Archive: March 21, 2014

Export Import Procedure

DESKRIPSI
Kegiatan Ekspor Impor merupakan faktor penentu dalam menentukan roda perekonomian di negara kita. Kegiatan yang utama ini tanpa disadari merupakan faktor penentu dalam perusahaan yang mana core bisnisnya ada di ekspor & impor.
Bila kita bicara tentang Ekspor-Impor maka yang akan terlintas dibenak kita adalah Proses Kepabeanan serta Bea dan Cukai sebagai badan yang bertanggung jawab sebagai pengawas dan pelaksana dilapangan. Bea dan Cukai jelas mempunyai peran dalam melancarkan arus barang, dokuman dan orang, tetapi disadari pula bahwa kelancaran arus barang, dokumen dan orang ini tidak semata-mata berada di pundak Bea dan Cukai saja melainkan juga seluruh pihak yang terlibat seperti PPJK (Pengusaha Jasa Kepabeanan), Exportir maupun Importir.
Karena pentingnya pekerjaan ekspor & impor dalam implementasi dilapangan, Whitehouse Consulting mengadakan workshop dengan tema “How to be Export Import Professional” dimana peserta akan diajak bersama sama melihat lebih dalam lagi fungsi dan peran manajerial dari Ekspor & Impor serta kewajiban yang harus dilakukan dalam mendukung visi & misi perusahaan.
Setelah mengikuti pelatihan ini maka diharapkan :

  1. Peserta diharapkan mampu memahami fungsi dan peran manajerial Ekspor & Impor didalam organisasi sesuai dengan visi & misi perusahaan
  2.  Peserta sanggup mengantisipasi dan menyelesaikan masalah-masalah darurat yang terjadi
  3. Peserta mengerti dan memahami PEB & PIB, Pajak Ekspor, Prosedur Ekspor Barang dengan PEB & PIB, serta Bea masuk dan Pajak Impor.
  4.  Peserta mampu menganalisa kinerja departemen Ekspor & Impor dan mengoptimalkan area yang masih memerlukan peningkatan

MATERI KURSUS
A. Tata Laksana Bidang Ekspor
1. Pengertian Ekspor

2. Jenis Barang Ekspor dan Kewenangan Ekspor
a. Jenis Barang Ekspor
b. Ekspor

3. Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
a. Penggunaan Dokuman Pemberitahuan Ekspor Barang
b. Jenis Pemberitahuan Ekspor Barang
c. Cara Pengisian dokumen PEB

4. Prosedur Ekspor Barang dengan PEB
a. Prosedur Pendaftaran PEB
b. Pemasukan Barang Ekspor ke Kawasan Pabean
c. Pemeriksaan Pabean atas Barang Ekspor
d. Pembatalan Ekspor
e. Pembetulan atau Perubahan Isi PEB
f. Kewajiban Pengangkut

5. Pajak Ekspor
a. Jenis Barang yang Dikenakan Pajak Ekspor
b. Tata Cara Perhitungan Pajak Ekspor
c. Harga Patokan Ekspor (HPE)

B. Tata Laksana Bidang Impor
1. Pengertian Impor

2. Kedatangan Sarana Pengangkut dan Kedatangan Barang Impor
a. Kedatangan Sarana Pengangkut
b. Kedatangan Barang Impor

3. Dokumen Pemberitahuan Pabean dan Cara Pengisiannya
a. Pemberitahuan Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut
b. Pemberitahuan Kedatangan/Keberangkatan Sarana Pengangkut
c. Pemberitahuan Impor Barang (PIB)
d. Pemberitahuan Impor Barang Tertentu (PIBT)
e. Pemberitahuan Pengangkutan Barang Impor dari satu Tempat ke Tempat Lain Dalam Pengawasan Pabean

4. Pengeluaran Barang Impor
a. Ketentuan Umum
b. Dokuman Pengeluaran Barang Impor untuk Dipakai
c. Pengeluaran Barang Impor dengan Dokuman PIB
d. Pengeluaran Barang Impor Tertentu
e. Pengeluaran Barang untuk tujuan Impor Sementara
f. Pengeluaran Barang untuk Kawasan Berikat
g. Pengeluaran Barang untuk Tempat Penimbunan Sementara (TPS)
h. Pengeluaran Barang untuk Diangkut Lajut
i. Pengeluaran Barang untuk Diekspor Kembali

5. Pungutan Negara Dalam Rangka Impor
a. Bea Masuk
b. Bea Masuk Imbalan
c. Bea Masuk Antidumping
d. Cukai
e. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
f. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22

INSTRUKTUR
Ir. Hari Agung Yuniarto, M.Sc.

