Tag: Sistem Informasi

Panduan Lengkap Sertifikasi Teknisi GIS BNSP untuk Pemetaan & Sistem Informasi Geografis

Sertifikasi GIS BNSP – Perkembangan teknologi pemetaan dan analisis spasial menjadikan profesi teknisi GIS (Geographic Information System) sebagai salah satu bidang yang semakin dibutuhkan. Hampir semua sektor—baik pemerintahan maupun industri—mengandalkan data geospasial untuk pengambilan keputusan. Mulai dari pemetaan wilayah, infrastruktur, perencanaan tata ruang, bidang kehutanan, mitigasi bencana, hingga industri energi, semuanya memerlukan tenaga yang kompeten dalam mengolah data spasial.

Untuk memastikan kompetensi para tenaga kerja tersebut, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyediakan skema Sertifikasi Teknisi GIS yang mengacu pada SKKNI Bidang Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis. Sertifikasi ini menjadi bukti penting bahwa seseorang memiliki kemampuan teknis yang sesuai standar kerja nasional. Karena itu, banyak profesional maupun lulusan muda yang menjadikan sertifikasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing.

Apa Itu Sertifikasi Teknisi GIS BNSP?

Sertifikasi Teknisi GIS BNSP adalah skema sertifikasi profesi yang bertujuan menilai dan mengakui kompetensi seorang teknisi dalam mengolah, memetakan, dan menyajikan data geospasial. Melalui skema ini, peserta diuji pada kemampuan teknis yang berkaitan dengan perangkat lunak GIS, perangkat keras pemetaan, serta pemahaman konsep spasial.

Pada skema yang dirancang berdasarkan SKKNI, peserta akan diuji melalui serangkaian asesmen, baik teori maupun praktik. Informasi lengkap tentang persyaratan dan unit kompetensi dapat ditemukan pada halaman Skema Sertifikasi Teknisi GIS yang menjadi acuan penting sebelum mengikuti proses uji kompetensi.

Lingkup Kompetensi Teknisi GIS

Ruang lingkup pekerjaan seorang teknisi GIS cukup luas. Dalam dunia kerja, teknisi GIS sering berperan dalam:

  • Mengumpulkan data spasial dan non-spasial

  • Mengolah data geospasial melalui perangkat lunak SIG

  • Melakukan analisis data spasial

  • Membangun dan mengelola sistem informasi geografis

  • Menghasilkan produk peta digital maupun analog

  • Melakukan deteksi permasalahan teknis pada perangkat lunak dan perangkat keras

  • Menyusun laporan hasil pekerjaan

Semua kemampuan ini diuji melalui skema Sertifikasi GIS BNSP sehingga peserta yang lulus dapat membuktikan bahwa dirinya benar-benar memenuhi standar industri.

Unit Kompetensi dalam Skema Teknisi GIS

 Bidang Inti

  1. Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

  2. Membaca Peta

  3. Melakukan Deteksi Permasalahan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras SIG

Bidang Pilihan

  1. Melakukan Kompilasi Data Geospasial

  2. Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial

  3. Melakukan Konversi Format File Data Geospasial

  4. Mengedit Data Geospasial

  5. Membangun Basis Data Kartografi

  6. Menyajikan Informasi Geospasial sesuai Template Kartografi

Struktur unit kompetensi ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan inti sekaligus kompetensi tambahan yang relevan di dunia kerja.

Siapa yang Cocok Mengikuti Sertifikasi Ini?

Skema ini cocok untuk berbagai latar belakang, antara lain:

  • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan

  • Lulusan D1–D3 geospasial, geomatika, geografi

  • Lulusan non-geospasial yang memiliki pelatihan SIG

  • Profesional yang sudah berpengalaman minimal 1–2 tahun di bidang pemetaan

  • Operator SIG yang ingin naik level menjadi teknisi kompeten

Melalui asesmen ini, peserta dapat membuktikan pengalamannya dalam bentuk sertifikat resmi BNSP.

Proses Asesmen dalam Sertifikasi Teknisi GIS

Proses uji kompetensi terbagi menjadi dua bagian utama:

1. Asesmen Teori

Digunakan untuk menilai pemahaman peserta terkait:

  • Prinsip dasar Sistem Informasi Geografis

  • Pengolahan data geospasial

  • Struktur peta

  • Konversi data

  • Analisis spasial

  • Standar kartografi

2. Asesmen Praktik

Peserta diuji langsung pada pekerjaan teknis seperti:

  • Mengoperasikan software GIS

  • Menyusun peta tematik

  • Melakukan digitasi

  • Memperbaiki data spasial

  • Menggabungkan data spasial dan non-spasial

  • Mengelola basis data geospasial

  • Menyusun laporan akhir

Semua proses dilakukan oleh asesor berlisensi dan memiliki pengalaman profesional dalam pemetaan serta sistem informasi geografis.

