All posts by Rizki Satrio

Training Needs Analysis

DESKRIPSI
Proses manajemen sumberdaya manusia menunjukkan prosedur yang berlangsung secara terus menerus dan selalu berusaha mendapatkan orang yang tepat pada saat dibutuhkan. Kebutuhan training pada semua level manajemen harus dianalisis dengan mempertimbangkan atau harus sesuai dengan tujuan-tujuan strategis perusahaan jangka panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk mengarahkan para peserta pelatihan dapat mengerti dan memahami tentang TNA sehingga bisa mengimplementasikannya pada perusahaan dengan tepat.

MATERI KURSUS
• Pengertian Training Need Analysis
• Manfaat Training Need Analysis
• Dampak dari training need analysis
• Different styles of training need analysis approach – Building the Training Needs Analysis Process linked to HR programs.
• Formulate steps, actions, problems, skills. Training Framework in the organization
• Mendefinisikan kebutuhan pelatian perusahaan
• Review Organisation Needs and cascade to HR Planning
• Explore Training & Development Program linked to HR programs such as Manpower Planning, Succession Planning, Competency Based Human Resource, Performance Management, Recruitment, Compensation & Benefits.
• Set-up a training needs analysis process – Establishing Training Plan
• Training Implementation
• Training Budget

PESERTA
Training Manager, Sales Manager, HRD, karyawan bagian Diklat & SDM

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT

13 – 15 Jan 2015

14 – 16 Apr 2015

01 – 03 Jul 2015

20 – 22 Oct   2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Training Design And Evaluation

DESKRIPSI
Program ini akan memberikan pemahaman tentang konsep dasar training sebagai salah satu unsur utama dalam proses pengembangan Sumber Daya Manusia serta Bagaimana men-design Training, termasuk membuat Lesson Plan dan Leader’s Guide sebagai bagian dari persiapan mengajar, dan SOP atau Standard Operating Procedure yang digunakan sebagai Training Manual.
Namun, seringkali training yang dilakukan tidak berdampak apapun terhadap karyawan, terutama pada 3 komponen kompetensi karyawan yang terdiri dari Knowledge, Skill, dan Attitude. Singkatnya, training yang dilakukan bisa dikatakan tidak berhasil, dan sudah barang tentu tidak efektif.
Ironisnya, tidak semua perusahaan atau organisasi mampu menganalisis tingkat keberhasilan dan kegagalan training dengan efektif. Bahkan banyak perusahaan yang rajin melakukan training atau mengikutsertakan karyawan dalam sejumlah program training, juga belum memahami hal ini. Padahal keberhasilan dan kegagalan training dapat dianalisis sehingga diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebabnya.

MATERI
• Peran training dalam pengembangan SDM
• Peran dan tugas berbagai pihak dalam mencapai sasaran training
• Proses penyusunan TNA sebagai dasar penyusunan program training
• Memahami Konsep dan Kerangka Efektifitas Pelatihan
• Indikator Efektifitas dan Inefektifitas dalam Pelatihan
• Model Evaluasi Pelatihan Kirkpatrick (4 Level)
• Desain Evaluasi Pelatihan dan Manajemen Umpan Balik (Training Feedback)
• Analisis Kegagalan Pelatihan dan Dampak Kegagalan Pelatihan
• Alat (Tools) yang digunakan untuk Analisis Kegagalan Pelatihan
• Identifikasi Akar Penyebab (Root-Causes) Kegagalan
• Merumuskan dan Mengembangkan Solusi Kegagalan Pelatihan

PESERTA
Corporate Training Manager, Training Center Manager, HRD Manager / HR Training Manager, Training Analyst / Training Evaluator / Training Assessor, Training Administrator, Trainer / Corporate Trainer / Training Facilitator, HRD Consultant, Training Consultant

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM.

WAKTU & TEMPAT

3 Days

Batch I 06 – 07 Jan    2015

Batch II 07 – 09 Apr    2015

Batch III 01 – 03 Jul    2015

Batch IV 06 – 08 Oct    2015

Venue JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

TOT Certification Program (Certificated by BNSP)

DESKRIPSI
Dewasa ini faktor sumber daya manusia dalam perusahaan semakin mendapat porsi perhatian pimpinan. Sasaran akhir pengembangan sumber daya manusia tercermin dari peningkatan akan PENGETAHUAN KNOWLEDGE), KETERAMPILAN (SKILL) DAN SIKAP (ATTITUDE). Konsep pelatihan diharapkan bias erangkum ketiga sasaran tersebut untuk mendapatkan hasil yang positif.

