All posts by Rizki Satrio

DESIGN OF BUILDING FOUNDATION

Deskripsi
Foundation is the base of any structure. Without a firm foundation, the structure cannot stand. That is the reason why we have to be very cautious with the design of foundations because our entire structure rests on the foundation. The strength of the found““`ation determines the life of the structure. As we discussed in the earlier article, design of foundation depends on the type of soil, type of structure and its load.

This course deals with all aspects of modern good practice in foundation design. These include: the importance of both the geological and geotechnical aspects of the ground conditions, current limit analysis methods for bearing capacity, and definition of factors of safety. The various settlement analyses and their underlying assumptions and reliability are discussed, together with a thorough treatment of the design of piled foundations.

Tujuan
1.Have a working knowledge needed for design of shallow, intermediate, and deep foundation systems and their interacting soil behaviors
2.Know how to estimate and control settlements and handle or modify difficult soil conditions
3.Become more effective on your job understand basic concepts for planning, design, and construction of a wide range of foundation systems

Materi
1.Soil Engineering Principles for Foundation Design
2.Site Investigations and Specifications for Foundations
3.Load and Resistance Factor Design (LRFD) in Geotechnical Practice
4.Settlements of Foundations on Sands and Clays
5.Bearing Capacity for Shallow Foundations
6.Foundation Construction on Problem Soils (organic soils and peats, collapsing and expansive soils, quick clays, and other problem materials)
7.Ground Modification (in-place, controlled manufacturing of ground materials to form part of soil system)
8.Driven Pile Foundation Design and Analysis
9.Design, Construction and Testing of Micro-Piles
10.Application of Dynamic Methods to Pile Foundation Design and Construction Control
11.Rammed Aggregate Pier Systems: Design and Construction
12.Drilled Shaft and Pier Foundation Design and Analysis
13.Design and Construction: Wind Turbine Foundations
14.Design of Machine Foundations
15.Reinforced Concrete Design of Shallow Foundations

Peserta
•Civil and structural engineers and designers
•Soils and foundation engineers
•Public works professionals
•Project engineers and managers
Contractors
•Engineers-in-trainining
•Architectural engineers and architects

Instruktur
Ir. As’at Pujianto, MT.

Agenda & Venue
Batch I  : 23 sd 25 Februari 2016 ; Batch II :  26 sd 28 April 2016 ;   Batch III :  14 sd 16 Juni 2016 ; Batch IV :  23 sd 25 Agustus 2016 ; Batch V :  25 sd 27 Oktober 2016 ; Batch VI : 27 sd 29 Desember 2016
Venue : Jakarta/Bandung/Jogja/Bali

Fasilitas
•Qualified instructor
•Training Module
•Training CD contains training material
•Certificate
•Stationeries: NoteBook and Ballpoint
•Jacket or waistcoat or T-Shirt
•Bag or backpackers
•Training Photo
•Training room with full AC facilities and multimedia
•lunch and 2 coffeebreak every day of training
•Airport pick up services (Jogja venue)
•Transportation during training (Jogja venue)

Customer Relation Management

Customer Relation Management

Deskripsi
Ditengah-tengah persaingan berbagai bisnis/industri jasa yang semakin ketat, dan disertai dengan loyalitas pelanggan cenderung memudar, perusahaan harus menata ulang proses bisnis dan merubah paradigma dalam melayani pelanggan bila ingin tetap eksis. Jika hal tersebut tidak dilakukan, kinerja perusahaan akan semakin terpuruk. Dengan kata lain, perusahaan yang masih condong melihat kebutuhan para pelanggan dari kacamatanya sendiri (lens of organization) lambat laun akan ditinggalkan. Untuk meningkatkan daya saing serta merangkul paradigma baru dalam melayani pelanggan, strategi bisnis yang dikenal dengan nama Customer Relationship Management (CRM) menjadi salah satu prioritas utama untuk diterapkan.
Penerapan strategi CRM di semua tingkatan organisasi, unit kerja, dan titik kontak pelanggan dengan organisasi tersebut adalah sangat penting untuk menjalin dan menumbuh-kembangkan hubungan perusahan dengan para pelanggannya maupun mitra bisnisnya. Melalui penerapan strategi CRM, suatu perusahan diharapkan akan lebih mengenal pelanggannya dan lebih memusatkan penjualan produk, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan yang menguntungkan. Dengan mengenal palanggan atau segmen pelanggan secra lebih mendalam akan memudahkan perusahaan untuk mengoptimalkan keuntungan dan meminimalkan resiko bisnis.

