All posts by Rizki Satrio

Branding Strategic Planning

Branding Strategic Training

Pendahuluan

Banyak orang yang menganggap bahwa brand sangat identik dengan logo. Semakin bagus logo yang diciptakan oleh sebuah perusahaan, maka semakin kuat brand yang tercipta. Ada pula yang menganggap brand adalah nama yang menarik dan “wah”. Namun, brand bukanlah sekedar itu semua, terlebih lagi bila membicarakan branding dalam konteks business to business (B2B).

Lebih luas lagi, brand adalah simbol representasi dari sebuah perusahaan. Semua aspek penting dari korporasi harus dapat diwakili oleh sebuah brand, baik dari segi produksi hingga perilaku konsumen. Brand juga merepresentasikan bagaimana perusahaan tersebut berinteraksi dengan pemasok, distributor, serta pihak-pihak lainnya. Oleh karena itu, perhatian yang besar diberikan untuk branding strategic ini, yang melibatkan partisipasi dari desainer, artis grafik, dan biro iklan.

Strategi branding, atau Brand strategy dapat diartikan sebagai fungsi manajemen suatu merek dimana terdapat berbagai kegiatan yang mengatur semua elemen yang bertujuan untuk membentuk suatu brand.

Pemahaman mendalam terkait hal ini sangat mutlak dibutuhkan bagi para pelaku pemasaran dan fungsi-fungsi pendukung yang terdapat di dalamnya.

Pelatihan ini didesain untuk menciptakan dan mempengaruhi pasar dengan citra dan merek sesuai target pasar yang dikehendaki.

Tujuan:

  • Memahami basic marketing concepts
  • Memahami peran dan tujuan Strategy branding dalam iklim persaingan usaha
  • Memahami concepts brand building
  • Memahami communication strategy
  • Memahami concept strategy memelihara suatu merek produk
  • Pada akhir pelatihan dapat mengkreasi brand baru

Materi

  • Brand and Branding Concepts
  • The Scope of Brand Strategy
  • Brand positioning
  • Brand Identity
  • Brand Personality
  • Brand Communication
  • Tujuan Branding Strategy
  • How to Build Successful Brands
  • Successful Local & Global Brands
  • Segmenting & Targeting Markets
  • Brand Positioning and Brand Personality
  • Brand Communication Strategy
  • Stakeholders & Customer Relationship Management
  • Managing Brand Loyalty

Peserta
Direktur Pemasaran, Marketing Manager, Group Product Manager, Product Manager, VP Communication, Advertising Manager, Account Director, Account Manager, Sales & Sales Promotion Manager, Management Trainees

Instruktur

Drs. H.Dwiyono Iriyanto, MM (HD. Iriyanto)

Waktu dan Tempat

Jakarta/Bandung/Bali/Yogyakarta

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Registrasi

 

Pelatihan Effective marketing Communication

Pelatihan Effective Marketing Communication

Integrated marketing communications stock image, http://www.imagesponge.com/
Integrated marketing communications stock image, http://www.imagesponge.com/

 

Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi perusahaan dan para pengusaha untuk selalu memperbaiki kualitas produk dan strategi Marketing Communication (marketing communition) yang dapat menghindari perusahaan dari kerugian yang disebabkan oleh promosi yang tidak efisien dapat dimasukkan sebagai bagian dari konsep bauran Marketing Communication (marketing communication mix).

Marketing Communication merupakan sebuah langkah strategis dan taktikal yang paling menentukan dalam kesuksesan penjualan. Begitu banyak aspek yang perlu dipersiapkan dan diimplementasikan dari pembuatan budget yang terukur dengan pasti, dan langkah demi langkah implementasi untuk memastikan keberhasilan penjualan produk.

Ada tiga stakeholder utama yang harus dijembatani oleh Marketing Communication & Promotion Departement, yaitu kualitas komunikasi antara perusahaan dengan customernya, perusahaan dengan komunitasnya dan perusahaan dengan internalnya. Tujuan akhirnya adalah membuat perusahaan menjadi lebih baik dan lebih efektif dalam aspek komunikasi dan khususnya persuasi/promosi.

