelatihan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memperoleh atau meningkatkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka. Ini bisa berupa pelatihan teknis untuk menguasai perangkat lunak atau alat kerja tertentu, atau pelatihan non-teknis seperti keterampilan kepemimpinan, manajemen waktu, atau komunikasi interpersonal. Dengan memperkuat keterampilan ini, karyawan menjadi lebih efisien dan efektif dalam melakukan tugas mereka, yang pada gilirannya berkontribusi pada produktivitas dan kualitas kerja secara keseluruhan.

Selain itu, pelatihan juga memungkinkan karyawan untuk terus mengembangkan pengetahuan mereka tentang industri dan tren terkini. Dalam lingkungan bisnis yang terus berubah, penting bagi karyawan untuk tetap relevan dan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan-perubahan tersebut. Pelatihan yang berkelanjutan membantu mendorong budaya pembelajaran di tempat kerja dan meningkatkan kapasitas organisasi untuk berinovasi dan berkembang.

 

Strategi Pengembangan Karir untuk Memotivasi Karyawan

Selain memberikan pelatihan yang tepat, penting bagi perusahaan untuk memiliki strategi pengembangan karir yang jelas dan terstruktur. Ini mencakup pembuatan rencana karir individual untuk setiap karyawan, yang menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang mereka dalam organisasi. 

Selain itu, pengembangan karir juga dapat mencakup rotasi pekerjaan, penugasan proyek khusus, atau program mentorship. Dengan memberikan pengalaman yang beragam dan kesempatan untuk belajar dari orang lain, perusahaan dapat membantu karyawan mengembangkan keterampilan tambahan dan memperluas wawasan mereka tentang berbagai aspek bisnis.

Dengan menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam pelatihan dan pengembangan Human Capital, perusahaan tidak hanya memperkuat timnya dengan karyawan yang lebih terampil dan kompeten, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang mendorong pertumbuhan dan inovasi. Dalam artikel selanjutnya, kita akan mengeksplorasi bagaimana kompensasi dan manfaat yang tepat juga berperan dalam memotivasi dan mempertahankan karyawan.

Kompensasi dan Manfaat Human Capital Staff: Memotivasi dan Mempertahankan Karyawan

Kompensasi dan manfaat yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan tidak hanya merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi karyawan, tetapi juga merupakan faktor kunci dalam memotivasi mereka untuk tetap berkinerja tinggi dan setia pada perusahaan. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek penting dari kompensasi dan manfaat Human Capital Staff: sistem penggajian yang adil dan kompetitif, serta penawaran manfaat yang menarik untuk meningkatkan retensi karyawan.

Sistem Penggajian yang Adil dan Kompetitif

Salah satu aspek kunci dari sistem penggajian yang efektif adalah keadilan. Karyawan harus merasa bahwa mereka diperlakukan secara adil dan dihargai sesuai dengan kontribusi mereka terhadap kesuksesan perusahaan.

Selain keadilan, kompetitivitas juga merupakan faktor penting dalam sistem penggajian yang efektif. Ini tidak hanya membantu dalam merekrut karyawan yang terbaik, tetapi juga mencegah turnover yang tinggi karena masalah gaji.

Penawaran Manfaat yang Menarik untuk Meningkatkan Retensi Karyawan

Selain gaji, manfaat tambahan juga dapat menjadi faktor penting dalam memotivasi karyawan dan meningkatkan retensi. Manfaat ini dapat berupa asuransi kesehatan, program pensiun, cuti yang fleksibel, atau tunjangan pendidikan. 

Selain manfaat yang bersifat materi, penting juga untuk menawarkan kesempatan pengembangan profesional dan kemajuan karir kepada karyawan. Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas pentingnya evaluasi kinerja dalam pengelolaan Human Capital.

Evaluasi Kinerja Human Capital Staff: Mendorong Pertumbuhan dan Kesuksesan

Evaluasi kinerja merupakan salah satu alat yang paling penting dalam manajemen sumber daya manusia. Ini tidak hanya memberikan gambaran tentang kontribusi individual karyawan terhadap tujuan perusahaan, tetapi juga menjadi dasar untuk pengembangan individu dan perencanaan organisasi yang efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek penting dari evaluasi kinerja Human Capital Staff: pengukuran kinerja yang objektif dan penggunaan hasil evaluasi untuk pengembangan individu dan perencanaan organisasi.

Pengukuran Kinerja yang Objektif

Pengukuran kinerja yang objektif adalah kunci untuk memastikan bahwa evaluasi kinerja memberikan gambaran yang akurat tentang pencapaian karyawan. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).

Selain menetapkan tujuan, penting juga untuk memiliki metrik yang jelas untuk menilai kinerja karyawan. Metrik ini harus terkait dengan tanggung jawab dan peran individu dalam organisasi, dan harus dapat diukur dengan cara yang obyektif. Ini dapat mencakup pencapaian target penjualan, kualitas pekerjaan, tingkat kehadiran, atau kemajuan dalam proyek tertentu.