Tujuan
Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga hubungan dengan pelanggan (customer relations) dalam membangun loyalitas pelanggan, mampu mengembangkan layanan yang bernilai bagi pelanggan, mampu menyusun standar layanan yang menjamin kepuasan pelanggan dan mampu menyusun program loyalitas pelanggan dengan memperhatikan aspek-aspek yang dianggap penting oleh pelanggan.

Materi
1.PRINCIPLE AND CONCEPTS OF CRM
•What is CRM
•Why CRM is critical for the business
•Which department in teh organization should consider CRM
•How to build an effective CRM
2. CRM ROLES IN VARIUOS INSDUTRY
•CRM types and insdustry segments
•CRM modules portfolio and classification
•Best practices of CRM in a range of industry
•Success and Failures Stories of CRM implementation
3. OPERATIONAL CRM
•Analysing and forming CRM task forces
•Creating mission and objectives of operational task forces
•Setting up front ofiice and back office management
•CRM in action and evaluation strategy
4. ANALYTICAL CRM
•”Knowing your customer” paradigm
•Customer behavior analysis and performance
•Multidimension Data Analysis
•Kowledge management and business Intelligent
•Analytical CRM Case Study
5. HUMAN RESOURCES ROLE IN CRM
•Mapping Customer Wants to Human Resources Capability
•Assessing the gap between Customer and Employees
•Soft skill requirement in CRM
6. Training and development strategy on CRM

Peserta
Customer Service, Quality Assurance, Marketing, Production, serta pihak-pihak lain yang bertanggung jawab terhadap kepuasan pelanggan

Instruktur
Nur Hidayat. ST. MM

Fasilitas
•Qualified instructor
•Training Module
•Training CD contains training material
•Certificate
•Stationeries: NoteBook and Ballpoint
•Jacket or waistcoat or T-Shirt
•Bag or backpackers
•Training Photo
•Training room with full AC facilities and multimedia
•lunch and 2 coffeebreak every day of training
•Airport pick up services (Jogja venue)
•Transportation during training (Jogja venue)

Pendaftaran Hub
Anik Purwandari (Ndari)
Phone : 0274 287 1048
Mobile : 0853 4070 4679
E-mail  : anik@bexcellentjogja.com
bxcellentconsultant@yahoo.com
Website:www.bexcellentjogja.com

Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Strategic Business Unit

Analisis Penilaian Kinerja Keuangan Strategic Business Unit

Deskripsi
Strategi korporasi dengan memberdayakan  Strategic  Business Unit (SBU) sebagai salah satu unit yang diarahkan sebagai profit center, saat ini sudah banyak diterapkan oleh banyak organisasi bisnis. SBU telah banyak dikenal sebagai suatu unit yang menghasilkan produk atau jasa untuk suatu kelompok pelanggan tertentu, yang biasanya diposisikan independen di bawah perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengoptimalisasi  sumber daya dan memaksimalkan nilai perusahaan. SBU menyediakan produk dan pelayanan kepada pelanggan internal maupun pihak ketiga.
Oleh karena SBU memiliki peran strategis dalam pencapaian tujuan organisasi, maka sangatlah penting bagi seorang Pimpinan untuk menilai dan mengevaluasi apakah unit bisnis ada yang dibawah kendalinya benar-benar menguntungkan. Analisa atas pelaporan kinerja keuangan SBU menjadi pertimbangan utama dalam menilai sebuah SBU. Salah satunya dan umum digunakan adalah menghitung nilai sekarang dari arus kas yang diharapkan bisa dihasilkan dari SBU yang bersangkutan. Nilai sekarang dari arus kas tersebut merupakan nilai dari SBU.

Materi
1.Strategi SBU Sebagai Upaya Memenangkan Kompetisi Bisnis
2.Jenis Strategi Unit Bisnis
3.Strategic Business Area
4.Strategi bersaing (competitive) Generik dari Porter
5.Laporan Keuangan Konsolidasi
6.Sifat-sifat Laporan Keuangan yang Dikonsolidasi
7.Penetapan Basis Free Cash Flow for Equity(FCFE)
8.Penghitungan FCFE yang disesuaikan
9.Penetapan Tingkat Pertumbuhan
10.Konsep Capital Asset Pricing Model dalam Penetapan Diskonto
11.Penghitungan dan Evaluasi Nilai perusahaan
12.Penghitungan Jangkauan Nilai Perusahaan

Peserta
Pelatihan ini direkomendasikan untuk professional dibagian keuangan, finance managers atau financial controllers, serta jajaran direksi pada SBU.

