Tag: bexcellent

Pelatihan & Sertifikasi Administrasi Perkantoran BNSP

Administrasi Perkantoran BNSP – Dalam dinamika organisasi, Administrasi Perkantoran menjadi pilar utama dalam menjamin kelancaran dan efisiensi operasional, tak terkecuali di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Latar belakang penerapan Administrasi Perkantoran dalam BNSP menjadi kunci utama bagi keberhasilan penyelenggaraan tugas dan fungsi lembaga.

Seiring dengan tuntutan tata kelola yang semakin kompleks, administrasi perkantoran bukan hanya sekadar serangkaian tugas rutin, melainkan sebuah fondasi yang mendasari keberhasilan setiap inisiatif dan keputusan yang diambil oleh BNSP. Artikel ini akan membahas secara mendalam latar belakang dari implementasi Administrasi Perkantoran di BNSP dan menggali peran krusial yang diemban oleh divisi ini dalam mendukung pencapaian tujuan lembaga.

 

Mengungkap Kunci Sukses Administrasi Perkantoran

Dalam menjalankan roda organisasionalnya, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tidak dapat terlepas dari peran vital Administrasi Perkantoran. Dengan berfokus pada tugas-tugas administratif yang esensial, mari kita selami beberapa aspek krusial yang membuat Administrasi Perkantoran  menjadi fondasi yang tak tergantikan.

1. Pengelolaan Dokumen dan Arsip

Pengelolaan dokumen dan arsip menjadi pondasi utama Administrasi Perkantoran BNSP. Kehadiran sistem pengarsipan yang terstruktur bukan hanya sebagai pendukung operasional sehari-hari, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk memenuhi standar keamanan dan keberlanjutan informasi.

Dalam blog ini, kita akan menggali bagaimana Administrasi Perkantoran mengimplementasikan kebijakan pengelolaan dokumen yang efektif, membantu dalam meminimalkan risiko dan memastikan aksesibilitas informasi yang optimal.

2. Penyelenggaraan Rapat dan Pertemuan

Keberhasilan suatu organisasi seringkali ditentukan oleh kejelasan komunikasi dan koordinasi internal. Administrasi Perkantoran BNSP bertanggung jawab atas penyelenggaraan rapat dan pertemuan yang efisien.

3. Pengelolaan Surat Menyurat

Surat menyurat merupakan medium komunikasi formal yang tetap relevan dalam lingkup administrasi perkantoran. Bagaimana BNSP mengelola surat menyuratnya secara efisien? Artikel ini akan membahas kebijakan pengelolaan surat, metode distribusi yang efektif, dan bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi garda terdepan dalam menjaga kejelasan komunikasi melalui medium ini.

4. Tugas-tugas Administratif Lainnya

Selain tiga aspek utama di atas, tugas-tugas administratif lainnya juga memiliki peran signifikan dalam mendukung operasional harian BNSP. Dari pemantauan inventaris hingga manajemen perjalanan dinas, artikel ini akan membahas variasi tugas administratif lainnya yang menjadi tulang punggung kelancaran operasional BNSP.

Melalui pembahasan ini, kita akan menemukan betapa pentingnya Administrasi Perkantoran BNSP dalam menyelaraskan berbagai kegiatan operasional, memastikan bahwa setiap roda organisasi berputar dengan seimbang dan efisien.

Mari kita eksplorasi bersama bagaimana Administrasi Perkantoran BNSP menjadi kunci sukses di balik prestasi lembaga ini.

 

Mengungkap Keteraturan: Struktur Organisasi Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Struktur organisasi menjadi landasan bagi suksesnya setiap lembaga, tak terkecuali Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

1. Deskripsi Jabatan dan Tanggung Jawab

Administrasi Perkantoran menghadirkan sejumlah jabatan yang memiliki peran masing-masing dalam mendukung kelancaran operasional lembaga. Dari Kepala Bagian Administrasi hingga Staf Administrasi, kita akan merinci deskripsi jabatan dan tanggung jawab yang melekat. Bagaimana peran setiap individu dalam menjaga kelancaran administratif dan mendukung misi BNSP?

2. Hubungan Antara Bagian Administrasi dengan Unit Lainnya</h3>

Keberhasilan Administrasi Perkantoran tidak hanya bergantung pada keterampilan individu, tetapi juga pada integrasi yang kuat dengan unit lain di dalam BNSP. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana hubungan antara bagian administrasi dengan unit-unit lainnya seperti Keuangan, SDM, dan Unit Operasional. Bagaimana kolaborasi antarbagian memastikan arus informasi yang cepat dan keputusan yang terkoordinasi?

 

Membangun Fondasi Kuat: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi Perkantoran BNSP</strong>

Dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya, tenaga administrasi menjadi tulang punggung bagi kelancaran operasional sebuah organisasi, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Artikel ini akan membahas tiga aspek utama yang membentuk kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, dari pendidikan hingga keahlian teknologi informasi.

1. Pendidikan dan Pelatihan yang Diperlukan

Pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi penting bagi tenaga administrasi dalam mengemban tugas-tugasnya dengan baik.  Bagaimana pendidikan dan pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga administrasi BNSP?

2. Kemampuan Komunikasi dan Keterampilan Teknis

Kemampuan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjalankan tugas administratif dengan efisien. Selain itu, keterampilan teknis seperti penguasaan bahasa inggris, kemampuan mengetik cepat, dan keahlian dalam menggunakan perangkat lunak kantor menjadi hal penting yang harus dimiliki. Dalam artikel ini, kita akan menyoroti bagaimana kemampuan komunikasi yang efektif dan keterampilan teknis yang memadai memainkan peran krusial dalam kesuksesan tenaga administrasi BNSP.

3. Keahlian Penggunaan Teknologi Informasi

Dalam era digital seperti sekarang, keahlian dalam menggunakan teknologi informasi menjadi hal yang tak terelakkan bagi tenaga administrasi. Mulai dari penggunaan aplikasi pengolah kata hingga sistem manajemen basis data, artikel ini akan membahas betapa pentingnya tenaga administrasi memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efektif.

 

Menghadapi Tantangan: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi

Tenaga administrasi seringkali berada di garis depan dalam menangani berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dua aspek penting seputar kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, yaitu tantangan umum yang dihadapi serta strategi dan solusi untuk mengatasinya.

1. Tantangan Umum dalam Administrasi Perkantoran

Tantangan dalam administrasi perkantoran dapat bervariasi, mulai dari penumpukan pekerjaan hingga kesulitan dalam mempertahankan tingkat keakuratan dan kecepatan dalam mengelola dokumen dan arsip. Artikel ini akan membahas beberapa tantangan umum yang dihadapi oleh tenaga administrasi BNSP, seperti ketidakseimbangan beban kerja, perubahan kebijakan internal, dan peningkatan kompleksitas tugas administratif. Bagaimana tantangan-tantangan ini memengaruhi kinerja dan efisiensi tenaga administrasi?

2. Strategi dan Solusi Mengatasi Tantangan Tersebut

Setiap tantangan tentu memiliki solusi yang tepat agar dapat diatasi dengan efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai strategi dan solusi yang dapat diterapkan oleh tenaga administrasi BNSP untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Mulai dari pengaturan prioritas tugas, penerapan teknologi informasi yang canggih, hingga peningkatan komunikasi antarbagian. Bagaimana strategi dan solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugas administratif?

Dengan memahami tantangan yang dihadapi dan mencari solusi yang tepat, tenaga administrasi BNSP dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai rintangan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Mari bersama-sama mengeksplorasi bagaimana kualifikasi dan kompetensi yang tepat dapat membantu tenaga administrasi mengatasi berbagai tantangan dengan kemampuan yang lebih baik.

