Archive: March 22, 2022

Sertifikasi AK3 PUBT

AK3 PUBT – Pemanfaatan pesawat uap dan bejana tekan akhir-akhir ini telah berkembang pesat di berbagai proses industri maupun untuk fasilitas umum dan bahkan di rumah-rumah tangga. Pesawat Uap & Bejana tekan merupakan peralatan teknik yang mengandung resiko bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan atau peledakan. Tingginya resiko kecelakaan kerja dibidang Pesawat Uap dan Bejana Tekan (PUBT) membuat perusahaan semakin waspada akan bahaya yang mungkin ditimbulkan dari kecelakaan kerja PUBT.

         Oleh karena itu guna menghindari agar tidak terjadi kecelakaan atau peledakan, sangat penting untuk melakukan prosedur pengoperasian PUBT sesuai dengan standar yang berlaku. Sebelum dalam periode pemakaian setiap peralatan pesawat uap dan bejana tekan serta alat pengaman/perlengkapannya harus dilakukan pemeriksaan, pengujian, serta dirawat dengan baik dan teratur (berkala). Pemeriksaan dan Pengujian Pesawat Uap dan Bejana Tekan, harus dilakukan oleh tenaga kerja yang memiliki kompetensi khusus yang bersertifikasi, dan memiliki kewenangan yang sudah ditunjuk oleh Menteri Ketenagakerjaa RI. Hal ini penting dalam menunjang pencegahan kecelakaan kerja PUBT yang mungkin terjadi karena dapat meminimalisir faktor – faktor yang dapat menjadi sumber kecelakaan kerja PUBT terutama human error dalam pengoperasian PUBT.

Sehubungan dengan hal tersebut maka setiap perusahaan yang akan melakukan pemeriksaan dan pengujian Pesawat Uap dan Bejana Tekan, harus memiliki SDM yang memiliki kompetensi dan kewenangan dalam melakukan pemeriksaan dan pengujian. Oleh karena itu, Kami sebagai perusahaan K3, PT. Bexcellent Mitra Cemerlang yang ditunjuk oleh KEMENAKER RI mengadakan “Pembinaan & Sertifikasi Ahli K3 Pesawat Uap & Bejana Tekan”, sebagai salah satu persyaratan bagi perusahaan yang akan melakukan pemeriksaan dan pengujian, mendapatkan surat penunjukan dan kewenangan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI.

DASAR HUKUM & TUJUAN

Dasar Hukum:

  • Undang-Undang dan peraturan Uap Tahun 1930
  • Undang-undang No. 01 tahun 1970
  • Permenaker No.02 Tahun 1982
  • Permenaker No.01 Tahun 1988
  • Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.37 Tahun 2016

Tujuan:

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam tehnik pengoperasian, prosedur pemeriksaan dan pengujian pesawat uap & bejana tekan secara aman, benar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang Kesehatan Keselamatan Kerja ( K3) yang berlaku.

Materi

I. Kelompok Dasar

  1. Kebijakan K3
  2. Dasar-dasar K3
  3. Undang-undang N0.1 tahun 1970
  4. Sistem Manajemen K3
  5. Investigasi Kecelakaan Kerja

II. Kelompok Keahlian

  1. Undang-undang dan Peraturan Uap tahun1930
  2. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.37 Tahun 2016
  3. Permenaker No.02 Tahun 1982, Permenaker No.01 Tahun 1988
  4. Jenis – Jenis Pesawat Uap dan Perlengkapannya
  5. Jenis – Jenis Bejana tekanan, tangki timbun, Perlengkapannya dan isinya
  6. Perhitungan kekuatan konstruksi pesawat uap, bejana tekanan dan tangki timbun (standar)
  7. Pipa penyalur
  8. Pengetahuan bahan
  9. Teknik Pengelasan
  10. Air pengisi ketel uap
  11. Pengujian tidak merusak (NDT) dan merusak (Destructive Test)
  12. Pemeriksaan dan pengujian pesawat uap dan pipa penyalur
  13. Pemeriksaan dan pengujian bejana tekanan dan tangki timbun
  14. Praktek Kerja Lapangan (PKL)