Instruktur
IchsanSetyo Budi, SE, M.Ak.

Agenda & Venue
Tanggal : 28 sd 30 Desember 2016
Tempat : Hotel Grand Aston Jogja

Fasilitas
•Qualified instructor
•Training Module
•Training CD contains training material
•Certificate
•Stationeries: NoteBook and Ballpoint
•Jacket or waistcoat or T-Shirt
•Bag or backpackers
•Training Photo
•Training room with full AC facilities and multimedia
•lunch and 2 coffeebreak every day of training
•Airport pick up services (Jogja venue)
•Transportation during training (Jogja venue)

Pendaftaran Hub
Anik Purwandari (Ndari)
Phone : 0274 287 1048
Mobile : 0853 4070 4679
E-mail  : anik@bexcellentjogja.com
bxcellentconsultant@yahoo.com
Website:www.bexcellentjogja.com

Workshop Manajemen Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi

Workshop Manajemen Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi

SIM

Deskripsi

Setiap organisasi menyadari bahwa data sangat penting dalam menunjang aktifitas bisnis. Terlebih pada saat data diolah dan disajikan, akan  sangat berperan dalam pengambilan keputusan bagi manajemen. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit ditemukan organisasi yang masih kesulitan dalam mengelola data sehingga berimbas pada lambatnya penyajian informasi yang dibutuhkan. Dengan kata lain, perlu keahlian khusus dalam mengumpulkan, menyimpan dan mengelola dan mengolahnya dengan benar untuk menghasilkan informasi. Bukan ketika data atau informasi dibutuhkan, barulah bergerak untuk mengumpulkan data, mencari kesana-kemari, dan tentu saja hasilnya tidak maksimal. Akibatnya, sebuah keputusan yang hendak diambil menjadi tertunda, atau tidak didukung oleh data yang memadai dan akurat.

Aplikasi system informasi yang terintegrasi dengan menggunakan sofware pada komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM) tentunya merupakan suatu terobaosan besar,  karena menyadari bahwa para manajer memerlukan informasi untuk pemecahan masalah. Ketika suatu organisasi bisnis atau instansi menjangkau konsep SIM, mereka mulai mengembangkan berbagai aplikasi yang secara khusus diarahkan untuk mendukung manajemen.

Pelatihan ini berorientasi pada kemampuan pihak terkait untuk melakukan pendataan, pengolahan data dan pembuatan sistem manajemen data yang fleksibel sesuai kebutuhan institusi atau perusahaan. Manajemen Database merupakan bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat, mutakhir, aman  dari gangguan yang tersedia bagi pemakai. Apabila semua hal tersebut di atas sudah diimplementasikan dengan baik dan benar, maka akan sangat membantu memaksimalkan proses pelayanan, baik kepada internal customer ataupun kepada external customer, sehingga diharapkan dapat membangun image yang baik dan meningkatkan daya saing bagi organisasi tersebut.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Performaplus Training & Consultant, mengajukan kerjasama dengan cara menggelar program In House Training dengan judul SISTEM INFORMASI MANAJEMEN, PENGOLAHAN DATA DAN PELAPORAN INFORMASI

Tujuan 

  • Peserta memiliki pengetahuan klasifikasi data secara komprehensif dan terstruktur.
  • Peserta memiliki kemampuan mengidentifikasi sebuah gejala dan unsur-unsur yang terkait dengannya
  • Peserta memahami teknik mengintegrasikan pusat layanan data dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengakses data /informasi
  • Peserta mampu melakukan identifikasi, klasifikasi, dan sistematika data
  • Peserta mampu melakukan aktifitas pengelolaan data yang mencakup pengumpulan, penyimpanan, pengolahan dan penyajian data untuk kepentingan pengambilan keputusan

Materi

  1. Peran Database dalam Sistem Informasi Management
  2. Prinsip dan Tujuan Pengelolaan Sumber Daya Informasi sebagai Data
  3. Konsep dan Arsitektur Teknologi Informasi pada Sistem Informasi Management
  4. Sistem Informasi Strategic
  5. Pengolahan informasi :
    1. Perangkat lunak
    2. Perangkat keras
  6. Komponen Utama Sistem Informasi Management
  7. User interface
  8. Administrator Database
  9. Perancangan, pengembangan, pengimplementasian, dan pengevaluasian sistem informasi.
  10. Integrasi Sistem Informasi
  11. Pengorganisasian Sumber Daya Informasi

Metode

Pelatihan ini didesain dengan metode Pemaparan Materi, interactive session, Simulasi dan Praktek di lab Komputer.