Penggunaan Hasil Evaluasi untuk Pengembangan Individual dan Perencanaan Organisasi

Hasil dari evaluasi kinerja harus digunakan secara konstruktif untuk memandu pengembangan individual karyawan. Staf Human Capital harus memberikan umpan balik yang jelas dan berorientasi pada pemecahan masalah kepada karyawan tentang kinerja mereka, serta membantu mereka merumuskan rencana tindakan untuk meningkatkan keterampilan dan pencapaian mereka.

Selain itu, hasil evaluasi juga harus digunakan untuk perencanaan organisasi yang lebih luas. Data tentang kinerja karyawan dapat membantu perusahaan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam timnya, serta mengidentifikasi peluang untuk pengembangan lebih lanjut atau restrukturisasi organisasi. Hal ini dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan Human Capitalnya dan mencapai tujuan bisnisnya.

Studi Kasus: Meningkatkan Produktivitas melalui Implementasi Praktik HRM yang Efektif

Implementasi praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) yang efektif dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi keseluruhan organisasi. Dalam studi kasus ini, kita akan melihat contoh konkret dari sebuah perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitas dan keberhasilannya melalui implementasi praktik HRM yang efektif.

 

Langkah-langkah Konkret dalam Mengimplementasikan Praktik HRM yang Efektif

Perusahaan XYZ, sebuah perusahaan teknologi yang berkembang pesat, menyadari bahwa untuk tetap bersaing di pasar yang semakin kompetitif, mereka perlu memiliki tim yang terampil dan termotivasi. Untuk mencapai hal ini, mereka mengambil langkah-langkah konkret dalam mengimplementasikan praktik HRM yang efektif:

  1. Analisis Kebutuhan: Manajemen perusahaan melakukan analisis menyeluruh tentang kebutuhan tenaga kerja mereka, termasuk keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
  2. Perekrutan dan Seleksi yang Cermat: Proses perekrutan dan seleksi diperketat untuk memastikan bahwa hanya karyawan berkualitas yang direkrut. Mereka menggunakan teknik wawancara yang terstruktur dan menetapkan tes keterampilan yang relevan untuk menilai kemampuan calon karyawan.
  3. Pelatihan dan Pengembangan Berkelanjutan: Perusahaan berinvestasi dalam program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan mereka. Mereka menyediakan peluang bagi karyawan untuk mengikuti kursus, seminar, dan sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaan mereka,

Dampak Positif dari Implementasi HRM terhadap Produktivitas dan Keberhasilan Perusahaan

Dengan mengimplementasikan praktik HRM yang efektif seperti yang disebutkan di atas, perusahaan XYZ berhasil mencapai dampak positif yang signifikan:

  1. Peningkatan Produktivitas: Karyawan yang terampil dan termotivasi membawa kontribusi yang lebih besar terhadap tujuan perusahaan. Implementasi program pelatihan dan pengembangan membantu meningkatkan keterampilan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
  2. Peningkatan Retensi Karyawan: Karyawan merasa dihargai dan terlibat ketika perusahaan memberikan peluang untuk pengembangan dan pertumbuhan karir. Dengan demikian, tingkat retensi karyawan di perusahaan meningkat, yang mengurangi biaya penggantian dan mempertahankan pengetahuan dan pengalaman di dalam organisasi.
  3. Daya Saing yang Lebih Tinggi: Dengan tim yang terampil dan termotivasi, perusahaan menjadi lebih kompetitif di pasar. Mereka mampu menghadapi tantangan dan peluang dengan lebih baik, dan mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Melalui implementasi praktik HRM yang efektif, perusahaan XYZ berhasil meningkatkan produktivitas dan keberhasilannya secara keseluruhan. Kesuksesan mereka menunjukkan betapa pentingnya peran HRM dalam membentuk fondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang suatu organisasi.

Dalam era bisnis yang penuh dengan persaingan yang ketat, peran Human Capital Staff tidak dapat diabaikan.  Sebagai kesimpulan, tidak dapat disangkal bahwa investasi dalam pengembangan Human Capital adalah kunci untuk pertumbuhan jangka panjang suatu perusahaan.  Oleh karena itu, mari kita terus mengutamakan pengembangan staf Human Capital sebagai prioritas utama dalam strategi bisnis kita. Dengan melakukan hal ini, kita akan memastikan bahwa perusahaan kita tetap relevan, berdaya saing, dan berhasil dalam jangka panjang.

