Category: Human Resource Management

Community Development And Conflict Handling

DESCRIPTION
Pelatihan ini membahas mengenai pendesainan, pemonitoran dan pengevaluasian partisipasi di proyek–proyek pengembangan masyarakat (community development) dengan menggunakan persoalan–persoalan yang ada di masyarakat sekitar. Pembahasan berikutnya adalah mengenai bagaimana melakukan pelibatan terhadap proyek–proyek pengembangan masyarakat dan juga membahas mengenai prinsip-prinsip pengembangan masyarakat. Disamping itu, pelatihan ini akan membahas mengenai bagaimana mengelola konflik, baik konflik di dalam internal perusahaan, maupun konflik perusahaan dengan lingkungan eksternal.

OUTLINE
• Introduction to community development
• Development and underdevelopment
• Community development and local culture
• Developing partnership in community
• Diagnosing and identifying relevant needs
• Developing an adapted intervention plan
• Social structure and intervention
• Organizing community for empowerment
• Managing a community development plan
• Building local capacity through community development model
• Building a community development programs
• Evaluating community development programs
• Introduction conflict management
• How to manage conflict with manager (boss) and staff or subordinate
• How to manage conflict with external environment
• Communication skill in conflict management

COURSE METHODS
 Presentasi
 Diskusi
 Case Study

INSTRUCTOR
Dr. Ayi Tedjaningrum

WHO SHOULD ATTEND
Training ini bisa diikuti oleh semua staf, supervisor, pimpinan dan karyawan dari berbagai bidang

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 25-27 Februari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 20-22 Mei 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 23-25 September 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 25-27 November 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Cascading KPI Individual

DESCRIPTION
KPI atau Standar kinerja memegang peranan penting dalam mengelola kinerja anak buah karena standar kinerja sebagai dasar tolak ukur yang digunakan oleh setiap atasan untuk menyatakan ukuran keberhasilan anak buah.
Banyak sekali manfaat dari standar kinerja yang dituliskan dengan baik. Manfaat tersebut diantaranya adalah sebagai harapan kinerja anak buah, dasar menentukan keberhasilan, dasar mengetahui kekuatan dan kelemahan, mengurangi mis understanding, dasar umpan balik, dasar menentukan kompetensi yang diperlukan oleh anak buah, dan berbagai manfaat lainnya.
Namun, dalam praktek di organisasi, banyak hal yang membuat implementasi KPI mejadi kurang sesuai sehingga KPI yang telah ada harus disesuaikan dengan kebutuhan atau standar yang ada. Salah satu cara untuk menyesuaikan adalah dengan melakukan pengurangan (cascading) terhadap KPI yang sudah ada.

OUTLINE
• Metode penentuan KPI
• Membuat strategi mjd pekerjaan Setiap Individual
• Relevansi KPI
• Evaluasi KPI
• Cascading Process KPI
• Metode cascading KPI
• Merancang Form Evaluasi
• Pengembangan Performance Indicator yang baru

COURSE METHODS
 Presentasi
 Diskusi
 Case Study

INSTRUCTOR
Nurhidayat, ST., MM. dan Tim

WHO SHOULD ATTEND
• Para manager, supervisor, atau siapa saja yang memiliki anak buah
• Koordinator sistem manajemen kinerja dalam organisasi.

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 18-20 Februari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 14-16 Mei 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 16-18 September 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 18-20 November 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Career Management And Development Program

DESCRIPTION
Program pelatihan Career Development Management ini bertujuan untuk membekali Line Managers, HR Manager, HR Officer dan HR Generalis dengan keterampilan dan wawasan yang diperlukan untuk mengelola fungsi Career dan People Development dengan sukses, efektif dan optimal. Career Model, Career Path & Career Development Plan dikenal dengan title yang berbeda-beda di tiap perusahaan.
Proses tersebut dibangun melalui system yang terintegrasi antara beberapa system antara lain : system pengelolaan karir, Succession Planning Talent Pool, Assessment, Training Management, Performance Management dan metode-metode lain sedemikian rupa agar dapat memastikan individu-individu dengan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang relevan tersedia ketika dibutuhkan oleh organisasi.
Bagi organisasi-organisasi yang memprioritaskan investasi-nya ke pengembangan SDM, agar investasinya menjadi lebih efektif dan efisien, maka training ini menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan karena dengan pemahaman mengenai career path dan individual development analysis maka HR Manager dan Line Manager dapat memprioritaskan skema pengembangan individu untuk mendukung pencapaian target perusahan.