Manfaat Mengikuti Sertifikasi Teknisi GIS BNSP

Mengikuti sertifikasi ini memberikan berbagai keuntungan, baik untuk pengembangan karier maupun peningkatan kualitas kerja:

  • Meningkatkan daya saing profesional

  • Memperluas peluang karier di instansi pemerintah & industri geospasial

  • Menambah kredibilitas sebagai teknisi GIS

  • Meningkatkan produktivitas dan standar kerja

  • Memenuhi persyaratan tender atau proyek

  • Menjadi bukti legal kompetensi berbasis SKKNI

Dengan sertifikasi ini, peserta dapat menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki sudah sesuai dengan standar nasional.

Persyaratan untuk Mengikuti Sertifikasi Teknisi GIS

Calon peserta harus menyiapkan:

  • Identitas diri (KTP/ID legal)

  • Ijazah terakhir

  • Surat keterangan pengalaman kerja

  • Sertifikat pelatihan SIG (jika ada)

  • Pas foto

  • Laptop yang terpasang perangkat lunak GIS

Persyaratan ini disiapkan untuk memastikan peserta siap menjalani asesmen dengan baik.

Peluang Karier Setelah Lulus Sertifikasi GIS

Lulusan sertifikasi memiliki peluang kerja di berbagai sektor:

  • Pemerintah daerah

  • Badan pertanahan

  • Geomatika dan pemetaan

  • Perusahaan energi

  • Forestry

  • Perusahaan agrikultur

  • Konsultan tata ruang

  • Perusahaan konstruksi dan infrastruktur

  • Start-up berbasis data dan teknologi informasi

Profesi yang umum dijalani:

  • Teknisi GIS

  • Operator GIS

  • Data Analist Geospasial

  • Surveyor

  • Drafter peta

  • Pemetaan drone assistant

  • Kartografer pemula

WAKTU & UJI KOMPETENSI

Paket Reguler Offline

Tanggal Pelaksanaan     : 19 sd 21 Mei 2026

Waktu                             : 08.00 s.d 16.00 WIB

Venue/TUK                    : TUK Sewaktu di Yogyakarta

 

INFORMASI & PENDAFTARAN

Jl. PATANGPULUHAN NO 26A, Yogyakarta

 || www.jogjaitcamp.com ||                            

Email | satriojogjaitcamp@gmail.com / satrio@jogjaitcamp.com

CP | Satrio | 081325177427

 

Workshop Manajemen Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi

Workshop Manajemen Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi

SIM

Deskripsi

Setiap organisasi menyadari bahwa data sangat penting dalam menunjang aktifitas bisnis. Terlebih pada saat data diolah dan disajikan, akan  sangat berperan dalam pengambilan keputusan bagi manajemen. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit ditemukan organisasi yang masih kesulitan dalam mengelola data sehingga berimbas pada lambatnya penyajian informasi yang dibutuhkan. Dengan kata lain, perlu keahlian khusus dalam mengumpulkan, menyimpan dan mengelola dan mengolahnya dengan benar untuk menghasilkan informasi. Bukan ketika data atau informasi dibutuhkan, barulah bergerak untuk mengumpulkan data, mencari kesana-kemari, dan tentu saja hasilnya tidak maksimal. Akibatnya, sebuah keputusan yang hendak diambil menjadi tertunda, atau tidak didukung oleh data yang memadai dan akurat.

Aplikasi system informasi yang terintegrasi dengan menggunakan sofware pada komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM) tentunya merupakan suatu terobaosan besar,  karena menyadari bahwa para manajer memerlukan informasi untuk pemecahan masalah. Ketika suatu organisasi bisnis atau instansi menjangkau konsep SIM, mereka mulai mengembangkan berbagai aplikasi yang secara khusus diarahkan untuk mendukung manajemen.