Peserta 

Pelatihan ini ditujukan bagi para staf IT / Database Administrator atau personel yang berkepentingan terhadap pengelolaan database dan filing system di perusahaan.

Koordinator 

  • Drs. Budi Sutedja D. Utomo, S.Kom, MM
  • Drs. Singgih Santoso, MM

Waktu dan Tempat 

Pelatihan ini diselenggarakan secara inhouse selama 3 (tiga) hari pelatihan, pukul 08.00 – 16.00 WIB, (atau jam belajar pelatihan menyesuaikan dengan jadwal perusahaan/instansi),  bertempat di perusahaan / tempat yang telah ditentukan oleh perusahaan/instansi. Untuk waktu pelaksanaan pelatihan (hari dan tanggal) bersifat tentatif, dapat menyesuaikan dengan agenda perusahaan yang bersangkutan.

Informasi dan Pendaftaran

 

 

Basic Communication Training

Basic Communication Training

basic communication training

LATAR BELAKANG

Organisasi merupakan wadah dari sekumpulan individu yang memiliki visi misi serta tujuan yang sama. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka fungsi komunikasi menjadi faktor penting untuk dioptimalkan dalam rangka menyamakan persepsi, pendapat, ataupun ide-ide dari setiap individu. Bagi kebanyakan karyawan, baik atasan maupun bawahan, kemampuan berkomunikasi seringkali menjadi kendala terbesar, padahal cukup menentukan kesuksesan kerja dan karirnya. Apalagi bagi para pemimpin, kemampuan dan keahlian ini akan menentukan tingkat pengaruh dan dampak yang dapat ditimbulkan bagi para pengikutnya.

Untuk menggali kemampuan dan pemahaman yang baik, maka ditawarkan program pelatihan yang akan memberikan inspirasi dan pencerahan mengenai konsep dasar dan aspek-aspek dalam komunikasi terutama di dunia kerja yang dibutuhkan oleh setiap individu di lingkungan kerja. Primasindo Consulting sebagai perusahaan jasa yang concern terhadap pengembangan kompetensi sumber daya SDM dan pengembangan organisasi, bermaksud menawarkan bentuk kerjasama dengan penyelenggaraan kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk para karyawan di internal perusahaan. Adapun topik pelatihan yang kami tawarkan adalah “Basic Communication Training.”

BENTUK DAN METODE KEGIATAN

Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan secara in-house dan diikuti oleh peserta dari karyawan/staf internal perusahaan. Pada tahap awal peserta akan mengikuti rangkaian pre-test untuk mengukur sejauhmana pemahaman peserta terkait materi yang akan diberikan. Peserta akan mendapat pemaparan materi sekaligus mendiskusikannya di kelas. Sebagai bahan studi kasus, peserta akan dilibatkan dalam proses aktifitas group case dicussion untuk mensimulasikan kemampuannya dalam memahami materi yang diberikan. Pada sesi akhir, peserta akan diminta untuk melengkapi post-test sehingga diketahui pertumbuhan pembelajaran masing-masing peserta.

TUJUAN PELATIHAN

Dengan mengikuti kegiatan pelatihan ini, maka para peserta diharapkan:

  1. Mampu memahami filosofi komunikasi dan menguasai konsep dasar dalam berkomunikasi di tempat kerja
  2. Mampu memahami pola komunikasi yang efektif, hambatan serta aspek-aspek dalam komunikasi terutama di dunia kerja
  3. Mampu berkomunikasi dengan baik dalam usaha memahami orang dan penyelesaian konflik

