Tag: peserta

Welding Inspektur

Pelatihan & Sertifikasi Welding Inspector Skema Pengelasan Standard BNSP

Welding Inspector – Perkembangan teknologi dan industri manufaktur maupun industri minyak dan gas di Indonesia berjalan seiring dengan perkembangan bidang pengelasan. Perkembangan tersebut menuntut adanya keseragaman kompetensi profesi dalam hal ini sebagai seorang Welding Inspector yang diakui oleh sektor Migas dan Departemen Tenaga Kerja dengan bidang kompetensi sesuai dengan Satuan Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Untuk lebih memberdayakan Welding Inspector agar bekerja lebih professional maka disyaratkan perlunya Sertifikasi oleh lembaga independen. Untuk skala nasional yang menangani sertifikasi Welding Inspector adalah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Uji kompetensi yang dilakukan oleh BNSP terangkum dalam Standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Ini merupakan suatu proses aasesmen untuk mengumpulkan bukti – bukti dan membuat keputusan apakah suatu kompetensi telah dicapai yang dilakukan oleh asesor kompetensi dengan acuan ; portofolio, tes lisan, tes tulisan, demonstrasi dan observasi. Tujuannya adalah menguji kompetensi kerja setiap individu Welding Inspector yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan keahlian serta sikap kerja yang sesuai dengan standar d an regulasi yang ditetapkan.

Deskripsi

Maka dengan demikian akan melahirkan Alumni Welding Inspector yang mempunyai sikap professional, paham Inspecsi, kemampuan memahami dokumen, pengetahuan dasar welding, pengetahuan tentang NDT/DT, kebiasaan bekerja dengan aman serta kemampuan mengelola record. Bagi seorang inspector pada pengelasan las listrik, keselamatan kesehatan kerja sangat diperlukan, oleh karena itu setiap welder harus memperhatikan tata cara yang benar dalam melakukan proses pengelasan, agar keselamatan kesehatan kerja dapat terwujud di lingkungan pekerjaan.

Pelatihan sekaligus Uji kompetensi Welding Inspector ini ditujukan bagi para petugas inspeksi agar dapat melakukan tugasnya sesuai ketentuan yang terdapat SKKNI. Pemahaman tentang teknik pengelasan yang aman sangat penting terutama dalam menjaga aspek K3 dalam pekerjaan pengelasan oleh para juru las. Kompetensi untuk Welder Inspector mengacu pada SKKNI Nomor Kep. 42/MEN/II/2007.

Unit Kompetensi

NO NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
1 C.24LAS01.001.1 Melaksanakan persiapan tempat kerja
2 C.24LAS01.002.1 Melaksanakan peran serta (contribute) pada sistem mutu
3 C.24LAS01.022.01 Mengidentifikasi Welding Procedure Specification (WPS)
4 C.24LAS01.031.1 Melakukan inspeksi visual pengelasan
5 C.24LAS01.032.1 Merencanakan kegiatan inspeksi pengelasan
6 C.24LAS01.034.1  Melakukan Penetrant Test (PT)
7 C.24LAS01.035.1 Melakukan Magnetic Particle Test (MT)
8 C.24LAS01.036.1 Melakukan Ultrasonic Test (UT)

 

Persyaratan Peserta

  1. Fotocopy KTP sebagai WNI
  2. Foto Copy ijazah terakhir
  3. Foto Copy Portofolio, sertifikat kursus / pelatihan yang relevan
  4. Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan (ASLI).
  5. Menyiapkan Curriculum Vitae terbaru
  6. Menyiapkan bukti-bukti contoh pekerjaan terkini serta dokumen yang mendukung jenjang kualifikasi sebagai inspektur
  7. Pas Photo 2X3 dan 3X4 masing masing 4 lembar ( background  Merah)
  1. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

Informasi tambahan:

  1. Apabila berminat dengan training ini, calon peserta dimohon untuk mengirimkan softcopy portofolio via email ke satrio@bexcellentjogja.com/WA: 0813-2517-7427_ terlebih dahulu, agar dapat kami ajukan ke Asesor untuk dinilai, apakah calon peserta sesuai dengan qualifikasi.

 

DATA YANG HARUS ADA DALAM CV PESERTA

Peserta diminta untuk menyempurnakan CV sehingga mencakup 4 hal:

  1. Biodata
  2. Pendidikan
  3. Pelatihan yang pernah diikuti (termasuk pelatihan Welding Inspector)
  4. Pengalaman kerja yang disertai dengan keterangan lama waktu menjabat sebagai Welding Inspector
  5. Menambahkan pengalaman dengan proyek-proyek Sebagai Welding Inspector

 

Dan juga melampirkan file-file berikut:

  1. Ijazah Terakhir
  2. Pas foto background merah
  3. Sertifikat pelatihan yang pernah diikuti
  4. Bukti pekerjaan / laporan-laporan pengawasan yg pernah dilakukan di shop atau field berupa checklist
  5. JSA
  6. Surat keterangan dari perusahaan bahwa Bapak benar menjabat sebagai Welding Inspector
  7. Surat keterangan dari HRD bahwa peserta ditugaskan untuk mengikuti uji kompetensi welding Inspektur yang dilaksanakan oleh LSP.
  8. Surat keterangan sehat dan berkas-berkas lain nya yang telah tertera pada silabus
  9. Peserta diharap membawa laptop saat pelatihan.

 

Instruktur Sertifikasi Welding Inspektur

Pujiyono & Tim

 

Waktu & Tempat Sertifikasi Welding Inspektur

Tanggal            : 17 sd 20 September 2024

Pukul               :  08.00 – selesai

Tempat            :  Jakarta

*Menerima Request In House Training with special price

 

Fasilitas Sertifikasi Welding Inspektur

  1. Module / Handout
  2. Training kit
  3. Souvenir
  4. Sertifikat pelatihan
  5. Sertifikat dari BNSP
  6. 2x coffee break dan 1x Lunch

Informasi Sertifikasi Welding Inspektur

OfficeJl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone/WA   : 0813-2517-7427

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

SERTIFIKASI BNSP TEKNISI PUSAT DATA MUDA

Sertifikasi BNSP Teknisi Pusat Data Muda – Selama beberapa dekade terakhir, pertumbuhan bisnis dan kemajuan teknologi telah saling terkait satu sama lain untuk bersinergi demi kemajuan yang kontinyu. Dengan setiap kebutuhan bisnis baru, teknologi telah melangkah untuk memberikan solusi yang tepat. Modal yang luar biasa besar telah diinvestasikan dalam perangkat keras dan piranti lunak baru, sehingga membuat infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi setiap organisasi yang memanfaatkannya. Oleh karena itu selama bertahun-tahun organisasi yang paling berhasil dalam menopang pertumbuhan adalah mereka yang telah mengambil keuntungan dari inovasi baru sambil mengurangi biaya, kompleksitas, dan kelebihan kapasitas.

