Tag: training

Pelatihan Pajak Perbankan

Pajak Perbankan – Industri perbankan di Indonesia terus berkembang dengan pesat, seiring dengan semakin kompleksnya layanan keuangan yang ditawarkan. Seiring dengan perkembangan ini, regulasi perpajakan yang mengatur sektor perbankan juga menjadi semakin rumit. Bank sebagai lembaga keuangan tidak hanya berperan dalam menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat, tetapi juga memiliki kewajiban perpajakan yang spesifik dan kompleks. Pelatihan perpajakan khusus bagi sektor perbankan menjadi krusial untuk memastikan bahwa institusi perbankan mampu memenuhi kewajiban perpajakan mereka secara akurat dan efisien.

MANFAAT PELATIHAN PAJAK PERBANKAN

Peserta yang mengikuti pelatihan ini akan mendapatkan berbagai manfaat, di antaranya:

  • Pemahaman yang komprehensif tentang perpajakan perbankan.
  • Keterampilan dalam perhitungan dan pelaporan pajak yang lebih baik.
  • Kemampuan untuk mengelola risiko perpajakan dengan lebih efektif.
  • Pengetahuan terkini mengenai perubahan regulasi perpajakan.

MATERI PELATIHAN

  1. Pengantar Pajak Perbankan
  • Definisi dan tujuan pajak di sektor perbankan
  • Regulasi perpajakan di Indonesia
  1. Jenis-Jenis Pajak di Sektor Perbankan
  • Pajak Penghasilan (PPh)
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  • Pajak atas Bunga, Dividen, dan Royalti
  • Pajak Transaksi Keuangan dan Materai
  1. Mekanisme Perhitungan dan Pelaporan Pajak
  • Perhitungan Pajak Penghasilan Badan
  • Pelaporan dan Pembayaran Pajak
  • Sanksi dan Denda Perpajakan
  1. Kebijakan Perpajakan Terkini dan Dampaknya
  • Kebijakan perpajakan terbaru
  • Strategi penyesuaian perbankan
  1. Studi Kasus dan Penyelesaian Masalah Pajak Perbankan
  • Analisis studi kasus
  • Best practices dalam manajemen pajak perbankan
  1. Penutup dan Evaluasi
  • Ringkasan materi pelatihan
  • Evaluasi dan feedback peserta

INSTRUKTUR PELATIHAN PAJAK PERBANKAN

Drs. Achmad Tjahjono, S.E., Akt., M.M dan tim

PESERTA PELATIHAN PAJAK PERBANKAN

Pelatihan ini sesuai untuk diikuti oleh jabatan Manajer Keuangan (Finance Manager), Manajer Pajak (Tax Manager), Akuntan (Accountant), Analis Keuangan (Financial Analyst), Staff Pajak (Tax Staff), Internal Auditor, Chief Financial Officer (CFO), Legal Officer dan semua yang tertarik mempelajari pajak perbankan.

 

Pelaksanaan

Pukul                                  :    08.00 – selesai

Tanggal dan Tempat          :  tanggal 30 sd 31 Mei secara tatap muka (offline) di Jogja

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-pertanian-organik-ternak/

SERTIFIKASI OPERASI DAN MONITOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

OPERASI DAN MONITOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas dan keberlanjutan penggunaan energi terbarukan di Indonesia, BExcellent bermaksud mengadakan pelatihan refreshment dan sertifikasi OPERASI DAN MONITOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) ON-GRID untuk umum. Langkah ini merupakan respons terhadap meningkatnya permintaan akan pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan serta memantau pembangkit listrik tenaga surya yang terhubung ke jaringan listrik nasional.

Pelatihan refreshment ini diadakan sebagai upaya untuk memperkuat infrastruktur energi terbarukan di tanah air, sekaligus memberikan kesempatan bagi para profesional di bidang energi, untuk membuktikan pengetahuan mereka dalam hal operasi dan monitoring PLTS on-grid. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lebih banyak tenaga kerja yang terampil dan tersertifikasi dalam menjaga performa dan efisiensi sistem pembangkit listrik tenaga surya.

Selain itu, pelatihan sertifikasi ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi positif terhadap upaya pemerintah dalam mencapai target penggunaan energi terbarukan yang lebih besar dalam bauran energi nasional. Dengan meningkatnya jumlah individu yang memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan PLTS on-grid, diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan sektor energi terbarukan di Indonesia.

Melalui pelatihan serifikasi ini, BExcellent berkomitmen untuk menjadi mitra yang terpercaya dalam mendukung pembangunan infrastruktur energi terbarukan di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi individu-individu untuk turut serta dalam perubahan menuju masa depan energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Tujuan PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

  1. Mendapatkan gambaran mengenai kompetensi kerja, berupa keahlian di bidang layanan Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan dengan mengacu pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No.: Kep. 161 Tahun 2019 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Nasional Indonesia Bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan
  2. Memahami Standar Kompetensi seorang Operator / Teknisi PLTS serta mampu melaksanakan tugas-tugasnya sesuai Unit Kompetensi yang ditentukan
  3. Terlaksananya RSKKNI Bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan SKKNI.
  4. Dimilikinya SKKNI Bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan yang selaras dan sesuai dengan best practice layanan Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan dan peraturan /perundangan yang terkait.

Unit  Kompetensi PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

  1. Konsep SKKNI 
  2. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No.: Kep. 161 Tahun 2019 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Nasional Indonesia Bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan
  3. Bidang Jasa Administrasi Perkantoran The Role of the Solar PV Technician and Operator
  4. Model Standar Kompetensi
  5. Mengapa Standar Kompetensi Dibutuhkan
  6. Unit-unit Kompetensi:
  7. 35EBT24.012.1 | Memasang sistem proteksi PLTS
  8. 35EBT25.003.1 | Mengoperasikan PLTS photovoltaic tipe on-grid
  9. 35EBT25.004.1 | Memonitor performa PLTS photovoltaic tipe on-grid
  10. UM01.007.01 | Menggunakan alat tangan untuk kelistrikan
  11. 28LOG09.002.2 | Membaca Gambar Teknik
  12. 28LOG12.002.2 | Mengukur Listrik/elektronik
  13. 35EBT13.002.1 | Menerapkan Prinsip-prinsip Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Lingkungan Unit Pembangkit EBT

Metode Kegiatan

Kegiatan ini menekankan pada pendekatan model pembelajaran berbasis kompetensi. Pada akhir pelatihan peserta akan mengikuti proses assessment (uji kompetensi) yang langsung ditangani oleh asesor dari LSP. 

 

Persyaratan Umum Peserta

  1. Uji Kompetensi diikuti minimal 3 peserta dengan profesi Teknisi PLTS, Operator PLTS, Supervisor PLTS, Engineer PLTS, Manager Proyek Energi Terbarukan, Teknisi Listrik, Ahli Energi Terbarukan, Koordinator Proyek PLTS, Petugas Pemeliharaan PLTS, Petugas Pengawasan PLTS atau profesional yang berpengalaman di bidang yang terkait
  2. Diharapkan peserta secara teknis menguasai Bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan serta mempunyai pengalaman kerja di bidangnya
  3. Peserta dianjurkan membawa laptop

Instruktur & Tim Assesor

Kegiatan sertifikasi ini akan diampu oleh praktisi yang berpengalaman di bidang Pemeliharaan Pembangkit Aneka Energi Baru Dan Energi Terbarukan dan Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

Pelaksanaan PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

Tanggal                  : 16 sd 18 Juli 2024 (2 hari Pelatihan + 1 hari asesmen)*

Pukul                      : 08.00 – selesai

Tempat asesmen     : Daerah Istimewa Yogyakarta

*(Tanggal dan tempat asesmen bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

 

Fasilitas

Biaya tersebut sudah termasuk fasilitas training sebagai berikut:

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

Biaya pelatihan belum termasuk:

  • Pajak – pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

 

Pelatihan Perbaikan & Perkuatan Struktur Beton

Pelatihan Perbaikan & Perkuatan Struktur Beton – Saat ini semakin banyak ditemui bangunan yang mengalami kerusakan struktur maupun non-struktur; pada saat masa layannya ataupun pada saat proses pembangunan; yang diakibatkan oleh faktor dari bangunan itu sendiri maupun faktor dari luar. Di mana bentuk dan tingkat kerusakan yang terjadi mulai dari yang ringan sampai berat.