MATERI

  1. Filosofi Komunikasi
  2. Konsep dasar dan proses komunikasi (interpersonal & organizational Communication)
  3. Jenis-Jenis Komunikasi
  4. Peran komunikasi dalam dunia bisnis
  5. Komunikasi dan usaha memahami orang
  6. Berbagai hambatan dalam berkomunikasi dan solusi efektif
  7. Memahami karakteristik individu serta pendekatannya
  8. Menggali kemampuan pribadi dalam berkomunikasi
  9. Hubungan antar pribadi dalam komunikasi
  10. Komunikasi efektif dan Meningkatkan efektifitas komunikasi dengan pengenalan bahasa tubuh

SASARAN PESERTA

Pelatihan ini sangat sesuai untuk diikuti oleh para karyawan/staf dari berbagai departemen / fungsi yang terdapat di perusahaan, atau individu di perusahaan yang perlu dibekali dengan kemampuan komunikasi yang baik.

 

 

INSTRUKTUR

Tirtana Brachnata, SE., MM & Drs. Bambang Darmadi, MM

Merupakan praktisi yang memiliki pengalaman organisasi selama lebih dari 15 tahun dengan keahlian di bidang komunikasi, interpersonal skill, pengelolaan SDM dan pengembangan organisasi.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Waktu             : (dua hari)

Pukul              : 08.00 – 16.00 WIB

Tempat           :

INFORMASI DAN PENDAFTARAN

 

 

Branding Strategic Planning

Branding Strategic Training

Pendahuluan

Banyak orang yang menganggap bahwa brand sangat identik dengan logo. Semakin bagus logo yang diciptakan oleh sebuah perusahaan, maka semakin kuat brand yang tercipta. Ada pula yang menganggap brand adalah nama yang menarik dan “wah”. Namun, brand bukanlah sekedar itu semua, terlebih lagi bila membicarakan branding dalam konteks business to business (B2B).

Lebih luas lagi, brand adalah simbol representasi dari sebuah perusahaan. Semua aspek penting dari korporasi harus dapat diwakili oleh sebuah brand, baik dari segi produksi hingga perilaku konsumen. Brand juga merepresentasikan bagaimana perusahaan tersebut berinteraksi dengan pemasok, distributor, serta pihak-pihak lainnya. Oleh karena itu, perhatian yang besar diberikan untuk branding strategic ini, yang melibatkan partisipasi dari desainer, artis grafik, dan biro iklan.

Strategi branding, atau Brand strategy dapat diartikan sebagai fungsi manajemen suatu merek dimana terdapat berbagai kegiatan yang mengatur semua elemen yang bertujuan untuk membentuk suatu brand.

Pemahaman mendalam terkait hal ini sangat mutlak dibutuhkan bagi para pelaku pemasaran dan fungsi-fungsi pendukung yang terdapat di dalamnya.

Pelatihan ini didesain untuk menciptakan dan mempengaruhi pasar dengan citra dan merek sesuai target pasar yang dikehendaki.

Tujuan:

  • Memahami basic marketing concepts
  • Memahami peran dan tujuan Strategy branding dalam iklim persaingan usaha
  • Memahami concepts brand building
  • Memahami communication strategy
  • Memahami concept strategy memelihara suatu merek produk
  • Pada akhir pelatihan dapat mengkreasi brand baru

Materi

  • Brand and Branding Concepts
  • The Scope of Brand Strategy
  • Brand positioning
  • Brand Identity
  • Brand Personality
  • Brand Communication
  • Tujuan Branding Strategy
  • How to Build Successful Brands
  • Successful Local & Global Brands
  • Segmenting & Targeting Markets
  • Brand Positioning and Brand Personality
  • Brand Communication Strategy
  • Stakeholders & Customer Relationship Management
  • Managing Brand Loyalty

Peserta
Direktur Pemasaran, Marketing Manager, Group Product Manager, Product Manager, VP Communication, Advertising Manager, Account Director, Account Manager, Sales & Sales Promotion Manager, Management Trainees

Instruktur

Drs. H.Dwiyono Iriyanto, MM (HD. Iriyanto)

Waktu dan Tempat

Jakarta/Bandung/Bali/Yogyakarta

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Registrasi

 

Pelatihan Effective marketing Communication

Pelatihan Effective Marketing Communication

Integrated marketing communications stock image, http://www.imagesponge.com/
Integrated marketing communications stock image, http://www.imagesponge.com/

 

Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi perusahaan dan para pengusaha untuk selalu memperbaiki kualitas produk dan strategi Marketing Communication (marketing communition) yang dapat menghindari perusahaan dari kerugian yang disebabkan oleh promosi yang tidak efisien dapat dimasukkan sebagai bagian dari konsep bauran Marketing Communication (marketing communication mix).