Training  tiga hari ini akan membahas Marketing Communication dengan penekanan pada persuasi efektif melalui tehnik pembentukan dan penyampaian pesan yang tepat.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi wawasan menyeluruh tentang strategi marketing communication dan korporat yang memberikan bekal manajerial tentang alat-alat marketing communication, riset marketing communication, dan penggunaannya dalam perusahaan.

Tujuan

  • Memahami konsep pembuatan Strategi Marketing Communication dan Langkah taktisnya
  • Memahami cara menghitung anggaran Marketing Communication
  • Mampu merancang pesan dan mengelola deliverynya dengan efektif.
  • Mampu meningkatkan kemampuan membina hubungan dengan pihak luar, perijinan, vendor dan pendukungnya.
  • Mampu meningkatkan kinerja operasional keseharian fungsi Marketing Comminication sehingga menjadi lebih efektif dan optimal sesuai target.

Materi Training

  • Konsep dan prinsip dasar Marketing Communication
  • Model Marketing Communication strategic
  • Marketing mix and marketing communication mix
  • Mengelola Marketing Communication
  • Penelitian Marketing Communication
  • Efektivitas Marketing Communication
  • Struktur dan Elemen Marketing Communication
  • Membuat Blue Print Strategi Marketing Communication
  • Memahami Target Komunikasi: Target Pasar, Target Komunitas, Target Audiens dan Implikasinya terhadap Bentuk Komunikasi.
  • Bagaimana Membuat, Merancang dan Mendelivery Konsep Komunikasi & Pesan yang Efektif.
  • Trend, Tips dan Triks Terbaru Mengelola Marketing Communication dan Promosi Perusahaan berbasis Neuroscience & Persuasion Enginering.
  • Bagaimana Berhubungan dengan Pihak Luar : Media, Vendor, Perizinan, Advertising Agency, Event Organizer, Government Official, LSM.

Peserta

Divisi pemasaran dan promosi, IT & E-commerce, staf promosi, atau mereka yang tertarik untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan dunia pemasaran melalui media.

Waktu dan Tempat

Jakarta/Bandung/Yogyakarta

Instruktur

Dr. Fauzan Asmara, MM

Menyelesaikan program doctoral pada konsentrasi komunikasi pemasaran dari Universitas Islam Indoneisa Yogyakarta. Merupakan associate consultant bidang strategic management, yang berpengalaman mendampingi berbagai perusahaan besar dalam mengambil keputusan untuk kepentingan strategis bisnis, termasuk dari aspek pemasaran produk.

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Registrasi

 

Pelatihan Mendesain Marketing Intelligence

Pelatihan Mendesain Marketing Intelligence

Organizational charts and graphs for business

Deskripsi

Marketing Intelligence merupakan kegiatan mengumpulkan dan menganalisa informasi yang relevan dengan pasar yang bertujuan untuk mengetahui secara akurat keadaan pasar, sehingga dapat menjadi pegangan dalam pengambilan keputusan dalam menentukan peluang pasar, strategi penetrasi pasar, dan metrik pengembangan pasar. Mendesain marketing intelligence sangat penting dalam pemasaran perbankan, hal ini berkaitan dalam pengembangan pemasaran produk maupun dalam memproteksi rahasia perusahaan dari intaian market intelligence pesaing.

Semakin kurang informasi pesaing yang didapatkan oleh perusahaan, maka semakin berbahaya dalam jangka panjang kondisi perusahaan. Market intelligence akan sangat membantu untuk melakukan penyelidikan terhadap pesaing dalam hal pemasaran atau apabila dirasa telah terjadi pelanggaran. Hal ini bertujuan ketika terjadi pelanggaran seperti  adanya persaingan atau strategi pemasaran yang kotor, perusakan dan pemalsuan terhadap produk dapat ditangani dengan baik. Semua ini berhubungan dengan kepentingan konsumen akan pemenuhan produk yang baik dan bersaing, karena dalam dunia perbankan, kepuasan pelanggan adalah yang utama. Bagaimana sebuah bank mampu memberikan keleluasaan kepada nasabahnya dalam melakukan transaksi.

Dengan training ini peserta dapat memahami keunggulan bersaing, survive dan mempertahankan perusahaan dari incaran pihak ketiga yang merusak, maupun para pesaing yang sedang masuk dalam segmen pasar perbankan.