Sebuah pusat data merupakan fasilitas yang merupakan pusat dari kegiatan operasional TIK beserta seluruh komponen peralatannya, dan merupakan tempat dimana sebuah organisasi menyimpan, mengelola, dan menyebarluaskan data. Pusat data menjadi wadah untuk sistem informasi sebuah organisasi dan merupakan infrastruktur sangat penting untuk kelangsungan operasi sehari-hari. Konsekuensi dari realitas ini adalah bahwa keandalan pusat data adalah prioritas utama bagi tiap organisasi.

Deskripsi

Dengan begitu banyak pusat data dan penyedia komputasi awan (cloud computing services) di luar sana hari ini, bila sebuah pusat data tidak melaksanakan perbaikan terus-menerus untuk fasilitas dan operasionalnya, maka pusat data tersebut memiliki risiko kehilangan pelanggan/pengguna yang berpindah ke penyelenggara layanan pusat data lain.

Sebuah pusat data yang baik harus memiliki strategi untuk secara berkala melakukan audit kinerja pusat data dan mengidentifikasi ruangruang untuk perbaikan. Sejalan dengan inovasi teknologi yang dibuat sepanjang waktu, maka kegiatan evaluasi peralatan dan penyusunan jadwal berkala untuk peremajaan (upgrade) akan dapat membantu pusat data mempertahankan dan meningkatkan efisiensi dari waktu ke waktu.

Manfaat

Peningkatan kinerja sebuah pusat data tidak hanya difokuskan pada perangkat keras dan peralatannya saja, tapi hal yang paling penting adalah memastikan bahwa sebuah pusat data dirancang, dikelola, dan dioperasikan oleh SDM dengan kompetensi yang handal dan sesuai dengan tugas dan jabatannya. Hal ini semakin penting untuk profesional/tenaga kerja bidang TIK, khususnya bidang pengelolaan pusat data untuk memenuhi tantangan hari ini, dan secara proaktif menggapai tujuan mereka di masa depan. Dengan tersedianya SDM yang handal, profesional, dan memiliki keahlian dalam mengelola sebuah pusat data akan mendukung kinerja TIK yang optimal, karena diharapkan akan dapat memberikan jaminan infrastruktur pusat data yang tangguh dan terawat dengan baik.

 

Keterampilan dan keahlian mengelola sebuah pusat data merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh SDM yang memiliki tugas dan Tanggung jawab di bidang pusat data.

Untuk membantu organisasi dan anggota saat ini dan masa depan tenaga kerja ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerjasama dengan para ahli dari akademisi, pemerintah, dan sektor swasta mengembangkan sebuah kerangka tingkat tinggi yang menetapkan standar nasional mewakili pengetahuan dan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh praktisi pengelolaan pusat data.

Atas dasar pertimbangan tersebut di atas, Kemkominfo mendorong upaya-upaya yang diperlukan untuk membangun dasar bagi pengembangan program sertifikasi keamanan yang akan diterima secara luas oleh sektor publik dan swasta. Kementerian Kominfo, Kementerian Ketenagakerjaan dan lembaga pemerintah lainnya dapat membantu upaya-upaya ini dengan efektif mengartikulasikan kebutuhan masyarakat dan industri terhadap pengelolaan pusat data. Sebagai tindak lanjut dari upaya ini adalah program Pelatihan dan Pendidikan di bidang TIK bidang pengelolaan pusat data untuk pembangunan angkatan kerja yang dapat mencukupi kebutuhan industri nasional.

Unit Kompetensi TEKNISI PUSAT DATA MUDA

No       Kode Unit            Nama Unit Kompetensi

  1. 631100.011.01 Mengelola kegiatan operasi pusat data harian
  2. 631100.013.01 Mengelola siklus hidup peralatan dan perangkat pusat data
  3. 631100.014.01 Mengelola kegiatan perawatan pusat data
  4. 631100.009.01 Mengelola Keselamatan Kerja
  5. 631100.010.01 Mengelola Keamanan Fisik Pusat Data
  6. 631100.012.01 Mengelola Kegiatan Pembersihan Pusat Data

Instruktur

Irwin Supriadi, S.Kom., M.T dan Tim

Persyaratan TEKNISI PUSAT DATA MUDA

  • Pas foto 3×4 (3 lembar)
  • Copy identitas diri KTP/KK (1 lembar)
  • Copy ijazah terakhir (1 lembar)
  • Copy sertifikat pelatihan yang relevan dengan Skema Teknisi Pusat Data Muda
  • CV pengalaman / keterangan kerja yang relevan dengan Skema Teknisi Pusat Data Muda
  • Portofolio yang relevan dengan Skema Teknisi Pusat Data Muda

Waktu & Tempat

Tanggal               :    tanggal 19 sd 21 Juni 2024

Pukul                   :     08.00 – sd selesai

Via                         :     Yogyakarta

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas training sebagai berikut:

  • Materi Pelatihan
  • Meeting Room
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Sarana dan prasarana sesi Sertifikasi
  • Souvernir
  • Coffe break dan makan siang

Biaya belum termasuk:

  • Pajak – pajak yang berlaku

Informasi

OfficeJl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-data-analyst/

Pelatihan Perbaikan & Perkuatan Struktur Beton

Pelatihan Perbaikan & Perkuatan Struktur Beton – Saat ini semakin banyak ditemui bangunan yang mengalami kerusakan struktur maupun non-struktur; pada saat masa layannya ataupun pada saat proses pembangunan; yang diakibatkan oleh faktor dari bangunan itu sendiri maupun faktor dari luar. Di mana bentuk dan tingkat kerusakan yang terjadi mulai dari yang ringan sampai berat.

Dengan adanya tuntutan bahwa bangunan yang mengalami kerusakan harus sudah dapat secepatnya difungsikan kembali, maka perlu adanya penanganan terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi, baik dengan melakukan perbaikan ataupun perkuatan. Seringkali dengan terbatasnya waktu, maka perbaikan atau perkuatan yang dilakukan tidak memperhatikan beberapa kaidah yang berkaitan dengan kapasitas struktur dan prosedur pelaksanan serta kontrol kualitas.

Tujuan

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta agar mereka mampu melaksanakan pekerjaan perbaikan dan perkuatan struktur beton dengan metode-metode perkuatan yang relevan dengan kondisi bangunan.

Materi

1. Pendahuluan: Perkembangan Ilmu Teknik Sipil dalam Perkuatan dan Struktur
2. Metode dan Material Perbaikan
• Keretakan
• Spalling

3. Metode dan Material Perkuatan
• Memperpendek Bentang Struktur dengan Konstruksi Beton / Konstruksi Baja
• Perbesaran Dimensi Konstruksi Beton
• Penambahan Plat Baja
• External pre-stressing.
• FRP (Fiber Reinforced Polymer)

4. Self Compacting Concrete
• Workability
• Metoda Test: Slump-Flow Test, L-Shape-Box Test & V-funnel Test
• Pouring dan Formwork

5. Pelaksanaan Perbaikan dan Perkuatan
• Persiapan Permukaan.
• Perbandingan Campuran
• Pot Life
• Kekuatan Tekan

6. Quality Control System pada Pekerjaan Perbaikan dan Perkuatan Beton
• Injeksi
• Patching, Grouting, Shot-crete, Beton Prepack dan Beton SCC.
• Perkuatan dengan FRP

 

METODE

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation

 

PESERTA

Pelatihan ini ditujukan untuk para Civil Engineer, Technician, Pimpinan Proyek.

