Search results for: gis

Search Results for: gis

PELATIHAN SERTIFIKASI BNSP PROFESI GEOSPASIAL/SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (GIS)

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

 


 Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Web: www.bexcellentjogja.com


Rizki Satrio

(Customer Relation officer)


PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )


Excellent Service for Excellent People


Phone/WA          : 0813-2517-7427

                                (Satrio)

Email:   satrio@minersolution.id


Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

Sertifikasi Sistem Informasi Geografis – GIS atau Geographic Information System adalah alat keren yang dipakai buat ngatur data dan informasi geospasial. Ngerti cara pakai GIS itu penting banget biar bisa ngasilin data yang akurat soal peta atau informasi wilayah. GIS ini juga pas banget dipakai buat pengelolaan sumber daya alam, kayak analisis wilayah, ngecek pemanfaatan atau tutupan lahan, sampai bikin laporan interaktif yang datanya bisa di-update kapan aja.

Nah, sesuai UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, di pasal 55 disebut kalau orang yang ngelola informasi geospasial harus punya kompetensi resmi dari lembaga berwenang. Makanya, Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Geomatika yang kami adain ini jadi solusi pas buat belajar sekaligus dapetin sertifikasi biar jadi ahli di bidang ini. Semua pelatihannya juga sesuai standar SKKNI, jadi udah pasti profesional!

Unit Kompetensi GIS

SKEMA LEVEL 4 / OPERATOR SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

NO

KODE UNIT

JUDUL UNIT KOMPETENSI

Unit Kompetensi Inti:

1

J.630PR00.001.2

Menggunakan Perangkat Kompüter

2

M.71 lGN00.098.2

Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

3

M.71IGN00.197.2

Membaca Peta

Unit Kompetensi pilihan:

1

M.71lGN00.099.3

Mengonversi Data Geospasial Analog menjadi Digital

2

M.71 lGN00.100.2

Menginput Data Hasil Pengukuran Lapangan

3

M.71 IGN00.185.2

Melakukan Pemberian Sistem Koordinat Peta

4

M.71 lGN00.187.2

Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial

5

M.71 IGN00.188.3

Mengedit Data Geospasial

6

M.71 lGN00.189.2

Melakukan Transformasi Sistem Koordinat

 

UNIT KOMPETENSI LEVEL 5/TEKNISI GIS

 

NO

KODE UNIT

JUDUL UNIT KOMPETENSI

Unit Kompetensi Inti:

1

M.71lGN00.098.2

Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

2

M.71IGN00.197.2

Membaca Peta

3

M.71IGN00.249.2

Melakukan Deteksi Permasalahan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras Sistem Informasi Geografis

Unit Kompetensi pilihan:

1

M.71IGN00.103.2

Melakukan Kompilasi Data Geospasial

2

M.71IGN00.186.2

Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial

3

M.71IGN00.187.2

Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial

4

M.71IGN00.188.3

Mengedit Data Geospasial

5

M.71IGN00.255.2

Membangun Basis Data Kartografi

6

M.71IGN00.261.2

Menyajikan Informasi Geospasial Sesuai Template yang Telah Disiapkan oleh Kartografer

 

SKEMA LEVEL 6 / ANALIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
Unit Kompetensi Inti:
1 M.71IGN00.025.1 Mengelola Tim Kerja
2 M.71lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
3 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
Unit Kompetensi pilihan:
1 M.71IGN00.101.3 Merancang Basis Data Spasia
2 M.71IGN00.102.3 Membuat Basis Data Spasial
3 M.71IGN00.190.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Dasar
4 M.71IGN00.191.2 Membangun Model Sistem Informasi Geografis Tingkat Dasar
5 M.71IGN00.192.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
6 M.71IGN00.248.2 Mengelola Data Geospasial
7 M.71IGN00.285.2 Melakukan Kontrol Kualitas Pekerjaan Sistem Informasi Geografis

 

SKEMA LEVEL 7 / AHLI MUDA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
Unit Kompetensi Inti:
1 M.71 IGN00.024.2 Mengelola Pekerjaan Geospasial
2 M.71lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
3 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
Unit Kompetensi pilihan:
1 M.71 IGN00.192.3 Melakukan Analisis Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
2 M.71 lGN00.193.2 Membangun Model Sistem Informasi Geografis Tingkat Lanjut
3 M.711GN00.248.2 Mengelola Data Geospasial
4 M.71 lGN00.285.2 Melakukan Kontrol Kualitas Pekerjaan Sistem Informasi Geografis

 

PERSYARATAN PESERTA

Persyaratan Operator GIS

                    Kualifikasi Calon Peserta/asesi :

– Pendidikan minimal SMA / sederajat

– Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun

Persyaratan Administratif :

– Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS

– pas foto 3 x 4 : 3 Lembar ( Background merah )

– Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

– Surat rekomendasi dari perusahaan

PERSYARATAN TEKNISI GIS

  • Operator SIG dengan pengalaman kerja paling sedikit (satu) tahun dijenjangnya; atau
  • Lulusan S1 Pendidikan Geografi yang memiliki sertifikat Pelatihan bidang SIG jenjang 5 (lima dan memiliki pengalaman kerja di bidang SIG paling sedikit 1 (satu) tahun; atau
  • Lulusan D3 bidang SIG/Survei Pdan Pemetaan/Geomatika; atau
  • Lulusan D3 selain bidang SIG, memiliki sertifikat pelatihan Teknisi Pemetaan dan SIG dari lembaga pelatihan/institusi atau memiliki pengalaman kerja paling sedikit 1 (satu) tahun. Lembaga pelatihan/Institusi contohnya tidak terbatas antara lain : 1)Perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Geodesi/Geomatika/Geografi yang terakreditasia atau Unggul di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional- Perguruan Tinggi); atau 2)Institusi pemerintah yang melaksanakan pelatihan di bidang survei dan pemetaan; atau 3) Lembaga pelatihan yang terakreditasi; atau
  • Lulusan D1 bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
  • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun.

PERSYARATAN PENDAFTAR

  • Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
  • Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi Bidang Survei Terestris;
  • Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
  • Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
  • Pas Foto berwarna 3×4 (background merah, 5 lembar)
  • Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

PERSYARATAN ANALIS & AHLI MUDA GIS

  • Fotokopi Ijasah Pendidikan terakhir: D3/ S1/ S2/ S3.

Sarjana Ilmu Kebumian, Geodesi, Geografi, PWK, Pertanian, Kehutanan, dll.

  • Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 2 tahun
  • Curriculum vitae (biodata lengkap)
  • Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS: rencana pekerjaan, hasil pengolahan data geospasial, hasil pekerjaan pemetaan, dll
  • Fotocopi KTP
  • Pas foto 3 x 4 : 3 Lembar (background merah)
  • Peserta wajib mempersiapkan laptop yang sudah terinstal software ArcGIS. Dan Webgis (khusus level analis)
  • Surat referensi kerja (jika ada)
  • Membawa laptop

Instruktur Geografis

Dwi Sulistyo dan Tim Asesor

Waktu & Tempat Geografis

Tanggal   :   19 sd 21 Mei 2026

Pukul       :    08.00 – selesai

Tempat   :    Yogyakarta

Fasilitas Geografis

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan 
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch
  • Room Meeting

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

Informasi

Office

 


 Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Web: www.bexcellentjogja.com


Rizki Satrio

(Customer Relation officer)


PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG
( B-EXCELLENT CONSULTANT )


Excellent Service for Excellent People


Phone/WA          : 0813-2517-7427

                                (Satrio)

Email:   satrio@minersolution.id


Mobile / WA  : 0813-2517-7427

 

Sertifikasi Teknisi GIS BNSP

Sertifikasi Teknisi GIS BNSP – Sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis adalah sertifikasi profesi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menilai kompetensi seorang teknisi pemetaan dan sistem informasi geografis. Sertifikasi ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis, yang merupakan acuan bagi para tenaga kerja dalam mengembangkan kompetensinya. Sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis memiliki lingkup pekerjaan yang mencakup:

  • Melakukan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data spasial
  • Membangun dan mengelola sistem informasi geografis
  • Menghasilkan produk pemetaan dan sistem informasi geografis

Sertifikasi ini dapat diikuti oleh lulusan SMK bidang pemetaan dan sistem informasi geografis, atau lulusan SMA/SMK sederajat yang memiliki pengalaman kerja di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis paling sedikit 2 (dua) tahun. Proses sertifikasi terdiri dari dua tahapan, yaitu:

  • Asesmen teori, yang bertujuan untuk menilai pengetahuan dan pemahaman asesi tentang bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.
  • Asesmen praktik, yang bertujuan untuk menilai keterampilan dan kemampuan asesi dalam menjalankan pekerjaan teknisi pemetaan dan sistem informasi geografis.

Asesmen teori dan praktik dilakukan oleh asesor yang kompeten dan berpengalaman di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.

Jika dinyatakan lulus dalam sertifikasi ini, asesi akan mendapatkan sertifikat profesi yang berlaku selama 3 (tiga) tahun. Sertifikat ini dapat diperpanjang dengan mengikuti uji kompetensi ulang.

Manfaat yang diperoleh dari sertifikasi BNSP Teknisi Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis antara lain:

  • Meningkatkan daya saing tenaga kerja di bidang pemetaan dan sistem informasi geografis.
  • Meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja.
  • Meningkatkan kesempatan kerja.
  • Meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja.

UNIT KOMPETENSI LEVEL 5

NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
Unit Kompetensi Inti:
1 M.71lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
2 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
3 M.71IGN00.249.2 Melakukan Deteksi Permasalahan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras Sistem Informasi Geografis
Unit Kompetensi pilihan:
1 M.71IGN00.103.2 Melakukan Kompilasi Data Geospasial
2 M.71IGN00.186.2 Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial
3 M.71IGN00.187.2 Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial
4 M.71IGN00.188.3 Mengedit Data Geospasial
5 M.71IGN00.255.2 Membangun Basis Data Kartografi
6 M.71IGN00.261.2 Menyajikan Informasi Geospasial Sesuai Template yang Telah Disiapkan oleh Kartografer

RINGKASAN SKEMA SERTIFIKASI TEKNISI GIS BNSP

Mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan target dengan menjalankan metode yang sudah ditetapkan, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur. Mampu mengelola kelompok kerja. Menguasai prinsip dasar SIG. Mampu melakukan deteksi permasalahan perangkat lunak dan perangkat keras SIG, melakukan pengumpulan data geospasial, mengintegrasikan data geospasial, menyusun laporan tertulis secara komprehensif. Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.

 

PERSYARATAN DASAR

  • Operator SIG dengan pengalaman kerja paling sedikit (satu) tahun dijenjangnya; atau
  • Lulusan S1 Pendidikan Geografi yang memiliki sertifikat Pelatihan bidang SIG jenjang 5 (lima dan memiliki pengalaman kerja di bidang SIG paling sedikit 1 (satu) tahun; atau
  • Lulusan D3 bidang SIG/Survei Pdan Pemetaan/Geomatika; atau
  • Lulusan D3 selain bidang SIG, memiliki sertifikat pelatihan Teknisi Pemetaan dan SIG dari lembaga pelatihan/institusi atau memiliki pengalaman kerja paling sedikit 1 (satu) tahun. Lembaga pelatihan/Institusi contohnya tidak terbatas antara lain : 1)Perguruan tinggi yang mempunyai program studi Teknik Geodesi/Geomatika/Geografi yang terakreditasia atau Unggul di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional- Perguruan Tinggi); atau 2)Institusi pemerintah yang melaksanakan pelatihan di bidang survei dan pemetaan; atau 3) Lembaga pelatihan yang terakreditasi; atau
  • Lulusan D1 bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun; atau
  • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan/Teknik Geomatika/Informasi Geospasial dengan lama pendidikan 4 (empat) tahun dan memiliki pengalaman kerja di bidang Teknisi Pemetaan dan SIG paling sedikit 2 (dua) tahun.

PERSYARATAN PENDAFTAR SERTIFIKASI TEKNISI GIS BNSP

  • Memiliki KTP/Identitas yang diakui oleh Negara;
  • Memiliki Ijasah Terakhir atau Sertifikat Pelatihan berbasis kompetensi Bidang Survei Terestris;
  • Surat Keterangan Pengalaman Kerja dibidangnya dari atasannya, apabila ada;
  • Memiliki sertifikat Keahlian penunjang lainnya;
  • Pas Foto berwarna 3×4 (background merah, 5 lembar)
  • Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

 

WAKTU & UJI KOMPETENSI

Paket Reguler Offline

Tanggal Pelaksanaan     : 19 sd 21 Mei 2026

Waktu                             : 08.00 s.d 16.00 WIB

Venue/TUK                    : TUK Sewaktu di Yogyakarta

 

 

FASILITAS

  • Materi
  • Training Kit
  • Souvenir
  • Sertifikat Pelatihan
  • Sertifikat KAN
  • Sertifikat BNSP
  • Snack dan makan siang selama pelatihan
  • Room Meeting

INSTRUKTUR

Dwi Sulistyo dan Tim LSP

Informasi

Office

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Phone: 0813-2517-7427

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                                   Customer Relation Officer

       Phone / WA  : 0813-2517-7427

         Email             :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

Pelatihan dan Uji Kompetensi Analis Geographic Information System (GIS) BNSP

Penerapan GIS tidak hanya terbatas pada satu sektor, tetapi meluas ke berbagai bidang yang memiliki kebutuhan akan pengelolaan informasi geografis. Berikut beberapa contoh penerapan GIS di berbagai sektor:

Lingkungan: GIS digunakan untuk memantau perubahan lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran air, dan perubahan iklim. Dengan GIS, para ilmuwan dan pembuat kebijakan dapat melacak perubahan ini dari waktu ke waktu dan membuat keputusan yang lebih baik untuk pelestarian dan perlindungan lingkungan.