III. Kelompok Penunjang

  1. K3 Nuklir
  2. Thermodinamika
  3. Pengetahuan Korosi dan Pencegahannya
  4. Kelistrikan dan alat kontrol otomatis
  5. Pondasi dan kerangka dudukan
  6. Proses pembuatan, pemasangan, dan perbaikan/modifikasi
  7. Membaca gambar teknik
  8. Job Safety Analysis (JSA)

IV. Evaluasi

  1. Ujian Teori
  2. Penulisan Kertas Kerja
  3. Seminar

PERSYARATAN PESERTA

  1. Pendidikan formal minimal Sarjana Muda (D3) Bidang teknik
  2. Pengalaman dibidangnya sekurang kurangnya 2th.
  3. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  4. Membawa Surat Rekomendasi dari Perusahaan
  5. Membawa Surat Keterangan Sehat
  6. Membawa Surat pernyataan berpengalaman /CV
  7. Membawa Foto Copy Ijasah terakhir
  8. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3, 3×4 masing-masing 3 lembar (background merah)
  9. Wajib membawa hasil test Swab Antigen (bila belum vaksin dosis kedua)
  10. Membawa Laptop dan Sepatu Safety

Instruktur

  • Instruktur Senior Pusdiklat Kemnaker RI
  • Tim Binwasnaker Kemnaker RI
  • Pengawas Spesialis Pesawat uap belanja tekan
  • Tim Ahli PJK3

WAKTU & TEMPAT

Tanggal   : 4 sd 29 Juli 2022

Waktu      : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat    : Yogyakarta

 

BIAYA

Rp 26.000.000,- /participant (residential & belum termasuk PPN)

*DP Minimal 50% H-2 minggu sebelum pelaksanaan

 

Pembayaran dilakukan saat registrasi atau transfer ke:

Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Sudirman

No. Rek.  137-00-0735491-9

a/n PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG

 

FASILITAS :

  • Penjemputan Kedatangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Penginapan selama masa pelatihan
  • Test swab antigen saat pelatihan selama diperlukan
  • Modul dan Training Kit
  • Hard dan Softcopy materi
  • 2x coffee break, 1x lunch
  • Wearpack
  • Souvenir
  • Dropping Kepulangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  • Sertifikat Kemnaker (bila dinyatakan berkompeten)

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: 081325177427

Fax      : (0274) 414137

Web    : www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio

                      ( Customer Relation Officer)

Phone / WA  : 081325177427

Email               : satrio@bexcellentjogja.com

 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-dan-sertifikasi-ahli-k3-pesawat-tenaga-produksi/

PENGELOLAAN LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (PLB3)

PLB3 – Dewasa ini kemajuan teknologi mendorong dunia industri untuk mengakrabkan diri terhadap limbah B3 karena hampir seluruh aktifitas industri maupun rumah tangga pasti menghasilkan limbah. Permasalahan limbah industri kini menjadi salah satu isu utama yang menjadi concern bagi perusahaan yang peduli pada lingkungan sekitar. Untuk mengelola bahan buangan industri (limbah), yang dikenal dengan bahan buangan berbahaya, setiap individu yang terlibat di dalam penanganannya memerlukan wawasan dan identifikasi yang benar terhadap bahan berbahaya tersebut. Identifikasi bahan mencakup why, when, who, what, where dari bahan buangan industri yang dikategorikan hazardouz waste.