INSTRUKTUR

Ir. As’Ad Pujianto dan Tim

 

WAKTU & TEMPAT

Tanggal    : 2 hari di Mei 2024

Waktu      : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat    : Bandung

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

PROGRAM PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA TEKNISI TATA UDARA SENTRAL DAN CHILLER

TEKNISI TATA UDARA SENTRAL DAN CHILLER – Sistem tata udara sentral dan chiller memegang peran yang krusial dalam menjaga kondisi lingkungan yang nyaman dan efisien di berbagai jenis bangunan. Dari perkantoran hingga pusat perbelanjaan, sistem ini berperan penting dalam mengatur suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara yang optimal. Oleh karena itu, keberadaan teknisi yang kompeten dalam mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki sistem tata udara sentral dan chiller sangatlah vital.

Tantangan yang dihadapi oleh para teknisi tata udara sentral dan chiller semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi dan persyaratan efisiensi energi yang semakin tinggi. Dalam rangka memastikan bahwa sistem ini bekerja dengan efektif dan efisien, diperlukan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip operasi, komponen-komponen, serta teknik perawatan dan perbaikan yang tepat.

Dalam konteks ini, pelatihan berbasis kompetensi untuk teknisi tata udara sentral dan chiller menjadi sangat penting. Pelatihan ini akan memberikan peserta pemahaman mendalam tentang aspek teknis dan operasional sistem tata udara sentral dan chiller. Selain itu, pelatihan ini juga akan membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengatasi masalah umum, menerapkan tindakan pencegahan, dan mengoptimalkan kinerja sistem.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan teknisi tata udara sentral dan chiller akan lebih siap dalam menghadapi tantangan sehari-hari dalam operasi dan pemeliharaan sistem. Mereka akan mampu merespons dengan cepat jika terjadi masalah dan juga memiliki pengetahuan untuk mengidentifikasi potensi peningkatan efisiensi energi dalam pengoperasian sistem.

Komitmen kami terhadap pelatihan ini didasarkan pada kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas dan terampil dalam bidang tata udara sentral dan chiller. Dengan memahami kompleksitas dan pentingnya sistem ini, kami berharap pelatihan ini akan memberikan dampak positif pada performa keseluruhan sistem tata udara sentral dan chiller di berbagai bangunan.

Tujuan  Kegiatan Teknisi Tata Udara Sentral & Chiller

Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi para teknisi tata udara sentral dan chiller, sehingga mereka dapat dengan efektif mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki sistem tersebut sesuai dengan standar keselamatan dan efisiensi.

Materi Teknisi Tata Udara Sentral & Chiller

Pelatihan ini akan mencakup berbagai aspek penting dalam mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki sistem tata udara sentral dan chiller, termasuk:

  1. Pengenalan tentang tata udara sentral dan chiller.
  2. Prinsip kerja dan komponen-komponen utama dalam sistem tata udara sentral dan chiller.
  3. Pembekalan terhadap Unit kompetensi sesuai dengan SKKNI P73 tahun 2019

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-bnsp-administrasi-perkantoran-2/

NO  KODE UNIT             JUDUL UNIT KOMPETENSI

1     F.43RAC01.001.1    Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan

                                        Hidup (K3-LH)

2     F.43RAC01.002.1    Menerapkan Komunikasi di Tempat Kerja

3     F.43RAC01.003.1    Menerapkan Kerjasama di Tempat Kerja

4     F.43RAC01.005.1    Menginterpretasi Gambar Teknik Refrigerasi dan Tata Udara

5     F.43RAC01.008.1    Menggunakan Alat Ukur Refrigerasi dan Tata Udara

6     F.43RAC01.009.1    Melakukan Instalasi Rangkaian Kontrol Motor Listrik Induksi 3

                                        (Tiga) Phase

7     F.43RAC01.010.1    Memeriksa Kebocoran Refrigeran

8     F.43RAC01.012.1    Mengevakuasi Sistem Refrigerasi dan Tata Udara

9     F.43RAC01.013.1    Melakukan Proses Pengisian Refrigeran

10   F.43RAC01.014.1    Melakukan Recovery Refrigeran

11   F.43RAC01.004.1    Mempersiapkan Peralatan dan Material

12   F.43RAC01.011.1    Menguji Instalasi Pemipaan

13   F.43RAC01.019.1    Merawat Sistem Tata Udara Sentral dan Chiller

14   F.43RAC01.023.1    Mengganti Komponen Elektrik dan Mekanik pada Sistem Refrigerasi dan Tata Udara

15   F.43RAC01.024.1      Memperbaiki Unit dan Sistem Refrigerasi dan Tata Udara

 

Instruktur Teknisi Tata Udara Sentral & Chiller

ASOSIASI PENDUKUNG LSP

 

Peserta  dan  Persyaratan

PERSYARATAN UMUM PESERTA

  1. Pengalaman kerja sesuai kompetensinya minimal 3 tahun
  2. Sehat jasmani dan rohani

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Fotocopy KTP sebagai WNI
  2. Mengisi form Persyaratan Peserta Uji Kompetensi
  3. Mengisi form unjuk kerja
  4. Foto Copy ijazah terakhir
  5. Foto Copy Portofolio, sertifikat kursus / pelatihan yang relevan
  6. Foto Copy surat pengalaman kerja dari pimpinan perusahaan/atasan yang bersangkutan (ASLI).
  7. Menyiapkan Curriculum Vitae terbaru
  8. Menyiapkan bukti-bukti contoh pekerjaan terkini serta dokumen yang mendukung.
  9. Pas Photo 2X3 dan 3X4 masing masing 4 lembar (background Merah)
  10. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

Waktu & Tempat

Tanggal          :    20 sd 22 Mei 2024

Pukul              :    08.00 – 16.00 WIB

Lokasi             :    Yogyakarta

 

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas pendukung kegiatan sebagai berikut:

  1. Instruktur yang kompeten
  2. Sertifikat Pelatihan
  3. Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Serifikasi Profesi (BNSP), bagi yang dinyatakan kompeten
  4. Handout Materi
  5. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  6. Training room with full AC facilities and multimedia
  7. Lunch and 2 coffeebreak every day of training

 

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

 

Pelatihan & Sertifikasi Administrasi Perkantoran BNSP

Administrasi Perkantoran BNSP – Dalam dinamika organisasi, Administrasi Perkantoran menjadi pilar utama dalam menjamin kelancaran dan efisiensi operasional, tak terkecuali di Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Latar belakang penerapan Administrasi Perkantoran dalam BNSP menjadi kunci utama bagi keberhasilan penyelenggaraan tugas dan fungsi lembaga.