Pelatihan ini berorientasi pada kemampuan pihak terkait untuk melakukan pendataan, pengolahan data dan pembuatan sistem manajemen data yang fleksibel sesuai kebutuhan institusi atau perusahaan. Manajemen Database merupakan bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat, mutakhir, aman  dari gangguan yang tersedia bagi pemakai. Apabila semua hal tersebut di atas sudah diimplementasikan dengan baik dan benar, maka akan sangat membantu memaksimalkan proses pelayanan, baik kepada internal customer ataupun kepada external customer, sehingga diharapkan dapat membangun image yang baik dan meningkatkan daya saing bagi organisasi tersebut.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Performaplus Training & Consultant, mengajukan kerjasama dengan cara menggelar program In House Training dengan judul SISTEM INFORMASI MANAJEMEN, PENGOLAHAN DATA DAN PELAPORAN INFORMASI

Tujuan 

  • Peserta memiliki pengetahuan klasifikasi data secara komprehensif dan terstruktur.
  • Peserta memiliki kemampuan mengidentifikasi sebuah gejala dan unsur-unsur yang terkait dengannya
  • Peserta memahami teknik mengintegrasikan pusat layanan data dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengakses data /informasi
  • Peserta mampu melakukan identifikasi, klasifikasi, dan sistematika data
  • Peserta mampu melakukan aktifitas pengelolaan data yang mencakup pengumpulan, penyimpanan, pengolahan dan penyajian data untuk kepentingan pengambilan keputusan

Materi

  1. Peran Database dalam Sistem Informasi Management
  2. Prinsip dan Tujuan Pengelolaan Sumber Daya Informasi sebagai Data
  3. Konsep dan Arsitektur Teknologi Informasi pada Sistem Informasi Management
  4. Sistem Informasi Strategic
  5. Pengolahan informasi :
    1. Perangkat lunak
    2. Perangkat keras
  6. Komponen Utama Sistem Informasi Management
  7. User interface
  8. Administrator Database
  9. Perancangan, pengembangan, pengimplementasian, dan pengevaluasian sistem informasi.
  10. Integrasi Sistem Informasi
  11. Pengorganisasian Sumber Daya Informasi

Metode

Pelatihan ini didesain dengan metode Pemaparan Materi, interactive session, Simulasi dan Praktek di lab Komputer.

Peserta 

Pelatihan ini ditujukan bagi para staf IT / Database Administrator atau personel yang berkepentingan terhadap pengelolaan database dan filing system di perusahaan.

Koordinator 

  • Drs. Budi Sutedja D. Utomo, S.Kom, MM
  • Drs. Singgih Santoso, MM

Waktu dan Tempat 

Pelatihan ini diselenggarakan secara inhouse selama 3 (tiga) hari pelatihan, pukul 08.00 – 16.00 WIB, (atau jam belajar pelatihan menyesuaikan dengan jadwal perusahaan/instansi),  bertempat di perusahaan / tempat yang telah ditentukan oleh perusahaan/instansi. Untuk waktu pelaksanaan pelatihan (hari dan tanggal) bersifat tentatif, dapat menyesuaikan dengan agenda perusahaan yang bersangkutan.

Informasi dan Pendaftaran

 

 

Sistem Informasi Manajemen Keuangan

DESKRIPSI
Seiring dengan berkembangnya teknologi, mengakibatkan segala sesuatu yang memungkinkan diatur secara teknologi. Salah satunya adalah pemanfaat teknologi informasi dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi dalam pelaporan keuangan. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan yang akurat, tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sistem Informasi Manajemen Keuangan (SIMKeu) merupakan system informasi yang dirancang untuk menyediakan informasi arus uang bagi para pemakai diseluruh perusahaan, serta serangkaian manual dan aplikasinya mengintegrasikan semua proses pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan anggaran (RKA-KL), Penyusunan anggaran (DIPA), Penerbitan SPM dan Penyusunan Laporan Keuangan (SAI)

MATERI KURSUS
1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Keuangan (SIMKeu)
2. Tugas Pokok SIMKeu
a. Identifikasi kebutuahan uang dimasa datang
b. Membantu perolehan dana yang dimaksud
c. Mengontrol penggunaan dana tersebut
3. Model Sistem Informasi Keuangan
4. Subsistem input
a. Sistem informasi Akuntansi
b. Subsistem Audit internal
c. Subsistem intelejen keuangan
5. Subsistem output
a. Subsistem Manajemen peramalan
b. Subsistem Manajemen dana
c. Subsistem pengendalian
6. Pemrosesan database
7. Hasil Akhir dari SIMKeu
8. Penggunaan Hardware dan software yang mendukung SIMKeu

PESERTA
Manajer, staf dari bagian keuangan, Staf dari Departemen Sistem Informasi khususnya yang menangani SIstem Informasi Keuangan.

INSTRUKTUR
Mardhani Riasetiawan, SE Ak, MT

Tempat : Hotel berbintang di Yogya ( Grand Aston/Ibis/ Phonix/ MM UGM )

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

REGISTRASI
Biaya kursus: Rp. 5.000.000,- per peserta (Non Residential)
Rp. 4.500.000,- per peserta ( Pendaftaran 3 peserta dari 1 perusahaan)