Transportasi: Dalam sektor transportasi, GIS digunakan untuk perencanaan rute, manajemen lalu lintas, dan optimasi jaringan transportasi. Misalnya, GIS membantu dalam perencanaan jalan tol, analisis lalu lintas, dan penentuan lokasi stasiun transportasi umum yang strategis.

Perencanaan Kota: GIS memainkan peran kunci dalam perencanaan kota dengan membantu perencana dalam merancang tata ruang yang efisien dan berkelanjutan. GIS dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang cocok untuk pembangunan perumahan, mengelola penggunaan lahan, dan memastikan ketersediaan fasilitas umum yang memadai.

GIS adalah alat yang esensial bagi analis GIS untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan informasi geografis. Penggunaan GIS yang efektif dapat memberikan solusi yang inovatif dan berkelanjutan bagi berbagai sektor, memastikan bahwa data geografis dikelola dan dimanfaatkan dengan cara yang optimal.

 

Analis Geographic Information System: Mengelola dan Memanfaatkan Informasi Geografis

Penerapan GIS tidak hanya terbatas pada satu sektor, tetapi meluas ke berbagai bidang yang memiliki kebutuhan akan pengelolaan informasi geografis. Berikut beberapa contoh penerapan GIS di berbagai sektor:

Lingkungan: GIS digunakan untuk memantau perubahan lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran air, dan perubahan iklim. Dengan GIS, para ilmuwan dan pembuat kebijakan dapat melacak perubahan ini dari waktu ke waktu dan membuat keputusan yang lebih baik untuk pelestarian dan perlindungan lingkungan.

Transportasi: Dalam sektor transportasi, GIS digunakan untuk perencanaan rute, manajemen lalu lintas, dan optimasi jaringan transportasi. Misalnya, GIS membantu dalam perencanaan jalan tol, analisis lalu lintas, dan penentuan lokasi stasiun transportasi umum yang strategis.

Perencanaan Kota: GIS memainkan peran kunci dalam perencanaan kota dengan membantu perencana dalam merancang tata ruang yang efisien dan berkelanjutan. GIS dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang cocok untuk pembangunan perumahan, mengelola penggunaan lahan, dan memastikan ketersediaan fasilitas umum yang memadai.

GIS adalah alat yang esensial bagi analis GIS untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan informasi geografis. Penggunaan GIS yang efektif dapat memberikan solusi yang inovatif dan berkelanjutan bagi berbagai sektor, memastikan bahwa data geografis dikelola dan dimanfaatkan dengan cara yang optimal.

Mengumpulkan, Menganalisis, dan Memvisualisasikan Data Geografis

Seorang Analis Geographic Information System (GIS) bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan memvisualisasikan data geografis dari berbagai sumber seperti survei lapangan, citra satelit, dan data sensus. Data yang telah dianalisis kemudian disajikan dalam bentuk visual seperti peta tematik atau model 3D untuk mempermudah pemahaman dan mendukung pengambilan keputusan. Kemampuan mengintegrasikan dan menyajikan data secara visual menjadikan analis GIS sangat berperan dalam proyek yang membutuhkan pemahaman spasial.

Menyusun Peta Digital dan Laporan Berbasis Data GIS

Analis GIS juga bertanggung jawab untuk menyusun peta digital dan laporan yang berbasis data GIS. Peta digital ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan tata ruang, pemantauan lingkungan, hingga analisis risiko bencana. Setiap peta yang dibuat harus akurat, detail, dan relevan dengan kebutuhan pengguna akhir. Analis GIS menggunakan berbagai perangkat lunak khusus untuk memetakan data dan menciptakan visualisasi yang dapat digunakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan.

Selain peta, laporan berbasis data GIS juga merupakan bagian penting dari pekerjaan seorang analis GIS. Laporan ini menyajikan hasil analisis dalam bentuk yang komprehensif, disertai dengan interpretasi data yang mendalam. Laporan ini dapat mencakup rekomendasi berdasarkan analisis data geografis yang dilakukan, serta proyeksi atau skenario yang dapat digunakan untuk perencanaan masa depan. Dengan demikian, laporan berbasis GIS menjadi alat yang sangat berharga untuk berbagai sektor, termasuk pemerintah, perusahaan swasta, dan organisasi nirlaba.

Analis Geographic Information System: Masa Depan dan Dampak Sosial Teknologi GIS

Penerapan GIS tidak hanya terbatas pada satu sektor, tetapi meluas ke berbagai bidang yang memiliki kebutuhan akan pengelolaan informasi geografis. Berikut beberapa contoh penerapan GIS di berbagai sektor:

Lingkungan: GIS digunakan untuk memantau perubahan lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran air, dan perubahan iklim.

Transportasi: Dalam sektor transportasi, GIS digunakan untuk perencanaan rute, manajemen lalu lintas, dan optimasi jaringan transportasi. Misalnya, GIS membantu dalam perencanaan jalan tol, analisis lalu lintas, dan penentuan lokasi stasiun transportasi umum yang strategis.

Perencanaan Kota: GIS memainkan peran kunci dalam perencanaan kota dengan membantu perencana dalam merancang tata ruang yang efisien dan berkelanjutan. GIS dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang cocok untuk pembangunan perumahan, mengelola penggunaan lahan, dan memastikan ketersediaan fasilitas umum yang memadai.

Kesimpulan

GIS adalah alat yang esensial bagi analis GIS untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan informasi geografis. Dalam era digital yang semakin kompleks dan terhubung, peran Analis Geographic Information System (GIS) menjadi sangat vital.

 

 

Informasi Pendaftaran Pelatihan & Uji Kompetensi Analis GIS via WA, silahkan klik link di bawah ini
https://wa.me/6281325177427

Proposal Analis GIS, bisa download link di bawah ini:

 

Panduan Lengkap Sertifikasi Teknisi GIS BNSP untuk Pemetaan & Sistem Informasi Geografis

Sertifikasi GIS BNSP – Perkembangan teknologi pemetaan dan analisis spasial menjadikan profesi teknisi GIS (Geographic Information System) sebagai salah satu bidang yang semakin dibutuhkan. Hampir semua sektor—baik pemerintahan maupun industri—mengandalkan data geospasial untuk pengambilan keputusan. Mulai dari pemetaan wilayah, infrastruktur, perencanaan tata ruang, bidang kehutanan, mitigasi bencana, hingga industri energi, semuanya memerlukan tenaga yang kompeten dalam mengolah data spasial.

Untuk memastikan kompetensi para tenaga kerja tersebut, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyediakan skema Sertifikasi Teknisi GIS yang mengacu pada SKKNI Bidang Pemetaan dan Sistem Informasi Geografis. Sertifikasi ini menjadi bukti penting bahwa seseorang memiliki kemampuan teknis yang sesuai standar kerja nasional. Karena itu, banyak profesional maupun lulusan muda yang menjadikan sertifikasi ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing.

Apa Itu Sertifikasi Teknisi GIS BNSP?