OUTLINE
 Pengantar HR Strategy dan People Development
• Mengapa People Development Penting
• Kaitan dengan fungsi HR yang lain
• Manfaat People Development
• Lingkup kerja People Development
• Komponen People Development
• Karakteristik fasilitator People Development
 Career Management
• Apakah Career Management?
• Lingkup Career Management (Career Path, Career Planning, Career, Dev)
• Metodologi Career Management
• Bentuk-bentuk Career Management
• Manfaat Career Management
 Career Model
• Apakah Career Model?
• Tujuan Career Model
• Proses penyusunan Career Model
1. Hal-hal yang berpengaruh dalam Career Management
2. Hubungan siklus hidup dengan karir
3. Pilihan karir
 Defining Competency Standard :
• Set up Role and Competency Matrix
• Set up Career Model
• Set up Rotation route
 Talent Review
• Apakah Talent Review?
• Tujuan Talent Review
• Proses Talent Review
• Model Talent Review (Assessment, People Review dll)
• Evaluator
• Output dari Talent Review
• Proses penilaian
 Career Planning
• Apakah Career Planning?
• Tujuan Career Planning
• Persyaratan Career Planning
• Proses Career Planning
• Does & Don’ts
• Workshop Penyusunan Individual Career Planning
 Career Development
• Apakah Career Delopment?
• Tujuan Career Development
• Syarat-syarat dalam Career Development
• Kaitan Career Development dengan Performance Management
• Hambatan dalam Career Development
• Proses penyusunan Career Development Planning (IDP)
• Workshop IDP

COURSE METHODS
 Presentasi
 Diskusi
 Case Study

INSTRUCTOR
Drs. Audith M. Turmudzi, Psi, MM.

WHO SHOULD ATTEND
 Line Manager,
 HR Manager,
 HR Officer,
 HR Generalist

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 11-13 Februari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 20-22 Mei 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 9-11 September 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 11-13 November 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Audit Sumber Daya Manusia

DESKRIPSI
Penilaian karyawan yang diterapkan pada perusahaan baik bagi individu dan tim yang tidak optimal akan mudah menimbulkan konflik diantara mereka, yang mengakibatkan tingkat turn over perusahaan menjadi tinggi. Kondisi seperti ini akan mengakibatkan kerugian yang besar bagi perusahaan dan bahkan gulung tikar. Pelatihan ini akan memberikan kontribusi yang optimal dan adil dalam melaksanakan audit SDM, sehigga perusahaan akan terhindar dari kerugian.

MATERI
 Kontribusi audit sumber daya manusia
 Peranan audit sumber daya manusia
 Mengevaluasi lingkungan kerja
– Peranan budaya perusahaan dalam mengelola SDM
– Strategi sumber daya manusia dalam perusahaan
– Pengaruh lingkungan eksternal dan internal pada SDM
– Komunikasi dan hubungan antar karyawan
 Mengevaluasi turn over karyawan
 Mengevaluasi absensi
 Pertimbangan biaya untuk audit sumber daya manusia

PESERTA
Manager dan karyawan SDM.

ISTRUKTUR
Dr. Muafi, SE., M.Si.

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 4-6 Februari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 29 April – 1 Mei 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 2-4 September 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 4-6 November 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

METODE
Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Analytical Thinking And Problem Solving

DESCRIPTION
Perubahan yang terjadi begitu cepat dalam dunia usaha ditambah munculnya berbagai masalah kerja yang seolah tiada henti, telah menuntut manusia untuk menyesuaikan diri dan membangun dirinya menghadapi rintangan dan tantangan. Belum lagi bagaimana masalah yang muncul tersebut harus segera dicari pemecahannya, Kondisi ini menuntut semua orang harus berpikir kreatif. Untuk memperoleh kemampuan tersebut, perlu adanya suatu pembekalan dalam bentuk kegiatan pelatihan yang komprehensif.. Peserta akan dibekali prinsip-prinsip dan strategi berpikir analitikal yang akan meningkatkan pemahaman terhadap masalah dan kemampuan untuk mendapatkan solusi yang dapat diandalkan, yang sesuai dengan sumber daya yang tersedia dan berdasarkan masukan dan pertimbangan stakeholder. Melalui pelatihan ini para supervisor akan bekerja lebih sistematis melalui pengumpulan dan analisis data secara statistik dan kemampuan berpikir yang jernih serta fokus pada masalah-masalah yang dihadapi.