Materi Training

  1. Konsep marketing intelligence perbankan
  2. Model 5Cs: Memahami inti dasar dari sistem marketing intelligence
  3. Penerapan Model 5Cs: strategi menyiapkan unit marketing intelligence yang handal
  4. Menggunakan data intelligence: meringkas, menganalisis dan pelaporan
  5. Metode desain & sampling untuk teknik pengumpulan data
  6. Mengumpulkan informasi market intelligence
  7. Seleksi intelligence kompetitif dan pemantauan melalui media massa (cetak, elektronik, dan online)
  8. Antisipasi dan menghadang kehadiran produk baru pesaing (kebijakan, Langkah-langkah dan strategi)
  9. Membuat produk tandingan dan menjaga kelangsungan hidup suatu produk yang market leader
  10. Membentuk sebuah panelpenasehatpelanggan
  11. Melakukan perubahan strategi pemasaran terhadap ancaman kompetitor
  12. Kendala dalam market intelligence

Peserta

Chief Executives, Business Development Head, Marketing Director, Marketing Manager, Brand Manager, Product Manager, strategy analyst dan specialist yang memerlukan pemahaman atas sisi aplikatif dalam desain marketing Intelligence.

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

Instruktur

Y.G. Purpito, SP, MM.

Merupakan praktisi berbankan yang berpengalaman selama lebih dari 15 tahun menduduki jabatan-jabatan strategis

Registrasi

 

Pelatihan Sales & Marketing Policies And Procedures

Pelatihan Sales & Marketing Policies And Procedures

Sales and Marketing

Latar Belakang

Dalam melakukan proses pemasaran, para pemasar seyogyanya tidak begitu saja memasarkan produknya, melainkan terikat oleh seperangkat ketentuan / kebijakan berupa SOP maupun etika . Etika sangat erat kaitannya dengan prinsip yang mengatur perilaku dari individu maupun kelompok. Para pemasar harus berpegang kepada etika dan moral agar kegiatan pemasaran bisa berjalan secara teratur dan tidak mengganggu elemen lainnya. Tidak dipungkiri, tindakan yang dianggap kurang etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat sehingga akan kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan. Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai etika bisnis, pada umumnya termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis.

Pelatihan ini akan membahas tuntas problematika pemasaran yang umum terjadi di berbagai industri bisnis, terutama yang terkait dengan ketentuan dan prosedur pemasaran.

Tujuan Pelatihan:

  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisa efektifitas kegiatan dan kebijakan departemen pemasaran yang berlaku internal maupun standarisasi yang berlalu beserta langkah-langkah peningkatannya
  • Membekali peserta dengan teknik penyusunan prosedur kebijakan dalam operasional di bagian marketing
  • Meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola pemasaran secara efektif dan produktif.

Peserta

SOP Manager/Officer/Staff, Marketing Manager/Sales Manager,  Legal Officer  yang terlibat dalam penyusunan SOP, HRD Officer/Manager, dan peminat lainnya

Materi

1. Pengantar Etika bisnis di Bidang Pemasaran

2. Analisa Fungsi Marketing Sebagai Profit Center dalam Sistem Pengendalian Internal

3. Analisa Desain Teknis Penyusunan SOP Marketing

4. Analisa SOP – Kebijakan  Organisasi Marketing dan Kewenangan Operasinya

  • Struktur Organisasi Fungsi Marketing dan Job Descriptionnya
  • Menetapkan Anggaran Marketing
  • Analisa Beban Penjualan
  • Strategi Pertumbuhan Pemasaran
  • Alasan Dilakukannya Penjualan-Pemasaran
  • Tanggung Jawab Menentukan Target Pasar
  • Kewenangan Penandatangan Kontrak dan Penentuan Harga; . . dan Lainnya

5. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan Harga dan Produk

  • Analisa Harga Jual
  • Pengembangan Strategi Harga
  • Analisa Harga Secara Umum
  • ”Buy-Ins” and ”Loss Leaders”
  • Penawaran Kompetitif
  • Kebijakan Potongan Harga atau Diskon
  • Analisa Biaya Historis Pemasaran

6. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan  Pelanggan

  • Analisa dan Survei Pelanggan
  • Kebijakan Kredit Pelanggan dan Customer Mapping – Customer Rating – Credit Limit
  • Kebijakan Pembinaan Pelanggan
  • Prasyarat dan Ketentuan Pemesanan
  • Pemesanan Lisan
  • Penerimaan Order Penjualan- Tertulis

7. Supervisi dan Pemenuhan Pesanan

8. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan dengan Promosi dan Distribusi

  • Pengangkatan Distributor dan Agen
  • Kontes Penjualan Internal dan Eksternal
  • Pemasaran Jarak Jauh
  • Pemanfaatan Media Online dan Etikanya
  • Ketentuan Menggunakan Agen Periklanan
  • Iklan dalam Publikasi Pelanggan
  • Pameran dan Pertunjukkan Dagang

9. Analisa SOP – Kebijakan yang Berhubungan  dengan Sumber Daya Manusia Marketing dan Umum

  • Seleksi Karyawan Bagian Penjualan-Pemasaran
  • Moral dan Etika Penjualan
  • Pelatihan Armada Penjualan
  • Komisi-Bonus-dan Kompensasi
  • Bonus Khusus untuk Manajer Penjualan
  • Prosedur Audit Pemasaran
  • Perjanjian Menjaga Rahasia Oleh Karyawan Pemasaran
  • Revisi Prosedur dan Kebijakan Penjualan- Pemasaran

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

Metode

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Instruktur

Widhi Prana, SE, MM

Registrasi

Pelatihan Strategic Media Planning

PELATIHAN STRATEGIC MEDIA PLANNING

Pelatihan Strategic Media Planning

Deskripsi

Setiap perusahaan harus memiliki strategi untuk menarik pangsa pasar dalam rangka membangun produk/jasa dengan layanan yang baik dan prima. Saat ini media atau internet banyak dimanfaatkan perusahaan sebagai alat pemasaran yang efektif. Media web mampu membantu perusahaan menentukan apakah produk atau jasa baru akan sukses atau gagal. Oleh sebab itu sudah selayaknya setiap pelaku bisnis, khususnya dunia perbankan mulai mempertimbangkan bagaimana media akan berperan dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan perusahaan melalui pemasaran produk dan jasa dengan menyusun rencana media yang strategis.

Dengan pelatihan ini peserta akan dapat mempertimbangkan dan mengevaluasi efektifitas media sebagai pilihan pemasaran dan promosi penjualan, mampu menempatkan komunikasi strategis dalam media, dapat memilih waktu yang tepat dan menentukan media yang cocok digunakan dalam mencapai tujuan pemasaran dan perencanaan media yang strategis.

Materi Training

  1. Introduction to Media Planning
  2. The Internet: Trends, Resources, Techniques
  3. Integrated Marketing Communications and Connections Planning
  4. Media Relations Strategies: PR & Promotions
  5. Strategic Media Planning Steps
  6. Media Planning Criteria Considerations
  7. Sales Analysis and Geographic Strategies
  8. Weighting and Scheduling Strategies
  9. Mix Strategy: Media Concentration vs. Media Dispersion
  10. Reach and Frequency: Reach Curves and Effective Frequency
  11. Determining Target market coverage & Estimates of Audience Size
  12. Determining Budget & Relative Cost of Media
  13. Intermedia Comparisons: Media Strengths and Weaknesses
  14. Evaluating Media Plan Effectiveness

Instruktur

Tirtana Brachnata, SE, MM. & Ferdian Adi Prasetyo

Waktu dan Tempat

JGJ/BDG/JKT/BALI

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

Peserta

Divisi pemasaran dan promosi, IT & E-commerce, staf promosi, atau mereka yang tertarik untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan dunia pemasaran melalui media.