Seiring dengan tuntutan tata kelola yang semakin kompleks, administrasi perkantoran bukan hanya sekadar serangkaian tugas rutin, melainkan sebuah fondasi yang mendasari keberhasilan setiap inisiatif dan keputusan yang diambil oleh BNSP. Artikel ini akan membahas secara mendalam latar belakang dari implementasi Administrasi Perkantoran di BNSP dan menggali peran krusial yang diemban oleh divisi ini dalam mendukung pencapaian tujuan lembaga.

 

Mengungkap Kunci Sukses Administrasi Perkantoran

Dalam menjalankan roda organisasionalnya, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tidak dapat terlepas dari peran vital Administrasi Perkantoran. Dengan berfokus pada tugas-tugas administratif yang esensial, mari kita selami beberapa aspek krusial yang membuat Administrasi Perkantoran  menjadi fondasi yang tak tergantikan.

1. Pengelolaan Dokumen dan Arsip

Pengelolaan dokumen dan arsip menjadi pondasi utama Administrasi Perkantoran BNSP. Kehadiran sistem pengarsipan yang terstruktur bukan hanya sebagai pendukung operasional sehari-hari, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk memenuhi standar keamanan dan keberlanjutan informasi.

Dalam blog ini, kita akan menggali bagaimana Administrasi Perkantoran mengimplementasikan kebijakan pengelolaan dokumen yang efektif, membantu dalam meminimalkan risiko dan memastikan aksesibilitas informasi yang optimal.

2. Penyelenggaraan Rapat dan Pertemuan

Keberhasilan suatu organisasi seringkali ditentukan oleh kejelasan komunikasi dan koordinasi internal. Administrasi Perkantoran BNSP bertanggung jawab atas penyelenggaraan rapat dan pertemuan yang efisien.

3. Pengelolaan Surat Menyurat

Surat menyurat merupakan medium komunikasi formal yang tetap relevan dalam lingkup administrasi perkantoran. Bagaimana BNSP mengelola surat menyuratnya secara efisien? Artikel ini akan membahas kebijakan pengelolaan surat, metode distribusi yang efektif, dan bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi garda terdepan dalam menjaga kejelasan komunikasi melalui medium ini.

4. Tugas-tugas Administratif Lainnya

Selain tiga aspek utama di atas, tugas-tugas administratif lainnya juga memiliki peran signifikan dalam mendukung operasional harian BNSP. Dari pemantauan inventaris hingga manajemen perjalanan dinas, artikel ini akan membahas variasi tugas administratif lainnya yang menjadi tulang punggung kelancaran operasional BNSP.

Melalui pembahasan ini, kita akan menemukan betapa pentingnya Administrasi Perkantoran BNSP dalam menyelaraskan berbagai kegiatan operasional, memastikan bahwa setiap roda organisasi berputar dengan seimbang dan efisien.

Mari kita eksplorasi bersama bagaimana Administrasi Perkantoran BNSP menjadi kunci sukses di balik prestasi lembaga ini.

 

Mengungkap Keteraturan: Struktur Organisasi Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Struktur organisasi menjadi landasan bagi suksesnya setiap lembaga, tak terkecuali Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

1. Deskripsi Jabatan dan Tanggung Jawab

Administrasi Perkantoran menghadirkan sejumlah jabatan yang memiliki peran masing-masing dalam mendukung kelancaran operasional lembaga. Dari Kepala Bagian Administrasi hingga Staf Administrasi, kita akan merinci deskripsi jabatan dan tanggung jawab yang melekat. Bagaimana peran setiap individu dalam menjaga kelancaran administratif dan mendukung misi BNSP?

2. Hubungan Antara Bagian Administrasi dengan Unit Lainnya</h3>

Keberhasilan Administrasi Perkantoran tidak hanya bergantung pada keterampilan individu, tetapi juga pada integrasi yang kuat dengan unit lain di dalam BNSP. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana hubungan antara bagian administrasi dengan unit-unit lainnya seperti Keuangan, SDM, dan Unit Operasional. Bagaimana kolaborasi antarbagian memastikan arus informasi yang cepat dan keputusan yang terkoordinasi?

 

Membangun Fondasi Kuat: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi Perkantoran BNSP</strong>

Dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya, tenaga administrasi menjadi tulang punggung bagi kelancaran operasional sebuah organisasi, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Artikel ini akan membahas tiga aspek utama yang membentuk kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, dari pendidikan hingga keahlian teknologi informasi.

1. Pendidikan dan Pelatihan yang Diperlukan

Pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi penting bagi tenaga administrasi dalam mengemban tugas-tugasnya dengan baik.  Bagaimana pendidikan dan pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga administrasi BNSP?

2. Kemampuan Komunikasi dan Keterampilan Teknis

Kemampuan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjalankan tugas administratif dengan efisien. Selain itu, keterampilan teknis seperti penguasaan bahasa inggris, kemampuan mengetik cepat, dan keahlian dalam menggunakan perangkat lunak kantor menjadi hal penting yang harus dimiliki. Dalam artikel ini, kita akan menyoroti bagaimana kemampuan komunikasi yang efektif dan keterampilan teknis yang memadai memainkan peran krusial dalam kesuksesan tenaga administrasi BNSP.

3. Keahlian Penggunaan Teknologi Informasi

Dalam era digital seperti sekarang, keahlian dalam menggunakan teknologi informasi menjadi hal yang tak terelakkan bagi tenaga administrasi. Mulai dari penggunaan aplikasi pengolah kata hingga sistem manajemen basis data, artikel ini akan membahas betapa pentingnya tenaga administrasi memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efektif.

 

Menghadapi Tantangan: Kualifikasi dan Kompetensi Tenaga Administrasi

Tenaga administrasi seringkali berada di garis depan dalam menangani berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas-tugas administratifnya. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dua aspek penting seputar kualifikasi dan kompetensi tenaga administrasi, yaitu tantangan umum yang dihadapi serta strategi dan solusi untuk mengatasinya.

1. Tantangan Umum dalam Administrasi Perkantoran

Tantangan dalam administrasi perkantoran dapat bervariasi, mulai dari penumpukan pekerjaan hingga kesulitan dalam mempertahankan tingkat keakuratan dan kecepatan dalam mengelola dokumen dan arsip. Artikel ini akan membahas beberapa tantangan umum yang dihadapi oleh tenaga administrasi BNSP, seperti ketidakseimbangan beban kerja, perubahan kebijakan internal, dan peningkatan kompleksitas tugas administratif. Bagaimana tantangan-tantangan ini memengaruhi kinerja dan efisiensi tenaga administrasi?

2. Strategi dan Solusi Mengatasi Tantangan Tersebut

Setiap tantangan tentu memiliki solusi yang tepat agar dapat diatasi dengan efektif. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai strategi dan solusi yang dapat diterapkan oleh tenaga administrasi BNSP untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Mulai dari pengaturan prioritas tugas, penerapan teknologi informasi yang canggih, hingga peningkatan komunikasi antarbagian. Bagaimana strategi dan solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam menjalankan tugas administratif?

Dengan memahami tantangan yang dihadapi dan mencari solusi yang tepat, tenaga administrasi BNSP dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai rintangan dalam menjalankan tugas-tugasnya. Mari bersama-sama mengeksplorasi bagaimana kualifikasi dan kompetensi yang tepat dapat membantu tenaga administrasi mengatasi berbagai tantangan dengan kemampuan yang lebih baik.