OUTLINE
• Pemikiran tentang pentingnya Analytical Thinking
• Meningkatkan Ketrampilan Analitis
• Breaking the limits
• Mengolah Kreatifitas
• Pengembangan Modal Dasar
• Kreatif dalam Memikirkan Kehidupan dan Kerja
• Karakteristik permasalahan
• Teknik identifikasi masalah dan Analisis penyebab masalah
• Proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
• Identifikasi pilihan alternatif
• Pengembangan keputusan yang tepat
• Perencanaan dan pelaksanaan strategi
• Pengambilan keputusan secara individu dan secara mufakat

COURSE METHODS
 Presentasi
 Diskusi
 Case Study

INSTRUCTOR
Tirtana Brachnata, SE., MM.

WHO SHOULD ATTEND
Pelatihan ini sangat sesuai untuk diikuti oleh para supervisor dan manajer dari berbagai departemen / fungsi di perusahaan, atau individu di perusahaan yang perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan cara berfikir taktis.

WAKTU & TEMPAT
• Batch 1 : 28-30 Januari 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 2 : 22-24 April 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 3 : 26-28 Agustus 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL
• Batch 4 : 28-30 Oktober 2014 Place : JGJ/BDG/JKT/BALI/SING/MAL

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

DESKRIPSI
Sumber Daya Manusia dianggap sebagai salah satu faktor produksi yang penting. Sumber Daya Manusia juga berperan sebagai perencana, pemikir dan pelaku dari suatu organisasi. Dengan demikian Sumber Daya Manusia merupakan pengendali dari organisasi. Oleh karena Sumber Daya Manusia merupakan faktor produksi yang penting, maka perlu dikembangkan sedemikian rupa sehingga sasaran dan tujuan dari organisasi dapat dicapai dengan tanpa meninggalkan kepentingan dari Sumber Daya Manusia itu sendiri.
Untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia diperlukan perencanaan yang baik dengan tujuan untuk membantu pimpinan organisasi dalam mendayagunakan Sumber Daya Manusia itu sendiri sehingga organisasi akan mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya.
Pelatihan Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia ini akan membahas berbagai aspek terkait dengan analisis pengembangan SDM meliputi Peranan Perencanaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan, Analisa Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Rangka Peningkatan Kinerja, Analisa Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan terakhir adalah Peranan Gugus Kendali Mutu dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia

MATERI
•Pendahuluan : Pengembangan SDM VS Daya Saing Global
•Trendwatching dan Analisis SWOT untuk Pengembang SDM
•Identifikasi Kebutuhan Pengembangan SDM
•Perencanaan SDM (HR Planning)
•Analisis Kebutuhan Organisasi dan Divisional dalam Proses Perencanaan SDM
•Analisis Perencanaan Pengembangan SDM
•Prestasi Kinerja Maksimal (Produktifitas) Sebagai “Base Line Data” dalam Menetapkan Kebutuhan SDM
•Peranan Gugus Kendali Mutu dalam Pengembangan SDM
•Studi Kasus

TUJUAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu untuk :
•Memahami urgensi Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia bagi Manajemen SDM.
•Mampu melakukan Analisis Pengembangan Sumber Daya Manusia secara komprehensif.
•Mempu membuat rencana yang aplikatif terkait dengan pengembangan Sumber Daya Manusia di perusahaan masing-masing

PESERTA
Pelatihan ini sangat relavan diikuti oleh pihak manajemen perusahaan untuk perusahaan skala kecil, menengah atau besar, Manajer SDM atau HRD, Staf HRD dan semua pihak yang terkait dengan pengembangan SDM Perusahaan.