Implementing Food Safety Management System (ISO 22000:2005)

Implementing Food Safety Management System  (ISO 22000:2005)

OHSAS 18001

DESKRIPSI
Food Safety Management Systems (Sistem-Sistem Manajemen Keamanan Makanan) berdasarkan ISO 22000 membantu organisasi untuk menatalaksana risiko-risiko yang berkaitan dengan makanan dan minuman. Sistem-sistem manajemen tersebut perlu memperhitungkan tidak saja peraturan dasar makanan dan praktek-praktek tempat kerja yang dapat diterima, tetapi juga meliputi rencana-rencana kemungkinan untuk terjadinya krisis seperti penarikan kembali produk. Semua jenis praktek tersebut membentuk dasar suatu Food Safety Management System.
Standar ini mencakup key elements untuk membentuk Food Safety, dimana salah satu key element tersebut adalah HACCP yang dirancang untuk digunakan pada semua segmen industri pangan mulai penanaman, pemanenan, pengolahan, pabrikasi, distribusi dan penjualan sampai pada penyiapan makanan untuk dikonsumsi. Program-program prasyarat seperti GMP yang diterapkan saat ini (current Good Manufacturing Practices, cGMPs) merupakan suatu dasar yang yang penting bagi keberhasilan pengembangan dan penerapan rencana HACCP. Sistem keamanan pangan yang didasarkan pada HACCP telah diterapkan dengan sukses pada pabrik pengolahan makanan, toko penjual makanan dan operasi jasa pelayanan makanan.

TUJUAN

  • Memahami persyaratan dari Food Management System berdasarkan ISO 22000:2005
  • Memahami keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan dari penerapan ISO 22000:2005
  • Memahami persyaratan untuk proses sertifikasi

MATERI PELATIHAN

  • Introduction to Food Safety Management System
  • The business case for the ISO 22000:2005 Standard
  • Pre-Requisite Programs
  • CODEX Principles
  • Hazard Analysis
  • Introduction to the ISO 22000:2005 series
  • Requirements of ISO 22000:2005
  • Implementation
  • Accreditation and Certification

PESERTA
Manajer HRD, Penanggung jawab HSE, Dokter / Paramedik di Perusahaan, General Services,Pimpinan Perusahaan Provider Food Services, Supervisor & Foodhandler dari pihak Food Services, Semua pihak di Perusahaan yang membutuhkan provider food services yang qualified dalam memberikan pelayanan bagi karyawan mereka dan Siapa saja yang berminat.

INSTRUKTUR
Dr. Widodo Haryono, M. Kes
(Pakar dan praktisi di bidang hazard identification and risk assessment)

WAKTU & TEMPAT

3 Days

24 – 26 Feb 2015

26 – 28 May 2015

25 – 27 Aug 2015

24 – 26 Nov 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training

REGISTRASI

Sistem Manajemen Lingkungan K3 (SMLK3)

Sistem Manajemen Lingkungan K3 (SMLK3)

DESKRIPSI
Kepedulian pada pemeliharaan dan peningkatan kualitas lingkungan dan perlindungan terhadap kesehatan manusia, telah menyebabkan organisasi atau perusahaan lebih memperhatikan potensi dampak lingkungan yang ada akibat aktivitas, produk dan jasa yang mereka miliki. Kinerja perusahaan dalam bidang lingkungan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pihak internal dan eksternal yang berkepentingan terhadap perusahaan. Untuk mencapai kinerja yang baik dalam bidang lingkungan diperlukan sebuah komitmen organisasi terhadap pendekatan yang sistimatik dan perbaikan yang terus menerus terhadap sistem manajemen lingkungan yang dimilikinya. Badan dunia untuk standarisasi, ISO pada tahun 1996 telah mengeluarkan standar mengenai sistem manajemen lingkungan (SML) yang dikenal dengan ISO seri 14000 (Environmental Management System/EMS). Sistem manajemen lingkungan ini memberikan urutan dan konsistensi bagi perusahaan untuk menangani permasalahan lingkungan melalui pengalokasian sumberdaya, penunjukkan tanggung jawab dan evaluasi yang terus menerus terhadap prosedur, proses dan pelaksanaannya. Pengelolaan lingkungan adalah bagian terpadu dari keseluruhan sistem manajemen perusahaan. Struktur, tanggung jawab, praktek, prosedur, proses dan sumberdaya untuk melaksanakan kebijakan lingkungan, objektif, dan target dapat dikoordinasikan dengan usaha-usaha yang ada yang berlangsung pada area yang lain seperti operasi produksi, keuangan, mutu, kesehatan dan keselamatan kerja.

