Tag: Management

Food Safety Management

DESKRIPSI
Keracunan makanan atau yang dikenal dengan food poisoning, sering terjadi dan menimbulkan korban yang tidak sedikit. Disadari atau tidak, kejadian ini menimbulkan gangguan produktifitas kerja, dengan akibat timbulnya kerugian yang tak terbayangkan bagi perusahaan. Selain menimbulkan permasalahan kesehatan yang memakan biaya tidak sedikit, terhentinya produksi perusahaan baik karena sebagian pekerjanya sakit ataupun pekerja lain yang berhenti bekerja karena harus menolong korban, timbulnya permasalahan dari gugatan berkaitan dengan hukum dan menurunnya reputasi perusahaan, merupakan sumber kerugian lain bagi perusahaan. Untuk mencegah terjadinya hal seperti itu, maka sudah saatnya dilaksanakan usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan bagi pelaksana penyaji/pengelola makanan (foodhandler) yang dalam hal ini berperan sebagai ujung tombak.
Food Safety Management Systems (Sistem-Sistem Manajemen Keamanan Makanan) berdasarkan ISO 22000 membantu organisasi untuk menatalaksana risiko-risiko yang berkaitan dengan makanan dan minuman. Sistem-sistem manajemen tersebut perlu memperhitungkan tidak saja peraturan dasar makanan dan praktek-praktek tempat kerja yang dapat diterima, tetapi juga meliputi rencana-rencana kemungkinan untuk terjadinya krisis seperti penarikan kembali produk. Semua jenis praktek tersebut membentuk dasar suatu Food Safety Management System.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, dimulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajiannya. Dengan demikian akan terjadi perubahan perilaku (behaviour) kearah yang lebih higiene dan sehat.

MANFAAT TRAINING
• Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan akan penanganan makanan secara benar, mulai dari penanganan bahan baku sampai kepada pengolahan dan penyajian
• Memahami Food Safety Management System berdasarkan ISO 22000:2005 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

MATERI TRAINING
• Introduction to Food Safety Management System
• Introduction to the ISO 22000:2005 series
• Introduction to Food Safety
• Peraturan perundangan yang terkait: UU Nomor 23/1992 tentang Kesehatan & Kepmenkes Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 tentang Persyaratan hygiene sanitasi Jasaboga
• Bahan Pencemar Terhadap Makanan
• Penyakit Bawaan Makanan
• Prinsip Higiene Sanitasi (Sanitasi Makanan & Minuman, Higiene Perorangan, Higiene Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan (TPM), Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan
• Aspek Kesehatan Penjamah Makanan
• Proses Masak Memasak Makanan,
• Pengendalian Mutu Mandiri / HACCP
• Supervisi Kantin dan Outbreak Investigation (MERP)
• Studi Kasus

PESERTA TRAINING
Pelatihan ini sangat sesuai diikuti oleh Wakil Manajemen atau pengendali Sistem Manajemen di organisasi Manajer HRD, Penanggung jawab HSE, Dokter / Paramedik di Perusahaan, General Services

INSTRUKTUR
Drs. Isdaryanto, MM dan Tim
(Pakar dan Praktisi di Bidang Food Safety)

Tempat : Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI

Cashflow Management

DESKRIPSI
“Kas” merupakan urat nadi dari jalannya perusahaan. Tanpa adanya kecukupan kas, maka perusahaan tidak dapat berkembang. Perusahaan bisa saja menghasilkan profit, tetapi belum tentu memiliki kas. Oleh karenanya pengetahuan dan teknik pengelolaan kas yang efisien sangat diperlukan. “Kunci keberhasilan dalam Cashflow Management terletak pada kemampuan mempengaruhi keputusan-keputusan diluar finance untuk menyeimbangkan Cash In Flow dengan Cash Out-Flow”.
Karena itulah dalam perkembangannya sekarang ini dituntut untuk lebih berperan sebagai business partner yang ikut mendorong fungsi lain dalam mencapai tujuan perusahaan. Secara umum pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan yang bermanfaat dalam meningkatkan perannya tersebut.

MATERI KURSUS
1. Overview-Cash Management
2. Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Cash
3. Analisis Kebijakan Piutang
4. Analisi Kebijakan Inventori
5. Analisis Kebijakan Investasi Dalam Aktiva Tetap Dan Surat Berharga
6. Analisa Sumber Dan Struktur Modal : Modal Sendiri – Pinjaman Jangka Pendek Dan Jangka Panjang
7. Manajemen aliran kas dan manajemen modal verja
8. Perencanaan Cash-Cash Budget
9. Analisa Kinerja Manajemen Kas
10. Manajemen aliran kas pada keputusan investasi

PESERTA
Manajer Keuangan, manajer akunting dan dan Staf Profesional perusahaan lainnya yang ingin memahami lebih jauh mengenai Konsep dan Aplikasi Cashflow Management yang efektif
INSTRUKTUR
M. Imam Bintoro, S.E., MSFIN

Tempat : Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI
Biaya kursus: Rp. 5.000.000,- per peserta (Non Residential)
Rp. 4.500.000,- per peserta ( Pendaftaran 3 peserta dari 1 perusahaan)