Dengan adanya tuntutan bahwa bangunan yang mengalami kerusakan harus sudah dapat secepatnya difungsikan kembali, maka perlu adanya penanganan terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi, baik dengan melakukan perbaikan ataupun perkuatan. Seringkali dengan terbatasnya waktu, maka perbaikan atau perkuatan yang dilakukan tidak memperhatikan beberapa kaidah yang berkaitan dengan kapasitas struktur dan prosedur pelaksanan serta kontrol kualitas.

Tujuan

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta agar mereka mampu melaksanakan pekerjaan perbaikan dan perkuatan struktur beton dengan metode-metode perkuatan yang relevan dengan kondisi bangunan.

Materi

1. Pendahuluan: Perkembangan Ilmu Teknik Sipil dalam Perkuatan dan Struktur
2. Metode dan Material Perbaikan
• Keretakan
• Spalling

3. Metode dan Material Perkuatan
• Memperpendek Bentang Struktur dengan Konstruksi Beton / Konstruksi Baja
• Perbesaran Dimensi Konstruksi Beton
• Penambahan Plat Baja
• External pre-stressing.
• FRP (Fiber Reinforced Polymer)

4. Self Compacting Concrete
• Workability
• Metoda Test: Slump-Flow Test, L-Shape-Box Test & V-funnel Test
• Pouring dan Formwork

5. Pelaksanaan Perbaikan dan Perkuatan
• Persiapan Permukaan.
• Perbandingan Campuran
• Pot Life
• Kekuatan Tekan

6. Quality Control System pada Pekerjaan Perbaikan dan Perkuatan Beton
• Injeksi
• Patching, Grouting, Shot-crete, Beton Prepack dan Beton SCC.
• Perkuatan dengan FRP

 

METODE

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

 

PESERTA

Pelatihan ini ditujukan untuk para Civil Engineer, Technician, Pimpinan Proyek.

INSTRUKTUR

Ir. As’Ad Pujianto dan Tim

 

WAKTU & TEMPAT

Tanggal    : 2 hari di Mei 2024

Waktu      : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat    : Bandung

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

Meningkatkan Produktivitas Melalui Manajemen Sumber Daya Manusia

Human Capital Staff – Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) telah menjadi pilar fundamental dalam kesuksesan setiap organisasi. Dalam era di mana kompetisi bisnis semakin ketat, peran HRM tidak hanya terbatas pada administrasi personalia, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk memahami dengan baik bagaimana staf Human Capital dapat menjadi aset yang berharga dalam mencapai tujuan bisnisnya.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang pentingnya staf Human Capital dalam konteks manajemen sumber daya manusia dan bagaimana perannya yang krusial dalam meningkatkan produktivitas perusahaan. Dari proses rekrutmen hingga pengembangan karyawan, komunikasi yang efektif, dan budaya perusahaan yang memotivasi, kita akan membahas berbagai aspek yang menunjukkan bagaimana investasi dalam sumber daya manusia dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi keseluruhan organisasi.

Mari kita melangkah lebih jauh untuk memahami betapa pentingnya peran staf Human Capital dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, produktif, dan berkelanjutan.

 

Peran Utama Staff Human Capital: Membangun Tim Berkualitas

Dalam membangun tim yang kuat dan produktif, salah satu langkah krusial adalah melalui proses seleksi yang efektif. 

Proses Seleksi Efektif

Proses seleksi yang efektif dimulai dari pemahaman yang jelas tentang kebutuhan perusahaan dan posisi yang akan diisi. Staf Human Capital memiliki tanggung jawab untuk bekerja sama dengan manajer departemen terkait untuk mengidentifikasi kriteria yang diperlukan untuk sukses dalam peran tersebut. Hal ini mencakup tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga kecocokan budaya dan nilai perusahaan.

Selanjutnya, staf Human Capital bertanggung jawab untuk merancang dan melaksanakan strategi seleksi yang sesuai. Ini mungkin melibatkan penggunaan berbagai alat evaluasi, termasuk tes keterampilan, analisis kepribadian, dan referensi profesional.

Teknik Wawancara dan Evaluasi yang Tepat

Wawancara merupakan tahap penting dalam proses seleksi, dan staf Human Capital memiliki peran kunci dalam memastikan bahwa wawancara dilakukan dengan baik. Mereka harus mengembangkan pertanyaan yang relevan dan terstruktur untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kandidat, baik dari segi keterampilan teknis maupun kualitas pribadi.

Selain itu, evaluasi yang tepat setelah wawancara juga penting. Staf Human Capital harus mampu menganalisis hasil wawancara dan data lainnya secara objektif untuk membuat keputusan yang tepat mengenai perekrutan. Hal ini dapat melibatkan pembandingan antara kandidat, serta konsultasi dengan manajer departemen terkait untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan posisi.

Dengan menjalankan proses seleksi yang efektif dan menerapkan teknik wawancara serta evaluasi yang tepat, staf Human Capital memainkan peran penting dalam membangun tim yang berkualitas untuk mendukung pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang perusahaan. Dalam artikel berikutnya, kita akan menjelajahi lebih lanjut tentang peran HR dalam pelatihan dan pengembangan karyawan.

Pelatihan Human Capital: Investasi untuk Masa Depan

Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan investasi yang sangat penting bagi kesuksesan jangka panjang suatu perusahaan. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan keterampilan dan pengetahuan individual karyawan, tetapi juga memperkuat budaya pembelajaran dalam organisasi dan menciptakan lingkungan kerja yang dinamis. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek utama dari pelatihan dan pengembangan Human Capital: pentingnya pelatihan dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan, serta strategi pengembangan karir untuk memotivasi mereka.

Pentingnya Pelatihan dalam Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan Karyawan

Pelatihan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memperoleh atau meningkatkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan mereka. Ini bisa berupa pelatihan teknis untuk menguasai perangkat lunak atau alat kerja tertentu, atau pelatihan non-teknis seperti keterampilan kepemimpinan, manajemen waktu, atau komunikasi interpersonal. Dengan memperkuat keterampilan ini, karyawan menjadi lebih efisien dan efektif dalam melakukan tugas mereka, yang pada gilirannya berkontribusi pada produktivitas dan kualitas kerja secara keseluruhan.

Selain itu, pelatihan juga memungkinkan karyawan untuk terus mengembangkan pengetahuan mereka tentang industri dan tren terkini. Dalam lingkungan bisnis yang terus berubah, penting bagi karyawan untuk tetap relevan dan dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan-perubahan tersebut. Pelatihan yang berkelanjutan membantu mendorong budaya pembelajaran di tempat kerja dan meningkatkan kapasitas organisasi untuk berinovasi dan berkembang.

 

Strategi Pengembangan Karir untuk Memotivasi Karyawan

Selain memberikan pelatihan yang tepat, penting bagi perusahaan untuk memiliki strategi pengembangan karir yang jelas dan terstruktur. Ini mencakup pembuatan rencana karir individual untuk setiap karyawan, yang menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang mereka dalam organisasi. 