 

Membangun Masa Depan: Inovasi dalam Administrasi Perkantoran BNSP

Dalam era di mana teknologi terus berkembang dengan pesat dan tuntutan efisiensi semakin meningkat, inovasi dalam administrasi perkantoran menjadi kunci untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan operasional sebuah lembaga, termasuk Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai inovasi yang diterapkan dalam administrasi perkantoran, dari pemanfaatan teknologi baru hingga implementasi praktik terbaik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Dengan adanya inovasi, BNSP dapat menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam menjalankan tugas administratifnya dengan lebih baik. Mari

 

Menelusuri Jejak Keberhasilan: Studi Kasus Implementasi Administrasi Perkantoran BNSP

Studi kasus tentang implementasi administrasi perkantoran BNSP tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana suatu lembaga mengelola tugas-tugas administratifnya, tetapi juga mengungkapkan dampak nyata yang dimiliki oleh efisiensi administrasi terhadap keseluruhan kinerja organisasi. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi pengalaman positif dan pembelajaran yang diperoleh dari implementasi administrasi perkantoran BNSP serta dampak positifnya pada kinerja organisasi secara keseluruhan.

 

1. Pemanfaatan Teknologi Baru

BNSP senantiasa berupaya untuk mengadopsi teknologi terbaru dalam mengelola tugas-tugas administratifnya. Pemanfaatan sistem manajemen dokumen digital, aplikasi manajemen proyek online, serta penggunaan perangkat lunak analitik data menjadi beberapa contoh bagaimana BNSP memanfaatkan tekno Dalam bagian ini, kita akan menjelajahi berbagai teknologi baru yang telah diterapkan oleh BNSP dan dampaknya terhadap kinerja administratif.

2. Implementasi Praktik Terbaik

BNSP juga aktif dalam menerapkan praktik terbaik dalam administrasi perkantorannya. Hal ini meliputi penggunaan metode manajemen waktu yang efektif, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, serta peningkatan kolaborasi antarbagian. Dengan 

3. Upaya Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas

Tujuan utama dari inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP adalah untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas secara keseluruhan. Melalui penggunaan teknologi baru dan penerapan praktik terbaik, BNSP terus melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki proses kerja dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia. Dalam bagian ini, kita akan membahas berbagai langkah konkret yang diambil oleh BNSP dalam rangka meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam administrasi perkantorannya.

Dengan terus menerapkan inovasi dalam administrasi perkantoran, BNSP dapat tetap relevan dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang terus berkembang. Mari kita bersama

Kesimpulan Administrasi Perkantoran BNSP</h3>

Setelah menjelajahi berbagai aspek dan inovasi dalam administrasi perkantoran BNSP, kita dapat menyimpulkan beberapa hal penting yang menjadi landasan bagi keberhasilan operasional lembaga ini.

Rangkuman Temuan Utama

Dalam perjalanan ini, kita telah melihat bagaimana Administrasi Perkantoran menjadi tulang punggung kelancaran operasional lembaga, mulai dari pengelolaan dokumen hingga implementasi teknologi terbaru. Beberapa temuan utama yang perlu disoroti adalah:

      • Pentingnya penerapan sistem manajemen dokumen digital untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi.
      • Peran krusial komunikasi dan kolaborasi antarbagian dalam menjaga koordinasi operasional.
      • Dampak positif dari inovasi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan.

Pentingnya Administrasi Perkantoran

Pentingnya administrasi perkantoran dalam mendukung BNSP tidak bisa dilebih-lebihkan. Dari pengelolaan dokumen hingga strategi inovatif, administrasi perkantoran menjadi tulang punggung dalam menjaga kelancaran dan keberhasilan operasional lembaga.

https://bexcellentjogja.com/pembinaan-sertifikasi-ak3-pubt/

 
Informasi Lebih Lanjut:
 
 
 

OPERATOR CRANE

Operator Crane – Dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per.01/MEN/1989 telah ditetapkan kualifikasi dan syarat-syarat operator Crane. Setiap operator Crane harus memiliki sertifikat yang diperoleh melalui pelatihan. Operator yang memiliki sertifikat memegang peranan penting dalam mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dalam mengoperasikan Crane, karena operator mengetahui dan memahami prosedur pengoperasian yang aman.

Karena itu pencegahan kecelakaan kerja dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satu pendekatan yang sering digunakan adalah melalui pendidikan dan pelatihan. Melalui pendidikan dan pelatihan dapat ditingkatkan pengetahuan dan keterampilan, tanggung jawab dan disiplin, pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja.

Di samping itu, dalam sebuah tim operator crane, perlu manajemen yang menjamin konsistensi pemahaman dan pengertian tentang persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja operator crane. Untuk itu keberadaan para Operator crane yang bersertifikasi dalam sebuah perusahaan sangat dibutuhkan khususnya untuk aktifitas inspeksi.

 

TUJUAN SERTIFIKASI OPERATOR CRANE

Program ini dibuat dalam rangka penyeragaman dan penyesuaian pelaksanaan pembinaan dan pengujian lisensi K3 bagi Operator Pesawat Angkat dan Angkut di seluruh Indonesia sebagamana diatur dalam peraturan menteri no. 05/Men/1985 tentang pesawat Angkat dan Angkut dan Peraturan

Secara khusus, pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan crane sehingga operator akan bertanggungjawab dan lebih berdisiplin.
  2. Selanjutnya memahami dan mengerti persyaratan keselamatan & kesehatan kerja (K3) dalam mengoperasikan crane yang lebih efisien produktif dan aman.
  3. Kemudian mengendalikan bahaya sehingga penyebab terjadinya kecelakaan dengan mengenal dan mengevaluasi sumber bahaya yang mungkin terdapat di tempat kerja.

 

OUTLINE & COURSE METHOD SERTIFIKASI OPERATOR CRANE

MATERI PEMBINAAN OPERATOR CRANE

  1. Kelas I/level I (Beban lebih dari 100 ton dan tinggi menara lebih dari 60 meter)
  2. Kelas II/level II (Beban lebih dari 25 ton kurang dari 100 ton dan tinggi menara lebih dari 40 meter kurang dari 60 meter)
  3. Kelas III/level III (Beban kurang dari 25 ton dan tinggi menara kurang dari 40 meter)

 

NO MATERI Kelas I Kelas II Kelas III
KELOMPOK DASAR
1. Kebijakan dan dasar-dasar K3 4 4 2
2. Peraturan perundang-undangan 6 6 4
  a.    Undang-undang No. 1 Tahun 1970      
  b.    Permenaker No. 05/Men/1985      
  c.    Permenaker No. 09/Men/2010      
KELOMPOK INTI
1. Pengetahuan dasar keran angkat 2 2 2
2. Pengetahuan dasar motor penggerak 2 1  
3. Pengetahuan dasar kelistrikan 2 1  
4. Perangkat keselamatan kerja (Safety Devices) 2 2 2
5. Tali kawat baja 2 1 1
6. Alat bantu angkat dan pengikatan 2 1 1
7. Sebab-sebab kecelakaan dan penanganannya 4 2 2
8. Menghitung berat beban 2 2 2
9. Pengoperasian aman 4 4 2
10. Perawatan dan pemeriksaan harian 2 2 2
KELOMPOK PENUNJANG
1. Pengetahuan Job Safety Analysis 2    
2. Stabilistas 2    
UJIAN
1. Teori 4 4 2
2. Praktek 8 8 8
JUMLAH 50 40 30