PESERTA
Praktisi Ekspor & Impor, Purchasing Manager, serta semua orang yang berminat pada bidang Ekspor & Impor

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 11-13 Maret 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 3-5 Juni 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 7-9 Oktober 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 9-11 Desember 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Effective Purchasing Management

DESKRIPSI
Melakukan proses pembelian bukan merupakan sesuatu yang sulit, akan tetapi juga tidak mudah. Oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan serta informasi-informasi yang mendukung sehingga pembelian menjadi efektif. Setelah mengikuti training, peserta diharapkan dapat : mengenal prinsip manajemen, mengetahui elemen – elemen ongkos / aspek ongkos, mengetahui kasus aplikasi, mampu menyusun prioritas, mengenal alat – alat bantu pada aspek pembelian sehingga efektifitas proses pembelian terlaksana dengan baik.

MATERI KURSUS
1. Pendahuluan tentang Purchasing Management
2. Fungsi pembelian dalam bisnis
3. Tipe – tipe Pembelian
4. Perencanaan pembelian
5. Langkah – langkah untuk mencapai Purchasing Management
6. Penetapan Kualitas
7. Penetapan Kuantitas
8. Penentuan Sumber – sumber Penawaran (Sources of Supply)
9. Supply positioning model untuk pembelian yang efektif
10. Analisa pemasok (supplier)
11. Manajemen pemasok (supplier)
12. Penerapan pembelian dalam pedagang besar dan pengeceran (Wholesale & Retailing)

PESERTA
Staff atau karyawan yang bekerja pada bidang logistik, general affair, semua bidang yang berkaitan dengan transaksi, dll

INSTRUKTUR

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 4-6 Februari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 29 April-1 Mei 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 2-4 September 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 4-6 November2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Training Design Supply Chain Management

DESKRIPSI
Kemajuan teknologi informasi membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap dunia industri. Seluruh bisnis berorientasi pelanggan, harga murah kualitas tinggi, inovasi produk, fleksibilitas dan kreativitas dunia industri dipertaruhkan, untuk itu proses produk dari upstream sampai downstream harus dipikirkan oleh perusahaan sehingga hasil yang diberikan terhadap pelanggan menjadi layak. Oleh karena itu persaingan dimasa yang akan datang tidak lagi merupakan persaingan antar perusahaan saja. Tetapi antar supply chain. Artinya hanya supply chain yang dapat memberikan nilai maksimal bagi pelanggannya yang akan unggul. Oleh karena itu, kemampuan mengelola seluruh rangkaian “rantai” bisnis (supply chain) dewasa ini menjadi sangat penting.
Supply Chain Management (SCM) adalah “pola pikir” yang melihat bisnis sebagai rangkaian terpadu dari proses-proses bisnis mulai dari pemasok (suppliers) sampai end users (Pelanggan). SCM tidak otomatis tercapai melalui penguasaan atau kepemilikan atas seluruh SCM. SCM juga bukan sekedar sebagai penanganan masalah logistik tetapi bagaimana mengevaluasi dan mengukur kinerja dari setiap unit (Aliran inforrmasi, barang, bahan, finansial dll) serta dicara solusinya sehingga dihasilkan suatu produk yang sesuai dengan pelanggan.