PELATIH SEBAGAI SUBYEK KONSEP PELATIHAN
Penguasaan atas pengetahuan konseptual sebagai acuan berpikir seorang pelatih, merupakan modal dasar untuk mendisain program pelatihan. Harapan manajemen perusahaan (terhadap pelatih) bertumpupada keterampilan pelatih dalam mendesain program pelatihan, berkomunikasi dan mengajar sertakepekaan pelatih akan hal-hal yang menonjol dari tiap peserta agar dapat dimanfaatkan secara maksimaloleh atasannya masing-masing.
Jika anda berkecimpung dalam bidang pelatihan akan banyak tantangan dalam aspek sumber daya manusia. Untuk menjadi seorang pelatih yang sukses, anda membutuhkan keterampilan khusus. Andaakan mempelajari bagaimana menghasilkan tenaga profesional, pelatihan yang efektif, mengembangkansumber daya manusia.
Program pelatihan dirancang khusus agar peserta memperoleh bekal dalam menyusun program pelatihansecara terpadu dalam perusahaan mulai dari perencanaan sampai evaluasi akhir dan tindak lanjut atashasil pelaksanaan program pelatihan tersebut. Program pelatihan dirancang dengan cara yang praktis dan partisipatif melibatkan seluruh pesertadengan studi kasus, kuliah, diskusi kelompok sehingga terbentuk wawasan pelatihan yang sejalandengan kepentingan perusahaan.

MATERI
1. Pre – Assessment Briefing & Introduction

2. Kebijakan Sertifikasi Kompetensi Kerja BNSP
• Dasar Perundang-undangan
• Acuan Uji Kompetensi dan Sertifikasi
• Metode Uji Kompetensi
• Element Uji Kompetensi
• Batas Variabel

3. SKKNI Assessment Pelatihan
• Kompetensi Umum
• Kompetensi Inti
• Kompetensi Khusus

4. ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DALAM TRAINING
• Teknik Ekspektasi
• Piramida Kebutuhan Manusia (Abraham Maslow)
• Falsafah Training
• Tinjauan Psikologi dalam Training
• Tanggung jawab Trainer
• Fase-fase Pengelolaan Trainee

5. ASPEK-ASPEK TATA KELOLA TRAINING
• Pendidikan, Pengajaran, dan Pelatihan
• Manajemen Training
• Unsur-unsur Training: Organizing Committee, Trainer, Observer, Materi, Bagan-alir Manajemen Training,
• Definisi, Latar Belakang, Tujuan, Sertifikasi
• Konsep Kompetensi dimasa mendatang menuju Era Pasar Bebas
• Keunggulan Sertifikasi dan potensi manfaatnya dimasa depan

6. Kompetensi Trainer
• Pemenuhan Peraturan Perundangan K3
• Pengelolaan Bahan Pelatihan
• Pengelolaan Media Pelatihan
• Merancang Program Pelatihan
• Perencanaan Rangkaian Sesi Pelatihan
• Penyampaian sesi Pelatihan
• Micro Teaching
• Analisis Kebutuhan Pelatihan
• Menyusun TNA
• Session Plan

7. Micro Teaching

8. Assessment Session

PESERTA
Pelatihan ini sangat cocok diikuti oleh para Training Section Head, Leader & Supervisor, staff yang mendapat tugas khusus untuk merancang dan mendesain program pelatihan intern perusahaan, staff yang berniat keras untuk meningkatkan diri dalam bidang pelatihan,serta Instruktur/Fasilitator internal perusahaan/organisasi

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM (Instruktur)
Nurhidayat,S.T., MM. (Assesor)

WAKTU & TEMPAT

Batch  I 15 – 17 Jan 2015

Batch II 14 – 16 Mei 2015

Batch III 09 – 11 Sep 2015

Bandung, Jogja, Bali, Jakarta

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Teknik Penyusunan PKB/KKB Yang Efektif

DESKRIPSI
Perjanjian Kerja Bersama/Kesepakatan Kerja Bersama (PKB/KKB) merupakan satu sarana Hubungan Industrial. Kelahiran PKB atau KKB jarang yang melalui satu proses yang alamiah. Banyak kejadian lahirnya PKB/KKB di perusahaan karena adanya tekanan dari pihak pekerja. Tekanan dapat berupa tuntutan untuk dapat berunding, yang dimulai dengan usaha atau kegiatan pekerja membentuk Serikat Pekerja/Buruh. Perusahaan tidak menginginkan adanya SP/SB di perusahaan. Sebaliknya, pekerja merasa dihalangi oleh perusahaan untuk membentuk SP/SB. Tarik ulur lahirnya SP/SB terjadi. Tidak jarang terjadi pemecatan kepada penggerak lahirnya SP/SB di perusahaan. Apapun ceriteranya, apabila pekerja mengajak berunding menyusun syarat-syarat kerja, perusahaan tidak dapat melarikan diri dari keadaan yang demikian.
Perusahaan harus menyiapkan diri untuk berunding. Berunding mungkin bagi perusahaan sudah merupakan kejadian sehari-hari. Perusahaan berunding dengan konsumen untuk penetapan harga, waktu pengiriman produk atau pelaksanaan satu jasa, berunding untuk membuat keputusan bisnis dengan rekan usaha, dengan bank dan lain sebagainya. Pengalaman berunding yang dimiliki perusahaan merupakan modal besar. Namun berunding dengan SP /SB memiliki nuansa yang berbeda. Sangat jauh berbeda. Mereka ada di dalam perusahaan. Sedangkan yang digambarkan diawal yang dihadapi dalam perundingan berada di luar perusahaan. Bagi pekerja berunding boleh jadi merupakan pengalaman pertama, sekalipun sewaktu menandatangani surat hubungan kerja / surat kontrak kerja juga mungkin ada perundingan dengan pihak perusahaan. Posisi mereka sangat lemah, karena mereka membutuhkan pekerjaan atau mudahnya khawatir tidak diterima bekerja. Karena kekurangpengalaman, kekurangmampuan menyampaikan argumentasi dalam berunding. Workshop ini akan membahas ABC penyusunan PKB dan mengendalikan perundingan PKB/KKB dengan bijak dan berhasil optimal.

MATERI
• Apakah dapat kelahiran SP/SB dihindarkan?
• Adakah siasat untuk menghidarkan SP/SB?
• Mengapa lahir SP/SB di perusahaan
• Latar belakang perserikat kerjaan/serikat buruh
• Apakah SP/SB bermanfaat untuk perusahaan?
• Bagaimana cara agar SP/SB memberikan terbaik perannya untuk perusahaan?
• Dasar-dasar hukum tentang SP/SB
• Dasar Hukum atau aspek hukum untuk perundingan
• Persiapan menyusun PKB/KKB
• Apa yang disusun?
• Hal-hal yang normatif dan yang financial
• Surat Kuasa untuk menghadiri siding
• Berunding atau sidang. Mengendalikan perundingan
• Menyusun tata cara dan agenda persidangan
• Siapa fihak perusahaan dan siapa fihak SP/SB?
• Pembagian kerja team perusahaan
• Lobi dan skorsing selama siding
• Manfaat lobi.
• Potensi-potensi tejadinya perselisihan
• Menanggulani perselisihan
• Administrasi dari perundingan,
• Pencatatan hasil perundingan ke Depnakar/Disnaker.
• Pasca perundingan

PESERTA
HR Manager, HR Supervisor, staf Biro hukum, atau siapa saja yang ingin mendalami training ini.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Suharyana, S.K.M., M.Kes.

WAKTU & TEMPAT

3 Days

27 – 29 Jan 2015
28 – 30 Apr 2015
07 – 09 Jul 2015
27 – 29 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Tampil Menarik Secara Intelektual Untuk Sekretaris

DESKRIPSI
Posisi dan peran seorang Sekretaris dalam era Hypercompetition ini merupakan posisi sangat strategis, karena sekretaris diharapkan dapat menjalankan peran, fungsi dan tugasnya dengan baik, cerdas dan pro-aktive serta mampu untuk bekerja mandiri dan menunjukkan kreativitas. Peran sekretaris beralih menjadi jabatan profesional yang tidak lagi dikaitkan dengan peralatan yang mereka gunakan. Mereka bukan lagi disebut sebagai juru ketik, untuk itu sudah selakyaknya seorang sekretaris dibekali dengan berbagai keahlian menuju profesionalisme.

MATERI
• Paradigma penting Sekretaris yang Profesional
• Peran dan Fungsi serta Tanggung jawab Sekretaris dalam Organisasi
• Tuntutan dan Peluang Sekretaris Masa Depan
• Alternatif Jalur Karir Bagi Sekretaris
• Fungsi dan Peran Manager
• Teknik Mengenai Gaya dan Profil Pimpinan dan Rekan Kerja
• Teknik Membangun Komunikasi Efektif & Asertif
• Memahami Teknik Membangun Human Relation yang Baik
• First Thing First ( Effective Time Management ) & Filling System / Rekor Managemen
• Teknik Membangun 7 Kebiasaan Efektif Bagi Peran sekretaris
• Efektiavitas Etika dan pengembangan Pribadi
• Teknik Mengorganisasikan Pekerjaan

PESERTA
Mereka yang memiliki sifat pekerjaan adminitratif dan kesekretariatan dalam Perusahaan, Seperti Sekretaris ( Madya, Senior, eksekutif) , dan Adminitrasi.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Dr. Drs. H. Fauzan Asmara, MM

WAKTU & TEMPAT

3 Days

27 – 29 Jan 2015
28 – 30 Apr 2015
07 – 09 Jul 2015
27 – 29 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Talent Management

DESKRIPSI
Dewasa ini upaya pengembangan mutu SDM tengah disemarakkan dengan gagasan yang cukup populer di kalangan praktisi HR yakni talent management. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh McKinsey & Company following pada 1997 ini memiliki tiga proses dalam kaitannya dengan proses manajemen SDM. Esensi dasar dari gagasan ini adalah bagaimana sebuah organisasi mesti mampu secara konstan merekrut, mengembangkan, dan kemudian mempertahankan barisan SDM yang bertalenta tinggi serta berkinerja unggul. Perusahaan yang memiliki pendekatan menyeluruh terhadap pengelolaan SDM-nya akan memperoleh tingkat keuntungan yang lebih tinggi dan mencapai produktivitas yang lebih besar. Ini merupakan suatu bukti bahwa talent management yang bagus bisa meningkatkan kepuasan karyawan. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, beberapa tahun terakhir ini merebak pula satu pendekatan baru dalam menata kinerja manusia, yang acap disebut sebagai Competency-Based HR Management (CBHRM), atau manajemen pengelolaan SDM berbasis kompetensi. Dalam pendekatan ini, kosa kata kompetensi menjadi elemen kunci. Pada perkembangannya Talent Management dan CBHRM menjadi perbincangan yang sangat menarik.

TUJUAN
• Memahami konsep dan implementasi Talent Based Management Terintegrasi
• Mempelajari cara untuk mengidentifikasi bakat, untuk mengembangkan program Talent Management dan membangun Talent Pool
• Menggunakan tools untuk mengelola dan mengembangkan Bakat serta menjalankan program Pengembangan Bakat
• Memahami cara-cara untuk Talent Akuisisi dan Retensi

MATERI
1) Overview of Integrated Talent Management
2) Talent Acquisition
a. Identifying the Needs
b. Talent Scouting
c. Challenges to minimize the gap between users and HR Dept
d. Strategies to face the talent acquisition challenges in the Indonesian market
3) Talent Development
a. Nurturing Talents
b. Developing Key Talents:
c. Establish Talent Pool
4) Talent Development Program
a. Internal Talent (Key Talents)
b. Fresh-blood: Management Trainee
c. Assess the competencies of Talent
d. IDP : Developing and Monitoring
e. Monitoring the Talent Pool
5) Talent Retention
a. Retention Strategy
• Retention Program
• Remuneration Strategy for Talent Retention
• Examples of Talent Retention
b. Prepare for future Talent Development

PESERTA
Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh karyawan baik level supervisor hingga manager dari departemen HR, atau Departemen lain yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi SDM.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Yudhi Satria Restu, S.Psi.

WAKTU & TEMPAT

3 Days
17 – 19 Mar 2015
16 – 18 Jun 2015
21 – 23 Sep 2015
15 – 17 Dec 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Supervisory Development Program

DESKRIPSI
Permasalahan yang mempengaruhi kinerja biasanya berujung pada dua hal, keterampilan atau motivasi pekerjanya. Sebagai seorang supervisor, adalah menjadi tanggung jawabnya untuk mengatasi permasalahan kinerja yang terjadi pada bawahan atau anggota tim kerjanya. Permasalahan yang disebabkan karena kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki dengan keterampilan yang dituntut dalam pengerjaan suatu tugas, membutuhkan solusi yang antara lain berupa program coaching untuk pekerja yang bermasalah tersebut. Sedangkan permasalahan yang disebabkan karena kondisi motivasional, biasanya diatasi dengan program counseling. Dengan demikian, seorang supervisor dituntut untuk memiliki kemampuan atau kerampilan yang memadai dalam hal coaching dan counseling sehingga bisa mengatasi permasalahan yang mungkin timbul dalam pelatihan “Supervisor Development Program ; Couching & Counseling” ini merupakan salah satu modul yang dibutuhkan dalam menjawab kebutuhan tersebut untuk meningkatkan prestasi kinerja timnya.

MATERI
1. Coaching sbg Human Skill yang Penting
• Technical skill vs Human skill.
• Sejarah, pengertian, dan manfaat coaching.
• Mengidentifikasi bawahan yang membutuhkan coaching.
• Coaching sbg leadership style.

2. Values & Proses Coaching
• Pengisian values assessment peserta.
• Values & sikap seorang coach.
• Proses coaching 1 : Awareness – Responsibility (AR).
• Proses coaching 2 : Goal – Reality checking – Option – 5W (GROW).

3. Praktek Coaching Fase A-R
• Teknik bertanya dalam coaching.
• Membaca body language coachee.
• Teknik menumbuhkan kesadaran (awareness).
• Teknik menumbuhkan tanggung jawab (responsibility).

4. Praktek Coaching Fase GROW
• Teknik meng-guide coachee menentukan goals (goal).
• Teknik melakukan reality checking (reality checking).
• Teknik menggali alternatif solusi (option).
• Teknik meng-guide coachee membuat action plan (5W).

5. Coaching vs Counseling
• Perbedaan coaching dg counseling.
• Mengidentifikasi bawahan yang membutuhkan counseling.
• Karakteristik dan values seorang counselor.

6. Emphatic Listening
• Membaca Kondisi emosi counselee.
• Teknik emphatic listening : Encouraging, Restating, Reflecting.

7. Praktek Counseling
• Proses counseling : EAR – GROW.
• Praktek counseling fase E (Emphaty).
• Praktek counseling fase A (Awareness).
• Praktek counseling fase R (Responsibility).

8. Praktek Counseling Fase GROW
• Teknik meng-guide counselee menentukan goals (goal).
• Teknik melakukan reality checking (reality checking).
• Teknik menggali alternatif solusi (option).
• Teknik meng-guide coachee membuat action plan (5W).
• Memotivasi coachee.

PESERTA
Pegawai/Staf/Karyawan yang dipromosikan dalam kenaikan jabatan atau karyawan yang akan mempunyai tanggungjawab menjadi seorang supervisor.

INSTRUKTUR
Nurhidayat, ST., MM.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT

3 Days

10 – 12 Mar 2015
09 – 11 Jun 2015
15 – 17 Sep 2015
08 – 10 Dec 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Stress & Time Management

DESKRIPSI
Semakin komplek organisasi semakin dituntut tinggi kemampuan para karyawan, sehingga menyebabkan mereka menjadi stress, pekerjaan kurang baik performannya dan masih banyak hal lagi yang menyebabkan karyawan menjadi kurang nyaman dalam bekerja. Bila hal ini tidak diatasi sedini mungkin, akan menyebabkan penurunan kinerja performa perusahaan dan karyawan yang berbuntut terhadap penurunan income dan profit. Untuk itu maka diperlukan triks dan tips mengatasi stress karyawan yang kita kenal dengan stress management.

MATERI
1. Definisi Stress Management
2. Sumber-Sumber Stress
3. Pengukuran Tingkat Stress
4. Stress & Akibatnya Terhadap fisik & psikis
5. Paradigma tentang waktu
6. Pengertian mengenai penggunaan waktu
7. Prinsip & konsep manajemen waktu yang efektif
8. Keseimbangan waktu, manfaat dan prioritas
9. Stress & Time Management Plan
10. Praktek Teknik Relaksasi

PESERTA
Seluruh karyawan dan Umum

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Nurhidayat, ST., MM.

WAKTU & TEMPAT

3 Days
20 – 22 Jan 2015
21 – 23 Apr 2015
07 – 09 Jul 2015
20 – 22 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Strategic Man Power Planning

DESKRIPSI
Man power planning merupakan suatu kegiatan di dalam organisasi yang pada dasarnya adalah sebuah proses perencanaan. Dari proses dasarnya sudah seharusnyalah dalam man power planning ada hal yang memang sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi segala hal yang berhubungan dengannya, dan bukan dilakukan dengan tiba-tiba. Berangkat dari permasalahan itulah perlu dilakukan pengembalian fungsi dari man power planning dengan memperhatikan faktor-faktor lain dalam lingkup SDM, salah satunya adalah transfer knowledge, sehingga manajemen suksesi dari suatu organisasi akan dapat terwujud. Program pelatihan ini akan memberikan wawasan strategis dan teknis dari Manpower Planning & Placement (MPP) metodologi di dalam organisasi perusahaan. Dengan pendekatan yang komprehensif diharapkan program ini dapat memberikan bantuan kepada para MPP professionals dengan berbagai kemampuan dan pertimbangan yang dibutuhkan dalam mengembangkan MPP. Pelatihan ini juga akan memperjelas aspek kualitatif dan kuantitatif dari proses staffing di dalam organisasi.
Pelatihan ini akan membekali peserta dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk menyusun MPP, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Pelatihan ini juga diharapkan akan membantu terciptanya pemahaman yang sama tentang MPP antara pihak HR dan juga Line Management terhadap metodologi & filosofi, asumsi dan pengelolaan manpower planning di dalam organisasi. Pelatihan akan banyak berfokus pada diskusi mengenai cara-cara penyusunan manpower planning yang efektif, sehingga partisipan dapat memberikan kontribusi optimal di dalam penyusunan MPP di organisasi perusahaan.

MATERI KURSUS
1. Tujuan utama dari Manpower Planning

2. Manpower Planning sejalan dengan Business Strategi

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi Manpower Planning
• Long Term Manpower Plan
• Medium Term Manpower Plan
• Short Term Manpower Plan

4. Proses untuk dapat mendapatkan angka Manpower Planning

5. Asumsi dasar Manpower Planning

6. Prediksi jumlah manpower
• Input – Manpower Filosofi – Output

7. Analisa internal dan eksternal faktor dari proses pengembangan organisasi

8. Analisa kompetisi dan kompetensi sebagai driver

9. Natur dari sebuah organisasi dan hubungannya dengan manpower planning

10. Implikasi Manpower Planning
• Budget
• Kompetensi
• Perangkat HR lainnya (Recruitment, Career, Training & Development, dsb.

PESERTA
Pelatihan ini sangat sesuai untuk diikuti oleh peserta dari departemen HR yang menangani perencanaan, recruiting, pelatihan dan analyst.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Dr. Muafi, SE. Msi

WAKTU & TEMPAT

3 Days

10 – 12 Mar 2015
09 – 11 Jun 2015
15 – 17 Sep 2015
08 – 10 Dec 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Self Motivation Skills

DESKRIPSI
Mengapa Mbah Maridjan sangat kokoh dengan pendiriannya untuk menjaga Gunung Merapi? Mengapa Ronaldinho bisa menjadi bintang sepakbola terbesar saat ini? Mengapa Nelson Mandela dapat bertahan walaupun dipenjara sangat lama hingga menjadi tokoh anti rasisme dunia? Selain kemampuan, mereka memiliki kemauan yang gigih, kemauan inilah yang dinamakan motivasi diri. Motivasi dapat didefinisikan sebagai alasan untuk bertindak. Motivasi adalah suatu kekuatan super, daya pendorong dalam hidup kita yang sangat penting. Motivasi itulah yang membuat para tokoh-tokoh tersebut diatas mampu meraih prestasi yang luar biasa. Pelatihan ini akan memberikan teknik dan manajemen bagaimana membangun motivasi diri.

MATERI
• Sikap positif sebagai dasar motivasi sejati.
• Melipatgandakan rasa percaya diri total melalui pengalaman sukses.
• Memelihara rasa percaya diri melalui pengalaman kegagalan.
• Belajar menerima diri sebagaimana adanya.
• Mengatasi ketakutan dan kekhawatiran.
• Menjadi pribadi berpengaruh.
• Motivasi yang benar-benar memotivasi.
• Antusiasme dan komitmen meraih sukses

PESERTA
Seluruh karyawan, staf maupun manajerial, yang ingin mengenal dan meningkatkan motivasi diri.

INSTRUKTUR
Yuli Fajar Susetyo, M.Si. Psikolog

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT

3 Days

13 – 15 Jan 2015
14 – 16 Apr 2015
01 – 03 Jul 2015
20 – 22 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)