Selain itu, pengembangan karir juga dapat mencakup rotasi pekerjaan, penugasan proyek khusus, atau program mentorship. Dengan memberikan pengalaman yang beragam dan kesempatan untuk belajar dari orang lain, perusahaan dapat membantu karyawan mengembangkan keterampilan tambahan dan memperluas wawasan mereka tentang berbagai aspek bisnis.

Dengan menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam pelatihan dan pengembangan Human Capital, perusahaan tidak hanya memperkuat timnya dengan karyawan yang lebih terampil dan kompeten, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang mendorong pertumbuhan dan inovasi. Dalam artikel selanjutnya, kita akan mengeksplorasi bagaimana kompensasi dan manfaat yang tepat juga berperan dalam memotivasi dan mempertahankan karyawan.

Kompensasi dan Manfaat Human Capital Staff: Memotivasi dan Mempertahankan Karyawan

Kompensasi dan manfaat yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan tidak hanya merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi karyawan, tetapi juga merupakan faktor kunci dalam memotivasi mereka untuk tetap berkinerja tinggi dan setia pada perusahaan. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek penting dari kompensasi dan manfaat Human Capital Staff: sistem penggajian yang adil dan kompetitif, serta penawaran manfaat yang menarik untuk meningkatkan retensi karyawan.

Sistem Penggajian yang Adil dan Kompetitif

Salah satu aspek kunci dari sistem penggajian yang efektif adalah keadilan. Karyawan harus merasa bahwa mereka diperlakukan secara adil dan dihargai sesuai dengan kontribusi mereka terhadap kesuksesan perusahaan.

Selain keadilan, kompetitivitas juga merupakan faktor penting dalam sistem penggajian yang efektif. Ini tidak hanya membantu dalam merekrut karyawan yang terbaik, tetapi juga mencegah turnover yang tinggi karena masalah gaji.

Penawaran Manfaat yang Menarik untuk Meningkatkan Retensi Karyawan

Selain gaji, manfaat tambahan juga dapat menjadi faktor penting dalam memotivasi karyawan dan meningkatkan retensi. Manfaat ini dapat berupa asuransi kesehatan, program pensiun, cuti yang fleksibel, atau tunjangan pendidikan. 

Selain manfaat yang bersifat materi, penting juga untuk menawarkan kesempatan pengembangan profesional dan kemajuan karir kepada karyawan. Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas pentingnya evaluasi kinerja dalam pengelolaan Human Capital.

Evaluasi Kinerja Human Capital Staff: Mendorong Pertumbuhan dan Kesuksesan

Evaluasi kinerja merupakan salah satu alat yang paling penting dalam manajemen sumber daya manusia. Ini tidak hanya memberikan gambaran tentang kontribusi individual karyawan terhadap tujuan perusahaan, tetapi juga menjadi dasar untuk pengembangan individu dan perencanaan organisasi yang efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas dua aspek penting dari evaluasi kinerja Human Capital Staff: pengukuran kinerja yang objektif dan penggunaan hasil evaluasi untuk pengembangan individu dan perencanaan organisasi.

Pengukuran Kinerja yang Objektif

Pengukuran kinerja yang objektif adalah kunci untuk memastikan bahwa evaluasi kinerja memberikan gambaran yang akurat tentang pencapaian karyawan. Tujuan ini harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).

Selain menetapkan tujuan, penting juga untuk memiliki metrik yang jelas untuk menilai kinerja karyawan. Metrik ini harus terkait dengan tanggung jawab dan peran individu dalam organisasi, dan harus dapat diukur dengan cara yang obyektif. Ini dapat mencakup pencapaian target penjualan, kualitas pekerjaan, tingkat kehadiran, atau kemajuan dalam proyek tertentu.

Penggunaan Hasil Evaluasi untuk Pengembangan Individual dan Perencanaan Organisasi

Hasil dari evaluasi kinerja harus digunakan secara konstruktif untuk memandu pengembangan individual karyawan. Staf Human Capital harus memberikan umpan balik yang jelas dan berorientasi pada pemecahan masalah kepada karyawan tentang kinerja mereka, serta membantu mereka merumuskan rencana tindakan untuk meningkatkan keterampilan dan pencapaian mereka.

Selain itu, hasil evaluasi juga harus digunakan untuk perencanaan organisasi yang lebih luas. Data tentang kinerja karyawan dapat membantu perusahaan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam timnya, serta mengidentifikasi peluang untuk pengembangan lebih lanjut atau restrukturisasi organisasi. Hal ini dapat membantu perusahaan dalam mengoptimalkan penggunaan Human Capitalnya dan mencapai tujuan bisnisnya.

Studi Kasus: Meningkatkan Produktivitas melalui Implementasi Praktik HRM yang Efektif

Implementasi praktik Manajemen Sumber Daya Manusia (HRM) yang efektif dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi keseluruhan organisasi. Dalam studi kasus ini, kita akan melihat contoh konkret dari sebuah perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitas dan keberhasilannya melalui implementasi praktik HRM yang efektif.

 

Langkah-langkah Konkret dalam Mengimplementasikan Praktik HRM yang Efektif

Perusahaan XYZ, sebuah perusahaan teknologi yang berkembang pesat, menyadari bahwa untuk tetap bersaing di pasar yang semakin kompetitif, mereka perlu memiliki tim yang terampil dan termotivasi. Untuk mencapai hal ini, mereka mengambil langkah-langkah konkret dalam mengimplementasikan praktik HRM yang efektif:

  1. Analisis Kebutuhan: Manajemen perusahaan melakukan analisis menyeluruh tentang kebutuhan tenaga kerja mereka, termasuk keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis perusahaan.
  2. Perekrutan dan Seleksi yang Cermat: Proses perekrutan dan seleksi diperketat untuk memastikan bahwa hanya karyawan berkualitas yang direkrut. Mereka menggunakan teknik wawancara yang terstruktur dan menetapkan tes keterampilan yang relevan untuk menilai kemampuan calon karyawan.
  3. Pelatihan dan Pengembangan Berkelanjutan: Perusahaan berinvestasi dalam program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan karyawan mereka. Mereka menyediakan peluang bagi karyawan untuk mengikuti kursus, seminar, dan sertifikasi yang relevan dengan bidang pekerjaan mereka,

Dampak Positif dari Implementasi HRM terhadap Produktivitas dan Keberhasilan Perusahaan

Dengan mengimplementasikan praktik HRM yang efektif seperti yang disebutkan di atas, perusahaan XYZ berhasil mencapai dampak positif yang signifikan:

  1. Peningkatan Produktivitas: Karyawan yang terampil dan termotivasi membawa kontribusi yang lebih besar terhadap tujuan perusahaan. Implementasi program pelatihan dan pengembangan membantu meningkatkan keterampilan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
  2. Peningkatan Retensi Karyawan: Karyawan merasa dihargai dan terlibat ketika perusahaan memberikan peluang untuk pengembangan dan pertumbuhan karir. Dengan demikian, tingkat retensi karyawan di perusahaan meningkat, yang mengurangi biaya penggantian dan mempertahankan pengetahuan dan pengalaman di dalam organisasi.
  3. Daya Saing yang Lebih Tinggi: Dengan tim yang terampil dan termotivasi, perusahaan menjadi lebih kompetitif di pasar. Mereka mampu menghadapi tantangan dan peluang dengan lebih baik, dan mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Melalui implementasi praktik HRM yang efektif, perusahaan XYZ berhasil meningkatkan produktivitas dan keberhasilannya secara keseluruhan. Kesuksesan mereka menunjukkan betapa pentingnya peran HRM dalam membentuk fondasi yang kuat bagi pertumbuhan dan keberhasilan jangka panjang suatu organisasi.