 

PERSYARATAN PESERTA

  1. Pendidikan formal minimal SMA
  2. Membawa Foto Copy Ijasah terakhir
  3. Pengalaman dibidangnya.
  4. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  5. Membawa Surat Keterangan Sehat
  6. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3, 3×4 masing-masing 3 lembar (background merah)

COURSE METHOD

  1. Penyampaian Materi
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus
  4. Presentasi Kelompok

INSTRUCTOR : Dinsosnaker Kota Yogyakarta & Asesor dari Kemnaker RI.

Waktu & Lokasi

Tanggal               :     26 sd 29 Februari 2024

Pukul                   :     08.00 – selesai

Tempat              :      Yogyakarta

 

FASILITAS:

  1. Penjemputan Kedatangan (Peserta dari luar kota)
  2. Transportasi Lokal
  3. Module / Handout
  4. Training Kit
  5. (2x) Coffee Break & (1x) Lunch
  6. Souvenir
  7. Dropping Kepulangan (Peserta dari luar kota)
  8. Sertifikat resmi kemnaker RI (bila berkompeten)

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

PELATIHAN AUTODESK INVENTOR

Pelatihan Autodesk Inventor – Inventor merupakan software yang bersifat parametric dengan fasilitas yang sangat sesuai untuk proses desain pada industry manufaktur. Autodesk Inventor adalah salah satu dari produk Autodesk Corp. yang diperuntukkan untuk Engineering Design and Drawing. Autodesk Inventor merupakan pengembangan dari produk-produk CAD setelah AutoCAD dan Autodesk Mechanical Desktop yang memiliki beberapa kelebihan dalam design serta tampilan yang lebih menarik dan real, karena fasilitas material yang disediakan.

Dengan menggunakan software inventor, gambar yang dihasilkan akan terintegrasi dan terkoneksi antara gambar 3 dimensi dengan proyeksi 2 dimensi. Setelah mempunyai gambar tiga dimensi, maka dengan mudah kita dapat membuat gambar proyeksi 2 dimensi yang siap untuk di input ke bagian produksi. Selain kelebihan diatas, dengan fitur Inventor maka desainer akan lebih mudah dalam mempresentasikan hasil desain, bahkan dapat menyesuaikan dengan karakter/ material yang akan digunakan.

Pelatihan ini akan memberikan pemahaman kepada para peserta mengenai Software Autodesk Inventor beserta langkah-langkah penggunaan software tersebut sehingga dapat membantu para karyawan dalam pekerjaannya yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan.

Tujuan AUTODESK INVENTOR

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mengimplementasikan penggunaan software Inventor dalam proses desain produk sehingga akan menghasilkan desain dalam waktu yang lebih cepat dan tepat.

MATERI AUTODESK INVENTOR

  1. Pengenalan konsep pemodelan berbasis fitur
  2. Pemodelan 2 Dimensi
  3. Pemodelan 3 Dimensi
  4. Perakitan Model 3 Dimensi
  5. Presentasi Pemodelan
  • Pembuatan Bill of Material
  • Pembuatan exploded View
  1. Praktek
  2. Studi Kasus dan diskusi

INSTRUKTUR DAN VENUE

Febri Nur Hidayat, ST. dan Team

05 – 06 Februari 2024

 (08.00 – 16.00 WIB)

Online Training

In House Training: Depend on request

https://www.facebook.com/photo/?fbid=1093420465145429&set=a.119914435829375

https://bexcellentjogja.com/teknisi-gis-bnsp/

FASILITAS

  • Module
  • Sertifikat
  • Soft Copy Materi

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email        :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

 (SKEMA OPERATOR GAS TESTER) TRAINING & CERTIFICATION PROGRAM ( Certified by Badan Nasional Sertifikasi Profesi /BNSP )

Operator Gas Tester – Industri Perminyakan merupakan industri beresiko tinggi yang melibatkan berbagai bahan kimia berbahaya yaitu bahan Hidrokarbon yang beracun, mudah terbakar dan meledak. Oleh sebab itu, sudah menjadi suatu kewajiban bagi perusahaan untuk memberlakukan persyaratan dan standar keselamatan yang tinggi dalam proses operasi perminyakan khususnya dilingkungan instalasi kilang minyak, gas dan petrokimia. Salah satu penyebab kecelakaan yang sering terjadi pada lingkungan pengilangan adalah akibat pekerjaan pemeliharaan yang tidak memenuhi standar keselamatan khususnya pada beberapa daerah berbahaya dan beberapa critical point area yang menyangkut peralatan proses vital industri perminyakan.

 

MATERI SESUAI UNIT KOMPETENSI OPERATOR GAS TESTER

No

Kode Unit

Judul Unit

1

IMG.KK01.002.01

Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja

2

IMG.KK02.018.01

Menganalisa resiko kecelakaan kerja

3

IMG.KK02.009.01

Menerapkan safety permit di tempat kerja

4

IMG.KK02.005.01

Mengoperasikan alat uji gas

 

PERSYARATAN PESERTA OPERATOR GAS TESTER

  1. Pendidikan dan Pengalaman Kerja.

No

Pendidikan

Pengalaman Kerja

1

Sarjana K3 & Teknik (non K3)

2

S1 – Non Teknik + non K3

1 Tahun dibidang K3

3

D3 K3 dan Teknik

1 Tahun dibidang K3

4

D3 non Teknik

1.5 Tahun dibidang K3

5

SLTA/SMK

2.5 Tahun dibidang K3

  1. Foto copy Ijasah terakhir.
  2. Foto copy KTP / Paspor / Kitas.
  3. Surat Rekomendasi dari Pimpinan / Atasan Langsung / Rekanan Kerja (bila ada).
  4. CV atau Surat Keterangan Pengalaman kerja.
  5. Pas Foto ukuran 4×6 3×4 2×3 sebanyak 5 lembar, background merah.

 

INSTRUKTUR OPERATOR GAS TESTER

Tim LSP

 

WAKTU DAN TEMPAT

Tanggal            : 27 sd 29 Februari 2024

Waktu              : 08:00 – 16:00 WIB

Tempat             : Jakarta

 

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/teknisi-gis-bnsp/

PELATIHAN DAN UJI KOMPETENSI (SERTIFIKASI BNSP) INSPEKTUR PERALATAN PUTAR (ROTATING EQUIPMENT)

Sertifikasi Rotating Equipment BNSP – Saat ini jabatan inspeksi teknik di sektor industri utamanya sektor Migas, dituntut untuk memiliki kompetensi kerja sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus sektor industri Migas, sub sektor industri minyak dan gas bumi antara lain untuk bidang Inspektur Peralatan Putar di Indonesia.