 

Informasi Pendaftaran

Silabus Sertifikasi Human Capital Staff BNSP

HUMAN CAPITAL STAFF BNSP

 

 
 
 
 
 

Sertifikasi Operator GIS BNSP

Operator GIS BNSP – Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan Sistem Informasi Geografis telah menjadi kunci dalam pengelolaan dan analisis data spasial. GIS tidak hanya memberikan gambaran visual tentang data geografis, tetapi juga memungkinkan pengguna untuk menggabungkan, menganalisis, dan membuat keputusan berdasarkan informasi tersebut. Di balik kesuksesan implementasi GIS, terdapat peran krusial yang dimainkan oleh para operator GIS.

Dalam artikel ini, kami akan membahas dengan lebih mendalam tentang peran operator GIS dalam manajemen data spasial.  Selain itu, kita juga akan menjelajahi latar belakang pentingnya efisiensi dan akurasi dalam penggunaan GIS.

 

Menggali Peran Kritis Operator GIS dalam Pengelolaan Data Geografis

Dalam era digital yang dipenuhi dengan informasi spasial yang melimpah, keberadaan Operator Sistem Informasi Geografis (GIS) menjadi semakin penting dalam memastikan data geografis tersedia, akurat, dan bermanfaat. Dari pemetaan hingga analisis kompleks, operator GIS bertanggung jawab untuk menjaga integritas dan kehandalan informasi yang memainkan peran vital dalam berbagai sektor.

Artikel ini akan membahas peran yang kritis dan beragam tugas yang diemban oleh operator GIS dalam pengelolaan data geografis. Kami akan mengupas tuntas tugas-tugas pokok yang menjadi fokus utama para operatorGIS, serta merinci keterampilan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan efektif.

Selain itu, kami akan menjelajahi bagaimana operator GIS berperan dalam pemetaan yang akurat, analisis mendalam, dan pemeliharaan data geografis. Dari menangkap data mentah hingga menyajikan informasi yang mudah dimengerti, peran mereka membentuk landasan yang kokoh bagi pengambilan keputusan yang didukung oleh data geografis. Mari kita mulai dengan memahami esensi dari pekerjaan sehari-hari seorang operator dan bagaimana mereka memainkan peran krusial dalam mendukung berbagai kegiatan yang bergantung pada informasi geografis.

Membuka Pintu Dunia Operator GIS: Teknologi dan Integrasi yang Menggerakkan Inovasi

Dalam era di mana informasi menjadi mata uang yang paling berharga, Operator Sistem Informasi Geografis (GIS) menjadi penjaga kunci akses ke dunia data spasial. Namun, di balik layar, mereka didukung oleh teknologi canggih yang memungkinkan mereka untuk menjalankan tugas-tugas mereka dengan presisi dan efisiensi yang luar biasa.

Artikel ini akan membahas tentang perangkat lunak GIS yang umum digunakan, menjadi fondasi bagi pekerjaan sehari-hari para operator GIS. Mulai dari aplikasi yang user-friendly hingga perangkat lunak yang lebih kompleks, kami akan mengeksplorasi alat-alat yang memungkinkan para profesional GIS untuk memanfaatkan data geografis dengan cara yang lebih efektif.

Selain itu, kami juga akan membahas perangkat keras yang digunakan dalam operasi GIS.

 

Penyusunan Standar Operasional

Standar operasional memainkan peran krusial dalam memastikan konsistensi dan kualitas dalam pengelolaan data geografis. Dengan standar yang jelas, operator GIS dapat memastikan bahwa proses pengumpulan, analisis, dan presentasi data dilakukan dengan cara yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, standar operasional juga membantu dalam meminimalkan kesalahan dan meningkatkan efisiensi dalam operasi sehari-hari.

 

Dalam lingkungan teknologi yang terus berubah, pelatihan dan pengembangan keterampilan menjadi kunci untuk memastikan bahwa operator tetap relevan dan kompeten. 

Dengan memanfaatkan teknologi ini, operator dapat meningkatkan produktivitas mereka dan menghasilkan hasil yang lebih baik dalam waktu yang lebih singkat. Dengan demikian, melalui penyusunan standar operasional yang baik, pelatihan dan pengembangan keterampilan yang teratur, serta pemanfaatan teknologi baru, para operator GIS dapat membentuk profesionalisme mereka dan menjaga kualitas kerja mereka dalam mengelola data geografis yang semakin kompleks dan dinamis.

Peran operator juga memiliki dampak yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan dan mitigasi risiko. Mereka dapat membantu dalam pemetaan sumber daya alam, pemantauan pola perubahan lingkungan, dan perencanaan untuk mitigasi bencana alam.

Menyimpulkan Peran Vital Operator GIS dalam Mengelola Data Spasial

Namun, tidaklah mudah bagi para operator GIS untuk terus berada di garis depan teknologi dan memenuhi tantangan yang terus berkembang. Namun, di balik tantangan tersebut, terbuka pula peluang untuk pengembangan lebih lanjut.

Kerjasama lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu, pembaruan terus-menerus dalam keterampilan dan teknologi juga menjadi penting.