 

Membangun Masa Depan: Inovasi dalam Administrasi Perkantoran BNSP

Dalam era di mana teknologi terus berkembang dengan pesat dan tuntutan efisiensi semakin meningkat, inovasi dalam administrasi perkantoran menjadi kunci untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan operasional sebuah lembaga, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai inovasi yang diterapkan dalam administrasi perkantoran, dari pemanfaatan teknologi baru hingga implementasi praktik terbaik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Dengan adanya inovasi, BNSP dapat menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas administratifnya dengan lebih baik. Mari

 

Menelusuri Jejak Keberhasilan: Studi Kasus Implementasi Administrasi Perkantoran BNSP

Studi kasus tentang implementasi administrasi perkantoran BNSP tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana suatu lembaga mengelola tugas-tugas administratifnya, tetapi juga mengungkapkan dampak nyata yang dimiliki oleh efisiensi administrasi terhadap keseluruhan kinerja organisasi. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi pengalaman positif dan pembelajaran yang diperoleh dari implementasi administrasi perkantoran BNSP serta dampak positifnya pada kinerja organisasi secara keseluruhan.

 

1. Pemanfaatan Teknologi Baru

BNSP senantiasa berupaya untuk mengadopsi teknologi terbaru dalam mengelola tugas-tugas administratifnya. Pemanfaatan sistem manajemen dokumen digital, aplikasi manajemen proyek online, serta penggunaan perangkat lunak analitik data menjadi beberapa contoh bagaimana BNSP memanfaatkan tekno Dalam bagian ini, kita akan menjelajahi berbagai teknologi baru yang telah diterapkan oleh BNSP dan dampaknya terhadap kinerja administratif.

2. Implementasi Praktik Terbaik

BNSP juga aktif dalam menerapkan praktik terbaik dalam administrasi perkantorannya. Hal ini meliputi penggunaan metode manajemen waktu yang efektif, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, serta peningkatan kolaborasi antarbagian. Dengan 

3. Upaya Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas

Tujuan utama dari inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara keseluruhan. Melalui penggunaan teknologi baru dan penerapan praktik terbaik, BNSP terus melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki proses kerja dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia. Dalam bagian ini, kita akan membahas berbagai langkah konkret yang diambil oleh BNSP dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam administrasi perkantorannya.

Dengan terus menerapkan inovasi dalam administrasi perkantoran, BNSP dapat tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Mari kita bersama

Kesimpulan Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Setelah menjelajahi berbagai aspek dan inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP, kita dapat menyimpulkan beberapa hal penting yang menjadi landasan bagi keberhasilan operasional lembaga ini.

Rangkuman Temuan Utama

Dalam perjalanan ini, kita telah melihat bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi tulang punggung kelancaran operasional lembaga, mulai dari pengelolaan dokumen hingga implementasi teknologi terbaru. Beberapa temuan utama yang perlu disoroti adalah:

      • Pentingnya penerapan sistem manajemen dokumen digital untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi.
      • Peran krusial komunikasi dan kolaborasi antarbagian dalam menjaga koordinasi operasional.
      • Dampak positif dari inovasi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan.

Pentingnya Administrasi Perkantoran

Pentingnya administrasi perkantoran dalam mendukung BNSP tidak bisa dilebih-lebihkan. Dari pengelolaan dokumen hingga strategi inovatif, administrasi perkantoran menjadi tulang punggung dalam menjaga kelancaran dan keberhasilan operasional lembaga.

https://bexcellentjogja.com/pembinaan-sertifikasi-ak3-pubt/

 
Informasi Lebih Lanjut:
 
 
 

OPERATOR CRANE

Operator Crane – Dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per.01/MEN/1989 telah ditetapkan kualifikasi dan syarat-syarat operator Crane. Setiap operator Crane harus memiliki sertifikat yang diperoleh melalui pelatihan. Operator yang memiliki sertifikat memegang peranan penting dalam mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dalam mengoperasikan Crane, karena operator mengetahui dan memahami prosedur pengoperasian yang aman.

Karena itu pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Melalui pendidikan dan pelatihan dapat ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan, tanggung jawab dan disiplin, pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja.

Di samping itu, dalam sebuah tim operator crane, perlu manajemen yang menjamin konsistensi pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja operator crane. Untuk itu keberadaan para Operator crane yang bersertifikasi dalam sebuah perusahaan sangat dibutuhkan khususnya untuk aktifitas inspeksi.

 

TUJUAN SERTIFIKASI OPERATOR CRANE

Program ini dibuat dalam rangka penyeragaman dan penyesuaian pelaksanaan pembinaan dan pengujian lisensi K3 bagi Operator Pesawat Angkat dan Angkut di seluruh Indonesia sebagamana diatur dalam peraturan menteri no. 05/Men/1985 tentang pesawat Angkat dan Angkut dan Peraturan

Secara khusus, pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan crane sehingga operator akan bertanggungjawab dan lebih berdisiplin.
  2. Selanjutnya memahami dan mengerti persyaratan keselamatan & kesehatan kerja (K3) dalam mengoperasikan crane yang lebih efisien produktif dan aman.
  3. Kemudian mengendalikan bahaya sehingga penyebab terjadinya kecelakaan dengan mengenal dan mengevaluasi sumber bahaya yang mungkin terdapat di tempat kerja.

 

OUTLINE & COURSE METHOD SERTIFIKASI OPERATOR CRANE

MATERI PEMBINAAN OPERATOR CRANE

  1. Kelas I/level I (Beban lebih dari 100 ton dan tinggi menara lebih dari 60 meter)
  2. Kelas II/level II (Beban lebih dari 25 ton kurang dari 100 ton dan tinggi menara lebih dari 40 meter kurang dari 60 meter)
  3. Kelas III/level III (Beban kurang dari 25 ton dan tinggi menara kurang dari 40 meter)

 

NO MATERI Kelas I Kelas II Kelas III
KELOMPOK DASAR
1. Kebijakan dan dasar-dasar K3 4 4 2
2. Peraturan perundang-undangan 6 6 4
  a.    Undang-undang No. 1 Tahun 1970      
  b.    Permenaker No. 05/Men/1985      
  c.    Permenaker No. 09/Men/2010      
KELOMPOK INTI
1. Pengetahuan dasar keran angkat 2 2 2
2. Pengetahuan dasar motor penggerak 2 1  
3. Pengetahuan dasar kelistrikan 2 1  
4. Perangkat keselamatan kerja (Safety Devices) 2 2 2
5. Tali kawat baja 2 1 1
6. Alat bantu angkat dan pengikatan 2 1 1
7. Sebab-sebab kecelakaan dan penanganannya 4 2 2
8. Menghitung berat beban 2 2 2
9. Pengoperasian aman 4 4 2
10. Perawatan dan pemeriksaan harian 2 2 2
KELOMPOK PENUNJANG
1. Pengetahuan Job Safety Analysis 2    
2. Stabilistas 2    
UJIAN
1. Teori 4 4 2
2. Praktek 8 8 8
JUMLAH 50 40 30

 

PERSYARATAN PESERTA

  1. Pendidikan formal minimal SMA
  2. Membawa Foto Copy Ijasah terakhir
  3. Pengalaman dibidangnya.
  4. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  5. Membawa Surat Keterangan Sehat
  6. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3, 3×4 masing-masing 3 lembar (background merah)

COURSE METHOD

  1. Penyampaian Materi
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus
  4. Presentasi Kelompok

INSTRUCTOR : Dinsosnaker Kota Yogyakarta & Asesor dari Kemnaker RI.

Waktu & Lokasi

Tanggal               :     26 sd 29 Februari 2024

Pukul                   :     08.00 – selesai

Tempat              :      Yogyakarta

 

FASILITAS:

  1. Penjemputan Kedatangan (Peserta dari luar kota)
  2. Transportasi Lokal
  3. Module / Handout
  4. Training Kit
  5. (2x) Coffee Break & (1x) Lunch
  6. Souvenir
  7. Dropping Kepulangan (Peserta dari luar kota)
  8. Sertifikat resmi kemnaker RI (bila berkompeten)

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

Masa Persiapan Pensiun BUMN

Masa Persiapan Pensiun BUMN – Seiring berjalannya waktu, menjelang masa pensiun menjadi suatu tahap hidup yang tak terhindarkan. Momen ini menjadi langkah besar dalam perjalanan karir, khususnya bagi para pekerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pensiun bukan sekadar akhir dari rentang waktu bekerja, namun juga merupakan awal dari fase baru yang memerlukan persiapan matang. Pentingnya memahami bahwa persiapan pensiun bukanlah sekadar kewajiban, tetapi sebuah investasi untuk kesejahteraan masa depan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang langkah-langkah konkret yang perlu diambil agar persiapan pensiun di BUMN dapat berjalan dengan sukses. Sebelum kita masuk ke dalam rincian praktis, mari kita simak konteks spesifik yang melibatkan pekerja BUMN. Dalam dinamika BUMN, persiapan pensiun memiliki karakteristik tersendiri.