Kebutuhan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri Migas, makin dirasakan karena sifat industri Migas yang padat teknologi, padat modal dan berisiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan TTK sektor industri Migas, sub sektor industri Migas hulu hilir (supporting) dan panas bumi antara lain untuk bidang operasi pesawat angkat angkut dan ikat bebandi Indonesia. Selain itu potensi pertambangan minyak dan gas bumi masih menjadi faktor dominan pada strategi pembangunan negara Indonesia terutama untuk menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas tingkat AFTA dan AFLA, maka perlu mendorong dan merealisasikan SDM yang kompeten. Dengan standar kompetensi tersebut, diharapkan akan menghasilkan SDM yang handal untuk mengelola kekayaan Migas secara profesional. Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar harapannya bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas.

Dalam rangka memenuhi amanat UU No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi pasal 39 dan 40 bahwa perusahaan Migas wajib menjamin standar dan mutu, kemudian UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta PP No. 23 tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), maka perlu dilaksanakan sertifikasi kompetensi kerja yang mengacu kepada SKKNI yang telah diwajibkan melalui Peraturan Menteri ESDM No. 20 tahun 2008. Berdasarkan Perpres No. 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

Kegiatan ini merupakan pelatihan sekaligus proses uji kompetensi untuk mengetahui standar kompetensi pada Jabatan Kerja Inspektur Peralatan Putar (Rotating Equipment) yang bertanggung jawab melaksanakan inspeksi setiap penggunaan peralatan putar pada aktivitas pengolahan minyak dan gas dengan mengacu pada SKKNI. Bexcellent atau TUK (Tempat Uji Kompetensi) dari LSP Energi dalam hal ini bermaksud menfasilitasi kegiatan pelatihan berbasis kompetensi dan melaksanakan uji kompetensi bekerjasama dengan LSP Energi.

 

Standar Acuan Sertifikasi Rotating Equipment

  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001tentang Minyak dan Gas Bumi;
  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
  • Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  • Mijn Politie Reglement 1930 Staadsblad 1930 Nomor 341
  • Mijn Ordonnantie (Ordonansi Tambang) Tahun 1930 No. 38;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional;
  • Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 06P/0746/M.PE/1991 tentang Pemeriksaan Keselamatan Kerja
  • Atas Instalasi, Peralatan dan Teknik Yang Dipergunakan Dalam Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi;
  • Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 03.P/123/M.PE/1986 dan atau Nomor 07.P/075/M.PE/1991 tentang Sertifikasi Tenaga Teknik Khusus Pertambangan Minyak dan Gas Bumi dan Pengusahaan Sumber Daya Panas Bumi beserta aturan pelaksanaannya;
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 tentang Sistem Standardisasi Kompetensi Kerja Nasional
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Tansmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tatacara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia;
  • Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 111.K/70/MEEM/2003 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Kompetensi Kerja Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi sebagai Standar Wajib di Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.211/MEN/2004 Tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Kompetensi;
  • Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.231A/MEN/X/2005 Tentang Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi dan Pembinaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP); Keputusan Direktorat Jenderal Minyak Dan Gas Bumi Nomor Kep.01.K/60.05/DJM/2003, Tentang Lembaga Sertifikasi Personil Tenaga Teknik Khusus Minyak dan Gas Bumi.

Bentuk Kegiatan Rotating Equipment

Kegiatan dimaksud adalah kegiatan pelatihan/pembekalan dan uji kompetensi, yang diselenggarakan atas kerjasama PT.  Bexcellent Mitra Cemerlang dan LSP Energi serta industri terkait. Kegiatan ini diselenggarakan secara regular maupun inhouse dengan sasaran peserta tenaga teknis pada jabatan Inspektur Peralatan Putar (rotating equipment).

Tujuan Rotating Equipment

Mengetahui sekaligus memastikan standar kompetensi inspektur peralatan putar sesuai dengan acuan SKKNI melalui ketelusuran bukti dan pengalaman, sehingga tersedianya tenaga kerja kompeten di bidang inspektur peralatan putar pada industri sektor Migas.

 

Sertifikat Rotating Equipment

Bagi peserta / asesi yang telah mengikuti rangkaian kegiatan assessment dan dinyatakan lolos kualifikasi dan administrasi, akan direkomendasikan untuk bmemperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Materi Pelatihan Rotating Equipment

  1. Pengantar Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI
  2. Kebutuhan tenaga kerja inspektur industri Migas
  3. Model Pelatihan Berbasis Kompetensi
  4. Pemahaman Unit-unit Kompetensi Inspektur Peralatan Putar (rotating equipment)

 

NO

KODE UNIT

JUDUL UNIT KOMPETENSI

1

M.712038.001.01

Menerapkan Peraturan dan Perundangan Keselamatan, Kesehatan dan Lindungan Lingkungan di Tempat Kerja

2

M.712038.002.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Dokumen Perencanaan dan/atau Data Riwayat Peralatan

3

M.712038.003.01

Melakukan Verifikasi Hasil Perhitungan

Engineering dan Data Sheet

4

M.712038.004.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Fisik Peralatan dan Komponen

5

M.712038.005.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Reparasi

6

M.712038.006.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Factory Acceptance Test (FAT)

7

M.712038.007.01

Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Peralatan pada Saat Site Acceptance Test (SAT)

8

M.712038.008.01

Melakukan Pemeriksaan Peralatan pada Saat Beroperasi

9

M.712038.009.01

Melakukan Pemeriksaan Peralatan pada Saat Tidak Beroperasi (Tidak Terencana dan Terencana)

10

M.712038.010.01

Membuat Laporan dan Rekomendasi Hasil Inspeksi Peralatan Putar

 

Metode Uji Kompetensi 

Setiap peserta akan diberikan penilaian berupa evaluasi melalui ujian dengan ketentuan sebagai berikut

  1. Pelaksanaan ujian dengan System Multiple Choice / Essay
  2. Verifikasi portofolio melalui Interview atau Wawancara
  3. Evaluasi melalui praktek lapangan (bila diperlukan)
  4. Proses Uji Kompetensi dilaksanakan selama 1 hari

Waktu & Tempat Pelaksanaan

Tanggal  : 18 – 21 Desember 2023

Pukul      :    08.00 – selesai

Via         :    Hari I – III Online (pelatihan refreshment)

                    Hari IV Offline di Jakarta (assessment)

(Tanggal dan tempat pelaksanaan kegiatan bersifat tentative menunggu kuota peserta terpenuhi dan menyesuaikan kebutuhan peserta)

 Persyaratan Administrasi

  1. Pendidikan minimal setingkat D3 (dibuktikan dengan Ijazah)
  2. Pengalaman kerja keseluruhan minimal 5 tahun, pengalaman sesuai kompetensinya minimal 2 tahun, diutamakan di bidang Industri Migas / supporting bidang Migas.
  3. Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna
  4. KTP
  5. Foto
  6. CV 
  7. Sertifikat Pelatihan (jika ada)
  8. Surat Keterangan Pengalaman Kerja
  9. Surat Rekomendasi dari Perusahaan
  10. Laporan/ Dokumentasi Kerja
  11. Ijazah
  12. Mengisi form Apl 01 dan Apl 02 (disediakan oleh LSP)