Sertifikasi Teknisi GIS BNSP adalah skema sertifikasi profesi yang bertujuan menilai dan mengakui kompetensi seorang teknisi dalam mengolah, memetakan, dan menyajikan data geospasial. Melalui skema ini, peserta diuji pada kemampuan teknis yang berkaitan dengan perangkat lunak GIS, perangkat keras pemetaan, serta pemahaman konsep spasial.

Pada skema yang dirancang berdasarkan SKKNI, peserta akan diuji melalui serangkaian asesmen, baik teori maupun praktik. Informasi lengkap tentang persyaratan dan unit kompetensi dapat ditemukan pada halaman Skema Sertifikasi Teknisi GIS yang menjadi acuan penting sebelum mengikuti proses uji kompetensi.

Lingkup Kompetensi Teknisi GIS

Ruang lingkup pekerjaan seorang teknisi GIS cukup luas. Dalam dunia kerja, teknisi GIS sering berperan dalam:

  • Mengumpulkan data spasial dan non-spasial

  • Mengolah data geospasial melalui perangkat lunak SIG

  • Melakukan analisis data spasial

  • Membangun dan mengelola sistem informasi geografis

  • Menghasilkan produk peta digital maupun analog

  • Melakukan deteksi permasalahan teknis pada perangkat lunak dan perangkat keras

  • Menyusun laporan hasil pekerjaan

Semua kemampuan ini diuji melalui skema Sertifikasi GIS BNSP sehingga peserta yang lulus dapat membuktikan bahwa dirinya benar-benar memenuhi standar industri.

Unit Kompetensi dalam Skema Teknisi GIS

 Bidang Inti

  1. Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis

  2. Membaca Peta

  3. Melakukan Deteksi Permasalahan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras SIG

Bidang Pilihan

  1. Melakukan Kompilasi Data Geospasial

  2. Mengintegrasikan Data Spasial dengan Data Nonspasial

  3. Melakukan Konversi Format File Data Geospasial

  4. Mengedit Data Geospasial

  5. Membangun Basis Data Kartografi

  6. Menyajikan Informasi Geospasial sesuai Template Kartografi

Struktur unit kompetensi ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan inti sekaligus kompetensi tambahan yang relevan di dunia kerja.

Siapa yang Cocok Mengikuti Sertifikasi Ini?

Skema ini cocok untuk berbagai latar belakang, antara lain:

  • Lulusan SMK bidang SIG/Survei dan Pemetaan

  • Lulusan D1–D3 geospasial, geomatika, geografi

  • Lulusan non-geospasial yang memiliki pelatihan SIG

  • Profesional yang sudah berpengalaman minimal 1–2 tahun di bidang pemetaan

  • Operator SIG yang ingin naik level menjadi teknisi kompeten

Melalui asesmen ini, peserta dapat membuktikan pengalamannya dalam bentuk sertifikat resmi BNSP.

Proses Asesmen dalam Sertifikasi Teknisi GIS

Proses uji kompetensi terbagi menjadi dua bagian utama:

1. Asesmen Teori

Digunakan untuk menilai pemahaman peserta terkait:

  • Prinsip dasar Sistem Informasi Geografis

  • Pengolahan data geospasial

  • Struktur peta

  • Konversi data

  • Analisis spasial

  • Standar kartografi

2. Asesmen Praktik

Peserta diuji langsung pada pekerjaan teknis seperti:

  • Mengoperasikan software GIS

  • Menyusun peta tematik

  • Melakukan digitasi

  • Memperbaiki data spasial

  • Menggabungkan data spasial dan non-spasial

  • Mengelola basis data geospasial

  • Menyusun laporan akhir

Semua proses dilakukan oleh asesor berlisensi dan memiliki pengalaman profesional dalam pemetaan serta sistem informasi geografis.

Manfaat Mengikuti Sertifikasi Teknisi GIS BNSP

Mengikuti sertifikasi ini memberikan berbagai keuntungan, baik untuk pengembangan karier maupun peningkatan kualitas kerja:

  • Meningkatkan daya saing profesional

  • Memperluas peluang karier di instansi pemerintah & industri geospasial

  • Menambah kredibilitas sebagai teknisi GIS

  • Meningkatkan produktivitas dan standar kerja

  • Memenuhi persyaratan tender atau proyek

  • Menjadi bukti legal kompetensi berbasis SKKNI

Dengan sertifikasi ini, peserta dapat menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki sudah sesuai dengan standar nasional.

Persyaratan untuk Mengikuti Sertifikasi Teknisi GIS

Calon peserta harus menyiapkan:

  • Identitas diri (KTP/ID legal)

  • Ijazah terakhir

  • Surat keterangan pengalaman kerja

  • Sertifikat pelatihan SIG (jika ada)

  • Pas foto

  • Laptop yang terpasang perangkat lunak GIS

Persyaratan ini disiapkan untuk memastikan peserta siap menjalani asesmen dengan baik.

Peluang Karier Setelah Lulus Sertifikasi GIS

Lulusan sertifikasi memiliki peluang kerja di berbagai sektor:

  • Pemerintah daerah

  • Badan pertanahan

  • Geomatika dan pemetaan

  • Perusahaan energi

  • Forestry

  • Perusahaan agrikultur

  • Konsultan tata ruang

  • Perusahaan konstruksi dan infrastruktur

  • Start-up berbasis data dan teknologi informasi

Profesi yang umum dijalani:

  • Teknisi GIS

  • Operator GIS

  • Data Analist Geospasial

  • Surveyor

  • Drafter peta

  • Pemetaan drone assistant

  • Kartografer pemula

WAKTU & UJI KOMPETENSI

Paket Reguler Offline

Tanggal Pelaksanaan     : 19 sd 21 Mei 2026

Waktu                             : 08.00 s.d 16.00 WIB

Venue/TUK                    : TUK Sewaktu di Yogyakarta

 

INFORMASI & PENDAFTARAN

Jl. PATANGPULUHAN NO 26A, Yogyakarta

 || www.jogjaitcamp.com ||                            

Email | satriojogjaitcamp@gmail.com / satrio@jogjaitcamp.com

CP | Satrio | 081325177427

 

SKEMA SERTIFIKASI KOMPETENSI BNSP SIG DASAR / OPERATOR GIS / BASIC GIS

Operator GIS – Operator Geographic Information System (GIS) adalah alat penting untuk mengelola data dan informasi geospasial. Penguasaan kemampuan dalam menggunakan GIS menjadi sangat krusial untuk menghasilkan data dan informasi spasial yang akurat. GIS memberikan solusi bagi pengelolaan sumber daya alam melalui analisis wilayah, pemantauan pemanfaatan atau tutupan lahan, serta penyajian informasi yang interaktif dan selalu dapat diperbarui sesuai kebutuhan. Merujuk pada UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial Pasal 55, disebutkan bahwa penyelenggaraan informasi geospasial harus dilakukan oleh individu yang memiliki kompetensi yang diakui oleh lembaga resmi. Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Profesi Geomatika yang kami selenggarakan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kompetensi tersebut, sekaligus membekali peserta dengan keahlian profesional di bidangnya sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Unit Kompetensi