Kebijakan, program, dan manfaat yang ditawarkan perlu dipahami secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan finansial dan mental di masa pensiun. Oleh karena itu, tulisan ini hadir dengan tujuan memberikan panduan terstruktur guna membantu para pekerja BUMN merencanakan masa pensiun mereka dengan lebih baik. Melalui artikel ini, pembaca akan diajak untuk memahami bukan hanya pentingnya persiapan pensiun secara umum, tetapi juga bagaimana mengkustomisasi strategi persiapan tersebut sesuai dengan lingkungan kerja yang unik di BUMN. Mari bersama-sama menjelajahi langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk memastikan masa pensiun yang nyaman dan terjamin di dalam dunia BUMN.

 

Memahami Program Masa Persiapan Pensiun BUMN: Mengungkap Keberagaman, Persyaratan, dan Tantangan

Dalam menatap masa pensiun di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemahaman yang mendalam mengenai program pensiun menjadi kunci untuk mengelola transisi ini secara sukses. Artikel ini akan membahas secara komprehensif program pensiun yang ditawarkan di lingkungan BUMN, serta menyoroti persyaratan yang perlu diperhatikan dan mengeksplorasi keuntungan sekaligus risiko yang mungkin muncul.

I. Menjelaskan Program Masa Persiapan Pensiun BUMN

  • Jenis Program Pensiun: Menyajikan gambaran lengkap tentang berbagai jenis program pensiun yang tersedia di BUMN, termasuk opsi dan pilihan yang dapat dipilih oleh para karyawan.
  • Pendaftaran dan Kontribusi: Memberikan insight tentang proses pendaftaran peserta, kriteria kelayakan, dan kontribusi yang diperlukan dari pihak peserta.

II. Syarat dan Ketentuan yang Perlu Diketahui

  • Syarat Umum: Merinci persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon peserta program pensiun BUMN.
  • Masa Kerja dan Masa Aktif: Menjelaskan perincian masa kerja yang diwajibkan dan kondisi masa aktif yang menjadi bagian dari persyaratan pensiun.

III. Keuntungan dan Risiko dari Program Masa Persiapan Pensiun BUMN

  • Manfaat Finansial: Mendetailkan manfaat finansial yang diberikan, termasuk tunjangan dan insentif lainnya.
  • Fasilitas Kesehatan dan Asuransi: Menyoroti fasilitas kesehatan dan asuransi yang dapat dinikmati peserta setelah pensiun.
  • Risiko Finansial: Identifikasi risiko keuangan yang mungkin dihadapi peserta dan strategi pengelolaan risiko.

Menetapkan Tujuan Keuangan Pensiun: Strategi Jitu untuk Masa Depan Finansial yang Lebih Baik (Masa Persiapan Pensiun BUMN)

Masa pensiun bukan hanya tentang berhenti bekerja; ini adalah fase hidup yang memerlukan persiapan finansial yang matang. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah kunci untuk menetapkan tujuan keuangan pensiun yang realistis dan merencanakan masa depan finansial yang lebih baik.

I. Evaluasi Biaya Hidup Pasca-Pensiun (Masa Persiapan Pensiun BUMN)

  • Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi secara rinci biaya hidup pasca-pensiun, termasuk perumahan, kesehatan, dan gaya hidup.
  • Perubahan Prioritas: Memahami perubahan prioritas dan kebutuhan yang mungkin timbul setelah pensiun.

II. Menyusun Anggaran Keuangan Pensiun

(Masa Persiapan Pensiun BUMN)

  • Pengeluaran Rutin dan Luar Biasa: Merinci pengeluaran rutin harian serta pengeluaran luar biasa yang mungkin diperlukan pada masa pensiun.
  • Investasi dan Pengembangan Keuangan: Menyusun strategi pengelolaan keuangan untuk mencapai tujuan pensiun.

III. Menentukan Target Tabungan Pensiun yang Realistis

  • Penilaian Kondisi Keuangan Saat Ini: Menilai keadaan keuangan saat ini, termasuk aset dan kewajiban yang dimiliki.
  • Proyeksi Biaya Pensiun: Menghitung perkiraan biaya pensiun dan menentukan target tabungan yang realistis untuk mencapainya.

 

Menetapkan Tujuan Keuangan Pensiun: Strategi Jitu untuk Masa Depan Finansial yang Lebih Baik

Masa pensiun bukan hanya tentang berhenti bekerja; ini adalah fase hidup yang memerlukan persiapan finansial yang matang. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah kunci untuk menetapkan tujuan keuangan pensiun yang realistis dan merencanakan masa depan finansial yang lebih baik.

I. Evaluasi Biaya Hidup Pasca-Pensiun BUMN

  • Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi secara rinci biaya hidup pasca-pensiun, termasuk perumahan, kesehatan, dan gaya hidup.
  • Perubahan Prioritas: Memahami perubahan prioritas dan kebutuhan yang mungkin timbul setelah pensiun.

II. Menyusun Anggaran Keuangan Pensiun BUMN

  • Pengeluaran Rutin dan Luar Biasa: Merinci pengeluaran rutin harian serta pengeluaran luar biasa yang mungkin diperlukan pada masa pensiun.
  • Investasi dan Pengembangan Keuangan: Menyusun strategi pengelolaan keuangan untuk mencapai tujuan pensiun.

III. Menentukan Target Tabungan Pensiun yang Realistis

  • Penilaian Kondisi Keuangan Saat Ini: Menilai keadaan keuangan saat ini, termasuk aset dan kewajiban yang dimiliki.
  • Proyeksi Biaya Pensiun: Menghitung perkiraan biaya pensiun dan menentukan target tabungan yang realistis untuk mencapainya.

Investasi Pensiun yang Cerdas: Meningkatkan Kesejahteraan Finansial di Masa Purna Bakti (Masa Persiapan Pensiun BUMN)

Pensiun bukan akhir dari perjalanan finansial, melainkan awal dari fase di mana investasi menjadi krusial. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara cerdas mengelola investasi pensiun di BUMN, mulai dari pemahaman opsi investasi, diversifikasi portofolio, hingga penanganan risiko dan potensi pengembalian investasi.

I. Mengetahui Opsi Investasi yang Tersedia di BUMN

  • Jenis Investasi: Merinci opsi investasi yang ditawarkan oleh BUMN, termasuk reksadana, obligasi, dan instrumen keuangan lainnya.
  • Program Pensiun Khusus: Menjelaskan program pensiun khusus yang dapat menjadi pilihan cerdas bagi pekerja BUMN.

II. Diversifikasi Portofolio Investasi (Masa Persiapan Pensiun BUMN)

  • Prinsip Diversifikasi: Mengapa diversifikasi portofolio penting dalam investasi pensiun dan bagaimana melakukannya dengan bijak.
  • Manfaat Diversifikasi: Mendiskusikan manfaat mengurangi risiko dan meningkatkan potensi pengembalian melalui diversifikasi.

III. Memahami Risiko dan Potensi Pengembalian Investasi

(Masa Persiapan Pensiun BUMN)

  • Identifikasi Risiko: Menyusun daftar risiko yang mungkin terjadi dalam investasi pensiun dan strategi mengelolanya.
  • Analisis Potensi Pengembalian: Memahami cara menganalisis potensi pengembalian investasi dalam jangka pendek dan panjang.

 

Asuransi Pensiun: Melindungi Masa Purna Bakti dengan Bijak

Mengamankan masa pensiun bukan hanya soal persiapan keuangan, melainkan juga melibatkan perlindungan terhadap kesehatan dan risiko yang mungkin timbul. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi betapa pentingnya asuransi pensiun, mulai dari manfaatnya, pemilihan jenis asuransi yang sesuai, hingga strategi mengelola risiko kesehatan pasca-pensiun.