 

Informasi Pendaftaran Sertifikasi Operator GIS

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                        (Customer Relation Officer)

       Phone / WA  : 0813-2517-7427

         Email: satrio@bexcellentjogja.com

 

 

 
 
 
 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

Silabus Operator GIS bisa klik link dibawah ini

OPERATOR GIS

 
 

Sertifikasi BNSP Human Capital Staf

Sertifikasi BNSP – Sesuai dengan ketentuan dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pembangunan nasional dilaksanakan dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, yang merata, baik materiil maupun spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945; tenaga kerja mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting sebagai pelaku dan tujuan pembangunan; diperlukan pembangunan ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan peran sertanya dalam pembangunan dengan tetap memperhatikan perkembangan kemajuan dunia usaha.

Untuk mencapai tujuan tersebut diatas diperlukan sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang tertata baik dan berdasarkan praktek manajemen terbaik yang berlaku di organisasi-organisasi di dalam negeri maupun luar negeri. Pelaku MSDM secara otomatis harus mempunyai kompetensi yang sesuai dengan sistem yang diharapkan akan mampu mencapai tujuan-tujuan diatas.

Profesi MSDM di Indonesia sudah merupakan suatu kebutuhan di berbagai industri termasuk Badan Pemerintah maupun BUMN yang dalam pengoperasian usaha dan pelayanan jasanya memerlukan fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia. Profesi ini diterjemahkan beragam dalam peran dan tanggung jawabnya tergantung dari kompleksitas organisasi. Ada yang menyebutnya Manajer Personalia, Kepala Bagian Personalia, General Manager Human Resources, atau Vice President Human Resources hingga Human Resources Director atau Chief of Human Capital Development. Penyebutan tersebut sangat beragam dan masing-masing berisi peran dan tanggung jawab yang berbeda tergantung dari besar kecilnya ukuran organisasinya serta sistem manajemen yang diterapkan dalam organisasi tersebut.

Sehubungan dengan kebutuhan tersebut, diperlukan pembinaan dan pengembangan standar kompetensi bidang MSDM untuk memenuhi tuntutan industri, masyarakat, asosiasi, dan praktisi di bidang MSDM yang diakui secara nasional dan atau internasional. Dengan disusunnya standar kompetensi bidang MSDM diharapkan para pelaksana dan penanggung-jawab MSDM dapat mempergunakannya sebagai acuan standar dalam pengembangan kualitas, kapasitas dan kapabilitasnya sehingga mampu bersaing secara nasional, regional, dan atau internasional.

DASAR HUKUM DAN TUJUAN Human Capital Staf

  • Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NO.M/5/HK.04.00/VII/2019 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi terhadap jabatan bidang manajemen sumber daya manusia.
  • Peraturan BNSP No 1 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Kesesuaian Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.
  • Peraturan BNSP No 4 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 149 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah Dan Teknis Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat Dan Konsultasi Manajemen Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia
  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 297 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Sumber Daya Manusia.

 

MATERI Human Capital Staf

KODE UNIT                     JUDUL UNIT KOMPETENSI
M.70SDM01.010.2           1. Menyusun Uraian Jabatan
M.701001.009.01             2. Melakukan Administrasi Jaminan Sosial
M.701001.010.01             3. Melakukan Administrasi Pengupahan
M.701001.011.01             4. Melakukan Administrasi Penerapan Kebijakan MSDM

 

PERSYARATAN PESERTA Human Capital Staf

  • Pendidikan dan Pengalaman : Strata 1 atau setara dan berpengalaman minimal 2 tahun pada posisi staff di departemen HR
  • Diploma 3 atau yang setara dan berpengalaman minimal 3 tahun pada posisi staff di departemen HR
  • Memiliki sertifikat pelatihan di bidang manajemen SDM atau yang terkait terkait
  • Menyerahkan SK (Surat Keputusan) atau bukti lainnya yang sah dan menyatakan bahwa pemohon melaksanakan tugas sebagai staff
  • Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar
  • Foto Copy Ijazah terakhir
  • Foto Copy KTP
  • Bukti-bukti rekaman hasil produk kerja dalam porto folio 

 

INSTRUKTUR

Tim LSP

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-dissolved-gas-analysis-dari-bexcellent-consultant/

WAKTU DAN TEMPAT

Tanggal          : 20, 21 dan 24 Mei 2024

Waktu             : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat           : – 2 hari pelatihan online

                         – 1 hari asesmen di Yogyakarta

 

FASILITAS

  • Materi
  • Sertifikat dari BNSP (Bagi yang dinyatakan Kompeten)
  • Sertifikat dari Bexcellent

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI DAN UJI KOMPETENSI SKEMA ENJINER INSTRUMEN SISTEM ALAT UKUR

 Skema enjiner instrumen sistem alat ukur – Latar belakang akan kebutuhan personal pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang standar berkualifikasi dan kompeten di sector industri minyak dan gas bumi (migas), bidang instrumen Sistem Alat Ukur makin dirasakan penting dengan adanya sifat khusus padat teknologi, padat modal dan berisiko tinggi serta untuk memenuhi syarat dalam menghadapi era globalisasi perdagangan bebas untuk masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), AFTA dan AFLA.