Marketing Communication merupakan sebuah langkah strategis dan taktikal yang paling menentukan dalam kesuksesan penjualan. Begitu banyak aspek yang perlu dipersiapkan dan diimplementasikan dari pembuatan budget yang terukur dengan pasti, dan langkah demi langkah implementasi untuk memastikan keberhasilan penjualan produk.

Ada tiga stakeholder utama yang harus dijembatani oleh Marketing Communication & Promotion Departement, yaitu kualitas komunikasi antara perusahaan dengan customernya, perusahaan dengan komunitasnya dan perusahaan dengan internalnya. Tujuan akhirnya adalah membuat perusahaan menjadi lebih baik dan lebih efektif dalam aspek komunikasi dan khususnya persuasi/promosi.

Training  tiga hari ini akan membahas Marketing Communication dengan penekanan pada persuasi efektif melalui tehnik pembentukan dan penyampaian pesan yang tepat.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi wawasan menyeluruh tentang strategi marketing communication dan korporat yang memberikan bekal manajerial tentang alat-alat marketing communication, riset marketing communication, dan penggunaannya dalam perusahaan.

Tujuan

  • Memahami konsep pembuatan Strategi Marketing Communication dan Langkah taktisnya
  • Memahami cara menghitung anggaran Marketing Communication
  • Mampu merancang pesan dan mengelola deliverynya dengan efektif.
  • Mampu meningkatkan kemampuan membina hubungan dengan pihak luar, perijinan, vendor dan pendukungnya.
  • Mampu meningkatkan kinerja operasional keseharian fungsi Marketing Comminication sehingga menjadi lebih efektif dan optimal sesuai target.

Materi Training

  • Konsep dan prinsip dasar Marketing Communication
  • Model Marketing Communication strategic
  • Marketing mix and marketing communication mix
  • Mengelola Marketing Communication
  • Penelitian Marketing Communication
  • Efektivitas Marketing Communication
  • Struktur dan Elemen Marketing Communication
  • Membuat Blue Print Strategi Marketing Communication
  • Memahami Target Komunikasi: Target Pasar, Target Komunitas, Target Audiens dan Implikasinya terhadap Bentuk Komunikasi.
  • Bagaimana Membuat, Merancang dan Mendelivery Konsep Komunikasi & Pesan yang Efektif.
  • Trend, Tips dan Triks Terbaru Mengelola Marketing Communication dan Promosi Perusahaan berbasis Neuroscience & Persuasion Enginering.
  • Bagaimana Berhubungan dengan Pihak Luar : Media, Vendor, Perizinan, Advertising Agency, Event Organizer, Government Official, LSM.

Peserta

Divisi pemasaran dan promosi, IT & E-commerce, staf promosi, atau mereka yang tertarik untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan dunia pemasaran melalui media.

Waktu dan Tempat

Jakarta/Bandung/Yogyakarta

Instruktur

Dr. Fauzan Asmara, MM

Menyelesaikan program doctoral pada konsentrasi komunikasi pemasaran dari Universitas Islam Indoneisa Yogyakarta. Merupakan associate consultant bidang strategic management, yang berpengalaman mendampingi berbagai perusahaan besar dalam mengambil keputusan untuk kepentingan strategis bisnis, termasuk dari aspek pemasaran produk.

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Registrasi

 

Pelatihan Mendesain Marketing Intelligence

Pelatihan Mendesain Marketing Intelligence

Organizational charts and graphs for business

Deskripsi

Marketing Intelligence merupakan kegiatan mengumpulkan dan menganalisa informasi yang relevan dengan pasar yang bertujuan untuk mengetahui secara akurat keadaan pasar, sehingga dapat menjadi pegangan dalam pengambilan keputusan dalam menentukan peluang pasar, strategi penetrasi pasar, dan metrik pengembangan pasar. Mendesain marketing intelligence sangat penting dalam pemasaran perbankan, hal ini berkaitan dalam pengembangan pemasaran produk maupun dalam memproteksi rahasia perusahaan dari intaian market intelligence pesaing.