SKEMA LEVEL 4 / OPERATOR SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

NO KODE UNIT JUDUL UNIT KOMPETENSI
Unit Kompetensi Inti:
1 J.630PR00.001.2 Menggunakan Perangkat Kompüter
2 M.71 lGN00.098.2 Mengoperasikan Perangkat Lunak Sistem Informasi Geografis
3 M.71IGN00.197.2 Membaca Peta
Unit Kompetensi pilihan:
1 M.71lGN00.099.3 Mengonversi Data Geospasial Analog menjadi Digital
2 M.71 lGN00.100.2 Menginput Data Hasil Pengukuran Lapangan
3 M.71 IGN00.185.2 Melakukan Pemberian Sistem Koordinat Peta
4 M.71 lGN00.187.2 Melakukan Konversi Antar Format File Penyimpanan Data Geospasial
5 M.71 IGN00.188.3 Mengedit Data Geospasial
6 M.71 lGN00.189.2 Melakukan Transformasi Sistem Koordinat

Peserta Sertifikasi Operator GIS

Kualifikasi Calon Peserta/asesi :

– Pendidikan minimal SMA / sederajat

– Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun

Persyaratan Administratif :

– Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS

– pas foto 3 x 4 : 3 Lembar ( Background merah )

– Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

– Surat rekomendasi dari perusahaan

Instruktur Sertifikasi Operator GIS

Dwi Sulistyo dan Tim LSP

Fasilitas Sertifikasi Operator GIS

Biaya sudah termasuk fasilitas sebagai berikut

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Biaya belum termasuk fasilitas sebagai berikut:

  • Pajak-pajak yang berlaku

 

Waktu & Lokasi

Tempat           : Yogyakarta

Tanggal          : 17 sd 19 Juni 2025

Waktu             : 08.00 – selesai

 

Informasi Pendaftaran

Nama: Satrio (Customer Relation Officer)

Phone / WA : 0813-2517-7427

Email: satrio@bexcellentjogja.com

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Klik link dibawah ini untuk mengupload silabus Operator GIS

 

 

PELATIHAN MANAJEMEN LOGISTIK

Manajemen Logistik –  Management Logistik adalah aspek yang sangat penting dalam operasi perusahaan. Hal ini karena aktivitas logistik telah menjadi bagian integral dari kegiatan perusahaan sejak lama, bahkan mungkin sejak perusahaan tersebut pertama kali didirikan. Dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di pasar global saat ini, perusahaan harus memahami bahwa efektivitas dan efisiensi dalam management logistik adalah kunci kesuksesan.

Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, penting bagi perusahaan untuk mengelola logistik mereka secara profesional. Profesionalisme dalam manajemen logistik bukan sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan. Hal ini karena efisiensi dalam rantai pasokan dan pengiriman produk memiliki dampak langsung terhadap kepuasan pelanggan. Dalam persaingan bisnis global yang ketat, kepuasan pelanggan adalah segala-galanya.

Perusahaan yang mampu mengelola logistik mereka dengan baik akan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Mereka dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan waktu pengiriman, dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Kesadaran akan pentingnya profesionalisme dalam logistik ini harus diterapkan di semua tingkatan organisasi, dari tingkat eksekutif hingga tingkat operasional.

Deskripsi Manajemen Logistik

Selain itu, perusahaan juga perlu terus memantau perkembangan teknologi dan tren dalam industri logistik. Hal ini akan membantu mereka tetap relevan dan adaptif di tengah perubahan yang terus menerus terjadi dalam dunia bisnis global. Dengan fokus pada profesionalisme dan peningkatan berkelanjutan dalam manajemen logistik, perusahaan dapat memastikan kelangsungan dan pertumbuhan bisnis mereka di era yang penuh dengan dinamika ini.

Materi Manajemen Logistik

  • Pengantar Managemen Logistik:
  • Definisi dan konsep dasar manajemen logistik.
  • Peran dan pentingnya manajemen logistik dalam operasi perusahaan.
  • Rantai Pasokan (Supply Chain) dan Rantai Pasokan Terintegrasi:
  • Konsep rantai pasokan.
  • Pentingnya integrasi rantai pasokan untuk meningkatkan efisiensi.
  • Proses Logistik:Penjelasan tentang proses-proses utama dalam manajemen logistik, seperti perencanaan, pengadaan, produksi, pengiriman, dan pengelolaan stok.
  • Manajemen Stok (Inventory Management):
  • Metode perhitungan stok optimal.
  • Teknik pengendalian stok dan peramalan permintaan.
  • Transportasi dan Distribusi:
  • Pemilihan mode transportasi yang sesuai.
  • Pengelolaan rute pengiriman dan distribusi.
  • Teknologi dalam Manajemen Logistik:
  • Penggunaan perangkat lunak manajemen rantai pasokan (Supply Chain Management Software).
  • Penggunaan teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan analitik data dalam mengoptimalkan operasi logistik.
  • Manajemen Risiko dalam Logistik:
  • Identifikasi dan pengendalian risiko yang terkait dengan operasi logistik.
  • Strategi mitigasi risiko.
  • Keberlanjutan dalam Rantai Pasokan:
  • Konsep keberlanjutan dalam rantai pasokan dan dampaknya.
  • Praktik-praktik keberlanjutan dalam operasi logistik.
  • Kepatuhan dan Regulasi:
  • Pemahaman tentang peraturan dan regulasi terkait dengan logistik.
  • Pentingnya mematuhi hukum dan etika dalam operasi logistik.
  • Manajemen Proyek dalam Logistik:Pengelolaan proyek logistik, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proyek.
  • Komunikasi dan Kolaborasi dalam Rantai Pasokan:Pentingnya komunikasi yang efektif antardepartemen dan mitra bisnis dalam rantai pasokan.

Peserta Manajemen Logistik

Pelatihan ini penting diikuti oleh Procurement Manager/Officer, Purchasing Manager/Officer, Kabag Logistik/Staf dan Key Staff atau Pejabat Perusahaan yang sering terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa ataupun dalam pengawasannya, serta peminat lainnya

Tujuan

Tujuan pelatihan managemen logistik dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan tujuan perusahaan atau individu yang mengikuti pelatihan tersebut. Beberapa tujuan umum dari pelatihan manajemen logistik meliputi:

  • Meningkatkan Efisiensi Operasional: Salah satu tujuan utama pelatihan manajemen logistik adalah meningkatkan efisiensi dalam proses pengelolaan rantai pasokan. Ini mencakup pengurangan biaya, peningkatan produktivitas, dan pengoptimalan proses logistik.
  • Meningkatkan Layanan Pelanggan: Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan dengan memastikan pengiriman tepat waktu, manajemen stok yang baik, dan respons yang cepat terhadap permintaan pelanggan.
  • Pengembangan Kemampuan Manajerial: Bagi individu yang mengikuti pelatihan ini, tujuan bisa mencakup pengembangan kemampuan manajerial dalam merencanakan, mengorganisasi, dan mengawasi operasi logistik secara efektif.
  • Pemahaman Terhadap Teknologi Terbaru: Managemen logistik sering kali melibatkan penggunaan teknologi terbaru, seperti perangkat lunak managemen rantai pasokan. Salah satu tujuan pelatihan adalah memastikan bahwa peserta dapat menggunakan teknologi ini dengan baik.
  • Pengendalian Risiko: Manajemen logistik juga melibatkan pengendalian risiko terkait dengan kerusakan barang, keterlambatan pengiriman, atau masalah lainnya dalam rantai pasokan. Pelatihan dapat membantu individu atau perusahaan dalam mengidentifikasi dan mengatasi risiko ini.
  • Peningkatan Keberlanjutan: Dalam era yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan, tujuan pelatihan manajemen logistik juga dapat mencakup upaya untuk meningkatkan keberlanjutan dalam rantai pasokan, seperti mengurangi jejak karbon atau menggunakan material yang ramah lingkungan.
  • Pemahaman Terhadap Regulasi dan Kepatuhan: Tujuan lainnya adalah memastikan bahwa peserta pelatihan memahami regulasi dan peraturan yang berlaku dalam logistik, serta menjalankan operasi secara sesuai dengan standar hukum dan etika.
  • Peningkatan Komunikasi dan Kolaborasi: Pelatihan manajemen logistik juga dapat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi antardepartemen atau mitra bisnis dalam rantai pasokan.

Instruktur

Josef Hernawan Nudu., ST.MT

 

Waktu & Lokasi

Tanggal : 25 sd 26 Februari 2025

Pukul  :    08.00 – 16.00 WIB

Tempat :  Yogyakarta

 

Fasilitas

  • Module / Handout
  • Sertifikat dari Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Training Kit
  • Soft Copy Materi
  • Coffee Break & Lunch
  • Souvenir Exclusif
  • Meeting Room

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Jl. Patangpuluhan No.26A, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55252

Phone: 0813-2517-7427

Web: www.bexcellentjogja.com

·         Nama:  Satrio

(Customer Relation Officer)

·         Phone / WA: 0813-2517-7427

·         Email: satrio@bexcellentjogja.com

 

 

Teknisi GIS BNSP

Teknisi GIS BNSP: Panduan Lengkap Sertifikasi dan Peluang Kerja

Sertifikasi Teknisi GIS semakin populer di kalangan profesional dan mahasiswa yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang Sistem Informasi Geografis (GIS). Dengan sertifikasi ini, Anda tidak hanya meningkatkan kredibilitas tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang proses sertifikasimanfaat, dan peluang kerja sebagai Teknisi GIS bersertifikat BNSP.

 

Apa Itu Teknisi GIS BNSP?

Teknisi GIS adalah seorang ahli yang bertugas mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data geografis menggunakan perangkat lunak GIS. Sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) adalah pengakuan resmi dari pemerintah Indonesia terhadap kompetensi seseorang di bidang tertentu, termasuk GIS. Dengan memiliki sertifikasi BNSP, Anda diakui secara nasional sebagai tenaga profesional yang memenuhi standar kompetensi di bidang GIS.

 

Mengapa Sertifikasi Teknisi GIS BNSP Penting?

  1. Meningkatkan Kredibilitas: Sertifikasi BNSP adalah bukti bahwa Anda memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.
  2. Peluang Kerja Lebih Luas: Banyak perusahaan, terutama di sektor pemerintahan, pertambangan, dan lingkungan, memprioritaskan tenaga kerja bersertifikat.
  3. Gaji Lebih Tinggi: Profesional bersertifikat cenderung mendapatkan remunerasi yang lebih baik.
  4. Meningkatkan Keahlian: Proses sertifikasi membantu Anda menguasai keterampilan teknis dan non-teknis yang dibutuhkan di dunia kerja.

Proses Sertifikasi Teknisi GIS BNSP

Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkan sertifikasi Teknisi GIS:

  1. Memenuhi Persyaratan:
    • Memiliki pengalaman kerja atau pendidikan di bidang GIS.
    • Mengikuti pelatihan dari lembaga terakreditasi BNSP.
  2. Mengikuti Pelatihan:
    • Pilih lembaga pelatihan yang terdaftar di BNSP.
    • Pelatihan biasanya mencakup materi seperti pengolahan data spasial, analisis GIS, dan penggunaan perangkat lunak GIS.
  3. Uji Kompetensi:
    • Ujian terdiri dari tes tertulis, praktik, dan wawancara.
    • Peserta harus menunjukkan kemampuan teknis dan pemahaman konsep GIS.
  4. Menerima Sertifikat:
    • Jika lulus, Anda akan menerima sertifikat BNSP yang berlaku secara nasional.

Lembaga Pelatihan Terakreditasi BNSP

Beberapa lembaga pelatihan yang menyediakan program sertifikasi Teknisi GIS BNSP antara lain:

  1. Bexcellent Consultant

 

Peluang Kerja sebagai Teknisi GIS Bersertifikat BNSP

Dengan sertifikasi BNSP, peluang kerja Anda akan semakin luas. Berikut beberapa bidang yang membutuhkan Teknisi GIS:

  1. Pemerintahan: Bekerja di instansi seperti BPN, BAPPEDA, atau Kementerian Lingkungan Hidup.
  2. Pertambangan dan Energi: Membantu analisis lokasi tambang atau sumber energi terbarukan.
  3. Lingkungan: Mengelola data geografis untuk konservasi lingkungan.
  4. Startup dan Perusahaan Swasta: Bekerja di perusahaan teknologi atau startup yang fokus pada solusi berbasis lokasi.

Tips Sukses Menjadi Teknisi GIS Bersertifikat BNSP

  1. Kuasi Perangkat Lunak GIS: Pelajari tools seperti ArcGIS, QGIS, atau Google Earth.
  2. Ikuti Pelatihan Berkualitas: Pilih lembaga pelatihan yang terakreditasi dan memiliki reputasi baik.
  3. Bangun Portofolio: Kumpulkan proyek GIS yang pernah Anda kerjakan untuk menunjukkan kemampuan.
  4. Jaga Update Ilmu: Ikuti perkembangan terbaru di bidang GIS melalui seminar, workshop, atau kursus online.

FAQ Seputar Teknisi GIS

  1. Apa bedanya sertifikasi BNSP dengan sertifikasi internasional?
    • Sertifikasi BNSP diakui secara nasional, sedangkan sertifikasi internasional seperti Esri lebih diakui di tingkat global.
  2. Berapa lama proses sertifikasi?
    • Proses pelatihan dan uji kompetensi biasanya memakan waktu 1-3 bulan.
  3. Apakah sertifikasi BNSP berlaku seumur hidup?
    • Tidak, sertifikasi BNSP biasanya perlu diperbarui setiap 3-5 tahun.

Kesimpulan

Sertifikasi Teknisi GIS BNSP adalah investasi penting untuk meningkatkan kompetensi dan karir Anda di bidang Sistem Informasi Geografis. Dengan mengikuti proses sertifikasi yang tepat, Anda tidak hanya mendapatkan pengakuan nasional tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih menjanjikan.