Definisi limbah B3 berdasarkan BAPEDAL (1995) ialah setiap bahan sisa (limbah) suatu kegiatan proses produksi yang mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) karena sifat (toxicity, flammability, reactivity, dan corrosivity) serta konsentrasi atau jumlahnya yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak, mencemarkan lingkungan, atau membahayakan kesehatan manusia. Namun, pada limbah B3, selain hasil akhir, cara pengelolaan juga harus memenuhi peraturan yang berlaku. Jadi, untuk berhasil mengelola limbah B3, tidak cukup hanya memenuhi baku mutu limbah B3 saja, cara mengelola seperti pencatatan, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan harus juga memenuhi peraturan yang berlaku. Sekali lagi, dalam limbah B3 cara mengelola adalah suatu hal yang penting untuk diperhatikan. Limbah B3 harus ditangani dengan perlakuan khusus mengingat bahaya dan resiko yang mungkin ditimbulkan apabila limbah ini menyebar ke lingkungan. Hal tersebut termasuk proses pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutannya. Pengemasan limbah B3 dilakukan sesuai dengan karakteristik limbah yang bersangkutan. Namun secara umum dapat dikatakan bahwa kemasan limbah B3 harus memiliki kondisi yang baik, bebas dari karat dan kebocoran, serta harus dibuat dari bahan yang tidak bereaksi dengan limbah yang disimpan di dalamnya.

Mengingat adanya sejumlah bahaya yang dapat ditimbulkan dari limbah industri, maka sebagai upaya untuk meminimalkan sekaligus menghindari efek yang ditimbulkan dari sifat–sifat bahan kimia berbahaya, setiap Informasi tentang dampak yang ditimbulkan sangat perlu untuk diketahui oleh setiap tingkatan operator yang menangani. Diperlukan SDM yang memiliki wawasan dan kompetensi mumpuni pada setiap industri. Kami Bexcellent Consultant selaku Lembaga Diklat Profesi melalui pelatihan ini akan memberikan pemahaman secara komprehensif bagi personal yang bertanggung jawab dalam PLB3 sesuai dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) dan mampu mengikuti uji kompetensi skema PLB3.

 

Tujuan Pelatihan PLB3

  1. Peserta memahami peraturan yang berkaitan dengan dengan pengelolaan limbah B3
  2. Peserta dapat mengidentifikasi karakteristik dan jenis limbah B3 yang diatur peraturan perundangan limbah B3
  3. Peserta mampu mengelola limbah B3 secara tepat guna.
  4. Peserta dapat memahami pengelolaan limbah B3 dan teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan limbah B3
  5. Peserta pelatihan mampu melakukan inventarisasi dan asessment pengurangan dan pemanfaatan limbah B3 di perusahaannya
  6. Peserta pelatihan mampu menyusun rencana strategis dan program pengurangan dan pemanfaatan limbah B3 untuk perusahaannya
  7. Peserta mampu mengikuti uji kompetensi terkait penentuan potensi dan karakteristik pencemaran limbah B3 hingga dinilai kompeten dan mendapatkan sertifikasi kompetensi dari BNSP.

 

MATERI UJI KOMPETENSI PLB3

No

Kode Unit

Unit Kompetensi

1

E.38PLB00.006.1               

Melakukan Pengurusan Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LimbahB3)

 

2

E.381200.007.01

Merencanakan Minimasi Limbah B3

3

E.381200.008.01

Melaksanakan Minimasi Limbah B3

4

E.38PLB00.008.1

Melakukan Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

5

E.38PLB00.003.1

Melakukan Pemantauan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

6

E.38PLB00.004.1

Melakukan Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

7

E.38PLB00.005.1

Menyusun Laporan Kegiatan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

8

E.38PLB00.002.1

Melakukan Evaluasi Hasil Analisis Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

9

E.38PLB00.007.1

Melakukan Pengemasan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

10

E.38PLB00.001.1

Melakukan Tindakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Bahaya dalam Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)

 

Persyaratan Peserta

  1. Scan KTP
  2. Scan Ijazah terakhir
  3. CV (Curriculum Vitae)
  4. Portofolio
  5. Sertifikat pelatihan yang relevan
  6. Foto ukuran 3×4

Narasumber

LSP Daimaru dan Team

 

Waktu & Lokasi

Tanggal: 3 hari di April/Mei 2022

Tempat : Online (Zoom Meeting/Google Meet)

Waktu    : 08.00 s.d 16.00 WIB

 

Fasilitas

  1. Instruktur yang kompeten
  2. Softcopy Modul
  3. Sertifikasi tanda keikutsertaan dari Bexcellent
  4. Sertifikat BNSP (bagi yang dinyatakan kompeten)