Ringkasan Kompetensi

Kompetensi kerja personal yang profesional ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) dalam rangka memastikan proses penerimaan, penyediaan instrumen Sistem Alat Ukur yang dapat berfungsi baik, akurat, andal dan layak operasi dengan aman. Mengoperasikan instrumen Sistem Alat Ukur yang dapat berfungsi baik, akurat, andal, layak dan aman dalam aspek legal pengukuran measurement custody transfer dan/atau aspek keselamatan ”safety device” pada kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

Pada industri migas, penggunaan instrumen alat ukur menjadi sebuah kebutuhan mengingat dalam prosesnya  memerlukan keakuratan data dan ketepatan mutu, dimana alat ukur digunakan sebagai pendeteksi, pengukur, penunjuk indikasi data aquisisi dan pengontrol variabel proses pengukuran minyak dan gas bumi. Instrumen Sistem Alat Ukur (Measurement System) adalah satu kesatuan unit kerja dari perangkat alat ukur dan perlengkapannya sebagai fasilitas pengukuran statis atau dinamis dan penghitung variabel proses untuk keperluan penyerahan / transaksi legal Custody Transfer” dan/atau keselamatan operasi ”Safety Device” pada kegiatan usaha minyak dan gas bumi.

Deskripsi

Selain itu potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih menjadi faktor dominan pada strategi pembangunan negara Indonesia terutama untuk menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA, maka perlu mendorong dan merealisasikan SDM yang kompeten, khususnya standarisasi di bidang penggunaan instrument alat ukur. Dengan standar kompetensi tersebut, diharapkan akan menghasilkan SDM yang handal untuk mengelola kekayaan migas secara profesional. Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar harapannya bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas.

Dalam rangka memenuhi amanat UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi pasal 39 dan 40 bahwa perusahaan migas wajib menjamin standar dan mutu, kemudian UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta PP No. 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka perlu dilaksanakan sertifikasi kompetensi kerja yang mengacu kepada SKKNI yang telah diwajibkan melalui Peraturan Menteri ESDM No. 20 tahun 2008. Berdasarkan Perpres No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai denganstruktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kegiatan ini merupakan pelatihan sekaligus proses uji kompetensi untuk mengetahui standar kompetensi pada Jabatan Kerja Enjiner Instrumen Sistem Alat Ukur yang bertanggung jawab melaksanakan inspeksi setiap penggunaan peralatan ukur   pada aktivitas pengolahan minyak dan gas dengan mengacu pada SKKNI sebagaiama disebutkan di atas.

PT Bexcellent Mitra Cemerlang yang merupakan Lembaga Diklat Kompetensi yang bermitra dengan LSP Energi dalam hal ini bermaksud menfasilitasi kegiatan pelatihan berbasis kompetensi dan menjembatani proses uji kompetensi bekerjasama dengan LSP Energi.

STANDAR ACUAN Sistem Alat Ukur

  1. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001tentang Minyak dan Gas Bumi;
  2. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
  3. Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP);
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional;
  6. Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 06P/0746/M.PE/1991 tentang Pemeriksaan Keselamatan Kerja stas Instalasi, Peralatan dan Teknik Yang Dipergunakan Dalam Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi;
  7. Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 03.P/123/M.PE/1986 dan atau Nomor 07.P/075/M.PE/1991 tentang Sertifikasi Tenaga Teknik Khusus Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi beserta aturan pelaksanaannya;
  8. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional
  9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Tansmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tatacara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia;
  10. Keputusan Menteri ESDM Nomor 111.K/70/MEEM/2003 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Kompetensi Kerja Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi sebagai Standar Wajib di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi;
  11. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.211/MEN/2004 Tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Kompetensi;
  12. Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.231A/MEN/X/2005 Tentang Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi dan Pembinaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP); Keputusan Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi Nomor Kep.01.K/60.05/DJM/2003, Tentang Lembaga Sertifikasi Personil Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi.

BENTUK KEGIATAN SISTEM ALAT UKUR

Kegiatan dimaksud adalah kegiatan pelatihan/pembekalan dan uji kompetensi, yang diselenggarakan atas kerjasama PT Bexcellent Mitra Cemerlang dan LSP Energi untukmelayani kebutuhan sertifikasi kompetensi dari SDM industri Hulu Migas. Kegiatan ini diselenggarakan secara public bertempat di Kota Yogyakarta dengan sasaran peserta tenaga teknis pada jabatan Enjiner Instrumen Sistem Alat Ukur.

TUJUAN KEGIATAN SISTEM ALAT UKUR

Mengetahui sekaligus memastikan standar kompetensi inspektur instrumen alat ukur dengan acuan SKKNI melalui ketelusuran bukti dan pengalaman, sehingga tersedianya tenaga kerja kompeten di bidang Enjiner Instrumen Sistem Alat Ukur pada industri sektor migas.

SERTIFIKAT KOMPETENSI SISTEM ALAT UKUR

Bagi peserta / asesi yang telah mengikuti rangkaian kegiatan assessment dan dinyatakan lolos kualifikasi dan administrasi, akan direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

MATERI PELATIHAN

  1. Pengantar Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI
  2. Kebutuhan tenaga kerja inspektur industri Migas
  3. Model Pelatihan Berbasis Kompetensi
  4. Pemahaman Unit-unit Kompetensi Enjiner Instrumen Sistem Alat Ukur
NOKODE UNITJUDUL UNIT KOMPETENSI
1M.712092.001.01Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan (K3LL)
2M.712092.002.01Membuat Dokumen Enjinering
3M.712092.003.01Menerapkan Komunikasi di Lingkup Pekerjaan
4M.712092.004.01Menyiapkan Dokumen Teknis Persetujuan Sistem Alat Ukur
5M.712092.005.01Mengawasi Pelaksanaan Fabrikasi, Konstruksi Mekanis
6M.712092.006.01Mengawasi Pelaksanaan Instalasi Elektrikal Instrumen
7M.712092.007.01Mengawasi Pelaksanaan Perakitan Mekanis
8M.712092.008.01Mengawasi Pelaksanaan Perakitan Elektikal Instrumen
9M.712092.009.01Mengawasi Pelaksanaan Pengujian Mekanis
10M.712092.010.01Mengawasi Pelaksanaan Kalibrasi, Pengujian, Validasi Instrumen
11M.712092.011.01Mengoperasikan Instrumen Sistem Alat Ukur Secara Benar, Tepat, Akurat, Aman, Sesuai Regulasi dan Standar Operasional Prosedur
12M.712092.012.01Menganalisa Kerusakan dan Merekomendasi Perbaikan Instrumen Sistem Alat Ukur yang Tidak Berfungsi Baik
13M.712092.013.01Mengawasi Pelaksanaan Kalibrasi dan Pengujian Ulang Sistem Alat Ukur
14M.712092.014.01Membuat Berita Acara dan Laporan Hasilnya

METODE UJI KOMPETENSI

Setiap peserta akan diberikan penilaian berupa evaluasi melalui ujian dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Pelaksanaan ujian tulis dengan System Multiple Choice / Essay

2. Verifikasi portofolio / penelusuran bukti utama dan bukti tambahan melalui proses wawancara

3. Praktek / simulasi (bila diperlukan)

4. Proses Uji Kompetensi dilaksanakan selama 1 hari

WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN

Tempat Pelatihan                    : Yogyakarta

Tempat Uji Kompetensi          : Yogyakarta

Hari Tanggal                           : 13 sd 16 Mei 2024 (4 hari)

Jam: 08:00 sd selesai

Minimal 10 orang peserta untuk total opsi full package dan regular package

PERSYARATAN UMUM PESERTA

  1. Pendidikan minimal setingkat D3 (dibuktikan dengan Ijazah)
  2. Pengalaman kerja keseluruhan minimal 3 tahun, pengalaman sesuai kompetensinya minimal 1 tahun, diutamakan di bidang Industri Migas / supporting bidang Migas.
  3. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Fotocopy KTP sebagai WNI
  2. Mengisi form Persyaratan Peserta Uji Kompetensi
  3. Mengisi form unjuk kerja
  4. Foto Copy ijazah terakhir
  5. Foto Copy Portofolio, sertifikat kursus / pelatihan yang relevan
  6. Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan (ASLI).
  7. Menyiapkan Curriculum Vitae terkini
  8. Menyiapkan bukti-bukti contoh pekerjaan terkini serta dokumen yang mendukung jenjang kualifikasi sebagai inspektur
  9. Pas Photo 2×3 dan 3×4 masing masing 4 lembar ( background  Merah)
  10. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

TIM INSTRUKTUR & ASSESOR

  1. Pada sesi pembekalan / pelatihan, peserta akan diampu oleh praktisi bidang operasi Migas yang memiliki kompetensi teknis dan berpengalaman pada penanganan serah terima minyak dan gas bumi.
  2. Pada sesi assessment / uji kompetensi, peserta akan diuji kompetensinya sesuai skema yang diajukan di bidang alat ukur oleh asesor dari LSP Energi.

Fasilitas & Biaya

Rp 9.000.000,-/ peserta (belum termasuk PPN)

Fasilitas

  • Meeting room
  • 2 × coffe break & 1 Lunch
  • Handout & Training Kit
  • Souvernirs
  • Proses asesmen dengan LSP Energi
  • Sertifikat dari Bexcellent
  • Sertifikat Kompetensi dari BNSP (bagi asesi yang dinyatakan kompeten)

Informasi

Office
Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta
Phone: (0274) 287 1 048
Fax: (0274) 414137
Web: www.bexcellentjogja.com
Nama              :  Satrio        
(Customer Relation Officer)
Phone / WA  : 0813-2517-7427
Email : satrio@bexcellentjogja.com    
https://bexcellentjogja.com/pelatihan-konservasi-perairan-dari-bexcellent-consultant/

PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI SKEMA STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM

Staf Rekrutmen & SDM – Para karyawan adalah individu yang menghabiskan sebagian besar hari mereka berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Mereka adalah sumber daya yang paling penting didalam organisasi. Karyawan dapat meningkatkan kualitas organisasi atau merusaknya. Hal tersebut menjadikan mereka sebagai garis hidup organisasi.

Setiap karyawan dalam masa kerjanya memperoleh sejumlah keterampilan melalui pengalaman, paparan, pelatihan dan sebagainya. Hal tersebut akan meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya bermanfaat bagi organisasi. Pengetahuan dan keahlian yang dikembangkan karyawan pada waktunya untuk lebih meningkatkan produktivitas organisasi merupakan bentuk human capital dalam organisasi. Human capital menjadi kumpulan kolektif dari keterampilan, atribut, pengetahuan, keahlian karyawan yang selanjutnya memainkan peran integral dalam meningkatkan produktivitas organisasi.

Tujuan utama setiap organisasi adalah untuk melatih karyawannya sehingga mereka menjadi sumber daya yang efisien di kemudian hari. Dalam manajemen sumber daya manusia, organisasi memperlakukan karyawan mereka sebagai sumber daya penting yang memainkan peran penting dalam produktivitas organisasi.

Maka perlu pengelola manajemen sumber daya manusia yang mumpuni untuk bisa mengatur human capital sebagai aset penting organisasi. Kami yakin organisasi anda membutuhkan personel yang kompeten dan layak untuk mengelola human capital management.

Bexcellent Mitra Cemerlang adalah Lembaga Diklat Profesi yang telah bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi. Kami telah merancang dan menyelenggarakan agenda pelatihan berbasis kompetensi selama hampir 10 tahun, salah satunya di bidang Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia.

 

Peraturan

  • Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NO.M/5/HK.04.00/VII/2019 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi terhadap jabatan bidang manajemen sumber daya manusia.
  • Peraturan BNSP No 1 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Kesesuaian Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.
  • Peraturan BNSP No 4 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 149 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah Dan Teknis Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat Dan Konsultasi Manajemen Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia
  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 297 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Sumber Daya Manusia

 

Tujuan

Program Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia ini memiliki tujuan:

  1. Membantu industri dan organisasi memastikan bahwa personel Manajemen SDM adalah kompeten
  2. Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan mengembangkan tenaga berbasis kompetensi guna meningkatkan efisensi pengembangan SDM khususnya dan efisiensi nasional pada umumnya
  3. Membantu industri dalam sistem analisis jabatan dan beban kerja untuk perencanaan kebutuhan akan pekerja, dan pelayanan administrasi pekerja secara efektif dan efisien
  4. Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi/industri/kliennya bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan jasa dan meningkatkan percaya diri tenaga profesi
  5. Membantu tenaga profesi dalam merencanakan karirnya dan mengukur tingkat pencapaian kompetensi dalam proses belajar di lembaga formal maupun secara mandiri.
  6. Membantu tenaga profesi dalam memenuhi persyaratan regulasi
  7. Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara
  8. Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya dipasar tenaga kerja

 

Unit Kompetensi

NO      KODE UNIT                   JUDUL UNIT KOMPETENSI

1          M.70SDM01.010.2         Menyusun Uraian Jabatan

2          M.70SDM01.011.2         Melaksanakan Analisis Beban Kerja

3          M.70SDM01.017.2         Melakukan Proses Rekrutmen

4          M.70SDM01.058.2         Melakukan Administrasi Jaminan Sosial

 

PERSYARATAN UJI KOMPETENSI Staf Rekrutmen & SDM

  • Pendidikan dan Pengalaman : Strata 1 atau setara dan berpengalaman minimal 2 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Diploma 3 atau yang setara dan berpengalaman minimal 3 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Memiliki sertifikat pelatihan di bidang manajemen SDM atau yang terkait
  • Menyerahkan SK (Surat Keputusan) atau bukti lainnya yang sah dan menyatakan bahwa pemohon melaksanakan tugas sebagai staf di departemen HR
  • Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar
  • Foto Copy Ijazah terakhir
  • Foto Copy KTP
  • Bukti-bukti kerja dalam portofolio

Koordinator Staf Rekrutmen & SDM

  • AUDITH M. TURMUDHI, DRS. PSI., MM dan tim
  • Tim Asosiasi Pendukung LSP

Waktu  &  Tempat Staf Rekrutmen & SDM

Tanggal          :    20 & 21 dan 24 Mei 2024 (2 hari online + 1 hari offline)

Pukul              :   08.00 sd selesai

Tempat           :    Blended Yogyakarta

(Tanggal bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

https://www.instagram.com/satriobexcellent/

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-human-capital-staf/

Diklat Kompetensi & Uji Kompetensi BNSP Sekretaris Junior

Sekretaris Junior – Dalam lingkungan bisnis yang berubah cepat, Junior Administrative Assistant tidak akan lagi hanya dengan melakukan tugas administrasi biasa, seperti melakukan screening untuk setiap telepon yang masuk untuk atasan mereka,  melakukan pengarsipan data / filing, scheduling appointments, dan penyusunan korespondensi rutin. Mereka diharuskan menjadi pengambil keputusan, a time-manager, dan komunikator yang efektif, dan menjadi pembujuk untuk memberikan dukungan untuk atasan mereka. Mereka juga dituntut menjalankan tugas-tugas administrasi seperti membuat dokumen, lembar kerja dan bahan presentasi melalui pemakaian software yang sesuai, menggunakan internet untuk mencari data. Menerima dan meneruskan telpon masuk kepada yang dituju, menerima dan mengantar tamu, menerima dan meneruskan surat/dokumen kepada yang dituju, pengarsipan dan memasukan data, menggunakan peralatan kantor seperti faksimili, mesin photo copy, LCD, OHP, Scanner, dan lain-lain.

Membantu pekerjaan yang dilimpahkan oleh administrative assistant maupun executive assistant sebagai bagian dari fungsi penting sebuah organisasi bisnis, Sekretaris Junior pada akhirnya memiliki peran yang sangat penting dalam terciptanya sebuah organisasi yang memiliki kinerja tinggi melalui tugas-tugas yang diembannya. Melalui kegiatan pelatihan, maka kompetensi seorang Sekretaris Junior dapat dioptimalkan bahkan diakui melalui sebuah sertifikat kompetensi profesi.

Unit Kompetensi

  1. Konsep SKKNI di Indenesia dan Model Standar Kompetens
  2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI No.: Kep. 183/Men/IV/2016 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Jasa Perusahaan Sub Sektor Jasa Perusahaan Lainnya
  3. Bidang Jasa Administrasi Perkantoran The Role of the Junior Secretary
  4. Kompetensi Sekretaris Junior
No. Unit Kompetensi
1 Membuat Notulen Rapat
2 Melaksanakan Aktifitas Protokoler
3 Membuat Materi Presentasi
4 Melakukan Komunikasi Melalui Telpon
5 Membaca dalam Bahasa Inggris pada Tingkat Operasional Dasar
6 Memberikan Layanan kepada Pelanggan
7 Memproduksi Dokumen di Komputer
8 Mengakses Data di Komputer
9 Mengelola Kas Kecil
10 Mengelola Peralatan Kantor

Metode Kegiatan

Pelatihan ini menekankan pada pendekatan Diskusi, Simulasi, Kasus-kasus dan Latihan. Pada akhir pelatihan peserta akan mengikuti proses assessmen (uji kompetensi) yang langsung ditangani oleh assessor dari LSP.

Persyaratan Umum Peserta

  1. Uji Kompetensi diikuti minimal 10 peserta dengan profesi Front Office, Administrasi, sekretaris atau professional yang berpengalaman di bidang yang terkait
  2. Diharapkan peserta secara teknis menguasai Bidang Administrasi Perkantoran dan sekretaris serta mempunyai pengalaman kerja di bidangnya
  3. Peserta dianjurkan membawa laptop

INSTRUKTUR DAN TIM ASSESOR

Kegiatan sertifikasi ini akan diampu oleh praktisi yang berpengalaman di bidang sekretaris dan Tim Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi Administratif Profesional & Sekretaris Indonesia.

VENUE

Kegiatan Refreshment dan Assessment ini akan dilaksanakan di Bandung

TEKNIS KEGIATAN

Training / refreshment           : 2 hari (08.00 – selesai)

Uji Kompetensi / assessment  : 1 hari (08.00 – selesai)

Fasilitas Sertifikasi BNSP Sekretaris Junior

  1. Training Module
  2. Certificate Bexcellent
  3. Souvenir
  4. Training room with full AC facilities and multimedia
  5. Once lunch and twice coffee break per day
  6. Qualifed Instructor
  7. Training Kit
  8. Certificate BNSP

Waktu dan Tempat Sertifikasi BNSP Sekretaris Junior

23 sd 25 April 2024 di Bandung/Jogja

Pukul: 08.00 WIB – selesai

Informasi Sertifikasi BNSP Sekretaris Junior

OfficeJl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/