MATERI KURSUS
• SCM: Konsep dan evolusi pola pikir dalam manajemen
• Relevansi SCM dalam menghadapi tantangan bisnis masa kini
• Nilai Informasi dalam Supply Chain
• Mengelola distorsi di sepanjang supply chain
• Menyesuaikan strategi supply chain dengan strategi bisnis
• Transportation and Distribution Management
• Inventory and Warehouse Management
• Supply Chain Metrics: Ukuran kinerja / keberhasilan SCM
• Studi kasus: kisah-kisah sukses dalam penerapan SCM

PESERTA
Supervisor, Staf Bagian Logistic, Bagian pembelian, Bagian Pergudangan dan yang terkait dengan SCM

INSTRUKTUR

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 21-23 Januari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 15-17 April 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 17-21 Agustus 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 21-23 Oktober 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Training Audit Sistem Manajemen Terintegrasi (SMK3/OHSAS 18001: ISO 14000: ISO 9000)

DESKRIPSI
Di tahun-tahun terakhir ini paling tidak sepertiga sertifikasi yang dilakukan diseluruh dunia telah mengintegrasikan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen lingkungan. Volume sertifikasi sistem terintegrasi ini diperkirakan akan terus meningkat, terutama karena semakin koherennya standar sistem manajemen yang ada di dunia, termasuk Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2000), Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2004) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OHSAS 18001:1999). Salah satu elemen yang sangat penting adalah bagaimana melakukan audit system manajemen, baik audit internal maupun audit eksternal. Untuk melihat kesesuaian antara pelaksanaan dengan kebijakan dan persyaratan dari system manajemen.
Pelatihan ini akan menjelaskan, mengenai prinsip audit system manajemen, pengelolaan program audit kompetensi dan evaluasi auditor serta interpretasi persyaratan ISO 9000, ISO 14000 dan SMK3 (OHSAS 18001).

MATERI
1. Pengantar Audit Sistem Manajemen
2. Audit sistem manajemen dan persyaratannya
3. Definisis-definisi
4. Prinsip-prinsip Audit
5. Mengelola Program Audit
6. Audit program objective dan Extent
7. Audit Program Implementation
8. Audit Program Records
9. Audit Program Monitoring dan reviewing
10. Aktivitas Audit
11. Initiating the audit
12. Conducting Document Review
13. Preparing for the onsite audite activities
14. Conducting on site audit activities
15. Preaparing, approving, and distributing audit report
16. Completing the audit
17. Conducting audit follow up
18. Kompetensi dan Evaluasi Auditor
19. Personal attribute
20. Knowledge and skill
21. Education and Work experience, auditor training and audit experience
22. Maintenance and improvement of competence
23. Auditor evaluation
24. Intepretasi Persyaratan Sistem Manajemen
25. Iso 9000 (Quality)
26. Iso 14001 (Lingkungan)
27. SMK3 dan OHSAS 18001
28. Simulasi dan Praktek Pelaksanaan Audit
29. Teknik wawancara
30. Verifikasi Lapangan

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
JAMALLUDIN HARAHAB, IR., SE., M.SI

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 15-17 Januari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 8-10 April 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 12-14 Agustus 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 14-16 Oktober 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Training Needs Analysis

DESKRIPSI
Proses manajemen sumberdaya manusia menunjukkan prosedur yang berlangsung secara terus menerus dan selalu berusaha mendapatkan orang yang tepat pada saat dibutuhkan. Kebutuhan training pada semua level manajemen harus dianalisis dengan mempertimbangkan atau harus sesuai dengan tujuan-tujuan strategis perusahaan jangka panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk mengarahkan para peserta pelatihan dapat mengerti dan memahami tentang TNA sehingga bisa mengimplementasikannya pada perusahaan dengan tepat.