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

 

                 Nama              :  Satrio

                            ( Customer Relation Officer)

                 Phone / WA   : 0813-2517-7427

                 Email : satrio@bexcellentjogja.com

 

 

https://bexcellentjogja.com/

https://bexcellentjogja.com/?s=ptp

MANAGEMENT INTELIJEN DAN INVESTIGASI

Management Intelijen & Investigasi – Dalam suatu organisasi, jajaran security memiliki peran penting dalam memastikan setiap aktifitas bisnis yang berlangsung di dalam organisasi tersebut dapat berjalan dengan baik dan aman. Terlebih mereka dituntut untuk memiliki kemampuan intelejensi, sehingga dapat mengusut setiap kasus atau masalah secara tepat dan akurat. Seorang anggota satpam yang  bertugas pada bagian intelijen harus memiliki standrad tingkat kecerdasan di atas rata-rata, sehingga mampu mengetahui banyak informasi namun senantiasa flesibel, pandai membawa diri dan mudah bekerja sama.

Pelaksanaan penyelidikan menurut Sifat dan Kegiatan, terbagi menjadi 2 (dua), yaitu : 1. Lidik Terbuka mencakup beberapa hal diantaranya Penelitian (riset), Wawancara (interview), Interogasi; dan 2. Lidik tertutup meliputi Pengamatan dan Penggambaran, Ellicting, Penjajakan (surveillance), Penyusupan; Penyadapan dan Penyurupan.  Intelijen dalam aktifitas pengamanan meliputi langkah-langkah, alat dan cara melindungi asset, pegawai, klien, dan imej perusahaan ataupun reputasinya.

Hal ini merupakan cara yang efektif untuk menerapkan tingkah laku satuan pengamanan secara professional dari berbagai perspektif intelijen. Untuk itu perlu dikedepankan sikap independen untuk mengidentifikasi tindak laku criminal dan insiden sebelum terjadinya suatu tindak kriminalitas, seperti asset apa yang hilang/dicuri, penyebab adanya kerusakan bukti-bukti, pemicu/penyebab tindak criminal dan bantuan penuntutan hukum serta kasus sipil. Adanya upaya pencegahan kejahatan dan deteksi sejak dini terkait isu-isu yang berkembang, diharapkan dapat mencegah upaya-upaya kejahatan dan  insiden dalam hubungan bisnis baik secara internal maupun external perusahaan.

Tujuan

  1. Peserta pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan terkait tehnik dasar penyelidikan, pengamanan guna mendukung suksesnya operasional perusahaan.
  2. Peserta mampu memahami prosedur intelijen dan investigasi terhadap suatu masalah secara professional
  3. Peserta pelatihan dapat menciptakan kondisi keamanan yang dinamis di lingkungan perusahaan. Sehingga perusahaan dapat memiliki daya tahan dan daya tangkal terhadap setiap bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik dari dalam maupun dari luar perusahaan.
  4. Peserta pelatihan dapat menegakkan peraturan perusahaan, utamanya dalam penegakan hukum, sesuai tugas pokok dan fungsinya dengan mengedepankan etika, humanis, profesional.

Materi

  1. Peran, Fungsi, kewajiban, dan tanggung jawab intelijen security
  2. Antisipasi kejahatan, insiden, dan kecelakaan melalui intelijen
  3. Kejahatan cyber dan intelijen keuangan
  4. Apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang intelijen
  5. Bagaimana menyiapkan laporan intelijen
  6. Peralatan intelijen, perlengkapan dan dokumen pembantu
  7. Pengetahuan akan hukum di Indonesia (perdata dan pidana)
  8. Function of electronic security in supporting the intelligent
  9. Memanage acara dan hal lainnya oleh pegawai perusahaan untuk mengembangkan kewaspadaan sekuriti dari semua kepegawaian, dan menentukan orang-orang dalam semua area, orang-orang yang harus diwaspadai, dan menjauhi kesempatan akan kejahatan seperti meninggalkan barang berharga pribadi dan meninggalkan ruangan tanpa terkunci ketika tidak digunakan
  10. Desain excellent intelligent, konsep dan metoda serta sistemnya.
  11. Investigantion skills
  12. Analisa situasi
  13. Analisa persoalan
  14. Analisa keputusan
  15. Analisa persoalan potensial