Semakin kurang informasi pesaing yang didapatkan oleh perusahaan, maka semakin berbahaya dalam jangka panjang kondisi perusahaan. Market intelligence akan sangat membantu untuk melakukan penyelidikan terhadap pesaing dalam hal pemasaran atau apabila dirasa telah terjadi pelanggaran. Hal ini bertujuan ketika terjadi pelanggaran seperti  adanya persaingan atau strategi pemasaran yang kotor, perusakan dan pemalsuan terhadap produk dapat ditangani dengan baik. Semua ini berhubungan dengan kepentingan konsumen akan pemenuhan produk yang baik dan bersaing, karena dalam dunia perbankan, kepuasan pelanggan adalah yang utama. Bagaimana sebuah bank mampu memberikan keleluasaan kepada nasabahnya dalam melakukan transaksi.

Dengan training ini peserta dapat memahami keunggulan bersaing, survive dan mempertahankan perusahaan dari incaran pihak ketiga yang merusak, maupun para pesaing yang sedang masuk dalam segmen pasar perbankan.

Materi Training

  1. Konsep marketing intelligence perbankan
  2. Model 5Cs: Memahami inti dasar dari sistem marketing intelligence
  3. Penerapan Model 5Cs: strategi menyiapkan unit marketing intelligence yang handal
  4. Menggunakan data intelligence: meringkas, menganalisis dan pelaporan
  5. Metode desain & sampling untuk teknik pengumpulan data
  6. Mengumpulkan informasi market intelligence
  7. Seleksi intelligence kompetitif dan pemantauan melalui media massa (cetak, elektronik, dan online)
  8. Antisipasi dan menghadang kehadiran produk baru pesaing (kebijakan, Langkah-langkah dan strategi)
  9. Membuat produk tandingan dan menjaga kelangsungan hidup suatu produk yang market leader
  10. Membentuk sebuah panelpenasehatpelanggan
  11. Melakukan perubahan strategi pemasaran terhadap ancaman kompetitor
  12. Kendala dalam market intelligence

Peserta

Chief Executives, Business Development Head, Marketing Director, Marketing Manager, Brand Manager, Product Manager, strategy analyst dan specialist yang memerlukan pemahaman atas sisi aplikatif dalam desain marketing Intelligence.

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

Instruktur

Y.G. Purpito, SP, MM.

Merupakan praktisi berbankan yang berpengalaman selama lebih dari 15 tahun menduduki jabatan-jabatan strategis

Registrasi

 

Pelatihan Sales & Marketing Policies And Procedures

Pelatihan Sales & Marketing Policies And Procedures

Sales and Marketing

Latar Belakang

Dalam melakukan proses pemasaran, para pemasar seyogyanya tidak begitu saja memasarkan produknya, melainkan terikat oleh seperangkat ketentuan / kebijakan berupa SOP maupun etika . Etika sangat erat kaitannya dengan prinsip yang mengatur perilaku dari individu maupun kelompok. Para pemasar harus berpegang kepada etika dan moral agar kegiatan pemasaran bisa berjalan secara teratur dan tidak mengganggu elemen lainnya. Tidak dipungkiri, tindakan yang dianggap kurang etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat sehingga akan kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan. Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai etika bisnis, pada umumnya termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis.

Pelatihan ini akan membahas tuntas problematika pemasaran yang umum terjadi di berbagai industri bisnis, terutama yang terkait dengan ketentuan dan prosedur pemasaran.

Tujuan Pelatihan:

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisa efektifitas kegiatan dan kebijakan departemen pemasaran yang berlaku internal maupun standarisasi yang berlalu beserta langkah-langkah peningkatannya
  • Membekali peserta dengan teknik penyusunan prosedur kebijakan dalam operasional di bagian marketing
  • Meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola pemasaran secara efektif dan produktif.