MATERI KURSUS
• Pengertian Training Need Analysis
• Manfaat Training Need Analysis
• Dampak dari training need analysis
• Different styles of training need analysis approach – Building the Training Needs Analysis Process linked to HR programs.
• Formulate steps, actions, problems, skills. Training Framework in the organization
• Mendefinisikan kebutuhan pelatian perusahaan
• Review Organisation Needs and cascade to HR Planning
• Explore Training & Development Program linked to HR programs such as Manpower Planning, Succession Planning, Competency Based Human Resource, Performance Management, Recruitment, Compensation & Benefits.
• Set-up a training needs analysis process – Establishing Training Plan
• Training Implementation
• Training Budget

PESERTA
Training Manager, Sales Manager, HRD, karyawan bagian Diklat & SDM

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

WAKTU & TEMPAT

13 – 15 Jan 2015

14 – 16 Apr 2015

01 – 03 Jul 2015

20 – 22 Oct   2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Training Design And Evaluation

DESKRIPSI
Program ini akan memberikan pemahaman tentang konsep dasar training sebagai salah satu unsur utama dalam proses pengembangan Sumber Daya Manusia serta Bagaimana men-design Training, termasuk membuat Lesson Plan dan Leader’s Guide sebagai bagian dari persiapan mengajar, dan SOP atau Standard Operating Procedure yang digunakan sebagai Training Manual.
Namun, seringkali training yang dilakukan tidak berdampak apapun terhadap karyawan, terutama pada 3 komponen kompetensi karyawan yang terdiri dari Knowledge, Skill, dan Attitude. Singkatnya, training yang dilakukan bisa dikatakan tidak berhasil, dan sudah barang tentu tidak efektif.
Ironisnya, tidak semua perusahaan atau organisasi mampu menganalisis tingkat keberhasilan dan kegagalan training dengan efektif. Bahkan banyak perusahaan yang rajin melakukan training atau mengikutsertakan karyawan dalam sejumlah program training, juga belum memahami hal ini. Padahal keberhasilan dan kegagalan training dapat dianalisis sehingga diketahui faktor apa saja yang menjadi penyebabnya.

MATERI
• Peran training dalam pengembangan SDM
• Peran dan tugas berbagai pihak dalam mencapai sasaran training
• Proses penyusunan TNA sebagai dasar penyusunan program training
• Memahami Konsep dan Kerangka Efektifitas Pelatihan
• Indikator Efektifitas dan Inefektifitas dalam Pelatihan
• Model Evaluasi Pelatihan Kirkpatrick (4 Level)
• Desain Evaluasi Pelatihan dan Manajemen Umpan Balik (Training Feedback)
• Analisis Kegagalan Pelatihan dan Dampak Kegagalan Pelatihan
• Alat (Tools) yang digunakan untuk Analisis Kegagalan Pelatihan
• Identifikasi Akar Penyebab (Root-Causes) Kegagalan
• Merumuskan dan Mengembangkan Solusi Kegagalan Pelatihan

PESERTA
Corporate Training Manager, Training Center Manager, HRD Manager / HR Training Manager, Training Analyst / Training Evaluator / Training Assessor, Training Administrator, Trainer / Corporate Trainer / Training Facilitator, HRD Consultant, Training Consultant

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM.

WAKTU & TEMPAT

3 Days

Batch I 06 – 07 Jan    2015

Batch II 07 – 09 Apr    2015

Batch III 01 – 03 Jul    2015

Batch IV 06 – 08 Oct    2015

Venue JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

TOT Certification Program (Certificated by BNSP)

DESKRIPSI
Dewasa ini faktor sumber daya manusia dalam perusahaan semakin mendapat porsi perhatian pimpinan. Sasaran akhir pengembangan sumber daya manusia tercermin dari peningkatan akan PENGETAHUAN KNOWLEDGE), KETERAMPILAN (SKILL) DAN SIKAP (ATTITUDE). Konsep pelatihan diharapkan bias erangkum ketiga sasaran tersebut untuk mendapatkan hasil yang positif.