Instruktur

AKBP (Purn.) Saryanti, SH

  • Mantan Praktisi pada institusi Polri yang pernah menjabat di divisi Pamobvit Polda DIY.
  • Aktif sebagai narasumber pada berbagai kegiatan diklat dan seminar terkait system pengamanan objek vital

 

Waktu & Lokasi

Durasi            : 2 hari

Sesi                : Training, tanggal 17 sd 18 Mei 2022

bersifat tentative, menyesuaikan kebutuhan para peserta.

 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-training-of-trainer-tot-bnsp/

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813 – 2517 – 7427

         Email             :satrio@bexcellentjogja.com

Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik

PEMELIHARAAN SISTEM HIDROLIK – Kebutuhan akan personil pemegang jabatan tenaga teknik khusus yang mempunyai kompetensi kerja standar sektor industri manufaktur khususnya pada logam mesin, makin dirasakan karena sifat industri ini tergolong memiliki risiko bahaya yang tinggi. Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus (TTK) sektor industri manufaktur, sub sektor logam mesin antara lain untuk kompetensi bidang pemeliharaan sistem hydraulic,  yang disusun secara sistematis dalam SKKNI. Hal ini yang menjadi dasar diperlukannya Sertifikasi BNSP Pemeliharaan Sistem Hidrolik.

Salah satu pekerjaan yang dilaksanan oleh pemegang jabatan TTK tersebut adalah melaksanakan pemeliharaan sistem hydraulic. Jabatan ini dituntut untuk memiliki kompetensi kerja sesuai standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Kompetensi kerja personil ini merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pemegang jabatan tenaga teknik khusus sektor logam mesin  di Indonesia.

Prosedur perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tersebut sesuai amanat PP Nomor 31 Tahun 2006, tentang Sistim Pelatihan Kerja Nasional pasal 5,6 dan 7 (diganti dengan Permenakertrans No. 8 Tahun 2012 Tatacara Penetapan SKKNI). Perumusan SKKNI ini disusun dengan melibatkan stakeholder yang berkaitan dengan substansi standar dan dilaksanakan oleh Panitia Perumusan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk Tenaga Teknik Khusus yang bekerja pada bidang manufaktur sub sektor logam mesin.  Dengan demikian akan dihasilkan SDM yang handal untuk .

Melalui penyiapan SDM yang memiliki kualifikasi dan kompetensi terstandar maka bangsa Indonesia akan survive dalam menghadapi era kompetisi dan perdagangan bebas.

Pekerjaan pemeliharaan pada sistem hidrolik diperlukan untuk memastikan bahwa peralatan kerja yang memanfaatakan sistem hidrolik tersebut memenuhi persyaratan spesifikasi teknis, standar dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Dalam rangka memenuhi tenaga kerja kompeten di bidang logam mesin sesuai SKKNI, maka diperlukan proses pengembangan dan pelatihan berbasis kompetensi dan proses sertifikasi (uji kompetensi) guna memastikan tenaga kerja yang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan hidrolik ini telah memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Acuan Normatif Pemeliharaan Sistem Hidrolik

  1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi
  2. Mijn Politie Reglement 1930, Staadsblad 1930 Nomor 341
  3. Mijn Ordonnantie (Ordonansi Tambang) Tahun 1930 Nomor 38
  4. Peraturan Pesiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
  5. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tatacara Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia
  6. Keputusan Menteri Pertambangan Nomor 300K/38/Mpe/1997
  7. tentang Keselamatan Kerja Pipa Penyalur Minyak dan Gas Bumi
  8. Sebagai Acuan Regulasi untuk Pemasangan dan Sertifikasi Pipa Penyalur Onshore Maupun Offshore;
  9. Keputusan Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi Nomor 84/K/38/DJM/1998 tentang Pedoman dan Tatacara Inspeksi Keselamatan Kerja Atas Instalasi, Peralatan dan Teknik yang Dipergunakan dalam Usaha Pertambangan Minyak dan Gas Bumi