Segera daftar dan raih sertifikasi Teknisi GIS BNSP untuk masa depan yang lebih cerah!

 

Informasi Pendaftaran

https://wa.me/6281325177427

 

 

 

Sertifikasi Operator GIS BNSP

Operator GIS BNSP – Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan Sistem Informasi Geografis telah menjadi kunci dalam pengelolaan dan analisis data spasial. GIS tidak hanya memberikan gambaran visual tentang data geografis, tetapi juga memungkinkan pengguna untuk menggabungkan, menganalisis, dan membuat keputusan berdasarkan informasi tersebut. Di balik kesuksesan implementasi GIS, terdapat peran krusial yang dimainkan oleh para operator GIS.

Dalam artikel ini, kami akan membahas dengan lebih mendalam tentang peran operator GIS dalam manajemen data spasial.  Selain itu, kita juga akan menjelajahi latar belakang pentingnya efisiensi dan akurasi dalam penggunaan GIS.

 

Menggali Peran Kritis Operator GIS dalam Pengelolaan Data Geografis

Dalam era digital yang dipenuhi dengan informasi spasial yang melimpah, keberadaan Operator Sistem Informasi Geografis (GIS) menjadi semakin penting dalam memastikan data geografis tersedia, akurat, dan bermanfaat. Dari pemetaan hingga analisis kompleks, operator GIS bertanggung jawab untuk menjaga integritas dan kehandalan informasi yang memainkan peran vital dalam berbagai sektor.

Artikel ini akan membahas peran yang kritis dan beragam tugas yang diemban oleh operator GIS dalam pengelolaan data geografis. Kami akan mengupas tuntas tugas-tugas pokok yang menjadi fokus utama para operatorGIS, serta merinci keterampilan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan efektif.

Selain itu, kami akan menjelajahi bagaimana operator GIS berperan dalam pemetaan yang akurat, analisis mendalam, dan pemeliharaan data geografis. Dari menangkap data mentah hingga menyajikan informasi yang mudah dimengerti, peran mereka membentuk landasan yang kokoh bagi pengambilan keputusan yang didukung oleh data geografis. Mari kita mulai dengan memahami esensi dari pekerjaan sehari-hari seorang operator dan bagaimana mereka memainkan peran krusial dalam mendukung berbagai kegiatan yang bergantung pada informasi geografis.

Membuka Pintu Dunia Operator GIS: Teknologi dan Integrasi yang Menggerakkan Inovasi

Dalam era di mana informasi menjadi mata uang yang paling berharga, Operator Sistem Informasi Geografis (GIS) menjadi penjaga kunci akses ke dunia data spasial. Namun, di balik layar, mereka didukung oleh teknologi canggih yang memungkinkan mereka untuk menjalankan tugas-tugas mereka dengan presisi dan efisiensi yang luar biasa.

Artikel ini akan membahas tentang perangkat lunak GIS yang umum digunakan, menjadi fondasi bagi pekerjaan sehari-hari para operator GIS. Mulai dari aplikasi yang user-friendly hingga perangkat lunak yang lebih kompleks, kami akan mengeksplorasi alat-alat yang memungkinkan para profesional GIS untuk memanfaatkan data geografis dengan cara yang lebih efektif.

Selain itu, kami juga akan membahas perangkat keras yang digunakan dalam operasi GIS.

 

Penyusunan Standar Operasional

Standar operasional memainkan peran krusial dalam memastikan konsistensi dan kualitas dalam pengelolaan data geografis. Dengan standar yang jelas, operator GIS dapat memastikan bahwa proses pengumpulan, analisis, dan presentasi data dilakukan dengan cara yang konsisten dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain itu, standar operasional juga membantu dalam meminimalkan kesalahan dan meningkatkan efisiensi dalam operasi sehari-hari.

 

Dalam lingkungan teknologi yang terus berubah, pelatihan dan pengembangan keterampilan menjadi kunci untuk memastikan bahwa operator tetap relevan dan kompeten. 

Dengan memanfaatkan teknologi ini, operator dapat meningkatkan produktivitas mereka dan menghasilkan hasil yang lebih baik dalam waktu yang lebih singkat. Dengan demikian, melalui penyusunan standar operasional yang baik, pelatihan dan pengembangan keterampilan yang teratur, serta pemanfaatan teknologi baru, para operator GIS dapat membentuk profesionalisme mereka dan menjaga kualitas kerja mereka dalam mengelola data geografis yang semakin kompleks dan dinamis.

Peran operator juga memiliki dampak yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan dan mitigasi risiko. Mereka dapat membantu dalam pemetaan sumber daya alam, pemantauan pola perubahan lingkungan, dan perencanaan untuk mitigasi bencana alam.

Menyimpulkan Peran Vital Operator GIS dalam Mengelola Data Spasial

Namun, tidaklah mudah bagi para operator GIS untuk terus berada di garis depan teknologi dan memenuhi tantangan yang terus berkembang. Namun, di balik tantangan tersebut, terbuka pula peluang untuk pengembangan lebih lanjut.

Kerjasama lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu, pembaruan terus-menerus dalam keterampilan dan teknologi juga menjadi penting.

 

Informasi Pendaftaran Sertifikasi Operator GIS

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

       Nama              :  Satrio

                        (Customer Relation Officer)

       Phone / WA  : 0813-2517-7427

         Email: satrio@bexcellentjogja.com

 

 

 
 
 
 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

Silabus Operator GIS bisa klik link dibawah ini

OPERATOR GIS

 
 

SKEMA SERTIFIKASI KOMPETENSI BNSP SIG DASAR / OPERATOR GIS / BASIC GIS (SKKNI Sektor Jasa Perusahaan Konsultasi Sub Sektor Jasa Konsultasi Survei dan Pemetaan Bidang Geomatika, Nomor: KEP. 131/MEN/III/2007 )

Operator GIS – Geographic information system (GIS) merupakan tools yang digunakan dalam rangka pengelolaan data dan informasi geospasial. Peningkatan kemampuan dalam penguasaan tools ini sangat diperlukan untuk menghasilkan data dan informasi akurat yang terkait dengan spasial. GIS menjadi solusi bagi para pengelola sumber daya alam dalam analisa wilayah, monitoring pemanfaatan / tutupan lahan, dan penyajian informasi yang interaktif, serta dapat update data setiap saat. Dalam UU No 4 Tahun 2011 tentang informasi geospasial pasal 55 yang menyebutkan bahwa penyelenggaraan informasi geospasial haruslah orang yang memiliki kompetensi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Profesi Geomatika yang kami selenggarakan merupakan sebuah kegiatan yang memberikan jawaban atas kompetensi yang harus dimiliki dan melatih menjadi tenaga profesional dan ahli dibidangnya sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).