Akhir-akhir ini kita melihat banyak perusahaan telah mendapatkan sertifikasi ISO 14001, OHSAS 18001 dan SMK3. Ini merupakan fenomena yang baik dimana banyak perusahaan sudah memiliki komitmen untuk peningkatan kinerja dibidang lingkungan hidup dan K3 dengan pendekatan sistem dan proses yang terstruktur. Hanya saja sangat disayangkan kalau dalam proses mendapatkan sertifikasi tersebut perusahaan mengembangkan sistem manajemennya dengan cara yang terpisah-pisah antara sistem manajemen K3 dan lingkungan hidup sehingga terjadi proses dan prosedur yang saling tumpang tindih yang berdampak pada penggunaan sumberdaya yang tidak efisien dan tidak efektif.

MATERI

  • Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pencegahan Pencemaran
  • Kasus dan Masalah Lingkungan Hidup
  • Mengapa Mengelola Lingkungan Hidup
  • Sejarah Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • Mencegah dan Mengurangi Pencemaran
  • Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup
  • Persyaratan ISO 14001
  • Pengantar
  • Definisi-Definisi
  • Elemen dan Sub Elemen ISO 14001
  • Korespondensi ISO 14001, OHSAS 18001 dan ISO 9001
  • Panduan Penerapan ISO 14001
  • Panduan Pengembangan
  • Pelaksanaan ISO 14001
  • Integrasi Persyaratan ISO 14001 terhadap Sistem Manajemen Lainnya.
  • Integrasi ISO 14001 dengan Sistem Manajemen Keselamatan
  • Kesehatan Kerja (SMK3)

PESERTA
Pelatihan ini baik untuk mahasiswa, karyawan dan manajemen perusahaan sebagai berikut:
Manager atau pimpinan departemen K3L (EHS), EHS engineer, bagian quality, bagian produksi atau operasi, Karyawan lainnya yang ingin menambah wawasan dibidang sistem manajemen K3 dan lingkungan.

INSTRUKTUR
Team dari IALHI

WAKTU & TEMPAT

3 Days

03 – 05 Feb 2015

05 – 07 May 2015

11 – 13 Aug 2015

03 – 05 Nov 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training

REGISTRASI

Safety Valve Inspector “Bekerjasama dengan BP Migas Cepu”

Safety Valve Inspector

DESKRIPSI
Valve merupakan bagian yang sangat penting dari pemipaan dan pemompaan karena berfungsi sebagai pengatur flow dan suhu fluida yang melewati saluran pipa. Agar sistem sistem dan proses dapat dikendalikan dengan akurat, presisi dan automatic maka diperlukan control valve yang berfungsi sebagai antar muka mekanik untuk mengatur parameter control yang akan dikendalikan.
Untuk memperoleh kinerja yang optimal pada sistem dan proses mekanisme tersebut, maka dibutuhkan valve inspector yang tugas utamanya akan melakukan fungsi inspeksi/verifikasi pengadaan berdasarkan dokumen kontrak yang telah disepakati sesuai dengan aspek engineering, termasuk dalam penggunaan codes/standards beserta status revisinya.

TUJUAN
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam prosedur QC pada pengadaan, pemasangan dan inspeksi teknik secara aman, benar dan sesuai dengan peraturan perundangan dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlaku.

MATERI

  • Dasar – dasar K3
  • UU No. 1 Tahun 1970
  • UU & Per Uap 1930
  • 01 / Men / 1982
  • Terminology
  • Pressure Relieving Device
  • Overpressure
  • Safety Valve Characteristic
  • Valve Orifice Sizing Procedure
  • Prosedur Pemasangan dan Inspeksi.
  • Ujian Teori dan Praktek

PESERTA

  • Instrumentation Engineers & Technicians, Design and Process Engineers, Operation Engineer, Asset Manager Team member, Maintenance Manager/ Superintendent & Supervisor
  • Peserta minimal berpendidikan SLTA, berpengalaman dalam bidang safety valve sekurang-kurangnya 2 tahun
  • Peserta yang lulus ujian akan mendapatkan Sertifikat dari Pusdiklat Migas Cepu

INSTRUKTUR
Tim Instruktur dari Pusdiklat Migas Cepu

WAKTU & TEMPAT

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training

REGISTRASI

Pollutan Prevention For Chemicals/Petroleum Industri

DESKRIPSI
Green technology adalah suatu teknologi yang berwawasan ramah lingkungan dan safety consiousness. Untuk industri kimia dan pengolahan minyak sering terjadi accident dengan konsekuensi releasing toxic/hazard chemicals ke lingkungan. Ini akan memberikan dampak terhadap lingkungan termasuk pekerja pabrik karena adanya polutan di lingkungan. Pada training ini diberikan metode/cara bagi engineer untuk menentukan pilihan proses/alat/cara preventif, sehingga pabrik beroperasi dengan aman, ramah lingkungan menjadi better environtmental performance.

MATERI
1. Evaluation paparan bahan kimia di industri/lingkungan industri
2. Environmental performance total: criteria performance lingkungan pabrik, TLVs, PELs dan recommended exsposure limit (RELs)
3. Environmental release assessment: release quantitative METHODS, modeling release estimation
4. Assessing environmental performance
5. Pollution prevention technology: flosheet abnalysis forpollution prevention
6. Environmental cost accounting

PESERTA
Engineer/senior supervisor operator/biro lingkungan di industri.

INSTRUKTUR
Ir. Thorikul Huda, M.Sc

WAKTU & TEMPAT
Tanggal :

3 Days
06 – 07 Jan 2015
07 – 09 Apr 2015
01 – 03 Jul 2015
06 – 08 Oct 2015
JGJ/BDG/JKT/BALI

Waktu : 08.00 – 16.00 WIB

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training

REGISTRASI

OHSAS 18001:2007 Overview

DESKRIPSI
OHSAS atau singkatan dari Occupational Health and Safety Assesment Series, adalah suatu standard internasional untuk menjalankan suatu sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja diperusahaan. Dimana keuntungan dari penerapan OHSAS 18001 adalah : terintegrasi dengan sistem manajemen lain (ISO 9000 & ISO 14000), meminimalisasi resiko, meningkatkan performa bisnis dan meningkatkan citra perusahaan. Pada tanggal 1 Juli 2007, telah terbit standard baru OHSAS 18001:2007 yang menggantikan OHSAS 18001:1999. Untuk itu perusahaan atau organisasi yg sudah menerapkan dan mendapatkan sertifikasi OHSAS 18001:1999 wajib mengupgradenya ke OHSAS 18001:2007 paling lambat 1 Juli 2009. Perusahaan yang sudah mendapatkan sertifikat OHSAS 18001:1999 dan ingin mengupgradenya ke OHSAS 18001:2007 penting untuk mengikuti training ini, begitu pula bagi perusahaan atau organisasi yang ingin menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan & Keselamatan Kerja berdasarkan OHSAS 18001:2007

TUJUAN
Setelah mengikuti training OHSAS 18001:2007 ini, diharapkan peserta akan dapat :
1. Memahami persyaratan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001:2007
2. Memahami perubahan kunci antara OHSAS 18001:1999 dan OHSAS 18001:2007
3. Mampu melakukan gap analysis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001:2007 di perusahaan
4. Menyediakan, mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001

MATERI PELATIHAN
1. Introduction to Occupational Health and Safety Management Systems
2. Awareness and Interpretation of OHSAS 18001:2007
3. Summary of key changes between OHSAS 18001:1999 and OHSAS 18001:2007
4. Document Requirement for OHSAS 18001:2007
5. Hazard Identification and Risk Assessment
6. Implementation and Certification OHSAS 18001:2007

PESERTA
Manager atau pimpinan departemen K3L (EHS), EHS engineer, Karyawan dan pimpinan bagian quality, Pimpinan dan karyawan bagian produksi atau operasi, Karyawan lainnya yang ingin menambah wawasan dibidang sistem manajemen K3 dan lingkungan.

INSTRUKTUR
Widodo Hariyono, A.Md., S.T., M.Kes

WAKTU & TEMPAT
Tanggal :

3 Days
03 – 05 Mar 2015
03 – 05 Jun 2015
08 – 10 Sep 2015
01 – 03 Dec 2015
JGJ/BDG/JKT/BALI

Waktu : 08.00 – 16.00 WIB

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training

REGISTRASI