PELATIH SEBAGAI SUBYEK KONSEP PELATIHAN
Penguasaan atas pengetahuan konseptual sebagai acuan berpikir seorang pelatih, merupakan modal dasar untuk mendisain program pelatihan. Harapan manajemen perusahaan (terhadap pelatih) bertumpupada keterampilan pelatih dalam mendesain program pelatihan, berkomunikasi dan mengajar sertakepekaan pelatih akan hal-hal yang menonjol dari tiap peserta agar dapat dimanfaatkan secara maksimaloleh atasannya masing-masing.
Jika anda berkecimpung dalam bidang pelatihan akan banyak tantangan dalam aspek sumber daya manusia. Untuk menjadi seorang pelatih yang sukses, anda membutuhkan keterampilan khusus. Andaakan mempelajari bagaimana menghasilkan tenaga profesional, pelatihan yang efektif, mengembangkansumber daya manusia.
Program pelatihan dirancang khusus agar peserta memperoleh bekal dalam menyusun program pelatihansecara terpadu dalam perusahaan mulai dari perencanaan sampai evaluasi akhir dan tindak lanjut atashasil pelaksanaan program pelatihan tersebut. Program pelatihan dirancang dengan cara yang praktis dan partisipatif melibatkan seluruh pesertadengan studi kasus, kuliah, diskusi kelompok sehingga terbentuk wawasan pelatihan yang sejalandengan kepentingan perusahaan.

MATERI
1. Pre – Assessment Briefing & Introduction

2. Kebijakan Sertifikasi Kompetensi Kerja BNSP
• Dasar Perundang-undangan
• Acuan Uji Kompetensi dan Sertifikasi
• Metode Uji Kompetensi
• Element Uji Kompetensi
• Batas Variabel

3. SKKNI Assessment Pelatihan
• Kompetensi Umum
• Kompetensi Inti
• Kompetensi Khusus

4. ASPEK-ASPEK PSIKOLOGI DALAM TRAINING
• Teknik Ekspektasi
• Piramida Kebutuhan Manusia (Abraham Maslow)
• Falsafah Training
• Tinjauan Psikologi dalam Training
• Tanggung jawab Trainer
• Fase-fase Pengelolaan Trainee

5. ASPEK-ASPEK TATA KELOLA TRAINING
• Pendidikan, Pengajaran, dan Pelatihan
• Manajemen Training
• Unsur-unsur Training: Organizing Committee, Trainer, Observer, Materi, Bagan-alir Manajemen Training,
• Definisi, Latar Belakang, Tujuan, Sertifikasi
• Konsep Kompetensi dimasa mendatang menuju Era Pasar Bebas
• Keunggulan Sertifikasi dan potensi manfaatnya dimasa depan

6. Kompetensi Trainer
• Pemenuhan Peraturan Perundangan K3
• Pengelolaan Bahan Pelatihan
• Pengelolaan Media Pelatihan
• Merancang Program Pelatihan
• Perencanaan Rangkaian Sesi Pelatihan
• Penyampaian sesi Pelatihan
• Micro Teaching
• Analisis Kebutuhan Pelatihan
• Menyusun TNA
• Session Plan

7. Micro Teaching

8. Assessment Session

PESERTA
Pelatihan ini sangat cocok diikuti oleh para Training Section Head, Leader & Supervisor, staff yang mendapat tugas khusus untuk merancang dan mendesain program pelatihan intern perusahaan, staff yang berniat keras untuk meningkatkan diri dalam bidang pelatihan,serta Instruktur/Fasilitator internal perusahaan/organisasi

INSTRUKTUR
Tirtana Brachnata, S.E., MM (Instruktur)
Nurhidayat,S.T., MM. (Assesor)

WAKTU & TEMPAT

Batch  I 15 – 17 Jan 2015

Batch II 14 – 16 Mei 2015

Batch III 09 – 11 Sep 2015

Bandung, Jogja, Bali, Jakarta

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Teknik Penyusunan PKB/KKB Yang Efektif