Customer Relationship Management

DESKRIPSI
Ditengah-tengah persaingan berbagai bisnis/industri jasa yang semakin ketat, dan disertai dengan loyalitas pelanggan cenderung memudar, perusahaan harus menata ulang proses bisnis dan merubah paradigma dalam melayani pelanggan bila ingin tetap eksis. Jika hal tersebut tidak dilakukan, kinerja perusahaan akan semakin terpuruk. Dengan kata lain, perusahaan yang masih condong melihat kebutuhan para pelanggan dari kacamatanya sendiri (lens of organization) lambat laun akan ditinggalkan. Untuk meningkatkan daya saing serta merangkul paradigma baru dalam melayani pelanggan, strategi bisnis yang dikenal dengan nama Customer Relationship Management (CRM) menjadi salah satu prioritas utama untuk diterapkan.
nerapan strategi CRM di semua tingkatan organisasi, unit kerja, dan titik kontak pelanggan dengan organisasi tersebut adalah sangat penting untuk menjalin dan menumbuh-kembangkan hubungan perusahan dengan para pelanggannya maupun mitra bisnisnya. Melalui penerapan strategi CRM, suatu perusahan diharapkan akan lebih mengenal pelanggannya dan lebih memusatkan penjualan produk, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan yang menguntungkan. Dengan mengenal palanggan atau segmen pelanggan secra lebih mendalam akan memudahkan perusahaan untuk mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko bisnis.

MATERI PELATIHAN
1. PRINCIPLE AND CONCEPTS OF CRM
• What is CRM
• Why CRM is critical for the business
• Which department in teh organization should consider CRM
• How to build an effective CRM
2. CRM ROLES IN VARIUOS INSDUTRY
• CRM types and insdustry segments
• CRM modules portfolio and classification
• Best practices of CRM in a range of industry
• Success and Failures Stories of CRM implementation

3. OPERATIONAL CRM
• Analysing and forming CRM task forces
• Creating mission and objectives of operational task forces
• Setting up front ofiice and back office management
• CRM in action and evaluation strategy
4. ANALYTICAL CRM
• “Knowing your customer” paradigm
• Customer behavior analysis and performance
• Multidimension Data Analysis
• Kowledge management and business Intelligent
• Analytical CRM Case Study
5. HUMAN RESOURCES ROLE IN CRM
• Mapping Customer Wants to Human Resources Capability
• Assessing the gap between Customer and Employees
• Soft skill requirement in CRM
6. Training and development strategy on CRM

WORKSHOP LEADER:
Drs. Z. Bambang Darmadi

Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI
Biaya kursus: Rp. 6.000.000,- per peserta (Non Residential)
Rp. 5.500.000,- per peserta ( Pendaftaran 3 peserta dari 1 perusahaan)

Effective Use of Relative Permerability & SCAL Data

DESKRIPSI
The use of analytical methods to predict natural reservoir performances is based on simplifications that enable reservoir engineers to apply simple models to describe complex geological structures.
SCAL enables us to allocate chosen relative-permeability and capillary-pressure curves to appropriate blocks in the simulation grid automatically by applying user-defined criteria. The three-dimensional visualization capability provides a quick and effective way of checking the data allocations. Additionally, SCAL has extensive support for end-point scaling.
Special core analysis, SCAL, data are among the most critical reservoir input data for reservoir simulation models. SCAL data has a direct impact on the way fluids are allocated and distributed in the reservoir simulation models, which would directly impact reservoirs’ STOIIP estimation and their distribution. Moreover, it directly affects the performance of secondary and EOR flooding processes, and in turn impacts the accuracy of the oil and gas reserve estimates, and the management of these reserves.
MATERI KURSUS
• The Concept of Relative Permeability
• Numerical Simulation : Relative Permeability Curves, Flow Rates, Heat Losses.
• Analysis & Interpretation of Results
• The pore-space
• Viscosity of the fluids
• Wettability of the mineral surface
• The concepts of the different elements of SCAL data, including reservoir wettability capillary pressure, two and three phase relative permeability and reservoir electrical properties
• The way these data would possibly change as a function of the reservoir heterogeneity and wettability
• Effect of reservoir saturation history and associated hysteresis of SCAL data
• Best practice of laboratory measurements of SCAL data as well as the interpretation of the experimental data considering the associated uncertainties
• Proper preparation and utilisation of SCAL data for reservoir characterisation and modelling, considering reservoir rock typing scheme and its wettability profile if any
• Possible integration of SCAL data with log and well testing data
• Case Study
PESERTA
This course is designed for technical managers and team leaders, reservoir engineers, reservoir geologists, petrophysicists and geophysicists. This course is also designed for university and operating companies’ research and development staff.

INSTRUKTUR
Dr. Ir. Nur Suhascaryo, M. Sc & Ir. Wibowo, MT (expert in petroleum engineering especially in reservoir engineering )

Wisma MM UGM Yogyakarta
REGISTRASI
Rp. 8.000.000,-/peserta (Non Residensial)