Tujuan Pemeliharaan Sistem Hidrolik

Pelatihan ini bertujuan agar peserta kompeten dalam:

  1. Peserta memahami kerangka SKKNI yang terkait dengan pekerjaan pemeliharaan sektor logam mesin khususnya yang diaplikasikan pada industri sehingga mampu melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan sistem hidrolik pada mesin-mesin/peralatan yang menggunakan sistem hidrolik di perusahaan atau industri
  2. Memahami maksud dan tujuan sertifikasi profesi khususnya pada sektor logam mesin
  3. Peserta memahami dan mampu melakukan tahap-tahap pemeliharaan pada sistem hidrolik sesuai prosedur kerja yang benar
  4. Peserta memiliki sikap kerja yang baik dalam melaksanakan pekerjaan pemeliharaan hidrolik

Sertifikat Kompetensi Pemeliharaan Sistem Hidrolik

Bagi peserta / asesi yang telah mengikuti rangkaian kegiatan assessment dan dinyatakan lolos kualifikasi dan administrasi, akan direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Unit-unit  Kompetensi

  1. Menerapkan prinsip-prinsip K3 di tempat kerja
  2. Menerapkan prosedur mutu
  3. Mengukur dengan menggunakan alat ukur
  4. Membaca gambar teknik
  5. Menggunakan perkakas bertenaga tangan
  6. Menggunakan perkakas bertenaga motor
  7. Menggunakan perkakas untuk pekerjaan presisi
  8. Memperbaiki sistem mekanik/komponen permesinan (engineering component)
  9. Melakukan bongkar-pasang sistem mekanik/komponen permesinan
  10. Memelihara komponen sistem hidrolik
  11. Memelihara sistem hidrolik

Persyaratan

Kegiatan ini ditujukan bagi para teknisi, engineer, pengawas, khususnya pada lingkup pekerjaan teknisi pemeliharaan hidrolik

PERSYARATAN UJIAN

  1. Foto copy ijazah terakhir
  2. Foto copy KTP yang masih berlaku
  3. Curriculum vitae terakhir
  4. Foto copy sertifikat pada bidang terkait (bila ada)
  5. Surat rekomendasi dari perusahaan
  6. Portofolio pekerjaan / dokumen lain yang mendukung
  7. Surat keterangan sehat dari dokter
  8. Surat pengalaman kerja
  9. Pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar, dan ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar

Instruktur

Kegiatan pelatihan berbasis kompetensi Pemeliharaan Sistem Hidrolik akan diampu oleh tim instruktur yang merupakan praktisi dari asosiasi logam mesin yang berpengalaman di bidang pemeliharaan system hidrolik. Sedangkan pada proses uji kompetensi, peserta akan diases oleh asesor dari LSP Logam Mesin.

Waktu & Tempat

Pelatihan Sertifikasi Reguler*

Tanggal    :   Pelatihan Refreshment 28 – 31  Maret 2022

                    Assesment 31 Maret 2022

Via         : Pelatihan Refreshment & Assessment di Gedung JTCC di Jalan Patangpuluhan No. 26  Yogyakarta

Fasilitas

Pelatihan Sertifikasi Reguler di Yogyakarta*

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Soft Copy Materi
  • Sertifikat Pelatihan PT Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat Sertifikasi BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • Fasilitas training: LCD, Coffe Break 2x, Lunch, Meeting Room, dsb.

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku
  • Transportasi dan penginapan peserta selama pelatihan

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813-2517-7427

         Email           :satrio@bexcellentjogja.com

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-dan-sertifikasi-ahli-k3-pesawat-tenaga-produksi/

PURCHASING AND PROCUREMENT MANAGEMENT

Purchasing & Procurement Management – Fungsi purchasing tidak dapat dilepaskan dari fungsi pergudangan dan manajemen informasi. Pada saat ini, fungsi manajemen pembelian dan pergudangan merupakan inti dari supply chain management yang mutlak penting bagi keberlangsungan organisasi. Fokus telah bergeser, bukan sekedar mengefisienkan pembelian dan menjaga keberlangsungan stok saja tetapi juga “managing supply base”.