I. Menjelaskan Manfaat Asuransi Pensiun

  • Perlindungan Finansial: Menyoroti cara asuransi pensiun dapat memberikan perlindungan finansial terhadap biaya kesehatan dan kebutuhan lainnya.
  • Pemeliharaan Dana Pensiun: Bagaimana asuransi dapat menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas dana pensiun.

II. Memilih Jenis Asuransi yang Sesuai dengan Kebutuhan

  • Asuransi Kesehatan: Menjelaskan keuntungan dan cakupan asuransi kesehatan pasca-pensiun.
  • Asuransi Jiwa: Bagaimana asuransi jiwa dapat menjadi lapisan tambahan untuk melindungi keluarga di masa pensiun.

III. Mengelola Risiko Kesehatan Pasca-Pensiun

  • Evaluasi Kondisi Kesehatan: Mengapa penting untuk mengevaluasi kondisi kesehatan secara berkala dan bagaimana hal ini mempengaruhi kebutuhan asuransi.
  • Strategi Pencegahan: Menyajikan strategi pencegahan dan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko kesehatan pasca-pensiun.

Memahami Program Pensiun BUMN: Membangun Fondasi Stabilitas Keuangan Masa Depan

Pensiun dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerlukan pemahaman mendalam tentang program pensiun yang tersedia. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara rinci program pensiun di BUMN, syarat dan ketentuan yang harus diketahui, serta memahami keuntungan dan risiko yang melekat dalam persiapan masa pensiun di lingkungan yang unik ini.

I. Menjelaskan Program Pensiun yang Tersedia di BUMN

  • Jenis Program Pensiun: Merinci berbagai jenis program pensiun yang ditawarkan oleh BUMN, dari reksadana hingga opsi investasi lainnya.
  • Manfaat dan Tunjangan: Menyoroti manfaat dan tunjangan yang dapat dinikmati peserta program pensiun BUMN.

II. Syarat dan Ketentuan yang Perlu Diketahui

  • Persyaratan Umum: Menguraikan persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh peserta program pensiun BUMN.
  • Ketentuan Masa Kerja: Menjelaskan ketentuan terkait masa kerja yang perlu diperhatikan untuk memenuhi syarat pensiun.

III. Keuntungan dan Risiko dari Program Pensiun BUMN

  • Keuntungan Finansial: Menyoroti manfaat finansial yang diberikan kepada peserta, termasuk tunjangan pensiun dan fasilitas kesehatan.
  • Risiko Investasi: Membahas risiko yang mungkin terjadi terkait dengan investasi dalam program pensiun BUMN dan strategi pengelolaannya.

 

Asuransi Pensiun: Menjaga Kesejahteraan Finansial dan Kesehatan di Masa Purna Bakti

Menghadapi masa pensiun tidak hanya melibatkan perencanaan keuangan, tetapi juga perlindungan terhadap kesehatan dan risiko yang mungkin muncul. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam manfaat asuransi pensiun, bagaimana memilih jenis asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, dan strategi mengelola risiko kesehatan pasca-pensiun.

I. Menjelaskan Manfaat Asuransi Pensiun

  • Perlindungan Keuangan: Menyoroti bagaimana asuransi pensiun dapat memberikan perlindungan finansial terhadap biaya kesehatan yang mungkin meningkat di masa purna bakti.
  • Penjaminan Pensiun: Merinci manfaat penjaminan pensiun dan stabilitas keuangan yang diberikan kepada peserta.

II. Memilih Jenis Asuransi yang Sesuai dengan Kebutuhan

  • Asuransi Kesehatan: Mengulas manfaat asuransi kesehatan pasca-pensiun dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan saat memilih polis.
  • Asuransi Jiwa: Bagaimana asuransi jiwa dapat memberikan perlindungan bagi keluarga dan warisan di masa pensiun.

III. Mengelola Risiko Kesehatan Pasca-Pensiun

  • Evaluasi Kesehatan: Pentingnya melakukan evaluasi kesehatan secara berkala dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi kebutuhan asuransi.
  • Program Pencegahan: Menjelaskan strategi pencegahan dan gaya hidup sehat yang dapat membantu mengelola risiko kesehatan pasca-pensiun.

 

Pelatihan dan Pengembangan: Menjadi Siap Pensiun dengan Keterampilan dan Persiapan yang Tepat

Menghadapi masa pensiun bukan hanya tentang persiapan finansial, tetapi juga menuntut kesiapan dalam hal keterampilan, pengetahuan, dan kesejahteraan mental. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, mengeksplorasi program pelatihan di lingkungan BUMN, serta merinci persiapan mental dan emosional yang diperlukan untuk menghadapi pensiun.

I. Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan untuk Pensiun

  • Identifikasi Keterampilan: Menilai dan mengidentifikasi keterampilan yang diperlukan untuk memasuki fase pensiun dengan sukses.
  • Peningkatan Pengetahuan: Membahas pentingnya terus belajar dan mengembangkan pengetahuan di bidang-bidang terkait pensiun.

II. Program Pelatihan yang Tersedia di BUMN (Masa Persiapan Pensiun BUMN)

  • Program Pelatihan Spesifik BUMN: Mengulas berbagai program pelatihan yang disediakan oleh BUMN untuk meningkatkan keterampilan karyawan menjelang pensiun.
  • Pelatihan Pensiun: Bagaimana program pelatihan khusus pensiun dapat membantu karyawan mempersiapkan diri untuk perubahan dan tantangan yang mungkin terjadi di masa purna bakti.

III. Persiapan Mental dan Emosional Menghadapi Pensiun

  • Kesadaran Psikologis: Menyoroti pentingnya kesadaran psikologis dan bagaimana menangani perubahan identitas setelah pensiun.
  • Strategi Mengatasi Kecemasan: Memberikan strategi praktis untuk mengatasi kecemasan dan perubahan emosional yang dapat terjadi saat memasuki masa pensiun.

 

Perencanaan Estate dan Warisan: Membangun Fondasi Legasi yang Berkelanjutan

Pensiun bukan hanya mengenai persiapan untuk masa tua, tetapi juga tentang membentuk legasi yang akan ditinggalkan. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah kunci dalam perencanaan estate pasca-pensiun, merinci cara menyusun pewarisan aset kepada keluarga, dan memberikan wawasan tentang bagaimana mengatasi potensi masalah hukum terkait warisan.

I. Menyusun Rencana Estate Pasca-Pensiun

  • Inventarisasi Aset: Merinci langkah-langkah dalam menyusun inventarisasi aset yang melibatkan properti, investasi, dan kepemilikan lainnya.
  • Menentukan Penerima Warisan: Bagaimana membuat keputusan bijak tentang pewarisan aset kepada keluarga dan pihak terkait.

II. Membahas Pewarisan Aset kepada Keluarga

  • Strategi Pewarisan: Mengulas berbagai strategi untuk menyusun pewarisan aset agar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan keluarga.
  • Keterlibatan Keluarga: Mendorong pembaca untuk terlibat dengan keluarga dalam merencanakan pewarisan aset untuk meminimalkan potensi konflik di masa mendatang.

III. Mengatasi Potensi Masalah Hukum Terkait Warisan (Masa Persiapan Pensiun)

  • Menghindari Sengketa Hukum: Memberikan saran tentang bagaimana merencanakan pewarisan aset untuk menghindari sengketa hukum di antara ahli waris.
  • Pentingnya Konsultasi Hukum: Mengapa penting untuk berkonsultasi dengan ahli hukum dalam merencanakan estate dan warisan.

 

Konsultasi dengan Ahli Keuangan: Kunci Kesuksesan Pensiun yang Terencana dengan Baik

Mengelola persiapan pensiun bisa menjadi tugas yang menantang, dan konsultasi dengan ahli keuangan dapat menjadi langkah kritis dalam merencanakan masa pensiun yang sukses. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya berkonsultasi dengan ahli keuangan, bagaimana mencari saran profesional untuk perencanaan pensiun, dan cara memastikan pemahaman yang mendalam tentang opsi dan strategi yang tersedia.