Dalam era bisnis yang penuh dengan persaingan yang ketat, peran Human Capital Staff tidak dapat diabaikan.  Sebagai kesimpulan, tidak dapat disangkal bahwa investasi dalam pengembangan Human Capital adalah kunci untuk pertumbuhan jangka panjang suatu perusahaan.  Oleh karena itu, mari kita terus mengutamakan pengembangan staf Human Capital sebagai prioritas utama dalam strategi bisnis kita. Dengan melakukan hal ini, kita akan memastikan bahwa perusahaan kita tetap relevan, berdaya saing, dan berhasil dalam jangka panjang.

 

Informasi Pendaftaran

Silabus Sertifikasi Human Capital Staff BNSP

HUMAN CAPITAL STAFF BNSP

 

 
 
 
 
 

PELATIHAN DISSOLVED GAS ANALYSIS IN OIL FILLED TRANSFORMERS

Dissolved Gas Analysis – Setiap peralatan elektronik mempunyai batasan umur tertentu, tak terkecuali transformator. Sebagai peralatan tegangan tinggi tidak lepas dari kemungkinan mengalami kondisi abnormal, dimana pemicunya dapat berasal dari internal maupun eksternal trafo. Ketidaknormalan ini akan menimbulkan dampak terhadap kinerja trafo. Apabila transformator ini mengalami kegagalan maka akan mengganggu kelangsungan sistem tenaga listrik. Untuk mencegah hal ini perlu dilakukan pengawasan terhadap kondisi trafo dengan cara melakukan pemeliharaan secara teratur. Salah satu metoda untuk mengetahui ada tidaknya ketidaknormalan pada trafo adalah dengan mengetahui dampak dari ketidaknormalan trafo itu sendiri. Untuk mengetahui dampak ketidakbenaran pada trafo digunakan metoda DGA (Dissolved gas analysis).

Pelatihan DGA adalah proses untuk menghitung kadar/nilai dari gas-gas hidrokarbon yang terbentuk akibat ketidaklaziman. Untuk mendeteksi kondisi isolasi dan mengidentifikasi penyebab kegagalan pada isolasi maka perlu dilakukan preventive maintenance. Sementara untuk mendeteksi kondisi minyak trafo dilakukan pengujian Breakdown Voltage (BDV), Dissolve Gas Analysis (DGA) dan rangkaian pengujian laboratorium seperti pengujian untuk mengukur viskositas, titik nyala, kandungan air dan warna minyak trafo.

Tujuan

Tujuan yang akan dicapai pada pelatihan ini adalah sebagai berikut:

  1. Peserta memahami serta mampu menggunakan perangkat DGA untuk mencegah kegagalan pada transformator
  2. Mempelajari kriteria interpretatif DGA
  3. Meningkatkan masa operasi transformator

Materi

  1. Basic concepts of the transformers and maintenance strategies
  2. Normative requirements
  3. Gas formation mechanisms
  4. Classification of the failure modes
  5. Factors of aging of the insulation system: oxygen concentration, concentration of carbon oxides id and temperature
  6. Planning of preventive maintenance
  7. Gas sampling methods
  8. Analysis of dissolved gases (DGA)
  9. Breakdown dielectric voltage (BDV)
  10. Water Content
  11. Neutralization Value
  12. Oil Quality Index Number
  13. Inter Facial Tension
  14. Flash Point
  15. Sediment Content & Sludge Content
  16. Failure analysis and troubleshooting

 

Instruktur

Miftakhul Hudha, S.T, M.Eng & Team

 

Peserta

Pelatihan ini sesuai untuk diikuti oleh:

  • Teknisi listrik
  • Operator maintenance trafo
  • Konsultan elektrikal
  • Kontraktor elektrikal

Waktu & Tempat Dissolved Gas Analysis

Tanggal               : 12 sd 14 November 2024

Lokasi                  : Hotel Asyana Kemayoran Jakarta, Jl. Bungur Besar Raya No.79-81, Kemayoran, Kota Jakarta Pusat

Pukul                   :     08.00 – selesai

(Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan bersifat tentative menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan klien)

Fasilitas Dissolved Gas Analysis

  • Qualified instructor
  • Training Module
  • Sertifikat
  • Souvernir
  • Training room with full AC facilities and multimedia
  • lunch and 2 coffeebreak every day of training

Informasi Dissolved Gas Analysis

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, YogyakartaPhone: (0274) 287 1 048

 Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55252

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Nama:  Satrio                                                                    Customer Relation Officer·        

Phone / WA: 0813 – 2517 – 7427

Email:  satrio@bexcellentjogja.com

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-life-cycle-assesment-dari-bexcellent-consultant/

PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI SKEMA STAF REKRUTMEN DAN SELEKSI SDM

Staf Rekrutmen & SDM – Para karyawan adalah individu yang menghabiskan sebagian besar hari mereka berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Mereka adalah sumber daya yang paling penting didalam organisasi. Karyawan dapat meningkatkan kualitas organisasi atau merusaknya. Hal tersebut menjadikan mereka sebagai garis hidup organisasi.

Setiap karyawan dalam masa kerjanya memperoleh sejumlah keterampilan melalui pengalaman, paparan, pelatihan dan sebagainya. Hal tersebut akan meningkatkan produktivitas dan pada akhirnya bermanfaat bagi organisasi. Pengetahuan dan keahlian yang dikembangkan karyawan pada waktunya untuk lebih meningkatkan produktivitas organisasi merupakan bentuk human capital dalam organisasi. Human capital menjadi kumpulan kolektif dari keterampilan, atribut, pengetahuan, keahlian karyawan yang selanjutnya memainkan peran integral dalam meningkatkan produktivitas organisasi.

Tujuan utama setiap organisasi adalah untuk melatih karyawannya sehingga mereka menjadi sumber daya yang efisien di kemudian hari. Dalam manajemen sumber daya manusia, organisasi memperlakukan karyawan mereka sebagai sumber daya penting yang memainkan peran penting dalam produktivitas organisasi.

Maka perlu pengelola manajemen sumber daya manusia yang mumpuni untuk bisa mengatur human capital sebagai aset penting organisasi. Kami yakin organisasi anda membutuhkan personel yang kompeten dan layak untuk mengelola human capital management.

Bexcellent Mitra Cemerlang adalah Lembaga Diklat Profesi yang telah bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi. Kami telah merancang dan menyelenggarakan agenda pelatihan berbasis kompetensi selama hampir 10 tahun, salah satunya di bidang Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia.

 

Peraturan

  • Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NO.M/5/HK.04.00/VII/2019 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi terhadap jabatan bidang manajemen sumber daya manusia.
  • Peraturan BNSP No 1 tahun 2014 tentang Pedoman Penilaian Kesesuaian Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.
  • Peraturan BNSP No 4 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharaan Skema Sertifikasi Profesi.
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor 149 Tahun 2020 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Jasa Profesional, Ilmiah Dan Teknis Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat Dan Konsultasi Manajemen Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia
  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 297 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jenjang Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Sumber Daya Manusia

 

Tujuan

Program Sertifikasi Profesi Manajemen Sumber Daya Manusia ini memiliki tujuan:

  1. Membantu industri dan organisasi memastikan bahwa personel Manajemen SDM adalah kompeten
  2. Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan mengembangkan tenaga berbasis kompetensi guna meningkatkan efisensi pengembangan SDM khususnya dan efisiensi nasional pada umumnya
  3. Membantu industri dalam sistem analisis jabatan dan beban kerja untuk perencanaan kebutuhan akan pekerja, dan pelayanan administrasi pekerja secara efektif dan efisien
  4. Membantu tenaga profesi meyakinkan kepada organisasi/industri/kliennya bahwa dirinya kompeten dalam bekerja atau menghasilkan jasa dan meningkatkan percaya diri tenaga profesi
  5. Membantu tenaga profesi dalam merencanakan karirnya dan mengukur tingkat pencapaian kompetensi dalam proses belajar di lembaga formal maupun secara mandiri.
  6. Membantu tenaga profesi dalam memenuhi persyaratan regulasi
  7. Membantu pengakuan kompetensi lintas sektor dan lintas negara
  8. Membantu tenaga profesi dalam promosi profesinya dipasar tenaga kerja

 

Unit Kompetensi

NO      KODE UNIT                   JUDUL UNIT KOMPETENSI

1          M.70SDM01.010.2         Menyusun Uraian Jabatan

2          M.70SDM01.011.2         Melaksanakan Analisis Beban Kerja

3          M.70SDM01.017.2         Melakukan Proses Rekrutmen

4          M.70SDM01.058.2         Melakukan Administrasi Jaminan Sosial

 

PERSYARATAN UJI KOMPETENSI Staf Rekrutmen & SDM

  • Pendidikan dan Pengalaman : Strata 1 atau setara dan berpengalaman minimal 2 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Diploma 3 atau yang setara dan berpengalaman minimal 3 tahun pada posisi staf di departemen HR
  • Memiliki sertifikat pelatihan di bidang manajemen SDM atau yang terkait
  • Menyerahkan SK (Surat Keputusan) atau bukti lainnya yang sah dan menyatakan bahwa pemohon melaksanakan tugas sebagai staf di departemen HR
  • Menyerahkan pas Foto 3 X 4 sebanyak 4 lembar
  • Foto Copy Ijazah terakhir
  • Foto Copy KTP
  • Bukti-bukti kerja dalam portofolio

Koordinator Staf Rekrutmen & SDM

  • AUDITH M. TURMUDHI, DRS. PSI., MM dan tim
  • Tim Asosiasi Pendukung LSP

Waktu  &  Tempat Staf Rekrutmen & SDM

Tanggal          :    20 & 21 dan 24 Mei 2024 (2 hari online + 1 hari offline)

Pukul              :   08.00 sd selesai

Tempat           :    Blended Yogyakarta

(Tanggal bersifat tentatif, menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

https://www.instagram.com/satriobexcellent/

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-human-capital-staf/

SERTIFIKASI AUDITOR ENERGI BANGUNAN GEDUNG

Auditor Energi Bangunan Gedung – PT Bexcellent Mitra Cemerlang sangat memperhatikan kebutuhan akan auditor energi bangunan gedung yang berkualitas dan terlatih. Sebagai respons terhadap tuntutan pasar dan kebutuhan akan auditor yang kompeten, perusahaan ini menyelenggarakan pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) untuk Auditor Energi Bangunan Gedung dan menyediakan sertifikasi yang sesuai.

Di era dimana efisiensi energi semakin penting, peran auditor energi bangunan gedung menjadi sangat vital. Mereka bertugas untuk mengevaluasi penggunaan energi dalam bangunan gedung dan menyusun rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi energi. Oleh karena itu, kualitas dan kompetensi auditor ini sangatlah penting.

Latar Belakang

Pelatihan berbasis SKKNI yang diadakan oleh PT Centra Gama bertujuan untuk memastikan bahwa para peserta memiliki pemahaman yang komprehensif tentang tugas dan tanggung jawab seorang auditor energi bangunan gedung. Dengan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar para auditor dapat menjalankan tugas mereka dengan efektif dan profesional.

Sementara itu, sertifikasi yang diberikan oleh PT Centra Gama menegaskan bahwa seorang auditor telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh SKKNI. Dengan demikian, sertifikasi ini memberikan jaminan kepada klien dan pemangku kepentingan bahwa hasil audit yang diberikan oleh auditor tersebut dapat dipercaya dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Selain itu, kegiatan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2018 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Golongan Pokok Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Lainnya Bidang Audit Energi. Ini menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan oleh PT Centra Gama telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dalam kesimpulannya, upaya PT Bexcellent Mitra Cemerlang dalam menyelenggarakan pelatihan berbasis SKKNI dan menyediakan sertifikasi bagi auditor energi bangunan gedung merupakan langkah yang sangat positif. Ini tidak hanya membantu meningkatkan kualitas dan profesionalisme auditor, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi bangunan secara keseluruhan. Dengan adanya auditor yang berkualitas dan terlatih, diharapkan akan tercipta bangunan gedung yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di masa depan.

Tujuan Pelatihan Auditor Energi Bangunan Gedung

  1. Mendapatkan gambaran mengenai kompetensi kerja, berupa keahlian di bidang Audit Energi dengan mengacu pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No.: Kep. 53 Tahun 2018 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Audit Energi
  2. Memahami Standar Kompetensi seorang Auditor Energi Bangunan serta mampu melaksanakan tugas-tugasnya sesuai Unit Kompetensi yang ditentukan
  3. Terlaksananya RSKKNI Bidang Audit Energi dengan mengacu kepada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penetapan SKKNI.
  4. Dimilikinya SKKNI Bidang Audit Energi yang selaras dan sesuai dengan best practice layanan Audit Energi dan peraturan /perundangan yang terkait.

 

Materi Pelatihan Auditor Energi Bangunan Gedung

  1. Konsep SKKNI 
  2. Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No.: Kep. 53 Tahun 2018 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Audit Energi
  3. Bidang Jasa Audit Energi The Role of the Building Energy Auditor
  4. Model Standar Kompetensi
  5. Mengapa Standar Kompetensi Dibutuhkan
  6. Unit-unit Kompetensi:
  • M.74AEN00.001.2 | Merencanakan audit energi
  • M.74AEN00.002.2 | Melaksanakan rapat pembukaan
  • M.74AEN00.003.2 | Mengumpulkan data pada bangunan gedung
  • M.74AEN00.006.2 | Merencanakan pengukuran parameter energi pada bangunan gedung
  • M.74AEN00.009.2 | Melakukan survei lapangan pada bangunan gedung
  • M.74AEN00.012.2 | Melakukan analisis data survei lapangan pada bangunan gedung
  • M.74AEN00.015.2 | Melaporkan hasil audit energi

Metode Kegiatan Auditor Energi Bangunan Gedung

Kegiatan ini menekankan pada pendekatan model pembelajaran berbasis kompetensi. Pada akhir pelatihan peserta akan mengikuti proses assessment (uji kompetensi) yang langsung ditangani oleh asesor dari LSP. 