Unit Kompetensi

NO

KODE UNIT

JUDUL UNIT KOMPETENSI

1

GIM.PJ01.001.01

Mengoperasikan Perangkat Komputer

2

GIM.SG02.001.01

Mengumpulkan Data Spasial dan Data Non Spasial

3

GIM.SG02.002.01

Mengkonversi Bentuk Data Spasial dan Data Non Spasial

4

GIM.SG02.003.01

Melakukan Pekerjaan Awal Pembangunan  Basis Data SIG

5

GIM.SG02.004.01

Melaksanakan Sistem Referensi Spasial dan Basis Data Inti

6

GIM.SG02.005.01

Mentransformasi Koordinat dari Sistem yang Ada di dalam SIG

7

GIM.SG02.006.01

Menvisualisasi Jenis Data Spasial dari Bentuk Tertentu Kedalam Bentuk yang Lain dalam SIG

Peserta

Kualifikasi Calon Peserta/asesi :

– Pendidikan minimal SMA / sederajat

– Telah melaksanakan pengoperasian perangkat lunak GIS minimal 1 tahun

Persyaratan Administratif :

– Menyiapkan portfolio/bukti pekerjaan yang relevan dengan kegiatan GIS

– pas foto 3 x 4 : 3 Lembar ( Background merah )

– Membawa laptop sendiri yang sudah terinstal software Arcgis

– Surat rekomendasi dari perusahaan

Instruktur

Dwi Sulistyo dan Tim LSP

Waktu & Lokasi

Tanggal          : 10 sd 12 Oktober 2023

Tempat           : Yogyakarta

Waktu             : 08.00 – selesai

Fasilitas Operator GIS

  • Materi training
  • Sertifikat Pelatihan dari PT. Bexcellent Mitra Cemerlang
  • Sertifikat dari BNSP, bagi peserta yang dinyatakan kompeten
  • Souvernir
  • 2 × coffe break & 1 Lunch

Informasi Operator GIS

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

Nama              :  Satrio

              (Customer Relation Officer)

Phone / WA  : 0813-2517-7427

Email             :satrio@bexcellentjogja.com

 

 

https://bexcellentjogja.com/pelatihan-sertifikasi-bnsp-profesi-geospasial/

Logistics And Supply Chain Management Concept, Strategy and Implementation

Deskripsi

Dinamika lingkungan industri serta persaingan yang semakin ketat telah mengubah sistem manajemen logistik yang selama ini dikenal. Supply chain management didefinisikan sebagai rangkaian aktivitas sejak dilakukan pembelian material, proses transformasi material menjadi bahan setengah jadi dan produk jadi serta mendistribusikannya melalui sistem distribusi yang ada. Jadi, supply chain mengatur aktivitas sejak di supply cycle, response cycle sampai ke delivery cycle.

Perkembangan teknologi informasi telah banyak menyumbang tumbuhnya sistem supply chain management. Saat ini semua fungsi manajemen logistik telah dapat dilakukan dengan menggunakan fasilitas internet dan intranet. Penggunaan Web dalam supply chain telah menjadi trend di perusahaan industri manufaktur dan industri jasa terkemuka akhir akhir ini.

Tujuan

Melalui kegiatan pembelajaran ini diharapkan peserta:

  1. Peserta pelatihan mampu memahami konsep dasar, ruang lingkup & permasalahan supply chain management (SCM) & perannya dalam kelancaraan operasional baik untuk produksi maupun distribusi
  2. Peserta pelatihan memperoleh ketrampilan dalam mengaplikasikan metoda SCM
  3. Peserta pelatihan memperoleh kemampuan mengidentifikasi masalah & mencari solusi dengan menggunakan metoda dasar/standar untuk perencanaan & pengendalian SCM.

Metode

  1. Ceramah/Lecture
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus

Materi

1.Redefinisi, evolusi dan peran logistik dalam dunia usaha.

– Paradigma baru manajemen logistik.

– Manajemen logistik sebagai sebuah sistem.

– Redefinisi sistem manajemen logistik.

– Evolusi sistem manajemen logistik dan supply chain management.

– Pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap sistem manajemen logistic

 

  1. Mengukur performansi sistem manajemen logistik.

– Ukuran performansi sistem manajemen logistik.

– Produktivitas sistem manajemen logistik.

– Kualitas sistem manajemen logistik.

 

  1. Perencanaan dan manajemen persediaan.

– Dasar manajemen persediaan.

– Mengukur performansi sistem persediaan.

– Prakiraan kebutuhan barang.

– Order quantity engineering.

– Inventory control policy and replenishment design.

– Disain sistem dan manajemen persediaan.

 

  1. Supply management.

– Perkembangan terakhir konsep supply management.

– Mengukur performansi supply management.

– Vendor Selection Technique.

– Negotiation Techcnique

– Supplier integration and relationship management.

– Teknologi informasi dan aplikasi sistem internet dalam supply management.

 

  1. Manajemen transportasi dan distribusi

– Model sistem transportasi dan distribusi.

– Rincian aktivitas sistem transportasi.

– Mengukur produktivitas sistem transportasi.

– Logistics network design.

– Shipment planning and management.

– Fleet, container and yard management.

– Freight and document management.

 

  1. Manajemen Pergudangan

– Fungsi fungsi dalam manajemen pergudangan.

– Profil aktivitas manajemen pergudangan.

– Mengukur performansi manajemen pergudangan.

– Prinsip prinsip penerimaan barang.

– Operasi penyimpanan barang.

– Order picking operations.

– Shipping principles.

 

  1. Disain organisasi logistik.

– Manajemen organisasi supply chain.

– Logistics strategic planning and project management.

– Logistics process and activity management.

 

  1. Logistics and supply chain information system.

– Arsitektur sistem informasi manajemen logistik dan supply chain.

– Logistics data warehousing and decision support system.

– Manajemen logistik berbasis Web

– Paperless and wireless logistics system

Peserta

  1. Pimpinan perusahaan dan pemegang kebijakan
  2. General manajer, manajer, supervisor dan staff atau karyawan dari bidang atau divisi yang bersinggungan langsung dengan proses logistik dan pergudangan
  3. Semua pihak yang membutuhkan pengetahuan seputar Logistic & Supply Chain Management

Instruktur

Sumarna Pradja and team

 

 

Investasi

Rp 6.000.000,-/participant (non residensial & belum termasuk pajak)*

*Diskon 500.000,-/peserta untuk pengiriman minimal 4 peserta

Pembayaran dapat dilakukan pada saat pelatihan atau dapat ditransfer melalui:

PT. Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Sudirman

No. Rek.  137-00-0735491-9

a/n PT. BEXCELLENT MITRA CEMERLANG

 

 

 

Waktu & Lokasi

Hotel Noor Bandung, 18 – 20  Februari 2020

 

 

Informasi

Office

Jl. Parangtritis Km. 6,5, Sewon, Bantul, Yogyakarta

Phone: (0274) 287 1 048

Fax: (0274) 414137

Web: www.bexcellentjogja.com

                 Nama              :  Satrio

                                  ( Customer Relation Officer)

Phone / WA   : 0853 – 2876 – 7813

Email               : satrio@bexcellentjogja.com