FASILITAS
•Qualified instructor
•Training Module
•Certificate
•Training Kit
•Training Photo
•Training room with full AC facilities and multimedia
•Lunch and 2 coffeebreak every day of training

Pendaftaran Hub
Anik Purwandari (Ndarie)
Phone: (0274) 2871 0481
Mobile: 0853 4070 4679
WhatsApp: 0856 2876 177
Email: anik@bexcellentjogja.com

Advanced Good Corporate Governance

DESCRIPTION
Sejak tahun 2000- an Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan mulai diterapkan secara serius di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Di dalam GCG ada prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang mensejajarkan para stakeholder sebagai satu kesatuan yang saling terikat dan saling mendukung. Tidak ada istilah buruh dan majikan di dalam GCG, yang ada hanyalah karyawan, pimpinan, pemilik, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Semua pihak disebut sebagai stakeholder, dan sangat dihormati melalui prinsip-prinsip GCG, di mana semua stakeholder yang berada di dalam perusahaan atau organisasi wajib mematuhi kode etik dan kode kerja perusahaan. Di sini, semua pihak di dalam perusahaan dirangkul dan dimotivasi untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik buat dipersembahkan kepada stakeholder secara keseluruhan. Pada akhirnya, GCG merupakan suatu keharusan dalam rangka membangun kondisi perusahaan yang tangguh dan sustainable. Ia diperlukan untuk menciptakan sistem dan struktur perusahaan yang kuat sehingga mampu menjadi perusahaan kelas dunia

OBJECTIVES
1. Peserta memahami bagaimana cara mengimplementasikan GCG di perusahaan secara tepat
2. Peserta memahami cara melaksanakan assessment GCG sesuai SOP yang berlaku
3. Peserta memahami parameter penyebab terjadinya kegagalan pengelolaan perusahaan sebagai akibat dari bad corporate governance;
4. Peserta memiliki pemahaman yang memadai dan mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam praktik implementasi GCG.

OUTLINE
1. GCG Awareness dan Strategi Implementasinya :
 Latar Belakang Penting Inisiatif Good Corporate Governance;
 Pengertian dan Konsep Good Corporate Governance;
 Perkembangan Kode dan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance;
 Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan;
 Perangkat Good Corporate Governance;
 Membangun Budaya Perusahaan Melalui Penerapan Good Corporate Governance;
 Faktor yang Mempengaruhi Penerapan Good Corporate Governance;
 Konsep dan Implementasi Good Corporate Governance.
2. GCG Infrastructure:
 Perspektif Good Corporate Governance.
 Skema Good Corporate Governance.
 Legal Governance Models.
 Skema Organ Perusahaan.
3. GCG Sofstructure
 Definisi, Urgensi, dan Jenis Soft Structure GCG.
 Good Corporate Governance Code.
 Code of Conduct.
 Board Manual.
 Charters/Piagam.
 Standart Operating Procedure (SOP).
 Skema Evaluasi Softstructure.
 Faktor Kritikal Penyusunan dan Implementasi Softstructure GCG.
4. Teknis Implementasi GCG Secara Effektif
 GCG Strategy Map
 Tahapan Program Implementasi GCG
 Tahapan Membangun Infrastructure
 Tahapan Membangun Softstructure
 Tahapan Implementasi
 Tahapan Assessment
 Rincian Program Kerja dan Timetable
 Tahapan Evaluasi
5. Metode GCG Assessment dan Self Assessment Checklist
 Tahap-Tahap Konseptual Implementasi GCG
 Arti Penting Assessment GCG
 Assesment Versi KNKG
 Assesment Versi FCGI
 Assesment Versi Kementerian BUMN
 Assesment Versi Bank Indonesia
 Assesment Versi Standard and Poor’s
 Assesment Versi Australian Stock Exchange
 Contoh Publikasi Assessment dalam Annual Report.
6. Menuju GCG Assessor yang Efektif
 GCG Self Assessment
 Langkah Melakukan GCG Assessment
 Kriteria Assessor Ideal
 Hambatan dan Tantangan Assessor
7. Penyusunan Pelaporan Implemantasi CGC
 Teknis Penyusunan Laporan
 Cakupan laporan implemantasi CGC:
– Pihak-pihak utama: pemegang saham, manajemen, dan dewan direksi.
– Pemangku kepentingan: karyawan, pemasok, pelanggan, bank dan kreditor
8. Studi Kasus dan Brainstorming:
 Contoh Kasus yang Terjadi dalam Implementasi GCG
 Penyelesaian Permasalahan GCG
 Diskusi Interaktif tentang Cara Mengimplementasikan GCG pada Perusahaan

COURSE METHODS
 Presentasi
 Diskusi
 Case Study

INSTRUCTOR
Dr. Ahmad Subagyo, SE., MM.