Persyaratan Umum Peserta

  1. Uji Kompetensi diikuti minimal 3 peserta dengan profesi Auditor Energi Bangunan Gedung, Konsultan Energi Bangunan Gedung, Insinyur Energi Bangunan Gedung, Ahli Teknik Lingkungan (dengan spesialisasi dalam energi bangunan), Ahli Bangunan Berkelanjutan, Manajer Proyek Bangunan Berkelanjutan, Pengembang Properti Berkelanjutan, Penasehat Energi Bangunan Gedung, atau profesional yang berpengalaman di bidang yang terkait
  2. Persyaratan Dasar
  • Memiliki pendidikan akhir formal minimal Sarjana Strata I dan memiliki pengalaman kerja efektif di bidang keenergian minimal selama 1 (satu) tahun atau, 
  • Memiliki pendidikan akhir formal minimal Diploma III teknik dan memiliki pengalaman kerja efektif di bidang keenergian minimal selama 2 (dua) tahun atau, 
  • Memiliki pendidikan akhir formal minimal SLTA (SMU/SMK) dan memiliki pengalaman kerja efektif di bidang keenergian minimal selama 15 (lima belas) tahun 
  1. Menyerahkan dokumen bukti portofolio berupa laporan audit energi yang dilakukan dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir sesuai unit-unit kompetensi okupasi auditor energi.
  2. Peserta dianjurkan membawa laptop

 

Instruktur & Tim Assessor

Kegiatan sertifikasi ini akan diampu oleh praktisi yang berpengalaman di bidang Audit Energi dan Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

 

Venue

Kegiatan Refreshment secara online dan Assessment akan dilaksanakan di Gedung Wibawa Mukti Bekasi, Jawa Barat

Teknis Kegiatan

tanggal 23 sd 25 April 2024 di Yogyakarta

Training / refreshment : 2 hari (08.00 – 17.00)

Uji Kompetensi / assessment : 1 hari (08.00 – 17.00)

 

Fasilitas

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-administrasi-perkantoran-2/?fbclid=IwAR2bXpcmwT7i6iTOFf8N0ck9V0LtojjtknM1AOWXhzdPTnT9XHpMbRfdcnw

Operator Forklift

 Sertifikasi Kemnaker RI Operator Forklift – Forklift sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan barang dengan mudah dan cepat, yang biasanya memerlukan banyak tenaga dan waktu yang lama bila diangkat secara manual. Kenyamanan dan kemudahan yang diberikan dengan menggunakan forklift ini juga mengandung resiko yang perlu menjadi perhatian baik oleh operator maupun orang yang bekerja di sekitarnya. Forklift modern adalah mesin yang mengagumkan.

Forklift sebagian besar lebih berat dari mobil atau truk yang ringan, santa kuat, menggunakan kemudi roda belakang, lebarnya kurang dari seratus dua puluh cm. Tidak semua orang boleh mengoperasikan forklift. Mengoperasikan forklift merupakan pekerjaan khusus yang memerlukan pelatihan dan ijin sebagai operator yang berkualitas. Mengoperasikan forklift adalah pekerjaan yang penting dan hanya operator yang terlatih dan mendapat ijin saja yang boleh mengoperasikannya.

Operator Forklift

Operator Forklift yang Professional merupakan suatu keharusan yang diminta oleh perusahaan, selain harus menguasai dasar-dasar Forklift, seorang operator juga harus tahu bagaimana melakukan pengoperasian Forklift dengan benar, mereka juga harus menguasai perawatan terhadap mesin-mesin Forklift. Ketika perusahaan memilih tenaga forklift, harus dipertimbangkan kemampuan, kemandirian, dan kondisi mental dan fisik yang prima dari calon operator. Tenaga yang ahli dan profesional harus tahu bagaimana mengoperasikan forklift dengan hati-hati dan selamat, serta dapat bereaksi dengan benar terhadap situasi yang berbahaya. Untuk dapat menjadi operator yang ahli dan profesional banyak hal yang harus dipahami, diantaranya sebagai berikut:

  • Bahaya-bahaya yang umum saat mengoperasikan forklift
  • Kelengkapan keselamatan yang ada pada forklift
  • Batas berat maksimum yang boleh diangkat dan keseimbangan beban
  • Posisi garpu saat memindahkan barang dan melalui jalan tanjakan atau turunan
  • Mengangkat beban yang menghalangi pandangan
  • Kondisi jalan yang dapat dilalui sesuai dengan jenis forklift yang digunakan
  • Keadaan fisik forklift dan cara melakukan pemeriksaannya, dan sebagainya.

Operator yang ahli dan profesional merupakan kunci utama untuk pengoperasian forklift yang selamat dan efisien. Peraturan Menteri tenaga Kerja No. Per.05/MEN/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut, Pasal 4 mengatur setiap pesawat angkat dan angkut harus dilayani oleh operator yang mempunyai kemampuan dan telah memiliki keterampilan khusus tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Untuk itu, pelatihan bagi operator forklift merupakan suatu keharusan untuk memastikan bahwa operator tersebut sudah memiliki keahlian dan keterampilan dalam mengoperasikan forkliftnya dengan selamat dan profesional sehingga tidak menimbulkan kecelakaan dan kerugian berupa cidera pada diri mereka sendiri dan orang lain, ataupun merusak peralatan serta material. Bertolak dari kondisi tersebut, PT Bexcellent sebagai perusahaan PJK3 yang ditunjuk oleh KEMNAKER RI menawarkan “Pelatihan & Sertifikasi Operator Forklift”, bekerja sama dengan KEMNAKER RI. 

 

TUJUAN & MANFAAT OPERATOR FORKLIFT

TUJUAN

Dalam Pelatihan ini peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar secara terpadu dalam pengoperasian Forklift, setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta akan:

  • Melaksanakan Ketentuan dan perundang-undangan sesuai dengan keselamatan kerja pada forklift.
  • Mengoperasikan forklift dengan benar sesuai standar dan peraturan yang berlaku serta syarat-syarat keselamatan kerja
  • Mengenal dan membaca daftar beban
  • Melakukan pemeriksaan dan perawatan harian
  • Mengenal dan mengetahui fungsi komponen forklift

 

MANFAAT

Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu :

  • Menjelaskan dan melaksanakan peraturan dan perundangan yang berlaku
  • Menjelaskan prinsip kerja, jenis, rancang bangun dan membaca daftar beban dengan akurat
  • Mengoperasikan forklift sesuai anjuran keselamatan kerja
  • Melaksanakan perawatan, pemeriksaan keliling dan harian sesuai anjuran pabrik
  • Menjelaskan sistem hidrolik beserta perlengkapannya pada sebuah forklift

OUTLINE & COURSE METHOD FORKLIFT

OUTLINE

MATERI PEMBINAAN OPR. FORKLIFT

KELAS I (Kapasitas lebih dari 15 Ton)

KELAS II (Kapasitas kurang dari atau sama dengan 15 Ton)

 

NO

 

Kelas I

Kelas II

 

1.

 

4

2

2.

 

6

4

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.

 

2

2

2.

 

2

2

3.

 

2

2

4.

 

2

2

5.

 

2

2

6.

 

4

2

7.

 

2

2

 

1.

 

2

 

2.

 

dua

 

 

1.

 

2

2

2.

 

8

8

 

40

30

PERSYARATAN PESERTA

  1. Agar efektifitas dan target pelatihan tercapai secara maksimal, maka diharapkan peserta pelatihan hendaknya tenaga forklift dan personil terkait yang telah berpengalaman dalam pengoperasian sebuah forklift. Pelatihan ini juga baik untuk penyelia/supervisor dari tenaga forklift.
  2. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  3. FC Ijazah terakhir
  4. Surat Recomendasi dari Perusahaan
  5. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
  6. Surat kesehatan dari puskesmas/rumah sakit

COURSE METHODE OPERATOR FORKLIFT

  1. Penyampaian Materi online
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus
  4. Presentasi Kelompok

INSTRUCTOR OPERATOR FORKLIFT

Dinsosnaker & Asesor dari Kemnaker RI.