Peserta

SOP Manager/Officer/Staff, Marketing Manager/Sales Manager,  Legal Officer  yang terlibat dalam penyusunan SOP, HRD Officer/Manager, dan peminat lainnya

Materi

1. Pengantar Etika bisnis di Bidang Pemasaran

2. Analisa Fungsi Marketing Sebagai Profit Center dalam Sistem Pengendalian Internal

3. Analisa Desain Teknis Penyusunan SOP Marketing

4. Analisa SOP – Kebijakan  Organisasi Marketing dan Kewenangan Operasinya

  • Struktur Organisasi Fungsi Marketing dan Job Descriptionnya
  • Menetapkan Anggaran Marketing
  • Analisa Beban Penjualan
  • Strategi Pertumbuhan Pemasaran
  • Alasan Dilakukannya Penjualan-Pemasaran
  • Tanggung Jawab Menentukan Target Pasar
  • Kewenangan Penandatangan Kontrak dan Penentuan Harga; . . dan Lainnya

5. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan Harga dan Produk

  • Analisa Harga Jual
  • Pengembangan Strategi Harga
  • Analisa Harga Secara Umum
  • ”Buy-Ins” and ”Loss Leaders”
  • Penawaran Kompetitif
  • Kebijakan Potongan Harga atau Diskon
  • Analisa Biaya Historis Pemasaran

6. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan  Pelanggan

  • Analisa dan Survei Pelanggan
  • Kebijakan Kredit Pelanggan dan Customer Mapping – Customer Rating – Credit Limit
  • Kebijakan Pembinaan Pelanggan
  • Prasyarat dan Ketentuan Pemesanan
  • Pemesanan Lisan
  • Penerimaan Order Penjualan- Tertulis

7. Supervisi dan Pemenuhan Pesanan

8. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan Promosi dan Distribusi

  • Pengangkatan Distributor dan Agen
  • Kontes Penjualan Internal dan Eksternal
  • Pemasaran Jarak Jauh
  • Pemanfaatan Media Online dan Etikanya
  • Ketentuan Menggunakan Agen Periklanan
  • Iklan dalam Publikasi Pelanggan
  • Pameran dan Pertunjukkan Dagang

9. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan  dengan Sumber Daya Manusia Marketing dan Umum

  • Seleksi Karyawan Bagian Penjualan-Pemasaran
  • Moral dan Etika Penjualan
  • Pelatihan Armada Penjualan
  • Komisi-Bonus-dan Kompensasi
  • Bonus Khusus untuk Manajer Penjualan
  • Prosedur Audit Pemasaran
  • Perjanjian Menjaga Rahasia Oleh Karyawan Pemasaran
  • Revisi Prosedur dan Kebijakan Penjualan- Pemasaran

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Instruktur

Widhi Prana, SE, MM

Registrasi

Pelatihan Strategic Media Planning

PELATIHAN STRATEGIC MEDIA PLANNING

Pelatihan Strategic Media Planning

Deskripsi

Setiap perusahaan harus memiliki strategi untuk menarik pangsa pasar dalam rangka membangun produk/jasa dengan layanan yang baik dan prima. Saat ini media atau internet banyak dimanfaatkan perusahaan sebagai alat pemasaran yang efektif. Media web mampu membantu perusahaan menentukan apakah produk atau jasa baru akan sukses atau gagal. Oleh sebab itu sudah selayaknya setiap pelaku bisnis, khususnya dunia perbankan mulai mempertimbangkan bagaimana media akan berperan dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan perusahaan melalui pemasaran produk dan jasa dengan menyusun rencana media yang strategis.

Dengan pelatihan ini peserta akan dapat mempertimbangkan dan mengevaluasi efektifitas media sebagai pilihan pemasaran dan promosi penjualan, mampu menempatkan komunikasi strategis dalam media, dapat memilih waktu yang tepat dan menentukan media yang cocok digunakan dalam mencapai tujuan pemasaran dan perencanaan media yang strategis.

Materi Training

  1. Introduction to Media Planning
  2. The Internet: Trends, Resources, Techniques
  3. Integrated Marketing Communications and Connections Planning
  4. Media Relations Strategies: PR & Promotions
  5. Strategic Media Planning Steps
  6. Media Planning Criteria Considerations
  7. Sales Analysis and Geographic Strategies
  8. Weighting and Scheduling Strategies
  9. Mix Strategy: Media Concentration vs. Media Dispersion
  10. Reach and Frequency: Reach Curves and Effective Frequency
  11. Determining Target market coverage & Estimates of Audience Size
  12. Determining Budget & Relative Cost of Media
  13. Intermedia Comparisons: Media Strengths and Weaknesses
  14. Evaluating Media Plan Effectiveness

Instruktur

Tirtana Brachnata, SE, MM. & Ferdian Adi Prasetyo

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Peserta

Divisi pemasaran dan promosi, IT & E-commerce, staf promosi, atau mereka yang tertarik untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan dunia pemasaran melalui media.