WHO SHOULD ATTEND

  • Directors
  • Company Secretaries
  • Corporate Planners
  • Internal Auditors

WAKTU & TEMPAT

BATCH 1 BATCH 2 BATCH 3 BATCH 4

13 – 15 Jan 14 – 16 Apr 01 – 03 Jul 20 – 22 Oct

JGJ/BDG/JKT/BALI

FASILITAS
1. Training Module (Hard and Soft copy (USB Flash Disk))
2. Certificate
3. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
4. Souvenir (Jacket or waistcoat or T-Shirt)
5. Bag or backpackers
6. Training Photo
7. Training room with full AC facilities and multimedia
8. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
9. Qualified instructor
10. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)

Presentation & Communication Skill

DESKRIPSI

Ketrampilan berkomunikasi dan memberikan presentasi saat ini sudah merupakan bagian yang penting dalam kehidupan seorang eksekutif. Bagi kebanyakan karyawan, baik atasan maupun bawahan, kemampuan berkomunikasi seringkali menjadi kendala terbesar bahkan sangat menentukan kesuksesan kerja dan karirnya. Apalagi bagi para pemimpin, keahlian ini akan menentukan tingkat pengaruh dan dampak yang dapat ditimbulkan bagi para pengikutnya. Presentasi merupakan alat komunikasi tangguh dalam usaha untuk menyampaikan laporan atau keterangan mengenai apa saja yang merupakan tanggung jawab seseorang, baik itu barang maupun jasa. Presentasi juga dapat digunakan untuk menunjukkan kemampuan, karena dari cara seseorang memberkan presentasi dapat dinilai seberapa jauh ia menguasai bidang yang dikelola. Ketrampilan yang tinggi dalam hal ini akan menjadi asset utama bagi seseorang yang sedang meniti jalur karirnya.

MATERI

1. Konsep dan proses komunikasi (interpersonal & organizational Communication)
2. Komunikasi dan usaha memahami orang
3. Berbagai hambatan dalam berkomunikasi
4. Meningkatkan efektifitas komunikasi dengan pengenalan bahasa tubuh
5. Manfaat presentasi yang efektif
6. Teknik persiapan dan penyampaian materi presentasi secara terstruktur
7. Sikap memberi presentasi
– teknik penguasaan diri
– teknik menghadapi audience
8. Teknik menanggapi masalah – masalah khusus dalam presentasi
9. Faktor – faktor pendukung dalam presentasi
10. Alat bantu presentasi
11. Menutup presentasi
12. Workshop presentasi secara praktis dan menarik

PESERTA

Pimpinan perusahaan, manager semua bidang, staff marketing sales, customer service para konsultan. Siapa saja yang menginginkan dan membangun pemahaman dan keterampilan dalam komunikasi.

INSTRUKTUR

Drs. Bambang Wahyu, M.Si.

WAKTU & TEMPAT

26 – 28 November 2013
08.00 – 16.00 WITA
Hotel Ibis Kuta Bali

METODE

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS

1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor

REGISTRASI

Managing Customer Satisfaction

DESKRIPSI

Kepuasan Pelanggan terhadap suatu perusahaan dipengaruhi oleh seberapa jauh produk dan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, apakah sudah mampu memenuhi, bahkan melampaui kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan. Selain itu, pengalaman pelanggan dalam berinteraksi dengan perusahaan juga akan turut menentukan perubahan persepsi mereka terhadap perusahaan.
Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan secara berkala, akan dibutuhkan oleh perusahaan guna mengetahui seberapa jauh performansi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan. Selain itu, perusahaan juga akan mendapatkan informasi penting mengenai seberapa jauh kekuatan dan kelemahan (gap) perusahaan dalam berkompetisi, yang tentu sangat penting bagi langkah strategis ke depan.