Karenanya, pelatihan ini akan memberikan dasar terbaik bagi mereka yang berkecimpung dibidang supply chain, pembelian dan pergudangan secara integratif.  Pengelolaan fungsi pembelian merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam rangkaian proses produksi yang dilakukan sebuah perusahaan. Untuk itu, diperlukan keterampilan dan sistem pembelian yang baik. Disamping itu juga, pemahaman SDM terhadap Hukum pengadaan dan kontrak sangat dibutuhkan mengingat dalam suatu pengadaan barang/jasa surat perjanjian kontrak pasti dibutuhkan untuk melegalkan transaksi yg dilakukan

Training ini akan membahas unsur-unsur manajemen pembelian agar perusahaan dapat memperoleh material yang tepat, mutu yang sesuai dengan harga yang wajar serta membahas tentang aspek hukum dari pengadaan dan kontrak yg dilakukan.

 

Materi Purchasing & Procurement Management

  1. Aspek Strategis Manajemen Pembelian & Pengadaan
  • Sudut pandang SCM: Operasional vs Strategis
  • Strategi pembelian & pengadaan dan pengaruhnya: Direct vs Indirect
  • Aspek Efisiensi, customer satisfaction, organizational risk & image
  1. Manajemen Pembelian & Pengadaan sesuai Kondisi & Tipe Bisnis Perusahaan
  • Beragam kondisi dan tipe bisnis perusahaan serta manajemen pembelian yang tepat.
  • Bagaimana menghadapi tantangan yang ada: cost saving, effectiveness, speed, supply chain management.
  • Bagaimana struktur organisasi yang tepat
  1. Manajemen Persediaan: Peramalan, Investasi & Pengelolaannya.
  • Bagaimana melakukan forecast
  • Bagaimana mengurangi investasi pada inventori
  • Bagaimana memperbaiki manajemen inventori
  1. Proses Seleksi, Negosiasi & Pembinaan Supplier
  • Bagaimana menetapkan kriteria seleksi
  • Bagaimana mengevaluasi calon pemasok
  • Bagaimana mengembangkan calon pemasok setelah menjadi pemasok
  • Teknik negosiasi pembelian dan pengadaan yang efektif.
  1. Kebijakan Umum, Pengawasan dan Aspek Hukum Pengadaan
  2. Perencanaan dan Persiapan Pengadaan
  3. Pengendalian dan Pelaksanaan Kontrak
  • Penyusunan Kontrak Barang/Jasa Pemborong/Jasa Lainnya
  • Penyusunan Kontrak Jasa konsultasi
  1. Aspek Hukum Kontrak

 

Peserta Purchasing & Procurement Management

Supervisor, Staff  Bagian Pembelian, Pergudangan, Bagian Logistic dan yg terkait dengan pembelian dan pengadaan barang.

 

Instruktur Purchasing & Procurement Management

Josef H. Nudu, S.T., M.T. & Tim

 

Fasilitas

  1. Training Module
  2. Certificate
  3. Souvenir
  4. Training room with full AC facilities and multimedia
  5. Once lunch and twice coffee break per day
  6. Qualifed Instructor
  7. Training Kit
  8. Transportation from airport/railway to hotel and from hotel to the training venue

 

Waktu dan Tempat

Terkait Waktu dan Lokasi Pelatihan bisa langsung menghubungi nomor telepon/WA: 081325177427

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis, Km 6.5, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Rizki Satrio (Customer Relation officer)

PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )

Excellent Service for Excellent People

Phone          : 0813-2517-7427

Fax              : 0274 – 414 137

Email          : satrio@bexcellentjogja.com

Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

https://bexcellentjogja.com/sertifikasi-online-pppa/