DESKRIPSI
Perjanjian Kerja Bersama/Kesepakatan Kerja Bersama (PKB/KKB) merupakan satu sarana Hubungan Industrial. Kelahiran PKB atau KKB jarang yang melalui satu proses yang alamiah. Banyak kejadian lahirnya PKB/KKB di perusahaan karena adanya tekanan dari pihak pekerja. Tekanan dapat berupa tuntutan untuk dapat berunding, yang dimulai dengan usaha atau kegiatan pekerja membentuk Serikat Pekerja/Buruh. Perusahaan tidak menginginkan adanya SP/SB di perusahaan. Sebaliknya, pekerja merasa dihalangi oleh perusahaan untuk membentuk SP/SB. Tarik ulur lahirnya SP/SB terjadi. Tidak jarang terjadi pemecatan kepada penggerak lahirnya SP/SB di perusahaan. Apapun ceriteranya, apabila pekerja mengajak berunding menyusun syarat-syarat kerja, perusahaan tidak dapat melarikan diri dari keadaan yang demikian.
Perusahaan harus menyiapkan diri untuk berunding. Berunding mungkin bagi perusahaan sudah merupakan kejadian sehari-hari. Perusahaan berunding dengan konsumen untuk penetapan harga, waktu pengiriman produk atau pelaksanaan satu jasa, berunding untuk membuat keputusan bisnis dengan rekan usaha, dengan bank dan lain sebagainya. Pengalaman berunding yang dimiliki perusahaan merupakan modal besar. Namun berunding dengan SP /SB memiliki nuansa yang berbeda. Sangat jauh berbeda. Mereka ada di dalam perusahaan. Sedangkan yang digambarkan diawal yang dihadapi dalam perundingan berada di luar perusahaan. Bagi pekerja berunding boleh jadi merupakan pengalaman pertama, sekalipun sewaktu menandatangani surat hubungan kerja / surat kontrak kerja juga mungkin ada perundingan dengan pihak perusahaan. Posisi mereka sangat lemah, karena mereka membutuhkan pekerjaan atau mudahnya khawatir tidak diterima bekerja. Karena kekurangpengalaman, kekurangmampuan menyampaikan argumentasi dalam berunding. Workshop ini akan membahas ABC penyusunan PKB dan mengendalikan perundingan PKB/KKB dengan bijak dan berhasil optimal.

MATERI
• Apakah dapat kelahiran SP/SB dihindarkan?
• Adakah siasat untuk menghidarkan SP/SB?
• Mengapa lahir SP/SB di perusahaan
• Latar belakang perserikat kerjaan/serikat buruh
• Apakah SP/SB bermanfaat untuk perusahaan?
• Bagaimana cara agar SP/SB memberikan terbaik perannya untuk perusahaan?
• Dasar-dasar hukum tentang SP/SB
• Dasar Hukum atau aspek hukum untuk perundingan
• Persiapan menyusun PKB/KKB
• Apa yang disusun?
• Hal-hal yang normatif dan yang financial
• Surat Kuasa untuk menghadiri siding
• Berunding atau sidang. Mengendalikan perundingan
• Menyusun tata cara dan agenda persidangan
• Siapa fihak perusahaan dan siapa fihak SP/SB?
• Pembagian kerja team perusahaan
• Lobi dan skorsing selama siding
• Manfaat lobi.
• Potensi-potensi tejadinya perselisihan
• Menanggulani perselisihan
• Administrasi dari perundingan,
• Pencatatan hasil perundingan ke Depnakar/Disnaker.
• Pasca perundingan

PESERTA
HR Manager, HR Supervisor, staf Biro hukum, atau siapa saja yang ingin mendalami training ini.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Suharyana, S.K.M., M.Kes.

WAKTU & TEMPAT

3 Days

27 – 29 Jan 2015
28 – 30 Apr 2015
07 – 09 Jul 2015
27 – 29 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Tampil Menarik Secara Intelektual Untuk Sekretaris

DESKRIPSI
Posisi dan peran seorang Sekretaris dalam era Hypercompetition ini merupakan posisi sangat strategis, karena sekretaris diharapkan dapat menjalankan peran, fungsi dan tugasnya dengan baik, cerdas dan pro-aktive serta mampu untuk bekerja mandiri dan menunjukkan kreativitas. Peran sekretaris beralih menjadi jabatan profesional yang tidak lagi dikaitkan dengan peralatan yang mereka gunakan. Mereka bukan lagi disebut sebagai juru ketik, untuk itu sudah selakyaknya seorang sekretaris dibekali dengan berbagai keahlian menuju profesionalisme.