MATERI

• Building Customer Satisfaction Cultur Konsep dan Filosofi
• Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan
• Identifikasi Pelanggan dan Titik Interaksinya
• Dimensi Kepuasan Produk dan Pelayanan
• Gap Analysis, Cycle of Service dan Efektifitas Penanganan keluhan.
• Measurement Methods
• Quantitative Techniques mempelajari teknik survey pelanggan secara kuantitatif
• Mendesain Kuesioner dan Pengujiannya
• 7 Sampling: Tipe dan Ukurannya
• Analisis dan Interpretasi Data (Statistik)
• Strategi Improvement dan Action Plan

PESERTA

Customer Service, Quality Assurance, Marketing, Production, serta pihak-pihak lain yang bertanggung jawab terhadap kepuasan pelanggan

INSTRUKTUR

Drs. Bambang Wahyu, M.Si.

WAKTU & TEMPAT

3 – 5 Des 2013
08.00 – 16.00 WITA
Hotel Ibis Kuta, Denpasar

METODE

Presentation, Discussion, Case Study, Evaluation Pre test & Pos Test

FASILITAS

1. Training Module
2. Training CD contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
5. Jacket or waistcoat or T-Shirt
6. Bag or backpackers
7. Training Photo
8. Training room with full AC facilities and multimedia
9. Once lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified instructor

REGISTRASI

Project management Control

DESKRIPSI

Pembangunan suatu proyek konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor seringkali tidak sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan lain yang tertuang pada dokumen kontrak. Kecenderungan adanya gejala di mana pencapaian mutu hasil pembangunan baik berupa gedung, konstruksi jalan dan jembatan, serta bangunan irigasi, tidak konsisten dengan perencanaan teknis, di mana terlihat dari hasil pembangunan yang ternyata rentan mengalami kerusakan dan usia ekonomisnya lebih pendek dari perkiraan rencana semula. .Jika hal ini terjadi tentu yang dirugikan adalah pemilik modal / investor. Untuk meminimalkan terjadinya penyalahgunaan, maka peran seorang QC dalam hal ini sangat diperlukan untuk melakukan inspeksi dan pengawasan, memonitor dan mengevaluasi pekerjaan yang dilakukan. Salah satu upaya untuk mencapai sasaran itu adalah dengan memberdayakan sumber daya manusia agar memiliki Quality Control of Civil Work yang memiliki kemampuan mengendalikan mutu proyek-proyek yang ditanganinya

MANFAAT PELATIHAN

Peserta paham tentang pentingnya peran quality control dalam pekerjaan pembangunan proyek

Meminimalkan terjadinya penyalahgunaan dan inkonsistensi dari proyek yang dikerjakan

Peserta mampu melakukan perencanaan yang matang terkait fungsi pengawasan, inspeksi dan monitoring pekerjaan.

MATERI

1. Sikap dan Motivasi seorang Quality Control

2. Manajemen Pengendalian Mutu

3. Karakteristik tanah dan uji laboratorium untuk pekerjaan tanah dan pondasi

4. Kontrol Pekerjaan tanah dan pondasi

5. Pengendalian Mutu Pekerjaan Beton

6. Evaluasi mutu beton

7. Pengujian Tidak Merusak (NDT)

8. Peralatan, Metoda, dan Pelaksanaan Pengujian NDT

9. Pengendalian Mutu pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan

10. Pengendalian mutu pada pelaksanaan penghamparan dan pemadatan

PESERTA

Para staff pelaksana, Perencana dan Pengawas Pekerjaan Sipil

INSTRUKTUR

Toriq A Ghuzdewan

WAKTU & TEMPAT

25 sd 27 November 2013

Hotel Ibis Thamarin, Jakarta

FASILITAS

Training Module

Training CD contains training material

Certificate

Stationeries: NoteBook and Ballpoint

Jacket or waistcoat or T-Shirt

Bag or backpackers

Training Photo

Training room with full AC facilities and multimedia

Once lunch and twice coffeebreak every day of training

Qualified instructor

REGISTRASI