I. Pentingnya Berkonsultasi dengan Ahli Keuangan

  • Pemahaman Mendalam: Menyoroti pentingnya pemahaman mendalam tentang situasi keuangan pribadi dan bagaimana ahli keuangan dapat membantu merinci dan menganalisis aspek-aspek tersebut.
  • Keputusan Berbasis Informasi: Bagaimana konsultasi dengan ahli keuangan membantu pembaca membuat keputusan berbasis informasi yang lebih baik.

II. Mencari Saran Profesional untuk Perencanaan Pensiun

  • Analisis Profil Risiko: Bagaimana ahli keuangan dapat membantu dalam melakukan analisis profil risiko dan merancang strategi investasi yang sesuai.
  • Pemilihan Produk Keuangan: Mengulas cara memilih produk keuangan yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pensiun.

III. Memastikan Pemahaman Mendalam tentang Opsi dan Strategi

  • Pemahaman Terhadap Opsi Pensiun: Merinci berbagai opsi pensiun yang mungkin tersedia dan bagaimana ahli keuangan dapat membantu dalam memahaminya.
  • Strategi Pengelolaan Risiko: Bagaimana ahli keuangan dapat membimbing dalam merancang strategi pengelolaan risiko yang sesuai dengan keadaan pribadi.

Kesimpulan Masa Persiapan Pensiun di BUMN: Menuju Masa Depan Finansial yang Terarah

Dalam perjalanan panjang menuju pensiun di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), langkah-langkah kunci telah dirinci untuk memandu pekerja menuju masa pensiun yang sukses. Kesuksesan ini tidak hanya melibatkan aspek finansial, tetapi juga kesadaran dan tanggung jawab individu terhadap masa depan mereka. Dalam kesimpulan ini, mari merangkum perjalanan persiapan pensiun di BUMN dan mengajak kita untuk memandang pensiun sebagai tahap hidup yang memerlukan perencanaan yang terarah dan berkelanjutan.

 

Informasi Lebih Lanjut Bisa Klik Link Di Bawah Ini:

https://bexcellentjogja.com/wp-content/uploads/2024/02/MPP-2024-Bexcellent.pdf 

https://www.instagram.com/satriobexcellent/

PELATIHAN AUTODESK INVENTOR

Pelatihan Autodesk Inventor – Inventor merupakan software yang bersifat parametric dengan fasilitas yang sangat sesuai untuk proses desain pada industry manufaktur. Autodesk Inventor adalah salah satu dari produk Autodesk Corp. yang diperuntukkan untuk Engineering Design and Drawing. Autodesk Inventor merupakan pengembangan dari produk-produk CAD setelah AutoCAD dan Autodesk Mechanical Desktop yang memiliki beberapa kelebihan dalam design serta tampilan yang lebih menarik dan real, karena fasilitas material yang disediakan.

Dengan menggunakan software inventor, gambar yang dihasilkan akan terintegrasi dan terkoneksi antara gambar 3 dimensi dengan proyeksi 2 dimensi. Setelah mempunyai gambar tiga dimensi, maka dengan mudah kita dapat membuat gambar proyeksi 2 dimensi yang siap untuk di input ke bagian produksi. Selain kelebihan diatas, dengan fitur Inventor maka desainer akan lebih mudah dalam mempresentasikan hasil desain, bahkan dapat menyesuaikan dengan karakter/ material yang akan digunakan.

Pelatihan ini akan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai Software Autodesk Inventor beserta langkah-langkah penggunaan software tersebut sehingga dapat membantu para karyawan dalam pekerjaannya yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.

Tujuan AUTODESK INVENTOR

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mengimplementasikan penggunaan software Inventor dalam proses desain produk sehingga akan menghasilkan desain dalam waktu yang lebih cepat dan tepat.

MATERI AUTODESK INVENTOR

  1. Pengenalan konsep pemodelan berbasis fitur
  2. Pemodelan 2 Dimensi
  3. Pemodelan 3 Dimensi
  4. Perakitan Model 3 Dimensi
  5. Presentasi Pemodelan
  • Pembuatan Bill of Material
  • Pembuatan exploded View
  1. Praktek
  2. Studi Kasus dan diskusi

INSTRUKTUR DAN VENUE

Febri Nur Hidayat, ST. dan Team

05 – 06 Februari 2024

 (08.00 – 16.00 WIB)

Online Training

In House Training: Depend on request

https://www.facebook.com/photo/?fbid=1093420465145429&set=a.119914435829375

https://bexcellentjogja.com/teknisi-gis-bnsp/

FASILITAS

  • Module
  • Sertifikat
  • Soft Copy Materi

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email        :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

 (SKEMA OPERATOR GAS TESTER) TRAINING & CERTIFICATION PROGRAM ( Certified by Badan Nasional Sertifikasi Profesi /BNSP )

Operator Gas Tester – Industri Perminyakan merupakan industri beresiko tinggi yang melibatkan berbagai bahan kimia berbahaya yaitu bahan Hidrokarbon yang beracun, mudah terbakar dan meledak. Oleh sebab itu, sudah menjadi suatu kewajiban bagi perusahaan untuk memberlakukan persyaratan dan standar keselamatan yang tinggi dalam proses operasi perminyakan khususnya dilingkungan instalasi kilang minyak, gas dan petrokimia. Salah satu penyebab kecelakaan yang sering terjadi pada lingkungan pengilangan adalah akibat pekerjaan pemeliharaan yang tidak memenuhi standar keselamatan khususnya pada beberapa daerah berbahaya dan beberapa critical point area yang menyangkut peralatan proses vital industri perminyakan.

 

MATERI SESUAI UNIT KOMPETENSI OPERATOR GAS TESTER

No

Kode Unit

Judul Unit

1

IMG.KK01.002.01

Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja

2

IMG.KK02.018.01

Menganalisa resiko kecelakaan kerja

3

IMG.KK02.009.01

Menerapkan safety permit di tempat kerja

4

IMG.KK02.005.01

Mengoperasikan alat uji gas

 

PERSYARATAN PESERTA OPERATOR GAS TESTER

  1. Pendidikan dan Pengalaman Kerja.

No

Pendidikan

Pengalaman Kerja

1

Sarjana K3 & Teknik (non K3)

2

S1 – Non Teknik + non K3

1 Tahun dibidang K3

3

D3 K3 dan Teknik

1 Tahun dibidang K3

4

D3 non Teknik

1.5 Tahun dibidang K3

5

SLTA/SMK

2.5 Tahun dibidang K3

  1. Foto copy Ijasah terakhir.
  2. Foto copy KTP / Paspor / Kitas.
  3. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada).
  4. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja.
  5. Pas Foto ukuran 4×6 3×4 2×3 sebanyak 5 lembar, background merah.

 

INSTRUKTUR OPERATOR GAS TESTER

Tim LSP

 

WAKTU DAN TEMPAT

Tanggal            : 27 sd 29 Februari 2024

Waktu              : 08:00 – 16:00 WIB

Tempat             : Jakarta

 

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/teknisi-gis-bnsp/

PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI (SERTIFIKASI BNSP) INSPEKTUR PERALATAN PUTAR (ROTATING EQUIPMENT)

Sertifikasi Rotating Equipment BNSP – Saat ini jabatan inspeksi teknik di sektor industri utamanya sektor Migas, dituntut untuk memiliki kompetensi kerja sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus sektor industri Migas, sub sektor industri minyak dan gas bumi antara lain untuk bidang Inspektur Peralatan Putar di Indonesia.

Kebutuhan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri Migas, makin dirasakan karena sifat industri Migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan TTK sektor industri Migas, sub sektor industri Migas hulu hilir (supporting) dan panas bumi antara lain untuk bidang operasi pesawat angkat angkut dan ikat bebandi Indonesia. Selain itu potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih menjadi faktor dominan pada strategi pembangunan negara Indonesia terutama untuk menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA, maka perlu mendorong dan merealisasikan SDM yang kompeten. Dengan standar kompetensi tersebut, diharapkan akan menghasilkan SDM yang handal untuk mengelola kekayaan Migas secara profesional. Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar harapannya bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas.

Dalam rangka memenuhi amanat UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi pasal 39 dan 40 bahwa perusahaan Migas wajib menjamin standar dan mutu, kemudian UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta PP No. 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka perlu dilaksanakan sertifikasi kompetensi kerja yang mengacu kepada SKKNI yang telah diwajibkan melalui Peraturan Menteri ESDM No. 20 tahun 2008. Berdasarkan Perpres No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kegiatan ini merupakan pelatihan sekaligus proses uji kompetensi untuk mengetahui standar kompetensi pada Jabatan Kerja Inspektur Peralatan Putar (Rotating Equipment) yang bertanggung jawab melaksanakan inspeksi setiap penggunaan peralatan putar pada aktivitas pengolahan minyak dan gas dengan mengacu pada SKKNI. Bexcellent atau TUK (Tempat Uji Kompetensi) dari LSP Energi dalam hal ini bermaksud menfasilitasi kegiatan pelatihan berbasis kompetensi dan melaksanakan uji kompetensi bekerjasama dengan LSP Energi.

 

Standar Acuan Sertifikasi Rotating Equipment

  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001tentang Minyak dan Gas Bumi;
  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  • Mijn Politie Reglement 1930 Staadsblad 1930 Nomor 341
  • Mijn Ordonnantie (Ordonansi Tambang) Tahun 1930 No. 38;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional;
  • Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 06P/0746/M.PE/1991 tentang Pemeriksaan Keselamatan Kerja
  • Atas Instalasi, Peralatan dan Teknik Yang Dipergunakan Dalam Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi;
  • Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 03.P/123/M.PE/1986 dan atau Nomor 07.P/075/M.PE/1991 tentang Sertifikasi Tenaga Teknik Khusus Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi beserta aturan pelaksanaannya;
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Tansmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tatacara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia;
  • Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 111.K/70/MEEM/2003 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Kompetensi Kerja Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi sebagai Standar Wajib di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.211/MEN/2004 Tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Kompetensi;
  • Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.231A/MEN/X/2005 Tentang Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi dan Pembinaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP); Keputusan Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi Nomor Kep.01.K/60.05/DJM/2003, Tentang Lembaga Sertifikasi Personil Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi.

Bentuk Kegiatan Rotating Equipment

Kegiatan dimaksud adalah kegiatan pelatihan/pembekalan dan uji kompetensi, yang diselenggarakan atas kerjasama PT.  Bexcellent Mitra Cemerlang dan LSP Energi serta industri terkait. Kegiatan ini diselenggarakan secara regular maupun inhouse dengan sasaran peserta tenaga teknis pada jabatan Inspektur Peralatan Putar (rotating equipment).

Tujuan Rotating Equipment

Mengetahui sekaligus memastikan standar kompetensi inspektur peralatan putar sesuai dengan acuan SKKNI melalui ketelusuran bukti dan pengalaman, sehingga tersedianya tenaga kerja kompeten di bidang inspektur peralatan putar pada industri sektor Migas.

 

Sertifikat Rotating Equipment

Bagi peserta / asesi yang telah mengikuti rangkaian kegiatan assessment dan dinyatakan lolos kualifikasi dan administrasi, akan direkomendasikan untuk bmemperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Materi Pelatihan Rotating Equipment

  1. Pengantar Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI
  2. Kebutuhan tenaga kerja inspektur industri Migas
  3. Model Pelatihan Berbasis Kompetensi
  4. Pemahaman Unit-unit Kompetensi Inspektur Peralatan Putar (rotating equipment)

 

NO

KODE UNIT

JUDUL UNIT KOMPETENSI

1

M.712038.001.01

Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan dan Lindungan Lingkungan di Tempat Kerja

2

M.712038.002.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Dokumen Perencanaan dan/atau Data Riwayat Peralatan

3

M.712038.003.01

Melakukan Verifikasi Hasil Perhitungan

Engineering dan Data Sheet

4

M.712038.004.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Fisik Peralatan dan Komponen

5

M.712038.005.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Reparasi

6

M.712038.006.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Factory Acceptance Test (FAT)

7

M.712038.007.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Site Acceptance Test (SAT)

8

M.712038.008.01

Melakukan Pemeriksaan Peralatan pada Saat Beroperasi

9

M.712038.009.01

Melakukan Pemeriksaan Peralatan pada Saat Tidak Beroperasi (Tidak Terencana dan Terencana)

10

M.712038.010.01

Membuat Laporan dan Rekomendasi Hasil Inspeksi Peralatan Putar

 

Metode Uji Kompetensi 

Setiap peserta akan diberikan penilaian berupa evaluasi melalui ujian dengan ketentuan sebagai berikut

  1. Pelaksanaan ujian dengan System Multiple Choice / Essay
  2. Verifikasi portofolio melalui Interview atau Wawancara
  3. Evaluasi melalui praktek lapangan (bila diperlukan)
  4. Proses Uji Kompetensi dilaksanakan selama 1 hari

Waktu & Tempat Pelaksanaan

Tanggal  : 18 – 21 Desember 2023

Pukul      :    08.00 – selesai

Via         :    Hari I – III Online (pelatihan refreshment)

                    Hari IV Offline di Jakarta (assessment)

(Tanggal dan tempat pelaksanaan kegiatan bersifat tentative menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

 Persyaratan Administrasi

  1. Pendidikan minimal setingkat D3 (dibuktikan dengan Ijazah)
  2. Pengalaman kerja keseluruhan minimal 5 tahun, pengalaman sesuai kompetensinya minimal 2 tahun, diutamakan di bidang Industri Migas / supporting bidang Migas.
  3. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna
  4. KTP
  5. Foto
  6. CV 
  7. Sertifikat Pelatihan (jika ada)
  8. Surat Keterangan Pengalaman Kerja
  9. Surat Rekomendasi dari Perusahaan
  10. Laporan/ Dokumentasi Kerja
  11. Ijazah
  12. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

 

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-pengemudi-limbah-b3/

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA SYSTEM ANALYST

System Analyst – Posisi System Analyst menjadi elemen sentral dalam menjamin keberhasilan implementasi sistem informasi serta teknologi di berbagai sektor industri. Dalam menghadapi percepatan perubahan teknologi yang semakin cepat, peran System Analyst menjadi ujung tombak dalam menemukan solusi tepat, mengurusi keperluan, serta mengintegrasikan sistem yang mampu menjawab tantangan terkini. Dalam rangka uji kompetensi dalam Program Sertifikasi System Analyst BNSP, evaluasi kualitas individu dalam mengidentifikasi sumber kebutuhan, memilih teknik yang tepat untuk pengumpulan informasi, hingga menetapkan struktur perangkat lunak, dapat diukur secara obyektif, memberikan keyakinan bagi perusahaan atau klien atas profesionalisme yang dimiliki.

Program Sertifikasi System Analyst BNSP menjadi fondasi krusial bagi kemajuan karier di ranah teknologi informasi, terutama bagi individu yang berkeinginan menapaki jalur karier sebagai System Analyst yang terampil. Dengan pengujian kompetensi yang meliputi aspek seperti penerapan metodologi pengembangan perangkat lunak, manajemen kebutuhan perangkat lunak, hingga perancangan antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna yang optimal, sertifikasi ini menjamin bahwa para profesional telah dilengkapi dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menanggapi kompleksitas serta dinamika industri. Oleh karena itu, program sertifikasi ini tak hanya menegaskan kualitas individu dalam memahami dan mengelola kebutuhan perangkat lunak, melainkan juga memberikan keyakinan bagi pihak-pihak terkait atas kompetensi seorang System Analyst.

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Standarisasi

Standarisasi Profesi Skema Klaster Junior Programming ini  mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang tertuang dalam:

  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2017 Tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi Dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman, Konsultasi Komputer Dan Kegiatan Yang Berhubungan Dengan Itu (YBDI) Bidang Keahlian Software Development Sub Bidang Software Requirements Analysis and Design

Tujuan Skema System Analyst

  • Mengukur dan mengakui kompetensi individu dalam bidang System Analyst.
  • Memastikan pemahaman yang mendalam dalam menerapkan metodologi pengembangan perangkat lunak.
  • Menguji kemampuan dalam mengidentifikasi sumber kebutuhan yang tepat dan menentukan teknik elisitasi yang sesuai.
  • Menilai kemampuan dalam melakukan klasifikasi, alokasi kebutuhan, dan negosiasi perangkat lunak secara efektif.
  • Mengevaluasi kemampuan dalam menyusun spesifikasi kebutuhan dokumen sistem dan lingkungan perangkat lunak.
  • Mengukur keahlian dalam merancang struktur perangkat lunak, user interface (UI), dan user experience (UX) yang optimal.
  • Memberikan validasi terhadap kemampuan individu dalam merespons perkembangan industri teknologi informasi yang dinamis.
  • Memastikan individu memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menjadi System Analyst yang handal dan berkinerja tinggi.

Materi Skema System Analyst

Sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), materi pembinaan akan mempersiapkan peserta untuk bisa memahami Unit-Unit Kompetensi yang akan menjadi materi uji kompetensi.

  1. 62SAD00.001.1: Mengaplikasikan metodologi pengembangan perangkat lunak
  2. 62SAD00.002.1: Melakukan Identifikasi Sumber Kebutuhan Perangkat Lunak
  3. 62SAD00.003.1: Menentukan teknik elisitasi yang sesuai
  4. 62SAD00.004.1: Melakukan Klasifikasi dan Alokasi Kebutuhan Perangkat Lunak
  5. 62SAD00.005.1: Melakukan negosiasi kebutuhan perangkat lunak
  6. 62SAD00.006.1: Membuat Kebutuhan Dokumentasi Spesifikasi Perangkat Lunak
  7. 62SAD00.007.1: Menyusun spesifikasi kebutuhan software environment
  8. 62SAD00.008.1: Membuat Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak
  9. 62SAD00.009.1: Meninjau ulang (review) kebutuhan perangkat lunak melalui spesifikasi dan prototipe
  10. 62SAD00.010.1: Melakukan validasi model dan uji penerimaan pengguna
  11. 62SAD00.011.1: Merancang Struktur Perangkat Lunak
  12. 62SAD00.012.1: Merancang User Interface (UI)
  13. 62SAD00.013.1: Merancang user experience (UX)

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Acuan Normatif Skema System Analyst

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi;
  • Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Hotel;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 370 Tahun 2013 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Penyediaan Makanan Dan Minuman Golongan Pokok Penyediaan Minuman Golongan Penyediaan Minuman Sub Golongan Bar Kelompok Usaha Rumah Minum/Kafe;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 145 Tahun 2018 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi Bidang Hotel dan Restoran;
  • Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor 2/BNSP/VIII/2017 Tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharan Skema Sertifikasi Profesi.

Instruktur Kompetensi Skema System Analyst

Para Ahli Bidang Software Development Sub Bidang Software Requirements Analysis and Design

 dan Asesor yang kompeten dari organisasi pendukung dan yang direkomendasikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi

PERSYARATAN DASAR CALON PESERTA PROGRAM

  • Minimal telah menyelesaikan pendidikan S1 Bidang Teknologi Informasi; Atau
  • Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi pada Skema System Analyst; Atau
  • Telah berpengalaman kerja pada lingkup yang sesuai dengan Skema System Analyst minimal 1 tahun secara berkelanjutan;

PERSYARATAN SERTIFIKASI

Peserta uji kompetensi harus melengkapi persyaratan yang sesuai dengan Skema Sertifikasi System Analyst yang meliputi:

  1. Melengkapi isian formulir permohonan (FR-APL01) dan formulir asesmen mandiri (FRAPL02): Sebelum Uji Kompetensi
  2. Menyerahkan persyaratan uji kompetensi
  • Pas foto 3×4 (3 lembar).
  • Copy identitas diri KTP/KK (1 lembar).
  • Photocopy ijazah terakhir (1 lembar).
  • Copy sertifikat yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada.
  • CV pengalaman / keterangan kerja yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada.
  • Portofolio yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

 

JADWAL PELAKSANAAN PROGRAM

  • Tanggal: 5 sd 7 Desember 2023
  • Waktu: 08:00 sd selesai
  • Tempat: Yogyakarta

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

 

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email           : satrio@bexcellentjogja.com

        https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

 

 

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA PROFESI SEO SPECIALIST

Profesi SEO Specialist – Profesi SEO SPECIALIST menjadi semakin krusial saat ini karena banyak perusahaan yang memerlukan keahlian dalam meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web mereka dalam hasil pencarian. Di era digital seperti sekarang, keberadaan situs web yang baik dan mudah ditemukan oleh pengguna internet sangatlah vital. Sebagai hasilnya, peran SEO SPECIALIST menjadi sangat signifikan dalam membantu perusahaan meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web mereka.

Program Sertifikasi SEO SPECIALIST BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) adalah inisiatif untuk menguji kompetensi para profesional di bidang SEO. Keberadaan program ini menjadi krusial karena memastikan bahwa para ahli SEO memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mendukung perusahaan dalam meningkatkan visibilitas dan peringkat situs web. Unit-unit kompetensi yang diuji dalam program mencakup penggunaan perangkat komputer, navigasi situs web, optimalisasi mesin pencari, pemeliharaan kinerja situs web, dan penyusunan laporan tertulis.

Melalui program sertifikasi ini, peserta akan diuji untuk memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan sebagai seorang SEO SPECIALIST yang kompeten. Dengan mengikuti program ini, peserta akan memperoleh sertifikasi yang diakui secara nasional, membantu mereka meraih kesuksesan karir di dunia SEO. Oleh karena itu, Program Sertifikasi SEO SPECIALIST BNSP sangatlah penting bagi mereka yang ingin memulai atau meningkatkan karir mereka di bidang SEO.

TUJUAN PROGRAM PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA PROFESI SEO SPECIALIST

Tujuan utama program ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme, menyediakan standar kompetensi nasional, dan mendukung kemajuan karier praktisi SEO.

Untuk mencapai tujuan tersebut, program ini berfokus pada:

  • Pengembangan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi praktisi SEO yang kompeten dan efisien.
  • Pemberian panduan yang jelas bagi para profesional dan organisasi dalam menilai kemampuan dan kompetensi SEO Specialist.
  • Pemberian bukti konkret tentang kemampuan praktisi SEO dalam bidang SEO Specialist dalam bentuk Certificate of Competence dari BNSP

REFERENSI DAN ACUAN REGULASI

  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Kep. 610 Tahun 2012 Tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Sektor Teknologi Informasi Bidang Manajemen Layanan Teknologi Informasi Menjadi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
  • Keputusan Menaker Nomor 56 Tahun 2018 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi Dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Jasa Informasi Bidang Pengoperasian Komputer
  • Australian Qualification Framework

MATERI PROGRAM PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA PROFESI SEO SPECIALIST

Sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), materi pembinaan akan mempersiapkan peserta untuk bisa memahami Unit-Unit Kompetensi yang akan menjadi materi uji kompetensi.

  1. Menggunakan Perangkat Komputer – J.63OPR00.001.2
  2. Menggunakan Penelusur Situs Web – J.63OPR00.007.2
  3. Optimise search engines – ICTWEB413
  4. Maintain website performance – ICTWEB404
  5. Membuat Laporan Tertulis – TIK.SM01.008.01

INSTRUKTUR PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA PROFESI SEO SPECIALIST

Para Ahli Bidang Search Engine Optimization dan Asesor yang kompeten dari organisasi pendukung dan yang direkomendasikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi

PERSYARATAN DASAR CALON PESERTA PROGRAM PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA PROFESI SEO SPECIALIST

  • Siswa SMK Kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi dan telah mengikuti pelatihan/praktek kerja lapangan tentang Search Engine Optimization atau
  • Lulusan Minimal SLTA sederajat semua kejuruan dan telah mengikuti pelatihan tentang Search Engine Optimization atau
  • Memiliki pengalaman kerja tentang Search Engine Optimization minimal 1 tahun

PERSYARATAN SERTIFIKASI

Peserta uji kompetensi harus melengkapi persyaratan yang sesuai dengan Skema Sertifikasi Search Engine Optimization yang meliputi:

  1. Melengkapi isian formulir permohonan (FR-APL01) dan formulir asesmen mandiri (FRAPL02): Sebelum Uji Kompetensi
  2. Menyerahkan persyaratan uji kompetensi
  • Pas foto 3×4 (3 lembar).
  • Copy identitas diri KTP/KK (1 lembar).
  • Fotocopy Raport SMA/SMK semua Kejuruan dan Fotocopy sertifikat pelatihan/praktek kerja lapangan bidang Search Engine Optimization atau
  • Fotocopy Ijazah SMA/SMK sederajat semua Kejuruan dan Fotocopy sertifikat pelatihan Search Engine Optimization atau surat pengalaman kerja bidang Search Engine Optimization minimal 1 tahun

 

JADWAL PELAKSANAAN PROGRAM

  • Tanggal: 5 sd 7 Desember 2023
  • Waktu: 08:00 sd selesai
  • Tempat: Yogyakarta (tentative)

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

Pelatihan Pelaksana Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan

Pelatihan Konservasi Perairan – Pelatihan Pelaksana Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (Level 3) adalah Pelatihan yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki kompetensi dalam merencanakan dan melaksanakan pengelolaan kawasan konservasi perairan.

Sertifikasi ini biasanya diberikan oleh lembaga atau institusi yang memiliki kewenangan dalam bidang konservasi perairan, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan.

Untuk berkompeten dalam hal ini, seseorang harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam hal-hal seperti identifikasi, pemetaan, dan pemantauan sumber daya perairan; perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi perairan; serta koordinasi dan kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait.

Pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kredibilitas seseorang dalam bidang pengelolaan konservasi perairan, sehingga dapat membuka peluang karir yang lebih baik di sektor ini.

Tujuan

Tujuan dari Pelatihan Pelaksana Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan adalah untuk memastikan bahwa individu yang memegang sertifikasi ini memiliki kemampuan untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan kawasan konservasi perairan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip konservasi.

Pelatihan ini dirancang untuk mengukur kemampuan individu dalam merencanakan dan mengelola kawasan konservasi perairan, termasuk pemahaman mereka tentang sumber daya perairan, strategi pengelolaan kawasan konservasi perairan yang efektif, dan peraturan dan kebijakan yang terkait dengan pengelolaan kawasan konservasi perairan.

Dengan memiliki sertifikat ini, individu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merencanakan dan mengelola kawasan konservasi perairan, sehingga dapat membantu dalam memastikan keberlanjutan sumber daya perairan dan lingkungan yang terkait di masa depan.

Untuk itu, kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon peserta pelatihan, yang merupakan unit pengelola kawasan konservasi dan dinas terkait. Sasaran peserta tersebut didasari oleh tugas dan fungsinya yang bergerak di bidang perencanaan pengelolaan kawasan konservasi dari target wilayah dibangunnya kawasan konservasi.

Materi

No Kode Unit Unit
1 A.033101.002.01 Menjelaskan beberapa proses dan interaksi penting pada ekosistem pesisir dan laut.
2 A.033103.001.01 Menjelaskan prinsip-prinsip kegiatan pendidikan untuk pengelolaan kawasan konservasi perairan.
3 A.033105.001.01 Menjelaskan prinsip-prinsip kegiatan perikanan berkelanjutan di kawasan konservasi perairan.
4 A.033101.003.01 Melakukan kegiatan persiapan awal perencanaan.
5 A.033101.001.01 Menjelaskan prinsip-prinsip dasar pengelolaan kawasan konservasi perairan

Waktu & Tempat Pelatihan Konservasi Perairan

Tanggal     : 28 sd 29 November 2023

Waktu       : 08.00 sd selesai

Tempat     : Yogyakarta

Instruktur Pelatihan Konservasi Perairan

Dr. Tarzan Purnomo, M.Si. & Tim

Fasilitas Pelatihan Konservasi Perairan

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

OfficeJl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, YogyakartaPhone: (0274) 287 1 048Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio Customer Relation OfficerPhone / WA  : 0813 – 2517 – 7427Email : satrio@bexcellentjogja.com

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-instruktur/

Sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis

Teknisi GIS – Sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis adalah sertifikasi profesi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menilai kompetensi seorang teknisi pemetaan dan sistem informasi geografis. Sertifikasi ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis, yang merupakan acuan bagi para tenaga kerja dalam mengembangkan kompetensinya. Sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis memiliki lingkup pekerjaan yang mencakup:

  • Melakukan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data spasial
  • Membangun dan mengelola sistem informasi geografis
  • Menghasilkan produk pemetaan dan sistem informasi geografis

Sertifikasi ini dapat diikuti oleh lulusan SMK bidang pemetaan dan sistem informasi geografis, atau lulusan SMA/SMK sederajat yang memiliki pengalaman kerja di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis paling sedikit 2 (dua) tahun. Proses sertifikasi terdiri dari dua tahapan, yaitu:

  • Asesmen teori, yang bertujuan untuk menilai pengetahuan dan pemahaman asesi tentang bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.
  • Asesmen praktik, yang bertujuan untuk menilai keterampilan dan kemampuan asesi dalam menjalankan pekerjaan teknisi pemetaan dan sistem informasi geografis.

Asesmen teori dan praktik dilakukan oleh asesor yang kompeten dan berpengalaman di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.

Jika dinyatakan lulus dalam sertifikasi ini, asesi akan mendapatkan sertifikat profesi yang berlaku selama 3 (tiga) tahun. Sertifikat ini dapat diperpanjang dengan mengikuti uji kompetensi ulang.

Manfaat yang diperoleh dari sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis antara lain:

  • Meningkatkan daya saing tenaga kerja di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.
  • Meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja.
  • Meningkatkan kesempatan kerja.
  • Meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

Unit Kompetensi

Kode Unit
M.71IGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
M.71IGN00.249.2 Melakukan deteksi permasalahan perangkat lunak dan perangkat keras SIG
M.71IGN00.103.2 Melakukan Kompilasi Data Geospasial
M.71IGN00.186.2 Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial
M.71IGN00.187.2 Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial
M.71IGN00.188.3 Mengedit Data Geospasial
M.71IGN00.255.2 Membangun Basis Data Kartografi
M.71IGN00.261.2 Menyajikan Informasi Geospasial Sesuai Template yang Telah Disiapkan oleh Kartografer

Ringkasan Skema Teknisi GIS

Mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan target dengan menjalankan metode yang

sudah ditetapkan, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang

terukur. Mampu mengelola kelompok kerja. Menguasai prinsip dasar SIG. Mampu

melakukan deteksi permasalahan perangkat lunak dan perangkat keras SIG, melakukan pengumpulan data geospasial, mengintegrasikan data geospasial, menyusun laporan

tertulis secara komprehensif. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat

diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.

Persyaratan Dasar Pemohon Sertifikasi Teknisi GIS

  • Operator SIG dengan pengalaman kerja paling sedikit (satu) tahun dijenjangnya; atau
  • Lulusan S1 Pendidikan Geografi yang memiliki sertifikat Pelatihan bidang SIG jenjang 5 (lima dan memiliki pengalaman kerja di bidang SIG paling sedikit 1 (satu) tahun; atau
  • Lulusan D3 bidang SIG/Survei Pdan Pemetaan/Geomatika; atau
  • Lulusan D3 selain bidang SIG, memiliki sertifikat pelatihan Teknisi Pemetaan dan SIG dari lembaga pelatihan/institusi atau memiliki pengalaman kerja paling sedikit 1 (satu) tahun. Lembaga pelatihan/Institusi contohnya tidak terbatas antara lain : 1)Perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Geodesi/Geomatika/Geografi yang terakreditasia atau Unggul di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional- Perguruan Tinggi); atau 2)Institusi pemerintah yang melaksanakan pelatihan di bidang survei dan pemetaan; atau 3) Lembaga pelatihan yang terakreditasi; atau
  • Lulusan D1 bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
  • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun.

Persyaratan Pendaftar Teknisi GIS

  • Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
  • Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi Bidang Survei Terestris;
  • Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
  • Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
  • Pas Foto berwarna 3×4 (background merah, 5 lembar)
  • Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

Instruktur

Dwi Sulistyo dan Tim LSP

Waktu & Lokasi

Tanggal          : 7 sd 9 November 2023

Tempat           : Yogyakarta

Waktu             : 08.00 – selesai

Fasilitas

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

Phone / WA  : 0813-2517-7427

Email           : satrio@bexcellentjogja.com

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-data-analyst-2/