MATERI
• Paradigma penting Sekretaris yang Profesional
• Peran dan Fungsi serta Tanggung jawab Sekretaris dalam Organisasi
• Tuntutan dan Peluang Sekretaris Masa Depan
• Alternatif Jalur Karir Bagi Sekretaris
• Fungsi dan Peran Manager
• Teknik Mengenai Gaya dan Profil Pimpinan dan Rekan Kerja
• Teknik Membangun Komunikasi Efektif & Asertif
• Memahami Teknik Membangun Human Relation yang Baik
• First Thing First ( Effective Time Management ) & Filling System / Rekor Managemen
• Teknik Membangun 7 Kebiasaan Efektif Bagi Peran sekretaris
• Efektiavitas Etika dan pengembangan Pribadi
• Teknik Mengorganisasikan Pekerjaan

PESERTA
Mereka yang memiliki sifat pekerjaan adminitratif dan kesekretariatan dalam Perusahaan, Seperti Sekretaris ( Madya, Senior, eksekutif) , dan Adminitrasi.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Dr. Drs. H. Fauzan Asmara, MM

WAKTU & TEMPAT

3 Days

27 – 29 Jan 2015
28 – 30 Apr 2015
07 – 09 Jul 2015
27 – 29 Oct 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Talent Management

DESKRIPSI
Dewasa ini upaya pengembangan mutu SDM tengah disemarakkan dengan gagasan yang cukup populer di kalangan praktisi HR yakni talent management. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh McKinsey & Company following pada 1997 ini memiliki tiga proses dalam kaitannya dengan proses manajemen SDM. Esensi dasar dari gagasan ini adalah bagaimana sebuah organisasi mesti mampu secara konstan merekrut, mengembangkan, dan kemudian mempertahankan barisan SDM yang bertalenta tinggi serta berkinerja unggul. Perusahaan yang memiliki pendekatan menyeluruh terhadap pengelolaan SDM-nya akan memperoleh tingkat keuntungan yang lebih tinggi dan mencapai produktivitas yang lebih besar. Ini merupakan suatu bukti bahwa talent management yang bagus bisa meningkatkan kepuasan karyawan. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, beberapa tahun terakhir ini merebak pula satu pendekatan baru dalam menata kinerja manusia, yang acap disebut sebagai Competency-Based HR Management (CBHRM), atau manajemen pengelolaan SDM berbasis kompetensi. Dalam pendekatan ini, kosa kata kompetensi menjadi elemen kunci. Pada perkembangannya Talent Management dan CBHRM menjadi perbincangan yang sangat menarik.

TUJUAN
• Memahami konsep dan implementasi Talent Based Management Terintegrasi
• Mempelajari cara untuk mengidentifikasi bakat, untuk mengembangkan program Talent Management dan membangun Talent Pool
• Menggunakan tools untuk mengelola dan mengembangkan Bakat serta menjalankan program Pengembangan Bakat
• Memahami cara-cara untuk Talent Akuisisi dan Retensi

MATERI
1) Overview of Integrated Talent Management
2) Talent Acquisition
a. Identifying the Needs
b. Talent Scouting
c. Challenges to minimize the gap between users and HR Dept
d. Strategies to face the talent acquisition challenges in the Indonesian market
3) Talent Development
a. Nurturing Talents
b. Developing Key Talents:
c. Establish Talent Pool
4) Talent Development Program
a. Internal Talent (Key Talents)
b. Fresh-blood: Management Trainee
c. Assess the competencies of Talent
d. IDP : Developing and Monitoring
e. Monitoring the Talent Pool
5) Talent Retention
a. Retention Strategy
• Retention Program
• Remuneration Strategy for Talent Retention
• Examples of Talent Retention
b. Prepare for future Talent Development

PESERTA
Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh karyawan baik level supervisor hingga manager dari departemen HR, atau Departemen lain yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi SDM.

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

INSTRUKTUR
Yudhi Satria Restu, S.Psi.

WAKTU & TEMPAT

3 Days
17 – 19 Mar 2015
16 – 18 Jun 2015
21 – 23 Sep 2015
15 – 17 Dec 2015

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)