 

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-pengemudi-limbah-b3/

PELATIHAN DAN SERTIFIKASI BNSP SKEMA SYSTEM ANALYST

System Analyst – Posisi System Analyst menjadi elemen sentral dalam menjamin keberhasilan implementasi sistem informasi serta teknologi di berbagai sektor industri. Dalam menghadapi percepatan perubahan teknologi yang semakin cepat, peran System Analyst menjadi ujung tombak dalam menemukan solusi tepat, mengurusi keperluan, serta mengintegrasikan sistem yang mampu menjawab tantangan terkini. Dalam rangka uji kompetensi dalam Program Sertifikasi System Analyst BNSP, evaluasi kualitas individu dalam mengidentifikasi sumber kebutuhan, memilih teknik yang tepat untuk pengumpulan informasi, hingga menetapkan struktur perangkat lunak, dapat diukur secara obyektif, memberikan keyakinan bagi perusahaan atau klien atas profesionalisme yang dimiliki.

Program Sertifikasi System Analyst BNSP menjadi fondasi krusial bagi kemajuan karier di ranah teknologi informasi, terutama bagi individu yang berkeinginan menapaki jalur karier sebagai System Analyst yang terampil. Dengan pengujian kompetensi yang meliputi aspek seperti penerapan metodologi pengembangan perangkat lunak, manajemen kebutuhan perangkat lunak, hingga perancangan antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna yang optimal, sertifikasi ini menjamin bahwa para profesional telah dilengkapi dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menanggapi kompleksitas serta dinamika industri. Oleh karena itu, program sertifikasi ini tak hanya menegaskan kualitas individu dalam memahami dan mengelola kebutuhan perangkat lunak, melainkan juga memberikan keyakinan bagi pihak-pihak terkait atas kompetensi seorang System Analyst.

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Standarisasi

Standarisasi Profesi Skema Klaster Junior Programming ini  mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang tertuang dalam:

  • Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2017 Tentang Penetapan Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi Dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman, Konsultasi Komputer Dan Kegiatan Yang Berhubungan Dengan Itu (YBDI) Bidang Keahlian Software Development Sub Bidang Software Requirements Analysis and Design

Tujuan Skema System Analyst

  • Mengukur dan mengakui kompetensi individu dalam bidang System Analyst.
  • Memastikan pemahaman yang mendalam dalam menerapkan metodologi pengembangan perangkat lunak.
  • Menguji kemampuan dalam mengidentifikasi sumber kebutuhan yang tepat dan menentukan teknik elisitasi yang sesuai.
  • Menilai kemampuan dalam melakukan klasifikasi, alokasi kebutuhan, dan negosiasi perangkat lunak secara efektif.
  • Mengevaluasi kemampuan dalam menyusun spesifikasi kebutuhan dokumen sistem dan lingkungan perangkat lunak.
  • Mengukur keahlian dalam merancang struktur perangkat lunak, user interface (UI), dan user experience (UX) yang optimal.
  • Memberikan validasi terhadap kemampuan individu dalam merespons perkembangan industri teknologi informasi yang dinamis.
  • Memastikan individu memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menjadi System Analyst yang handal dan berkinerja tinggi.

Materi Skema System Analyst

Sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), materi pembinaan akan mempersiapkan peserta untuk bisa memahami Unit-Unit Kompetensi yang akan menjadi materi uji kompetensi.

  1. 62SAD00.001.1: Mengaplikasikan metodologi pengembangan perangkat lunak
  2. 62SAD00.002.1: Melakukan Identifikasi Sumber Kebutuhan Perangkat Lunak
  3. 62SAD00.003.1: Menentukan teknik elisitasi yang sesuai
  4. 62SAD00.004.1: Melakukan Klasifikasi dan Alokasi Kebutuhan Perangkat Lunak
  5. 62SAD00.005.1: Melakukan negosiasi kebutuhan perangkat lunak
  6. 62SAD00.006.1: Membuat Kebutuhan Dokumentasi Spesifikasi Perangkat Lunak
  7. 62SAD00.007.1: Menyusun spesifikasi kebutuhan software environment
  8. 62SAD00.008.1: Membuat Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak
  9. 62SAD00.009.1: Meninjau ulang (review) kebutuhan perangkat lunak melalui spesifikasi dan prototipe
  10. 62SAD00.010.1: Melakukan validasi model dan uji penerimaan pengguna
  11. 62SAD00.011.1: Merancang Struktur Perangkat Lunak
  12. 62SAD00.012.1: Merancang User Interface (UI)
  13. 62SAD00.013.1: Merancang user experience (UX)

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Acuan Normatif Skema System Analyst

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan;
  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional;
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi;
  • Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Hotel;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 370 Tahun 2013 Tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Penyediaan Makanan Dan Minuman Golongan Pokok Penyediaan Minuman Golongan Penyediaan Minuman Sub Golongan Bar Kelompok Usaha Rumah Minum/Kafe;
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 145 Tahun 2018 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi Bidang Hotel dan Restoran;
  • Peraturan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor 2/BNSP/VIII/2017 Tentang Pedoman Pengembangan dan Pemeliharan Skema Sertifikasi Profesi.

Instruktur Kompetensi Skema System Analyst

Para Ahli Bidang Software Development Sub Bidang Software Requirements Analysis and Design

 dan Asesor yang kompeten dari organisasi pendukung dan yang direkomendasikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi

PERSYARATAN DASAR CALON PESERTA PROGRAM

  • Minimal telah menyelesaikan pendidikan S1 Bidang Teknologi Informasi; Atau
  • Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi pada Skema System Analyst; Atau
  • Telah berpengalaman kerja pada lingkup yang sesuai dengan Skema System Analyst minimal 1 tahun secara berkelanjutan;

PERSYARATAN SERTIFIKASI

Peserta uji kompetensi harus melengkapi persyaratan yang sesuai dengan Skema Sertifikasi System Analyst yang meliputi:

  1. Melengkapi isian formulir permohonan (FR-APL01) dan formulir asesmen mandiri (FRAPL02): Sebelum Uji Kompetensi
  2. Menyerahkan persyaratan uji kompetensi
  • Pas foto 3×4 (3 lembar).
  • Copy identitas diri KTP/KK (1 lembar).
  • Photocopy ijazah terakhir (1 lembar).
  • Copy sertifikat yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada.
  • CV pengalaman / keterangan kerja yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada.
  • Portofolio yang relevan dengan Skema Sertifikasi System Analyst, bila ada

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

 

JADWAL PELAKSANAAN PROGRAM

  • Tanggal: 5 sd 7 Desember 2023
  • Waktu: 08:00 sd selesai
  • Tempat: Yogyakarta

Fasilitas

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

 

Informasi Lebih Lanjut & Lengkap klik tombil dibawah ini

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email           : satrio@bexcellentjogja.com

        https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/