Tag: resiko

Sertifikasi ahli Keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi

Sertifikasi ahli Keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi

Sertifikasi ahli Keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi-Angka kecelakaan kerja di sektor kontruksi didunia pada umumnya lebih tinggi dari angka kecelakaan di sektor lainnya seperti sektor manufaktur maupun industri. Tingginya angka kecelakaan kontruksi bersumber dari berbagai faktor. Beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain pekerjaan yang beresiko tinggi, rendah dan kurangnya tenaga ahli K3 kontruksi, serta rendahnya komitmen pengusaha. Permasalahan K3 kontruksi yang pada umum menjadi penyebab banyaknya kecelakaan kerja seperti rendahnya pemahaman dan kepekaan terhadap bahaya dan resiko kontruksi, tidak menguasai peralatan keselamatan diri dan metoda kerja kontruksi yang benar, tidak terpenuhi persyaratan dan standard K3, masih lemahnya hukum maupun sanksi K3, belum ada penerapan Sistem Manajemen K3 yang benar, kurang nya kesadaran perusahaan akan pentingnya K3, serta kurangnya pendidikan dan pelatihan K3 bagi SDM kontruksi. Sehingga belum adanya komitmen yang sama dari seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu menghargai dan mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan kerja sebagai hak asasi pekerja.

Dasar Hukum

  • Undang-Undang No. 13 tahun 2003
  • Undang-Undang No. 1 tahun 1970
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. 01/MEN/1980
  • Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum No. Kep. 174/MEN/1986 dan No. 104/Kpts/1986
  • Peraturan-Peraturan terkait lainnya

Tujuan Pelatihan Sertifikasi ahli Keselamatan dan kesehatan kerja (k3) konstruksi

Setelah mengikuti kursus, peserta mampu:

  • Menjelaskan pengawasan K3 Konstruksi dan sarana bangunan
  • Menjelaskan penyebab kecelakaan yang dapat terjadi di tempat kerja dan cara pencegahannya
  • Memahami mekanisme pengawasan K3 Konstruksi dan sarana bangunan

Materi Khusus

  1. Undang-undang dan Peraturan K3 Konstruksi
  2. Pengetahuan Dasar K3
  3. Manajemen Administrasi K3
  4. Manajemen Pelatihan K3 dan Kompetensi
  5. K3 Pekerjaan Konstruksi
  6. K3 Peralatan Konstruksi
  7. K3 Pesawat Angkat dan Angkut
  8. K3 Mekanikal dan Elektrikal
  9. K3 Perancah dan Tangga
  10. Undang-undang Jasa Konstruksi
  11. Pengenalan Jasa Konstruksi
  12. Kesiagaan Sistem Tanggap Darurat
  13. Sistem Pemadam Kebakaran
  14. Manajemen Lingkungan
  15. Hygiene Perusahaan & Proyek
  16. Observasi Lapangan + Seminar

Persyaratan Peserta

Peserta diharapkan membawa:

  1. FC Kartu Tanda Penduduk
  2. Foto 2×3 dan 3×6 dengan Background Merah, masing-masing 3 lembar
  3. Surat Rekomendasi dari Perusahaan

Instruktur
Staff Ahli dari Direktorat Keselamatan Kerja Depnakertrans RI Jakarta

Waktu & Tempat

Tanggal:

  • 16 sd 19 September 2019
  • 22 sd 24 Oktober 2019
  • 19 sd 21 November 2019
  • 17 sd 19 Desember 2019
  • 21 sd 23 Januari 2020
  • 18 sd 20 Februari 2020
  • 17 sd 19 Maret 2020
  • 14 sd 16 April 2020
  • 19 sd 21 Mei 2020
  • 16 sd 18 Juni 2020
  • 14 sd 16 Juli 2020
  • 18 sd 20 Agustus 2020
  • 15 sd 17 September 2020
  • 20 sd 22 Oktober 2020
  • 17 sd 19 November 2020
  • 22 sd 24 Desember 2020

Waktu: 08.00 – 16.00 WIB

Fasilitas

  1. Training Module
  2. Certificate
  3. Jacket or Batik
  4. Qualified Bag
  5. Training Photo
  6. Training room with full AC facilities and multimedia
  7. Once lunch and twice coffee break every day of training
  8. Qualified Instructor
  9. Transportation from airport / railway to hotel and from hotel to the training venue

Rika Agustina
Mobile/ WA : 0853-3016-5633
Email : rika@bexcellentjogja.com
WEB :www.bexcellentjogja.com

Administrasi Alat Berat

Deskripsi
Peningkatan dalam bidang perbekalan atau sarana dan prasarana adalah berarti meningkatkan efisiensi material dan memaksimalkan output dalam bentuk pelayanan terhadap pelanggan. Terlebih lagi, pada perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan alat berat, sehingga aspek pemeliharaan dan fungsi administrative lainnya dalam penanganan alat berat yang dimiliki dan sarana-sarana pendukung lainnya, merupakan hal yang inti karena berkaitan dengan kegiatan utama perusahaan.
Berkenaan dengan hal tersebut, perlu adanya suatu proses pembelajaran yang berkelanjutan agar para staf yang bertugas memahami berbagai sistem administrasi pemeliharaan sarana dan prasarana terhadap peningkatan kinerja pengelolaan alat berat

Objectives
Kegiatan ini dinaksudkan agar peserta mengetahui sistem administrasi, khususnya pada sistem pemeliharaan (maintenance) sarana dan prasarana dan lebih khusus alat berat yang dimiliki.

Course Content
• Pemahaman Dasar Alat Berat
• Peraturan dan Perundangan Terkait
• Klasifikasi Alat berat berdasarkan Jenis dan Fungsi
• Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Administrasi
• Analisa Kegiatan administrasi
– Penyusunan DFD & ERD
– Document Flow
– Pembuatan database menggunakan Firebird
• Registrasi dan Pengenaan Pajak Alat Berat
• Pembuatan Laporan-Laporan Administrasi
– Laporan Stok Barang
– Laporan Pengeluaran
– Laporan Pendapatan
– Penjadwalan Perawatan
– Laporan Rugi Laba

Participants
Pelatihan ini ditujukan bagi para staf administrasi atau teknisi serta supervisor lapangan yang bertanggungjawab pada ketersediaan data-data dan dokumentasi yang terkait dengan fungsi pengelolaan alat berat.

Instructor
Ir Bahtiyar Priyanto & team

Tempat : Wisma MM UGM Yogyakarta
Registrasi
5.500.000,-/Peserta (Non Residensial)

Customer Relationship Management

DESKRIPSI
Ditengah-tengah persaingan berbagai bisnis/industri jasa yang semakin ketat, dan disertai dengan loyalitas pelanggan cenderung memudar, perusahaan harus menata ulang proses bisnis dan merubah paradigma dalam melayani pelanggan bila ingin tetap eksis. Jika hal tersebut tidak dilakukan, kinerja perusahaan akan semakin terpuruk. Dengan kata lain, perusahaan yang masih condong melihat kebutuhan para pelanggan dari kacamatanya sendiri (lens of organization) lambat laun akan ditinggalkan. Untuk meningkatkan daya saing serta merangkul paradigma baru dalam melayani pelanggan, strategi bisnis yang dikenal dengan nama Customer Relationship Management (CRM) menjadi salah satu prioritas utama untuk diterapkan.
nerapan strategi CRM di semua tingkatan organisasi, unit kerja, dan titik kontak pelanggan dengan organisasi tersebut adalah sangat penting untuk menjalin dan menumbuh-kembangkan hubungan perusahan dengan para pelanggannya maupun mitra bisnisnya. Melalui penerapan strategi CRM, suatu perusahan diharapkan akan lebih mengenal pelanggannya dan lebih memusatkan penjualan produk, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan yang menguntungkan. Dengan mengenal palanggan atau segmen pelanggan secra lebih mendalam akan memudahkan perusahaan untuk mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko bisnis.

MATERI PELATIHAN
1. PRINCIPLE AND CONCEPTS OF CRM
• What is CRM
• Why CRM is critical for the business
• Which department in teh organization should consider CRM
• How to build an effective CRM
2. CRM ROLES IN VARIUOS INSDUTRY
• CRM types and insdustry segments
• CRM modules portfolio and classification
• Best practices of CRM in a range of industry
• Success and Failures Stories of CRM implementation

3. OPERATIONAL CRM
• Analysing and forming CRM task forces
• Creating mission and objectives of operational task forces
• Setting up front ofiice and back office management
• CRM in action and evaluation strategy
4. ANALYTICAL CRM
• “Knowing your customer” paradigm
• Customer behavior analysis and performance
• Multidimension Data Analysis
• Kowledge management and business Intelligent
• Analytical CRM Case Study
5. HUMAN RESOURCES ROLE IN CRM
• Mapping Customer Wants to Human Resources Capability
• Assessing the gap between Customer and Employees
• Soft skill requirement in CRM
6. Training and development strategy on CRM

WORKSHOP LEADER:
Drs. Z. Bambang Darmadi

Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI
Biaya kursus: Rp. 6.000.000,- per peserta (Non Residential)
Rp. 5.500.000,- per peserta ( Pendaftaran 3 peserta dari 1 perusahaan)