 

Fasilitas

A. Module / Handout

B. Training Kit

C. Coffee Break & Lunch

D. Souvenir

E. Sertifikat Resmi Kemnaker RI (bila dinyatakan berkompeten)

 WAKTU & lOKASI

Tanggal            :    3 hari di Maret 2024

Pukul               :    08.00 – SELESAI

Tempat            :    Yogyakarta

 

CONTACT PERSON/INFORMASI PENDAFTARAN OPERATOR FORKLIFT

Rizki Satrio

(Customer Relation officer)

  1. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
    (B-EXCELLENT CONSULTANT)

Excellent Service for Excellent People

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Email           : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813 – 2517  – 7427

 

https://www.linkedin.com/in/rizki-satrio-0725b317b/

 

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-operator-gis-bnsp/

 

 

 

PROGRAM PELATIHAN APPLIED FAILURE ANALYSIS 2

APPLIED FAILURE ANALYSIS 2 – Pelatihan Applied Failure Analysis (AFA) level 2 (AFA-2) didesain khusus untuk mendalami pemahaman terhadap kerusakan pada komponen powertrain dan hydraulic. Dengan fokus pada aspek-aspek kritis dalam sistem ini, peserta akan diberikan wawasan mendalam tentang jenis kerusakan, faktor-faktor penyebabnya, serta strategi pencegahan yang efektif. Dengan melibatkan studi kasus dunia nyata, AFA-2 akan memungkinkan peserta untuk menguasai keterampilan analisis yang diperlukan dalam menangani kerusakan pada komponen-komponen vital ini. Pengetahuan yang didapatkan dalam pelatihan ini akan memberikan keuntungan kompetitif yang signifikan dalam dunia industri.

Dalam AFA-2, para peserta akan diajak memahami secara mendalam prinsip-prinsip kerusakan pada komponen powertrain dan hydraulic. Mulai dari analisis keausan hingga patahan, setiap aspek akan diuraikan dengan detil untuk memastikan pemahaman menyeluruh. Pelatihan ini juga menyoroti pentingnya manajemen yang efisien dalam melakukan analisis kerusakan guna meningkatkan kinerja dan keandalan sistem. Dengan memperoleh pengetahuan ini, peserta akan menjadi ahli yang mampu memberikan solusi berbasis bukti untuk mengatasi kerusakan dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta tidak hanya akan memperoleh wawasan mendalam terhadap kerusakan pada komponen powertrain dan hydraulic, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut secara praktis untuk meningkatkan kinerja sistem dan meminimalkan downtime. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi ahli dalam menganalisis dan mengatasi kerusakan pada komponen-komponen yang vital bagi operasional industri.

Tujuan APPLIED FAILURE ANALYSIS 2

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu:

  • Mengembangkan keterampilan analisis kerusakan pada komponen powertrain dan hydraulic, termasuk identifikasi visual, pengujian non-destruktif, dan metode analisis lainnya.
  • Knowledge: Memahami prinsip-prinsip dasar metalurgi terkait dengan powertrain dan hydraulic, serta mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan dan strategi pencegahan yang efektif.
  • Attitude: Meningkatkan sikap proaktif terhadap manajemen kerusakan dengan memprioritaskan keandalan sistem dan efisiensi operasional.

Materi APPLIED FAILURE ANALYSIS 2

  1. Dasar-dasar Metalurgi pada Powertrain dan Hydraulic
  2. Analisis Kerusakan: Keausan dan Patahan pada Komponen Powertrain
  3. Metode Pengujian Non-Destruktif (NDT) pada Hydraulic Components
  4. Faktor-faktor Penyebab Kerusakan dan Pencegahan yang Efektif
  5. Studi Kasus: Analisis Kerusakan pada Komponen Powertrain dan Hydraulic
  6. Manajemen Analisis Kerusakan untuk Peningkatan Efisiensi Operasional

Peserta APPLIED FAILURE ANALYSIS 2

  • Para profesional dan praktisi di bidang teknik, pemeliharaan, dan manajemen operasional.
  • Mereka yang terlibat dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem powertrain dan hydraulic.
  • Mereka yang ingin meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam menganalisis dan mengatasi kerusakan pada komponen-komponen

Instruktur

Joko Winarno, ST., M.Eng & Team

 

Waktu & Lokasi

Tanggal            :    04 – 05 Maret 2024

Pukul               :    08.00 – 16.00 WIB

Tempat            :    THE 1O1 Yogyakarta Tugu, Jl. Margo Utomo No.103, Tugu, Kec. Jetis, Kota Yogyakarta

 

Fasilitas

  • Module / Handout
  • Sertifikat dari Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Training Kit
  • Soft Copy Materi
  • Coffee Break & Lunch
  • Souvenir Exclusif
  • Meeting Room

Informasi Pendaftaran

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813-2517-7427

         Email             :satrio@bexcellentjogja.com

 

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-inspector-crane/

Pelatihan & Sertifikasi Administrasi Perkantoran BNSP

Administrasi Perkantoran BNSP – Dalam dinamika organisasi, Administrasi Perkantoran menjadi pilar utama dalam menjamin kelancaran dan efisiensi operasional, tak terkecuali di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Latar belakang penerapan Administrasi Perkantoran dalam BNSP menjadi kunci utama bagi keberhasilan penyelenggaraan tugas dan fungsi lembaga.

Seiring dengan tuntutan tata kelola yang semakin kompleks, administrasi perkantoran bukan hanya sekadar serangkaian tugas rutin, melainkan sebuah fondasi yang mendasari keberhasilan setiap inisiatif dan keputusan yang diambil oleh BNSP. Artikel ini akan membahas secara mendalam latar belakang dari implementasi Administrasi Perkantoran di BNSP dan menggali peran krusial yang diemban oleh divisi ini dalam mendukung pencapaian tujuan lembaga.

 

Mengungkap Kunci Sukses Administrasi Perkantoran

Dalam menjalankan roda organisasionalnya, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tidak dapat terlepas dari peran vital Administrasi Perkantoran. Dengan berfokus pada tugas-tugas administratif yang esensial, mari kita selami beberapa aspek krusial yang membuat Administrasi Perkantoran  menjadi fondasi yang tak tergantikan.

1. Pengelolaan Dokumen dan Arsip

Pengelolaan dokumen dan arsip menjadi pondasi utama Administrasi Perkantoran BNSP. Kehadiran sistem pengarsipan yang terstruktur bukan hanya sebagai pendukung operasional sehari-hari, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk memenuhi standar keamanan dan keberlanjutan informasi.

Dalam blog ini, kita akan menggali bagaimana Administrasi Perkantoran mengimplementasikan kebijakan pengelolaan dokumen yang efektif, membantu dalam meminimalkan risiko dan memastikan aksesibilitas informasi yang optimal.

2. Penyelenggaraan Rapat dan Pertemuan

Keberhasilan suatu organisasi seringkali ditentukan oleh kejelasan komunikasi dan koordinasi internal. Administrasi Perkantoran BNSP bertanggung jawab atas penyelenggaraan rapat dan pertemuan yang efisien.

3. Pengelolaan Surat Menyurat

Surat menyurat merupakan medium komunikasi formal yang tetap relevan dalam lingkup administrasi perkantoran. Bagaimana BNSP mengelola surat menyuratnya secara efisien? Artikel ini akan membahas kebijakan pengelolaan surat, metode distribusi yang efektif, dan bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi garda terdepan dalam menjaga kejelasan komunikasi melalui medium ini.

4. Tugas-tugas Administratif Lainnya

Selain tiga aspek utama di atas, tugas-tugas administratif lainnya juga memiliki peran signifikan dalam mendukung operasional harian BNSP. Dari pemantauan inventaris hingga manajemen perjalanan dinas, artikel ini akan membahas variasi tugas administratif lainnya yang menjadi tulang punggung kelancaran operasional BNSP.

Melalui pembahasan ini, kita akan menemukan betapa pentingnya Administrasi Perkantoran BNSP dalam menyelaraskan berbagai kegiatan operasional, memastikan bahwa setiap roda organisasi berputar dengan seimbang dan efisien.

Mari kita eksplorasi bersama bagaimana Administrasi Perkantoran BNSP menjadi kunci sukses di balik prestasi lembaga ini.

 

Mengungkap Keteraturan: Struktur Organisasi Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Struktur organisasi menjadi landasan bagi suksesnya setiap lembaga, tak terkecuali Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

1. Deskripsi Jabatan dan Tanggung Jawab

Administrasi Perkantoran menghadirkan sejumlah jabatan yang memiliki peran masing-masing dalam mendukung kelancaran operasional lembaga. Dari Kepala Bagian Administrasi hingga Staf Administrasi, kita akan merinci deskripsi jabatan dan tanggung jawab yang melekat. Bagaimana peran setiap individu dalam menjaga kelancaran administratif dan mendukung misi BNSP?

2. Hubungan Antara Bagian Administrasi dengan Unit Lainnya</h3>

Keberhasilan Administrasi Perkantoran tidak hanya bergantung pada keterampilan individu, tetapi juga pada integrasi yang kuat dengan unit lain di dalam BNSP. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana hubungan antara bagian administrasi dengan unit-unit lainnya seperti Keuangan, SDM, dan Unit Operasional. Bagaimana kolaborasi antarbagian memastikan arus informasi yang cepat dan keputusan yang terkoordinasi?

 

Membangun Fondasi Kuat: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi Perkantoran BNSP</strong>

Dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya, tenaga administrasi menjadi tulang punggung bagi kelancaran operasional sebuah organisasi, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Artikel ini akan membahas tiga aspek utama yang membentuk kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, dari pendidikan hingga keahlian teknologi informasi.

1. Pendidikan dan Pelatihan yang Diperlukan

Pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi penting bagi tenaga administrasi dalam mengemban tugas-tugasnya dengan baik.  Bagaimana pendidikan dan pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga administrasi BNSP?

2. Kemampuan Komunikasi dan Keterampilan Teknis

Kemampuan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjalankan tugas administratif dengan efisien. Selain itu, keterampilan teknis seperti penguasaan bahasa inggris, kemampuan mengetik cepat, dan keahlian dalam menggunakan perangkat lunak kantor menjadi hal penting yang harus dimiliki. Dalam artikel ini, kita akan menyoroti bagaimana kemampuan komunikasi yang efektif dan keterampilan teknis yang memadai memainkan peran krusial dalam kesuksesan tenaga administrasi BNSP.

3. Keahlian Penggunaan Teknologi Informasi

Dalam era digital seperti sekarang, keahlian dalam menggunakan teknologi informasi menjadi hal yang tak terelakkan bagi tenaga administrasi. Mulai dari penggunaan aplikasi pengolah kata hingga sistem manajemen basis data, artikel ini akan membahas betapa pentingnya tenaga administrasi memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efektif.

 

Menghadapi Tantangan: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi

Tenaga administrasi seringkali berada di garis depan dalam menangani berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dua aspek penting seputar kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, yaitu tantangan umum yang dihadapi serta strategi dan solusi untuk mengatasinya.

1. Tantangan Umum dalam Administrasi Perkantoran

Tantangan dalam administrasi perkantoran dapat bervariasi, mulai dari penumpukan pekerjaan hingga kesulitan dalam mempertahankan tingkat keakuratan dan kecepatan dalam mengelola dokumen dan arsip. Artikel ini akan membahas beberapa tantangan umum yang dihadapi oleh tenaga administrasi BNSP, seperti ketidakseimbangan beban kerja, perubahan kebijakan internal, dan peningkatan kompleksitas tugas administratif. Bagaimana tantangan-tantangan ini memengaruhi kinerja dan efisiensi tenaga administrasi?

2. Strategi dan Solusi Mengatasi Tantangan Tersebut

Setiap tantangan tentu memiliki solusi yang tepat agar dapat diatasi dengan efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai strategi dan solusi yang dapat diterapkan oleh tenaga administrasi BNSP untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Mulai dari pengaturan prioritas tugas, penerapan teknologi informasi yang canggih, hingga peningkatan komunikasi antarbagian. Bagaimana strategi dan solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugas administratif?

Dengan memahami tantangan yang dihadapi dan mencari solusi yang tepat, tenaga administrasi BNSP dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai rintangan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Mari bersama-sama mengeksplorasi bagaimana kualifikasi dan kompetensi yang tepat dapat membantu tenaga administrasi mengatasi berbagai tantangan dengan kemampuan yang lebih baik.

 

Membangun Masa Depan: Inovasi dalam Administrasi Perkantoran BNSP

Dalam era di mana teknologi terus berkembang dengan pesat dan tuntutan efisiensi semakin meningkat, inovasi dalam administrasi perkantoran menjadi kunci untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan operasional sebuah lembaga, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai inovasi yang diterapkan dalam administrasi perkantoran, dari pemanfaatan teknologi baru hingga implementasi praktik terbaik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Dengan adanya inovasi, BNSP dapat menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas administratifnya dengan lebih baik. Mari

 

Menelusuri Jejak Keberhasilan: Studi Kasus Implementasi Administrasi Perkantoran BNSP

Studi kasus tentang implementasi administrasi perkantoran BNSP tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana suatu lembaga mengelola tugas-tugas administratifnya, tetapi juga mengungkapkan dampak nyata yang dimiliki oleh efisiensi administrasi terhadap keseluruhan kinerja organisasi. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi pengalaman positif dan pembelajaran yang diperoleh dari implementasi administrasi perkantoran BNSP serta dampak positifnya pada kinerja organisasi secara keseluruhan.

 

1. Pemanfaatan Teknologi Baru

BNSP senantiasa berupaya untuk mengadopsi teknologi terbaru dalam mengelola tugas-tugas administratifnya. Pemanfaatan sistem manajemen dokumen digital, aplikasi manajemen proyek online, serta penggunaan perangkat lunak analitik data menjadi beberapa contoh bagaimana BNSP memanfaatkan tekno Dalam bagian ini, kita akan menjelajahi berbagai teknologi baru yang telah diterapkan oleh BNSP dan dampaknya terhadap kinerja administratif.

2. Implementasi Praktik Terbaik

BNSP juga aktif dalam menerapkan praktik terbaik dalam administrasi perkantorannya. Hal ini meliputi penggunaan metode manajemen waktu yang efektif, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, serta peningkatan kolaborasi antarbagian. Dengan 

3. Upaya Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas

Tujuan utama dari inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara keseluruhan. Melalui penggunaan teknologi baru dan penerapan praktik terbaik, BNSP terus melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki proses kerja dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia. Dalam bagian ini, kita akan membahas berbagai langkah konkret yang diambil oleh BNSP dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam administrasi perkantorannya.

Dengan terus menerapkan inovasi dalam administrasi perkantoran, BNSP dapat tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Mari kita bersama

Kesimpulan Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Setelah menjelajahi berbagai aspek dan inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP, kita dapat menyimpulkan beberapa hal penting yang menjadi landasan bagi keberhasilan operasional lembaga ini.

Rangkuman Temuan Utama

Dalam perjalanan ini, kita telah melihat bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi tulang punggung kelancaran operasional lembaga, mulai dari pengelolaan dokumen hingga implementasi teknologi terbaru. Beberapa temuan utama yang perlu disoroti adalah:

      • Pentingnya penerapan sistem manajemen dokumen digital untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi.
      • Peran krusial komunikasi dan kolaborasi antarbagian dalam menjaga koordinasi operasional.
      • Dampak positif dari inovasi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan.

Pentingnya Administrasi Perkantoran

Pentingnya administrasi perkantoran dalam mendukung BNSP tidak bisa dilebih-lebihkan. Dari pengelolaan dokumen hingga strategi inovatif, administrasi perkantoran menjadi tulang punggung dalam menjaga kelancaran dan keberhasilan operasional lembaga.

https://bexcellentjogja.com/pembinaan-sertifikasi-ak3-pubt/

 
Informasi Lebih Lanjut: